Rasa Yang Tak Hilang

Rasa Yang Tak Hilang
Kecemburuan Aska


__ADS_3

Nisa dirawat dirumah sakit sampai dia benar2 sembuh dan Billy yang menjaganya dan diperiksa oleh Aska dan Rendy bergantian. Sedangkan Aqilla merawat anak Nisa yang kini tinggal bersamanya dan anak-anaknya yang dibantu Evelin yang bisa memomong ketiga adiknya.


"Mas hari ini mungkin orangtuaku akan sampai apa boleh mereka tinggal dirumah kalian.."Billy meminta ijin dihadapan Nisa yang sedang dirawat


"Boleh tapi aq belum bilang sama istrinku, dia baru saja kembali dan tersenyum Bill.."Aska tidak keberatan tapi juga dia takut istrinya akan pergi


"Mas jangan khawatir aq udah bilang dan menceritakan semua pada kedua orangtuaku,mereka gak akan mengambil Evelin tanpa seijinku"Billy udah meminta orangtua sesuai keinginan Billy


"Mas Aksa jangan khawatir jika Billy berbohong dan memisahkan mba Aqilla dan Evelin, aq bersumpah tidak akan lagi bersama Billy mas, aq juga sayang sama mba Aqilla dan Evelin aq gak mau mereka terjadi apapun"Nisa buat Billy tercengang


"Cinta kok kamu ngomong gitu, kita ditakdirkan bersama dan kita berjodoh.."Billy sedih mendengar kata2 Nisa


"Tadir dan jodoh aq yang pilih bukan kamu, jika kamu masih ingin bersamaku dan masih mencintaiku kamu jangan buat anak kita sedih dan terluka, kamu tau sendiri mereka gak bisa dipisahkan, dalam tidur anakmu masih trauma dan memanggil mba Aqilla apa kamu mau buat anakmu sakit terluka dan mungkin dia akan.."Nisa mulutnya dititup tangan Billy


"Anak kita akan sehat-sehat saja tidak akan terjadi apapun..aq tau apa yang harus aq lakukan dan mengerti tanpa kamu mengulang dan mengancamku, aq gak akan pisahkan mba Aqilla dengan anak kita, begitu juga orangtuaku "Billy menegaskan


"Benarkah Bill.. apa kamu janji kamu gak akan ganggu anakku.. dan gak misahin aq dan anakku..? "Aqilla yang baru datang dan mendengar mengejutka Aqilla,Nisa dan Bill


"Ya mba janji, aq juga sayang sama anakku,aq gak ingin dia kenapa2 apa lagi aq tau dia trauma dipisahkan dari mba"Billy berjanji dan buat Aqilla senang


"Makasih Bill.. makasih"Aqilla berlari memeluk Billy dan menangis buat Aska kesal melihatnya dan Nisa tersenyum


"Yaang udah ngapain kamu peluk-peluk Billy, lepas.."Aska menarik tangan Aqilla dan dia melepaskan pelukannya buat Billy dan Nisa tertawa dengan kecemburuan Aska


"Berterimakasih yaang"Aqilla juga gak sadar reflek


"Makasih tapi gak usah pake peluk segala kamu ini keganjenan yah, nanti aq hukum kamu..malam pake Lygerly ingat itu"Aska mengusap dada dan perut Aqilla yang menepel pada Billy


"Siapa yang keganjenan, kamu aja yang posesif dan cemburuan, Billy kan udah seperti adik buat kita sama seperti Nisa"Aqilla sewot


"Adik tapi dia tetap laki-laki kan.. siapa yang gak cemburu liat istrinya main peluk cowo lain dihadapan suaminya sendiri"Aska masih cemburu


"Ehkeerm kalian ribut apa sih? "Rendy baru saja masuk dengan Sinta yang berbadan dua yang menjenguk Nisa


"Temanmu ini gak menyadari udah kepala empat anak masih saja cemburu dan itu sama Billy yang bahkan dia tau Billy sama Nisa, Nisa aja biasa tapi kamu luar biasa"Aqilla kesal


"Yaang ini awas tanganmu gak malu nyentuh aq disini didepan mereka dan lihat kamu lagi tugas pake kemeja dokter"Aqilla mengibaskan tanga Aska yang masih mengusap2 dada Aqilla yang memeluk Billy

__ADS_1


"Bentar yaang ada baunya Billy disini.. "Aska membuat merek tertawa


"Ka bilang aja kamu mencari kesempatan dalam kesempitan, mentang2 tiga hari masuk malam udah genit kaya gitu gimana kalo sebulan? "Kata Rendy tertawa


"Sehari aja aq gak kuat apa lagi sebulan.."Aska memeluk istrinya


"Dasar dokter mesum"ejek Sinta


"Biarim mesum sama istri tercinta gak masalah yah yaang.."Aska mengecup bibi Aqilla didepan mereka.


"Yaang kamu mau dipecat jadi dokter.. "Aqilla mendorong suaminya dan memukul kecil dada suaminya


"Yaang pulang yuk, tugasku udah selsai.. gak tahan yaang"Aziz menggoda istrinya yang sedang kesal karna mesumnya


"Gak mau, pulang aja sendiri, kita bawa mobil sendiri2 kan? "Aqilla memalingkan mukanya


"Bill kamu pake mobilku.."Aska melempar kunci mobilnya


"Ren titip kartu sekalian absenkan jamku udah selesai"Aska melepas jas kemeja dokternya dan memberikan pada istrinya


"Ha.. ha.. kamu gila Ka."kata Rendi dan mereka tertawa


"Bodo amat gak tahan"Aska merangkul istrinya erat


"Yaang kamu ini gak tau malu banget.. baru libur tiga hari aja kita gak berhubungan badan, udah bikin malu"Aqilla cemberut dan nurut


"Yaang salah kamu yang geganjenan,bikin aq ingin makan kamu agar kamu gak seperti itu lagi.. biar kamu gak kurang sentuhanku"Aska yanh gak suka istrinya bersentuhan dengan lelaki lain


"Aq cuma reflek aja gak sadar peluk dia, mungkin karna aq terlalu bahagia kan wajar"Aqilla membela dirinya


"Gak wajar itu rerlalu, kalo semua hal seperti tadi dibiarin banyak wanita menolak suaminya sendiri"Aska membukakan pintu mobil untuk istrinya


"Yaang kamu mandi dulu, aq gak mau loh kamu habis berkutat dengan penyakit.. "Aqilla mau melayani suaminya jika udah mandi bersih


"Tentu saja yaang kita akan mandi bersama"Aska memainkan satu matanya


Aska mengendarai mobilnya dengan cepat karna hasrat yang dipendamnya tak lagi bisa berkompromi.Pak ujang membuka gerbang dan mobil mereka masuh garasi, Aska membuka pintu mobil istrinya dan menggedong istrinya.

__ADS_1


"Yaang gak mau, aq bisa jalan sendiri.. "Aqilla menolak


"Yaang nanti anak2 liat,malu"Aska tetap maksa membawa Aqilla menaiki tangga


"Anak2 masih pada tidur yang sama bibi"Bisik Aska yang melihat kamar anaknya tertutup.


Aska membuka pintu dan membawa istrinya masuk dan mengunci pintunya.Aska membuka baju istrinya dan menelanjanginya dan membuka bajunya sendiri dan kini sama2 telanjang. Mereka bercumbu mesra dalam kamar mandi, dengan menggunakan kelemahan istrinya Aska menyentuh dan **********.


"Yaang udah cukup aq udah gak tahan lagi.."Aqilla mendesah karna sentuhan suaminya dibagian sensitifnya V nya.


"Kamu juga menginginkan yaang tapi masih pura2"Aska mengangkat istrinya dan merebahkan diranjang"


"Aaakh yaang tunggu jangan dimasuki dulu"Aqilla menahan dada suaminya


"Kenapa yaang udah mau masuk ini, gak tahan "Aska menatap istrinya penuh dengan gairah


"Aq belum suntik KB yaang aq lupa, jangan sekarang yah.. aq suntik dulu"Aqilla menahan suaminya


"Gak mau udah tegang gini, jangan alesan emang kenapa kalo kita punya anak lagu"Aska menola memasukan juniornya


"Aakh...essst"Aska menikmatinya dan menekannya makin dalam dan menggerakan kencang.


"Aaakh yaaang pelan2.."Aqilla kewalahan karna buas suaminya


"Tahan yaang nikmatilah.."Aska menekannya lagi dan lagi hingga keluar cairan putih.


"Yaang jangan mandi dulu aq mau lagi"Aska masih minta tambah


"Ya tapi gak sekarang aq mau masak buat anak2 dan kita makan malam, dan bantu bibi kasian dengan empat anak pasti sangat repot,kamu tidur dulu aja yah yaang"Aqilla turun


"Yaang mau lagi"Aska menahan tanga istrinya


"Kamu gak kasian sama anak kita kelaparan?"Aqilla memikirkan anak2nya


"Aska melepaskan tangan istrinya dengan wajah cemberut dan memeluk giling.


Aqilla masuk kamar mandi dan membersihakan diri, sedangkan Aska tertidur dengan lelap. Aqilla menyelimuti suaminya yang masih telanjang dan turun kebawah untuk masak.

__ADS_1


__ADS_2