
Keesokan harinya Aska,Billy,Nisa dan Anak2 bersiap kembali rumah di dengan mobil Aska yang udah di sulap bagian belakang seperti tempat tidur yang dikendarai Billy didampingi Nisa disebelahnya sedang Aqilla dan Aska duduk dibelakang menjaga anak2 mereka.
"Bill pelan-pelan saja yang penting selamat sampai tujuan"Nisa yang pernah mengalami kecelakaan dengan suami pertamannya.
"Yah Cinta.. "Billy mengerti akan ketakutan Nisa yang suaminya meninggal karna kecelakaan
"Ehkemm udah cinta2tan nih yeee"goda Aqilla pada Nisa dan Billy tersenyum malu
"Kamu mau yaang nanti dirumah bisa diulang?"Aska sama Aqilla
"Gak perlu, gak mau dan gak mau tau"Balasnya buat Nisa dan Billy tertwa
"Aq paksa juga luluh.. "Aska tersenyum dan Aqilla memalingkan mukanya.
Dalam perjalanan panjang anak2 lelah dan tertidur. Sedang Aska dan Nisa masih terjaga sedangkan Aqilla tertidur dibahu suaminya Aska yang mengusap lembut pipi istrinya.
"Mas Aska setelah menikah dengan mba Aqilla apa yang dirasakan? ada perbedaan pa ga dengan istri yang dulu? "tanya Nisa ingin tau
"Setelah Aq sama Aqilla jauh lebih berarti,hidup berwarna,bahagia,rasa yang belum aq rasakan dulu kini aq merasaknya takut dia sedih, kehilangan dan sebagainya kadang kita bicara dan bertindak diluar kita asal dia bahagia bahkan aq tak gak bisa jauh dari dia, selalu ingin dekat,nyentuh dan kadang isengin dia bercanda godain dia,,dia salelu spesial buatku"Aska yang dirasakan
"Kalo dulu sih? "tanya Nisa lagi
"Dulu hidup, makan tidur kerja pulang tidur bangun kerja lagi.."Aska yang merasa gak ada yang spesial
"Nanti kalian juga sama sepertiku dan Aqilla"Aska mencium kening istrinya
"Mas aq menundang orangtuaku karna mereka ingin melihat Evelin, tapi aq udah menceritakan semua dan mereka mengerti, dan tolong ijinkan mereka bertemu Evelin, mas bilang sma mba Aqilla"Billy meminta ijin
"Yah nanti dirumah aq akan bilang.. makasig atas pengertiannya Bill"Aska menepuk bahu Billy.
Mereka melaju dengan kecepatan sedang karna Nisa yang masih terjaga mengawasi Billy nyupir dan jalan raya. Dia gak mau terjadi untuk kedua kalinya yang harus kehilangan nyawa.
"Billy ini hampir jam 12 siang.. kita istrirahat dulu aja, bangunin mas Aska dan mba Aqilla"Nisa yang terasa panas pantatnya
"Tapi satu jam lagi sampai Cinta"Billy masih melajukan mobilnya
"Nurut aja ini, jam 12.."Nisa kesal karna Billy gak nurut
"Yah..yah cinta jangan cemberut gitu,kita berhenti sekalian makan siang yah? "Billy memarkirkan didepan resto
Nisa mbangunkan Aska dan Aqilla dan anak2 karna mereka tertidur dimobil yang bagian belakang sengaja dibuat seperti tempat tidur untuk berpergian mudik dan berpergian jauh.
"Mba.. bangun kita istrirahat dulu"Nisa membangunkan Aqilla
"Apa masih jauh Nis Bill? "tanya Aqilla mengerjapkan matanya
"Masih satu jam lagi mba tapi ini jam 12 siang, kita istrirahat dan makan siang dulu"Billy keluar dari mobil menggedong Aqilla kecil anak Nisa
"Kaka Evelin dedek ayo bangun kita makan dulu"Aqilla pada ketiga anaknya
"Udah sampai mah? "tanya Evelin membuka matanya
"Belum sayang.. kita istrirahat dulu makan yah? "Aqilla mengusap rambut Evelin dan membangunkan sikembar
"Kaka turun dulu yah mah.. "Evelin turun
__ADS_1
"Kaka Evelin sama dedek Alina ayo sama tante.. "Nisa menggandeng Evelin dan Menggendong Alina
"Sayang.. sayang.. bangun kita makan dulu yah kamu gendong Aksa.. "Aqilla membangunkan suaminya
"Yah.. Aksa sini sama papah.."Aska menggendong Aksa
Mereka turun dan rame2 disatu meja dan memesan makanan yang ada diresto.
"Ini menunya tuan nona? "kata pelayan tersebut
"Yah mba sebentar.. "Aqilla membuka dan membacanya
"Yaang kamu mau pesan apa? "Aqilla pada suaminya
"Yaang kamu pesan dan kamu suka aq suka yaang"Aska duduk didekat Billy
"Mba pesan Sup iga satu, udang krispi satu porsi, ayam bakar satu dan sup ayam dan nasi empat yah.. "Aqilla pada pelayang
"Nisa ini gantian kamu pesan apa? "Aqilla meletakan daftar menu dihadapan Nisa
"Sosis bakar sama sup iga aja mba plus nasi"Nisa memesannya
"Cinta kamu masih ingat kesukaanky sosis bakar.. "Billy tersenyum
"Tante Kaka Evelin juga mau sosis bakar" Evelin yang sangat suka sosis.
"Kaka Evelin sama kaya om yah, suka makan sosis bakar..? "Billy mengusap rambut Evelin karna ayah kandung dan anak sama sukanya sosis bakar bikin Aqilla tak henti menatap Billy
"Dua porsi sosis bakar ya mba.. minumnya teh anget aja semua.. "Nisa ada pelayan
"Kaka mau minum jus alpokat susu coklat aja"Evelin yang udah pintar milih menu sendiri
"Om sukanya ikutan Kaka..papah Edo suka jus alpukat susu coklat yah mah sama kaya kaka"Evelin cemberut dan Aqilla mengangguk
"Oh papah Edo juga suka.. "Billy tersenyum
"Dua yah mba jus alpukat susu coklatnya"Billy pada pelayan
"Es kelapa muda ada ga? "tanya Aska untuk mengalihkan pandangan istrinya yang gak suka sama kesamaan Billy dan Evelin
"Ada tuan mau pesan berapa? "Tanya pelayan
"Papah dedeg juga.. "Aksa yang sama seperti Aska
"Dedeg Alin juga pah.. "Alin juga yang udah ada pintar ngomong karna udah 2 tahun lebih
"Sayang kamu mau sama..? "tanya Aska pada istrinya
"Teh anget aja sama Nisa"Aqilla yang berubah sedih dan Nisa merasa tidak enak
"Mba kita pesen sayur juga yah cah kangkung sama tempe tepung..? "Nisa pada Aqilla yang menunduk
"Terserah kamu aja Nis..? "Aqilla memalingkan kearah lain
"Sayaang, kamu suka kepiting kan.. ini ada menu kepiting, nanti aq kupasin yah mau? "Aska yang tau istrinya sedih dan gak senang
__ADS_1
"Kebayakan pesenan mubazir"Aqilla menggelengkan kepalanya
"Gak pa2 mba pesan aja, aq yang nanti bayar"Billy tersenyum
"Satu porsi kepiting ya mba.."Aska memesanya untuk istrinya
"Aq mau kekamar mandi"Aqilla berdiri dan berjalan menjauhi mereka
"Nis, titip anak2 yah.. "Aska mengejar istrinya.
Aska tau rasa tidak sukanya pada kesamaan Evelin dan Billy yang bagi Aqilla akan membuat mereka dekat. Aska mendekati istrinya yang berdiri didepan ruang kamar mandi yang cukup luas.
"Sayaang sini dulu.."Aska meraih tangan istrinya yang matanya berair
"Aq tau kamu sedih gak suka sama kesamaan Evelin dan Billy,lihat matamu berkaca2 karna mau nangis.. "Aska mengusap lembut kedua pipi istrinya
"Sayaang kamu lihat anak2 kita Aksa dan Alina mereka juga sama menuruni aq papah kandungnya, sama2 suka sup, udang kriskpy dan Es kelapa muda dan sama seperti Evelin yang suka sosis bakar dan jus alpukat seperti Billy karna bagaimanapun dia ayah kandungnya,mereka juga janji tidak akan macam2 dan gak akan bicara apapun sampai Evelin nanti mengerti"Aska memeluk istrinya yang menangis
"Iya mba.. aq dan Billy udah sepakat gak akan mengungkapnya sampai nanti Evelin dewasa, kami juga gak mau Evelin kenapa2 maaf mba kami membuat sedih mba? "Nisa menghampiri Aqilla dan Aska karna dia tau wajah Aqilla berubah sedih dan murung.
"Iya aq gak pa2.."Aqilla tersenyum dan dihapus airmatanya sama suaminya
"Ayo mba kita makan, udah siap dimeja loh mba.. anak2 udah nunggu"Nisa menggandeng Aqilla
"Iyah De.. "Aqilla dan Aska mengikuti Nisa.
Mereka makan bersama menikmati pesenan yang udah dipesannya dan sambil ngobrol kecil menggoda anak2 dan Istrinya.
"Siapa yang makannya habis papah beliin mainan baru..? "Aska pada ketiga anaknya
"Ini kan banyak pah, nanti perut kakak gemuk"Evelin menyerah karna udah makan sosis bakar dua dan jus alpukat susu coklat
"Tapi kakak gak pake nasi, nasinya lihat masih utuh kan? "Aska pada Evelin
"Gak pa2 mas aq yang habisin sisa Evelin" Billy mengambil sisa Evelin dan memakannya
"Buka mulutnya sayaang, nanti sakit gak makan nasi..? "Billy sambil nyuapi Evelin
"Gak mau, nanti Kaka genduk jelek"Evelin menolaknya dan Aqilla menatap mereka
"Sayaang ini kepitingnya udah kupas, aq suapin yah..? "Aska pada istrinya
"Papah kaka juga mau kepeting..?"Evelin melihat daging kepiting
"Yah sama yah, kakak sama mamah suka kepiting saus tiram.. papah suapin gantian"Aska menyuapi Evelin dan gantian Aqilla dan Billy tersenyum melihatnya karna Aska dan Aqilla sangat sayang Pada Evelin
"Dedeg mau tante suapin pake sup nya?"tanya Nisa pada si kembar
"Gak mau, makan sendiri aja.. "Alina dan Aksa makannya berantakan
"Sayang makannya berantakan dan gak habis.. "Aqilla pada sikembar
"Kenyang mah.. "Alina mengusap perutnya
"Dedeh kenyang mah"Aksa juga
__ADS_1
"Ayo cuci tangan om Billy temani.. biar bersih gak bau"Billy pada si kembar.
"Kalian makan aja, aq yang urus si kembar"Billy menggandeng si kembar.