
Kedua orang tua Aqilla bu Ana, pak Pram dan juga ibu orang tua Edo bu Rahayu, pak Dody dan orang tua Aska pak Akbar dan bu Maria datang keruangan Evelin dan mereka para wanita menangis melihat Evelin kecil mungil pucat dengan badan selang infus dan perban dikepalanya.
"Sayaang cucu nenek..nenek Aya datang bangun sayang.."ibu Edo menangis dan mencium kening Evelin dan duduk disamping kanan Evelin karna dikiri ada Aqilla yang tak henti meneteskan air mata
"Cucu nenek Ana kuat akan cepat bangun kita sama2 lagi ya sayang.."bu Ana ibu Aqilla duduk disamping Aqilla
"Sayang sabar yah..maafi cucu mamah..mamah yakin Evelin anak yang kuat kita bisa bermain lagi sama2 Evelin.."kata mamah Aska dan Evelin mengangguk
"AssalamuAlaikum.."pintu diketuk dan Rendi membukakan pintu
"Walaikumsallam.."mereka membalas salam Lia dan suami yang membawa Alfa untuk minta maaf pada Evelin dan mamahnya.
"Lia sini masuk..apa kabarmu sayaag..?"tanya mamah Aska
"Baik mah..kenalin ini suami Lia mah Tony.."Lia memperkenalkan suaminya Tony
"Yah..mamah Aska dan ini suamiku Akbar,dia pak Pram Bu Ana orang tua Aqilla dan mereka mas Dody dan mba Rahayu sodara mamah dan juga orang tua Edo papah Evelin dan ini kenalin Lia mamah sari Alfa anak Aska.."Ibu Maria memperkenalkan keluarga dan Lia
"Saya Lia mamah Aska kesini mau menjenguk Evelin dan meminta maaf atas kenakalan anak kami..pada keluarga besar mba Aqilla dan mas Aska sunggu saya juga tidak tau atas kejadian ini dan tidak menyangka kecemburuan anakku akan melukai Evelin gadis kecil yang sangat cantik ini jadi sakit karna anakku saya benar2 minta maaf dan menyesali perbuatan anak kami.."Lia berjalan memeluk Aqilla dari belakang karna dia sedang duduk.
__ADS_1
"Mba aqilla maaf atas kenakalan anaku.."Lia mengulang dan Aqila hanya mengangguk
"Kaka Alfa ayo minta maaf sama kaka Evelin dan mamahnya..lihatlah nak..kasian kakakmu sakit..kamu gak boleh lagi nakal kalo kaka Alfa yang seperti ini mau..?"Tony pada Alfa untuk minta maaf
"Mamah maafin Alfa..kakak bagun maafin Alfa..Alfa mau main sama kaka..bagun kaka.."Alfa menyesal dan Alfa memeluk Aqila dan dia mengusap rambutnya
"Kaka masih tidur yah mah..Alfa janji gak nakal lagi.."kata Alfa yang udah mau menerima Aqilla dan dia mengangguk lagi.
"Sayang papah mau bicara sama kamu..papah udah bilang..Alfa anak papah dan kaka Evelin juga anak papah sama sepeti dedek Tiara yang juga anak bunda Alfa juga anak bunda dan Tiara sama Alfa sodara..Alfa dan Kaka Evelin juga sodara kakak adik gak boleh berantem..lihatah kakak kamu masih sakit belun bagun..dedek sedih kan liat kakak yang biasa panggil dedek tapi sekarang sakit..Alfa sayang kan sama kakak Evelin..kakak Evelin sayang sama dede Alfa..dedek dikasih es cream mainan kan sama kakak Evelin..itu karna dedek adiknya kakak Evelin dan kakak Evelin sayang sama Alfa..ingat gak boleh lagi nakal sama kaka Evelin..nurut sama mamah Aqilla dan bunda dan ayah.."Alfa menangis dalam pelukan Aska
"Maaf pah..Alfa sayang sama kakak.."Alfa meminta maaf dan menyesal dalam pelukan Aska.
Mereka berbincang bersama saling memaafkan meski Aqilla masih diam duduk disamping anak dengan masih meneteskan airmatanya dia teringat saat dia menunggu suaminya yang koma yang tak bangun2,pucat lemah.
"La..makan dulu..ibu suapi yah..ibu yakin Evelin bentar lagi bangun dan sehat kembali.."ibunya yang sangat menyanyangi anaknya
"Ibu dulu juga bilang begitu..Untuk sabar..sabar dan sabar.. pasti Mas Edo akan sadar dan bangun dan sehat kembali..aq berhari2 menunggunya menjaganya tapi apa dia sadar dan pergi meninggalku dan Evelin..dan kini aq harus sabar..sabar dan sabar lagi menunggu anakku terbaring sama dengan mas Edo tak sadar...sampai kapan bu..akan seperti ini aq muak dengan semua ini..Aqilla mau mati aja..Aqilla udah gak sanggup lagi.."Aqilla mebuang piring yang berisi nasi ditangan ibunya dan menangis keras membuat Ibu Edo mamah Aska Ibunya dan Lia ikut menangia karna juga nunggu Evelin sadar.
"Sayaang jangan bicara seperti itu..anak kita baik2 aja..gak lama lagi dia sadar..aq mohon bersabarlah..Evelin baik2 saja dia gak akan meninggalkan kita..dia anak yang kuat dan menyanyangi mu.."Aska memeluk dan menenangkan Aqilla
__ADS_1
"Lepaskan..jangan sentuh aq..ini semua salahku..kalo saja aq tidak mementingkan kebahagianku sediri..semua ini gak akan terjadi..Aq yang salah tidak menjaga anakku..mas Edo akan marah padaku aq gak bisa nepati janji menjaga Evelin.."Aqilla menangis
"Gak sayaang ini bukan salahmu..suamimu tidaka akan menyalahkanmu..kamu istri dan ibu yang sangat baik.."Aska tetap memaksa memeluk Aqilla dan Aqilla pingsan lagi
"La..Aqilla.."ibunya menangis
"Aqilla trauma dengan kejadian ini karna dia melihatnya langsung dan karna Evelin terbaring mungkin sama seperti suaminya dulu jadi teringat kejadian sedih mas Edo suaminya, Aq akan mengimpusnya dia lemah seharian nagis dan gak makan.."Aska mengangkatnya dan membaringkan dan mengimpusnya.
"Iya dulu Aqilla menunggu dan menjaga Edo hampir dia gak mau bangun dari tempat duduknya seperti tadi dengan melihat dan menatap Edo seperti dia terus manatap Evelin tanpa makan dan minum,dulu hampir seminggu Edo seperti ini dan Aqilla setia menjaga anakku dan sampai pingsan sadar dan gak lama Edo sadar sebentar dan gak sadar lagi sampai selamanya.."ibu Edo juga sedih menangis mengingatnya
"Aqilla wanita yang cantik baik dan setia..dia kebanggan Edo kami..tapi ayah yakin dia kuat..juga saya padamu...kamu sabar ya Ka..ini sementara..Evelin bangun kalian akan baik kembali.."Ayah menguatkan Aska karna penolakan Aqilla.
"Iya sayang..mamah yakin anak mamah juga kuat dan sabar..penolakan Aqilla karna dia menyalahkan dirinya sendiri..Tapi begitu dia melihat keceriaan Evelin dia akan baik denganmu Ka.."mamahnya mengusap punggung Aska yang masih memegangi mencium tangan Aqilla takut akan penolakannya lagi
"Aq sangat mencintai Aqilla,aq akan menerima apapun padaku yang penting tidak meninggalkanku dan menjauhi..aq gak mau lagi pisah dengan dia..aq ingin selalu bersamanya mah.."Aska meneteskan air matanya sedih
"Ini semua salah anakku..kalo dia tidak mendorong Evelin sampe seperti ini..mba Aqila ga sesedih ini.."Lia juga ikut menangis
"Gak nak..ini udah terjadi kita bersama doakan Evelin cepat sadar dan kembali bersama kita.."
__ADS_1
"Ini udah malam sayaang kamu punya bayi kecil..pulanglah..kalo sudah sadar mamah akan mengabarimu...jangan menyalahkan dirimu dan jaga cucuku.
Lia dan suami serta Alfa kembali kerumahnya dan yang lain menjaga Evelin dan aska menjaga Aqilla yang masih terbaring dan tertidur.