Rasa Yang Tak Hilang

Rasa Yang Tak Hilang
Aska memastikan hati istrinya tak terluka


__ADS_3

Setalah kembali dari rumah Rendy baik Nisa dan Rendy hanya diam memikirkan Evelin dan Billy juga mengkhawatirkan Aqilla.


"Ka kamu beli apa ini kantongnya besar.. isinya apa.. "mamahnya yang membawa kantung dari dalam mobil Aska karna mereka berangkat dan pulang bersama


"Mah jangan dibu.. "Aska melarang mamahnya membukanya namu udah dibuka dan diangkatnya didepan papah istrinya dan Nisa serta Faisal yang sedari tadi menahan tawa


"Aska pakaian apa ini.. kenapa kamu beli pakaian seperti ini..."mamah terkejut dan Aqilla menepuk jidatnya sendiri


"Masukin mah, aq kan bilang jangan dibuka.. mamah main buka aja.. "Aska merebut pakaiannya dari tangan mamahnya dengan malu


"Bukan salah mamah kamu naruhnya sembarangan dan buat apa kamu beli gituan"?tanya mamahnya karna dia tau Aqilla wanita yang kalem dan gak aneh2


"Tentu saja buat istriku mah, Aska kan suka liat istri pake ginian.. "Aska tersenyum malu


"Aska kamu mesum sekali gak tau malu.. kamu suruh istrimu pake gituan kalo ada yang liat gimana.. seperti jaring memperlihatkan semua isi badan.."mamahnya membuat Faisal tertawa


"Tan katanya kalo mba Aqilla pake itu cantik dan menggairahkan.. tadi beli banyak tuh mas Aska untuk mba Aqilla pake tiap malam.. katanya bikin nagih.. "Goda Faisal dan membuat Aqilla malu dan Nisa,Faisal tertawa serta papahnya yang tersenyum


"Ya Tuhan.. Ka kamu udah punya anak 4 bukannya sadar malah makin jadi.. " mamahnya memukulnya pake bantal


"Mah aq kan minta sama istriku sendiri bukan orang lain.. kalo mamah mau mamah boleh ambil satu aja karna semuanya akan dipake istriku tiap malam.. "Aska yang ketagihan istrinya memakainya


"Dasar anak kurang ajar..kamu ini makin parah..Aqilla kamu hukum dia lagi jangan ijinin dia menyentuhmu.. suruh puasa 3 bulan" Mamahnya masih memukuli anaknya dengan bantal


"Tiga sampai seminggu aja gelisah apalagi 3 bulan mah, lahiran si kembar belum 40 hari aja udah diserang berkali2.."Aqila mengeluh


"Mah jangan ajarin istriku yang tidak2,mamah tau aq hanya bergairah dengan istriku Aqilla dengan bau badannya saja buat aq tegang,satu bulan saja hampir struk"Aska yang gelisah kalo tak menyentuh istrinya


"Yaang nanti pake ini yah,aq udah beli banyak biar kamu bisa pake tiap malam ini aq minta yang bahannya bagus nyaman dan halus..aq suka sekali kamu memakainya.."Aska memberikan pada istrinya


"Iyah tapi gak tiap malam, masuk angin nanti aq..."Aqilla menganguk gak mau buat suaminya kecewa dan sedih


"Aq kan mengunci pintu dan jendela rapat2 dan kita dalam satu selimut,aq memelukmu dengan menatap dan menyentuh tubuhmu jadi hangat gak masuk angin yaang.."Aska memaksa


"Iya.. iya terserah kamu aja, bawa masuk kekamar"Aqilla meminta Aska menyimpangnya


"Makasih istriku..I Love U, hanya kamu yang bisa buat aq bahagia.."Aska mengecup bibir istrinya dan pergi dengan gembira sambil nyanyi buat mamahnya geram dan geli.


"La kamu mau aja nuruti suamimu yang gila itu.."Papahnya ada menantunya

__ADS_1


"Pah seorang istri akan melakukan dan menuruti permintaan suaminya yang membuatnya bahagia, lagian kalo aq gak mau dia yang paksa pakein..sama aja pah.."Kata Aqilla dengan tabiat suaminya


"Dulu dia gak seperti itu, dulu mukanya kusut gak pernah senyum apa lagi tertawa.."Mamahnya heran


"Mamah gimana, dulu cintanya gak dibalas sama Aqilla gak punya tunjuan hidup.. sekarang Aqilla jadi istrinya bagai hidup kembali.. "Papahnya buat mereka tertawa


Aska menidurkan ketiga anaknya dan masuk kekamarnya melihat istrinya masih sibuk dengan kesukaannya melihat baju onlain difacebook.


"Yaang ganti baju tidur udah aq beliin ligerly bagus banyak masih pake baju tidur tebal ini"Aska cemberut


"Harusnya dicuci dulu kan..?"Aqilla tak menoleh masih menanap layar Hpnya


"Alesan deh.. aq pilihnya yang masih disegel dalam dusnya..yaang"Aska merengek


"Gak ah nanti kamu minta jatah dan tambah2 terus2.."Aqilla gak peduli masih d


fokus HPnya


"Gak yaang aq janji sekali yaang.. pake yaang"Aska menarik Hpnya


"Yaang Hpku sini.. "Aqilla meminta Hp nya


"Iya iyah aq pake, pintunya udah dikunci pa belum..? "tanya Aqilla pasrah


Aqilla mengambil satu legerly dan memakainya didepan Aqilla yang tidak henti2nya tersenyum melihat istrinya menuruti kemaumanya.


"Yaang tunggu jangan dipake dulu celananya, udah panjang aq potong dan bersihkan dulu, ini tugasku.. tiduran ini Hp nya"Aska mengambil alat potong kumisnya


"Tiduran yaang sambil liat live aja.. "Aska meminta istrinya merebahkan dirinya diranjang


"Yaang ih ada2 aja loh.. "Aqilla berbaring dan menekuk dua kakinya terbuka


"Biar bersihnya yaang dan makin cantik.."Aska tersenyum mesum dan mencukur hingga botak bersih seperti milik bayi dan


"Udah yaang? "tanya Aqilla dan Aska mulai memainkan V nya dengan lidahnya


"Aaakh yaang ini bukan bersihin tapi menggodaku" Aqilla mendesah dengan setuhan tangan Aska yang merayap


"Gak tahan yaang..kamu sangat cantik sexy aq suka sekali kamu kaya gini yaang, aq udah tenggang duluaan yaang.. "Aska tersenyum mesum menjelajahi tubuh istrinya

__ADS_1


"Masuk yah yaang sekali janji gak tambah"Aska yang udah kemarin malam bercinta dan malam ini masih ingin lagi


"Bener.. sekali udah perih kemarin malam kamu hajar.. sekarang minta lagi"Aqilla dalam dekapan suaminya


"Yah yaang"Aska mencium ******* bibir istrinya dan memasukan juniornya hingga mengeluarkan cairan putih.


Setelah bercinta Aska merebahkan dirinya dan memeluk istrinya yang memakai ligerly dalam satu selimut yang masih sama2 berkeringat. Dalam hati Aska timbul rasa kecemasan dan kebingungan mengingat Billy ayah kandung Evelin.


"Yaang Evelin sudah resmi jadi anak kita tapi jika ayah kandung Evelin mencarinya dan ingin bersama Evelin gimana? "Aska membuat Aqilla terkejut karna tiba2 menyakan hal tersebut


"Kenapa..ada apa kok tiba2 bahas itu..?"Aqilla menatap suaminya


"Yah kita kan perlu siapkan diri terlebih kamu yaang, aq tau kamu sangat sayang sama Evekin tapi kamu juga pikirin kedua anak kita dan aq suamimu, aq sangat sayang dan membutuhkanmu dan aq gak bisa hidup tampamu yaang, aq dulu hidup hampa gak ada tujuan tapi kini aq memilikimu yang sangat aq rindukan aq cintai,hidupku kini berarti berwarna dan kamu dan anak2 kita tujuan hidupku.. "Aska mengusap lembut pipi istrinya yang berada dalam pelukannya


"Aq gak mau kejadian kemarin terulang lagi.. kamu gak mau makan ,sedih ,nangis terus, diam dan cuekin aq dan kamu sakit gak sadar.. aq sangat sedih hancur dan bingung yaang.."mereka saling menatap


"Berjanjilah kamu akan lebih kuat tenang sabar dan dewasa menyikapi masalah..kita butuh anak sama halnya anak butuh orangtua dan kita menyayangi anak kita dan sama juga mereka menyayangi anaknya"Aska memberi pengertian pada istrinya


"Kita kan udah kuat yaang gak mungkin kan anakku diambil ibu atau ayah kandung Evelin?"Aqilla masih kekeh tak akan melepaskan Evelin


"Iyah kita udah kuat tapi apa karna kita udah memiliki Evelin dan orang tua kandungnya tak boleh bertemu dan menyayangi Evelin..aq lebih senang jika seandainya Evelin anak kandungmu bersama Mas Edo jadi aq gak khawatirkan hal ini.. "Aska dengan lembut dan sayang menjelaskan pada istrinya


"Aq gak mau Evelin tau dan dia meninggalku, karna aq gak akan bisa memberikan dan jauh darinya.. sejak lahir dia bersamaku aq yang merawat dan mengurusnya apapun aq lakukan buat dia, gak akan aq biarin siapapun mengambil anakku"Aqilla sedih mengingatnya masa lalu


"Mas Edo sangat sayang pada Evelin,dia bertahan hidup menahan rasa sakit buat Evelin hanya saja Tuhan berkata lain tapi sampai dia meninggal dan setelah meninggal dia masih melindungi anakku, saat anakku koma mas Edo bersama Evelin"Aqilla sangat menghormati Edo suaminya dulu


"Aq berjanji padanya untuk merawat dan membesarkan Evelin..aq gak mau buat dia kecewa saat aq gak sadarpun dia menjagaku,aq gak mau harta satu2nya mas Edo lepas dariku"Aqilla dengan tangis mengingat mengingat perjuangannya dan suaminya dan Edo sangat sayang pada Evelin


"Aq tau dan aq paham yaang, Evelin harta satu2nya tinggaln suamimu yang sangat dia cintai berjuan untuknya karna baginya Evelin anak kandungnya tapi apa aq dan anak2 kita tidak berarti buatmu, bisakah kamu menyayangi kamk seperti kamu menyayangau Evelin yang gak mau jauh dan tidak membiarkan kami tanpa mu karna aq dan anak2ku sayang cinta dan membutuhkanmu apalagi merek masih kecil2?'Aska menuntut Aqilla untuk adil


"Kamu iri..menggapku tidak menyayangi dan tidak peduli padamu suamiku dan anak2kita?Aqilla balik bertanya


"Bukan begitu aq hanya tak ingin kamu larut dalam kesedihan dan tak semangat hidup untuk kami"Aska menatap wajah istrinya


"Aq sangat mencintai kamu,aq gak rela kamu dilirik atau dengan wanita lain..aq mau kamu selamanya beramaku dan aq juga gak ingin anak2ku jauh dariku aq sangat sayang mereka bahkan kalo bisa anakmu dan Lia,Alfa kalo boleh dan diijinkan..aq ingin dia tinggal bersama kita selamanya karna apapun yang aq miliki yang sudah jadi miliku dan yang aq sayangi hanya milikku dan cuma untukku"Aqilla menekanya


"Aq bisa berbagi apapun tapi tidak suamiku, kamu yaang dan anak2ku semua..karna lebih aq mati daripada aq harus berbagi kalian"Aqilla membuat Aska makin bingung meski dia bahagia dengan kata2 istrinya


"Aq bahagia kamu mencintaiku dan tak ingin kehilanganku yaang, Aq sangat mencintaimu apapun keputusanmu aq akan selalu bersamamu dan mendukungmu"Aska yang akan melindungi dan menjaga hati istrinya.

__ADS_1


__ADS_2