
Dirumah sakit Aska dan mamahnya menunggu Lia istrinyan lahiran dan tak lama suster datang membawa bayinya yang berjenis kelamin laki2.
"Anak bapak laki2 sehat dan tampan.."kata suster
"Mah cucu mamah laki2 mah.."Aska bahagia melihat bayi kecil dalam gendongannya
"Ya sayang dia mirip sekali denganmu.."mamahnya mengambil dari gendongan Aska
"Istriku gimana dok..?"Tanya Aska
"Istri anda sehat lagi istirahat diruangnya.."kata suster dan Aska menghampiri istrinya
"Mas anak kita cowo..apa kamu bahagia..?"tanya Lia masih lemah
"Tentu sangat bahagia..anak kita sehat..makasih ya saayang.."Aska mencium kening istrinya
"Kita udah jadi orang tua mas.."kata Lia lagi
"Ya kamu mau kasih nama anak kita apa..aq nurut aja..?"tanya Aska
"Alfa mas..samaan kaya mas.."kata Lia
"Ya boleh Alfa bagus.."
"Ka mamah akan bawa istri dan anakmu kerumah mamah..karna mamah yang akan bantu rawat anakmu..kamu sibuk kuliahkan udah hampir lulus.."Minta mamahnya
"Ya Ka..mamah dan papah kan gak mungkin tinggal dikontrakan kalian..mama dan papah kerja..Lia juga gak mungkin sendiri dengan bayi yang masih kecil dan Lia juga butuh pemulihan.."papahnya
"Ya pah boleh..aq jadi khawati karna ada mamah sama papah.
Aska kini tinggal sendiri dikontrakan sibuk dengan sekolah dan kerjanya dan pulang ralut malam.Lia dan anaknya tinggal bersama mamah dan papahnya dan dirawat dengan baik. Kesibukan Aska berhari2 dan bulan membuat Lia kangen dan kesepian karna Aska hanya menghubungi lewat HP tapi jarang berkunjung. Dia datang beberapa bulan sekali dan pergi lagi begitu seterusnya hingga Lia memutuskan kembali kekontrakan.
"Mah pah Lia mau kembali kekontrakan aja..menemani mas Aska kasian gak ada yang urus Alfa juga udah besar satu tahun sudah bisa disambi.."Lia yang ingin dekat dengan suami
"Mamah sama papah gak bisa melarangmu..besok mamah dan papah antar yah.."kata Mamahnya yang sebenarnya berat jauh dari cucunya
"Ya mah pah makasih.."Lia masuk tersenyum bahagia,dia berniat memberikan kejutan kedatangannya pada suaminya dan dia minta kedua orangtua Aska untuk merahasiakan.
Dengan senyum bahagi Lia kembali pulang dengan anaknya. Dan dia masuk rumah karna dia juga pegang kuncinya karna Aska belum pulang. Dan meminta kedua mertua istirahat diruang tamu dan Dia beres2 karna berantakan dan tak sengaja melihat kotak dan dibuka kotak itu.
"Ini kotak apa..kenapa aq gak perna tau kotak ini.."Lia penasaran dan membukanya
__ADS_1
"Foto..ini siapa kenapa ada disini apa ini milik mas Aska"Lia terkejut melihat foto Aqilla dimasa SMP
"Aqilla kayaknya aq pernah denger nama ini..tapi dimana aq lupa.."Lia mengingat2 dengan hati sakit dan cemburu
"Oh waktu ditaman mas Aska salah orang dia kira Aqilla dan dia bilang tetangganya..aq akan tanya apa mereka kenal dengan Aqilla dan foto ini.."Lia dengan rasa penasaran rahasia yang disimpan suaminya meski hatinya sakit
"Mah apa mamah punya tentangga yang seumuran dengan mas Aska..namanya Aqilla..teman sekolah mas Aska.."?"tanya Lia hati campur aduk
"Tetangga mamah gak ada yang anaknya namanya Aqilla,Aska gak punya teman cewe dulu sama Rendy dan yang sering datang Bella yang suka sama Aska"jawaban mamahnya dan hati Lia sakit karna suaminya membohonginya
"Mamah kenal foto ini..?"tanya Lia lagi masih belum puas
"Ini foto anak gadis kecil sangat cantik..mamah pernah liat tapi lupa dimana..kenapa Li..?"tanya mamahnya
"Gak papah mah..cuma penasaran aja ada cewe kecil yang sangat cantik seperti model yah mah..aq kira mamah kenal..mas Aska bilang itu salah satu temannya selain Rendy Bella dan Lisa adikku.."Lia mengarang cerita
"Papah kenal teman Aska yang ini..mamah pernah liat tapi dimana kapan mamah lupa..bentar mamah mengingatnya.."kata mamahnya mengingat2
"Oh ini dulu yang disukai Aska sampe buat Aska gak mau ngapa2in karna gadis ini..dia menolak anak mamah yang buat Aska hancur dulu..tapi itu udah masa lalu Li..gak usah dibahas lagi.."mamah mengingatnya tapi hati Lia udah terlanjur sakit,suaminya bahkan masih menyimpan fotonya dan menyebut namanya dan sukapnya juga cuek
"Ya mah.."Lia masuk kekamarnya dan nagis
"Ya pah maaf keceplosan dan lagi ngapain Aska masih nyimpan fotonya buat istrinya cemburu aja.."mamahnya menyalahkan Aska
Tak lama Aska pulang dan terkejut dengan kehadiran mamah papahnya istri dan anaknya,setelah mencium kedua orangtuanya dan Lia mencium tangan suaminya dia menggendong Alfa.
"Alfa sayaaang..papah kangen banget sama kamu..kamu udah besar sayang.."Aska gemas dan mencium kedua anaknya
"Mas mandi dulu..mas kan kotor dari luar..langsung pegang anak..sakit nanti anak kita mas.."Aska memberikan anaknya pada istrinya dan mandi.
Setelah mandi dan pakai baju Aska menghampiri mereka yang udah siap dimeja makan karna mama dan papahnya mau pulang karna papahnya besok ada oprasi.
"Papah gak cape langsung mau pulang..?"tanya Aska sambil makan
"Besok papah ada oprasi Ka penting.."jawab papahnya
"Ka gimana kuliah kamu satu tahun lagi kamu lulus jadi dokter kan..?"tanya mamahnya
"Ya mah perjuang jadi dokter bikin Aska pusing rasanya mau pecah kepalanya pah.."
"istri dan anak Aska sampe diabaikan saking sibuknya.."Aska melirik Lia agar dia mengerti
__ADS_1
"Ya memang begitu..dulu mamah kamu aja marah sama papah..dan papah juga bisa liat pertumbuhanmu karna papah sibuk.."jawab papahnya yang membuat Lia menatap suaminya dan Aska tersenyum
"Tapi setelah itu kamu bisa petik hasilnya kan..sama kaya papah bisa nyekolahin kamu.."kata papah selesai makan
"Ya pah masih sabar.."jawab Aska tersenyum
Kedua orang tua Aska
Kedua.orang tua Aska pulang kerumahnya setelah berpamitan pada anak menantunya dan cucunya. Dan Aska masuk kekamar dan menghampiri anaknya yang tertidur pulas dan istrinya yang sedih.
"Kamu kenapa yaang..manyun terus..?"Tanya Aska menghampiri istrinya
"Ini apa mas tolong jelaskan jujur jangan ada yang disembunyikan.."Lia meneteskan air matanya
"Ini.."Aska terkejut istrinya menemukan foto Aqilla dan bingung gugup untuk menjawabnya
"Mas gak bisa jelasi biar Lia yang jelasin.."Lia sambil nangis
"Foto ini foto Aqilla yang sejak kecil kamu cintai dan dia menolakmu tapi kamu masih cinta sampai sekarang dan kamu masih mengingatnya dan mencintainya bahkan kamu menyebutnya saat kita bersama dan foto ini kamu masih menyimpannya..apa maksudnya ini mas.?"Lisa dengan sakit menjelaskan dan minta pejelasan
"Ya aq jujur aq sangat tergila2 sama dia aq dulu sangat mencintai dia..dia tidak menolaku tapi Bella yang merusak hubungan kita,dan kami tak bisa bersama waktu itu.."Aska menjelaskan
"Dan sekarang..?"tanya Lia
"Dia udah lama menikah muda dan kita suami istri Li.."jawab Aska
"Tapi kamu masih mencintai dia benarkan..?"Pertanyaan Lia membuat Aska bingung
"Aq memang tidak bisa melupakan dia aq jujur sama kamu,tapi aq juga sayang sama kamu dan anak kita..dia masa laluku..Li.."Kejujuran Aska membuat Lia hancur
"Kamu masih mencintai dia dan kamu gak bisa melupakan dia..lalu aq ini apa mas..kamu menikahiku menyetuhku tanpa ada cinta buatku dan mungkin kamu menganggapku dia.."Lia menangis
"Gak yaang kamu istriku,aq gak pernah menganggap kamu dia..dia masa laluku..semua orang punya masa lalu dan punya cinta pertama..begitu juga aq Li.."Aska menyakinkan Lia
"Tapi karna dia kamu cuek tidak perhatian bahkan kamu gak peduli sama aq..dan kamu juga jarang menyentuh aq karna kamu ingat dia kan..kamu.sedih dan tidak bahagia hidup denganku karna dihatimu masih ada dia..kita bersama sepertini dosa mas..karna kamu masih mengingat dia diantara kita.."Lia menangis memukul.dada suaminya
"Aq sudah merasa aneh tapi aq menutupinya karna kamu gak jujur denganku..aq gak bahagia dengan kamu begini mengingatnya.."Lia yang selama ini curiga
"Maafkan aq Li..aq juga udah berusaha melupakan dia..membuang dia..aq juga tersiksa Li..dan aq bingung..karna aq belum bisa lupakan dia tapi aq yakin dengan berjalannya waktu kita dan anak kita akan bahagia.dan saling mencinta La.."Aska mendekati istrinya ingin memeluknya
"Jangan sentuh aq..aq gak mau ikut dosa denganmu...lupakan dia..baru kita akan bahagia..pergi..aq gak mau satu ranjang denganmu.."Lia mengusir Aska dari kamarnya
__ADS_1