
Aska datang kerumah Edo dan meminta ijin pada mereka dan datang kemakam Edo bersama kedua orangtua Edo karna Aska bermimpi Edo menghampirinya dan tersenyum pada Aska.
"Mas aq Aska,aq mencintai istri dan anak mas Edo Evelin..ijinkan dan restui kami untuk hidupa bahagia dan mas Edo dapat beristirahat dengan tenang disana aq yang akan menjaga dan merewat serta menyayangi Aqilla dan Evelin.."Aska meminta restu pada suami pertama Aqilla yang sangat mencintai Aqilla dan Evelin di samping makam Edo.
"Do beristirahatlah,kamu gak perlu khawatir pada istri dan anakmu..nak Aska sama dengamu dia sangat mencintai dan peduli pada Aqilla dan Evelin ibu yakin mereka juga akan bahagia sama saat mereka bersamamu..Aska juga anak ibu Do sama sepertimu..doamu yang terakhir melihat mereka bahagia akan segera terwujud Do tenanglah disana."
"Aq belum pernah bertemu mas Edo tapi aq melihat tadi difoto rumah ibu..jadi semalam aq bermimpi mas Edo datang menghampiriku dan tersenyum padaku bu.."cerita Aska sambil menaburi Bunga dimakan Edo
"Itu tandanya Edo merestui kamu menikahi istrinya dan mejaga merawat Evelin..karna semasa hidupnya..Edi gak pernah buat Aqilla sedih atau menangis dia selalu membuat Aqilla bahagia dan menuruti semua permintaan Aqilla bahkan dia pernah ijinkan Aqilla mengerjakan pekerjaan rumah tangga..Edo selalu bangun awal sebelum kerja nyuci nyapu ngurus Evelin dan bahkan nyuci kotoran Aqilla..Aqilla bangun siang masak tapk karna Edo sakit jadi Aqilla ikut kerja dan itu yang membuat Edo sebenarnya sedih dan menangis karna istrinya jadi cape kerja Ka..Edo sangat mencintai Aqilla sampai dia rela tersakiti dan mati untuk Aqilla dulu..bahkan Adik2nya cemburu dan marah karna Edo sangat memanjakan Aqilla mungkin dia tau umurnya gak akan lama jadi semasa hidupnya hanya untuk Aqilla..karna itu sampai 2tahun pun Aqilla gak pernah dekat atau menerima teman cowo..saat kamu bilang teman Aqilla itu pertama kalinya dia bisa berteman dan dekat dengan cowo Ka..dia menutup diri,banyak yang mendekati dia aq dengar dari om Edo yang kerja bersama Aqilla tapi Aqilla marah2 cuek dan galak..jadi ayah minta berjanjilah menyanyangi mereka seperti Edo menyanyangi mereka..dan buat Edo tenang disana."cerita dan permintaan Ayah Edo diatas makam anaknya
"Ayah ibu mas Edo,Aska janji menyanyangi mencintai menjaga dan merawat mereka sampai akhir hahatku sama dan lebih dari mas Edo sebelumnya.."janji Aska
"Makasih ya nak.."Ibu mencium kening Aska
"Kapan kamu akan melamar Aqilla..?"tanya ibunya dengan masih nembur bunga mawar
"Besok bu..mamah udah siapkan semua dan aq minta ibu ayah dan adik2 ikut denganku memdampingiku sebagai anak kalian.."minta Aska
"Ya ayah ibu dan Adik2mu akan mendampingimu.."kata ayah
"Bu bingkisan tadi yang aq bawa baju buat besok dipakai yah..dandan yang cantik.."Minta Aska pada Ibu Edo
"Iyah..kita pulang udah sore.."Mereka berjalan kemobil Aska dan kembali Mengantar ayah dan ibu Edo.
Setelah datang kemakam dan Meminta restu pada keluarga Edo,Aska datang kerumah Aqilla tanpa Aqilla tau karna dia kerja dirumah makan Fitri.
"Ka mau kesini tapi Aqillanya gak dirumah..dia kerja dirumah makan Fitri"kata ibu Ana
__ADS_1
"Ya bu saya tau, Aska kesini mau bicara sama ibu dan ayah..bahwa besok Aska dan keluarga akan datang kemari untuk melamar Aqilla untuk Aska.."Askan mengutarakan niatnya
"Tapi apa Aqilla setuju karna tiap ada yang datang mau melamar.. Aqilla gak pulang kerumah,minggat dia...dan ayah malu karna ulahnya dan menolaknya"kata ayah yang sering malu karna menolak lamaran karna Aqilla pergi dari rumah
"Aqilla udah menerima cintaku dan dia juga mencintaiku yah..dia akan setuju Aska yang akan bilang,ayah gak akan malu karna Aqilla minggat..kalo minggat Aska yang mencari dan mengawini dia sekalian yah.."Aska tersenyum
"Kalo memang udah sama2 setuju..besok ayah dan keluarga akan menyambut kedatangan kalian.."Balas Ayas
"Tapi apa kamu tau sejarah Evelin dan kekurangan Aqilla..?"tanya ibu Aqilla yang tak mau gagal ditengah jalan
"Evelin bukan anak kandung Aqilla dan Edo tapi dia tetap anak kami dan kami akan menyanyangi seperti anak sendiri dan kekurangan Aqilla yang takut darah Aska akan mengobatinya karna takut darah jika pingsan sewaktu2 dan tidak ada yang tau akan berbahaya..jadi aq akan bawa Aqilla kedokter dan temanku bisa mengobatinya,setelah lamaran aq bawa Aqilla ke jogya untuk diobatin sekalian ngenalin dan mendekatkan Aqilla dengan anak Aska bu yah.."Aska menjelaskan niatnya
"Tapi Aqilla juga gak bisa punya anak Ka..dia lama nikah sama Edo gak dikasih turunan sampe Edo meninggal.."Kata ibunya sedih menceritakan kekurangan Aqilla
"Aqilla kodisinya baik bedasarkan yang Aska dengar dia subur dan bisa punya anak tapi kalo gak bisa pun Aska tidak akan masalah bu..Aska gak akan nuntut Aqilla dan tidak akan mempermasalahkan hal itu karna kami udah ada Alfa anakku dan Evelin anak kami dan ibu ayah gak perlu khawatir Aska akan selalu setia sama Aqilla..Aska mencintai Aqilla dari kecil SMP sama kaya Edo mencintai Aqillah yah bu..akan menjaga menyanyangi mereka..ibu sama ayah doakan kami.."Aska menyakinkan orangtua Aqilla
"Bagaimana dengan orangtuamu..apa menerima Aqilla..?"tanya Ayah memastikan
"Jadi kamu dulu suka dan satu sekolah sama Aqilla..?"orang tuanya terkejut
"Ya yah..hatiku dulu hancur gak bisa sama Aqilla karna teman kami yang misahin tapi kita udaj jodoh dan kami saling mencintai alhamdulillah dipertemukan kembali.."Aska tersenyum
"Oh gitu..dulu Edo juga mencintai Aqilla sejak dia Aqilla kecil,ternyata anak ayah buat laki2 jatuh cinta..ayah malu dan bingung sejak Aqilla jadi janda banyak yang tanya minta Aqilla jadi istri sama ayah..dan banyak yang mau melamar..tapi Aqilla marah kalo gak minggat.."Mereka tertawa
"Itu gak akan terhadi lagi yah bu..ibu ayah doakan kami..Aska mau dengan segera menjadikan Aqilla istriku..kami juga udah lama sendiri dan udah cukup melewati kesendirian kami."Aska berharap cepat menikah.
"Ibu tolong minta data Aqilla untuk secepatnya daftar nikah..karna Aska akan bolak balik ngurus surat2 Aska dijogya..jadi butuh waktu kalo gak dicicil dari sekarang akan lama.."Aska minta surat2 Aqilla
__ADS_1
"Ya sebentar ibu ambil dirumah Aqilla
Setelah menerima surat2dokumen diri Aqilla dan memberitau niat Aska,Aska kembali kerumah dan berbelanja dengan ibunya menyiapkan segala hal mengenai lamaran.
"Ma gak usah beli cicin karna Aska udah menyiapkan lama buat Aqilla dengan ukiran nama kami..kita beli perhiasan yang lainnya unyut mengkumplitinya"mereka membeli perhiasan
"Kita beli ini aja yah..untuk nikah kita pesan yang cantik sekalian disini dua set bisa kan mba..?"tanya Mamah Maria ibu Aska
"Ya bisa bu.."Jawab pelayan toko emas
"Aq pesen yang mewah satu set dan yang sederhana satu set karna mantuku sangat diam dan gak neko2.."mamah Maria atusias
"Berapa mba semua sama sekalian hitung yang dipesan mamah..?"Aska membayarnya
"Ka mamah aja yang bayar buat mantu mamah..mamah juga pengin ikut adil kan..?"mamahnya ngambek
"Mah Aqilla istri Aska..aq mau semua keperluan dari hasil keringat Aska..mamah bisa beli dan kasih kado buat Aqilla kan.."Aska ingin dari hasil kerjanya
"Ya udah..mba tolong aq pesan satu set yang bagus yang model baru yah..yang warna silver aja biar beda sama anakku.."minta mamahnya membuat Aska tersenyum
Setelah memilih perhiasan dan memebeli bermacam2 perlengkapannya mereka pulang kerumah dan meyiapkan dan membungkus yang akan dibawa besok.
"Ka dulu aja kamu gak komplen tapi sekarang komplen.."mamahnya karna dulu Aska gak sebahagia ini dan antusias ini.
"Mamah tau jawabannya tapi masih nanya"jawab Aska mencium kening mamahnya
"Mamah bahagia anak mamah sekarang bisa bahagia dan gak sedih lagi,kamu sekarang jauh lebih peka romantis dan mesum..dulu istrimu nunut kamu gak bisa kini tanpa diminta sampe Aqilla yang malu karna tinggah sikap kamu.."mamahnya mencubit pipi anaknya
__ADS_1
"Mah namanya juga cinta..mamah lupa dulu anak mamaj stres gara2 Aqilla..cinta yang disimpan dilubuk hati entah sedalam apa papah gak ngerti tapi alhamdulillah bisa bersama papah ikut bahagia Ka.."kata papahnya membatu istri dan anaknya membungkus persiapannya
"Yah pah..karna tanpa Aqilla,Aska gak mau nikah lagi..karna hasilnya juga akan sama tapi alhamdullilah Aqilla yang akan jadi istriku..Aska bahagia pah "jawab Aska tersenyum bahagis.