
ASKA dan LIA
Aska membawa Lia tinggal dikontrakannya dan menikmati masa pernikahan baru mereka dan sambil masih tetap kuliah dan sambil kerja diperusahaan teman papahnya karna istrinya juga kerja di Puskesmas tak jau dari kontrakan Aska.
"Lis aq kuliah dulu gak bisa antar kamu kerja karna ini ada tes..kamu naik motor aja.."minta Aska pada istrinya
"Ya mas ati2 yah.."kata istrinya dan mencium tangan suaminya.
"aq pulang sore langsung mau kerja kamu hati.."Aska sebelum pergi dengan mobilnya.
Mereka bahagia menikmati pernikahan mereka yang baru saja berlangsung dan Aqilla juga berbahagia dengan bayi yang kini ada dirumahnya dan memberikan semangat baru buat hidup mereka dan kembali harmonis.
"Yaang anak kita kasih nama siapa..?"tanya Edo yang menggendong bayinya
"Mas aq mau kasih nama dia Evelin Putri Edo Ivansyah. sama dengan namamu boleh ya mas..ini kan anakmu.."Aqilla tersenyum bahagia
"Ya namanya cantik mas suka..besok mas urus suratnya.."Edo setuju dengan namanya
Edo sudah satu bulan mengurus surat tapi dari pihak Rw dikompleknya belum mau memandatangi suratnya sedang dari orang tua bayi Nisa dan orangtua Nisa udah bertanda tangan dan hal itu membuat Aqilla dan Edo sedih karna putri kecilnya belum dikasih nama.
"Sabar nak..besok ibu ayah yang akan minta tanda tangan dan menyakinkan Pak Rw atas dasar apa tak mau tandan tangan sedang kan suratnya udah kumplit"kata ibu yang menggendong cucunya
"Dia bilang gak mau ada tuntutan hukum..nantinya jika ibu kandung Evelin datang bu.."Edo menceritakan kata Pak Rw yang dia datangi
"Udah jelas disurat dia janji gak akan ambil.lagi dan udah ada materai dan dari kedua orang tua.Nisa juga udah tanda tangan diatas materai..itu alesan dia saja..besok ayah yang kesana kamu siapkan syukuran nama buat anak kamu..kasian dia..belum dikasih nama udah satu bulan lebih dan tetangg juga nunggu acara syukuran anak kalian.."Ayahnya kesal pad Rw mereka
"Yah yah..besok ibu dan ibuku dan adik2ku yang bantu Aqilla menyiapkan syukuran.."Jawab Edo dan berangkat kerja
"Anak papah yang cantik jangan nakal yah..papah kerja dulu.."Edo mencium Evelin putrinya
__ADS_1
"Yaang nanti pulangnya beli susu yah..udah mau habis..."minta Aqilla dan mencium tangan suamimya.
Penantian pemberian nama untuk bayi Edo dan Aqilla sudah usai karna ayah ibu sudah berhasil meminta tanda tangan dari Pak Rw mereka dan segeran acara syukuran dibuat yang ditunggu oleh para keluarga dan tetangga yang ikut senang dan bahagia dengan bayi cantik Aqilla dan Edo.
"Kami mengumumkan cucu cantik kami dari pasangan anak kami Edo dan Aqilla yang telah diberi Evelin Putri Edo Ivansyah..kami minta doa semoga cucu kami Evelin jadi anak sehat pintar dan jadi kebanggaan dan berbakti pada anak kami..amin"Ayah Edo mengumumkan dan mendoakan Evelin cucunya
"Amin "jawab mereka serentak memberi selamat pada Edo dan Aqilla dan mendoakan dan mencium Evelin dalam gendongan Aqilla
Aqilla tak henti2nya tersenyum bahagia membuat suaminya juga ikut bahagia karna dia merawat dan mejaga Evelin dengan baik dan hati2 dan sayang seperti anak kandungnya dan membuat Edo cemburu karna gak diperhatikan lagi dan dilayani lagi.
"Yaang kamu lupa punya suami,sibuk dengan anak kita tapi aq gak dibuati makanan..hampir tiap hari mie dan ceplok telor..kamu gak mau masak.."Edo ngambek
"Cemburu sama anak sediri menyedihkan.."Sindir Aqilla
"Habisnya kamu.gak peduli lagi denganku..jangankan makan..aq sentuh aja kamu bilang ngantuk cape..entah apalagi alasanya.."Edo ngeluh
"Mas Edo kan kerja yaang..hari ini libur mas gantiin jaga Evelin tapi masakin mas..mas kangen masakan istri.."minta Edo dan mengambil Evelin dari gendongan Aqilla
"Hati2 yaang..mau dimasakin apa..?"Aqilla masuk dapur
"Terserah kamu aja yaang..apapun yaang kamu masak mas suka.."Edo mengayun2 Evelin untuk tidur
Aqilla masak satur kacang panjang dan goreng ayam dan menyajikan dia meja makan dan memanggil suaminya yang masih menggendong Evelin.
"Yaang udah matang..makana dulu sini Evelin aq tidurin dikamar..udah mulai ngantuk.." Aqilla membawa masuk Evelin
"Yaang setelah makan bikinin susu yah..biar bangun udah agak dingin.."minta Aqilla
"Yah yaang."jawab Edo melahap habis nasi dipiringnya
__ADS_1
"Masakan istri memang luar biasa gak ada tandingannya..hah kenyang.."kata Edo tersenyum kenyang
"Bikin susu nanti istri ngomel.."bisik Edo
Edo membuat susu yang takarannya udah diajarin Aqilla dan membawanya kekamar dan melihat anaknya tidur lelap dan Aqilla melipat baju suaminya yang udah kering dan ditaruh dikranjang karna belum sempat dirapikan.
"Yaang turunin iih main gendong aja.."Edo menghampiri istrinya dan merebahkan istrinya disofa karna diranjang mereka Evelin tidur
"sssseet jangan keras2 yaang nanti Evelin bangun,mas gak tahan lagi..ini tegang terus.."Edo minta jatah dan menunjukan juniornya yang tegang dan Aqilla gak menolaknya karna dia udah lama gak beri jatah suaminya.
"Dasar mesum..udh punya anak aja masih mesum juga.."Aqilla mencubit hidung suaminya
"Gak tahan "Edo melepas baju istrinya
Edo mencium dan ******* seperti yamg sering dia lakukan pada dua gunung istrinya yang masih terlihat perawan karna belum pernahelahirkan dan menyusui anak dan memainkan V Aqilla untuk menimbulkan daya rangsang istrinya dan gak bisa menahan dan akhirnya Aqilla puas dengan permainan suaminya yang gak bisa lama karna itu untuk memuaskan istrinya dia mengulang dan minta lagi agar istrinya dapat kepuasan dan memainkan V yang merupakan kelemahan istrinya.
"Udah mas..udah dua kali..aq udah puas mas..lemas..anak kita bentar lagi bangun.."Aqilla menolak suaminya yang minta lagi.karan satu bulan lebih nganggur gak dikasih jatah.
"Sekali lagi yaang..anak kita masih tidur..ayolah tegang lagi.."Edo masih mencium dan meraba istrinya meski mereka sudah mandi keringat
"Yaaang pelan2 aaaakh...aakh.."Aqilla mendesah dan Evelin terbangun tapi dia tak menangis seperti dia tau kalo papahnya merindukan mamahnya
"yaang lepas jangan di goyang lagi anak kita bangus.."Aqilla memukul kecil dada suaminya
"Anak kita tau yaang papahnya rindu mamahnya..."Edo mengencangkan goyangannya dan mengocoknya didalam V istrinya
"Aaaakhk...aaaakh eememm"desahan Aqilla makin keras karna hentakan suaminya makin kenceng
"aaakh yaang makasih sayaang"cairan putih keluar dan membuatnya tersenyum bahagia karna udah lama dia menahannya.
__ADS_1