
Kakek Dodi datang kerumah sepulang kerja untuk menjemput cucunya Evelin dan Alinna yang akan menginap atas permintaan nenek Rahayu yang merindukan cucunya yang udah dianggap anak kandung Edo dan wajah Evelin juga hampir mirip dengan Edo yang hidung mancung, beralis tebal, bibir tipis dan rambut lurus dan kulit putih seperti Evelin yang tumbuh cantik.
"Apa kalian udah siap, bawa buku dan seragan sekolah buat sekolag kalian nantinya? "tanya Kakek Dodi yang duduk sama kakek Akbar
"Udah dong kek, kakak yang siapin semua.."Alinna duduk dipangkuan kakek Dodi
"Cucu kakek yang cantik ini gak bisa sendiri yah..? "kakek Dodi mencium kening Alinna
"Kan udah ada kakak kek lagian kakak yang tau semuanya.. "Alina yang selalu diurus oleh Evelin
"Dhek kamu belajar apapun sendiri jangan kakak kamu terus, kamu udah besar.. "Kakek Akbar pada Alinna
"Dedek kan masih kecil, kakak kan udah besar dan kakak adalah kakakku.."jawab Alinna
"Iya tapi kalo kakakmu kuliah diluar kota kamu bingung sendiri karna gak biasain diri dimanja kakakmu.. "nenek Maria juga menasehati
"Ya aq ikut kakak kuliah ditempat kuliah juga ada sekolah anaknya.. "Alinna yang gak mau pisah
"Kakak kamu jangan mau disuruh adikmu, biarin dia mandiri biar gak tergantung terus sama kamu.. "Aqilla pada Evelin
"Mah gak pa2 sama adik sendiri.. "Evelin duduk disamping kakek Akbar
"Ya tapi kamu terlalu memanjakan adikmu kak, jadi adikmu gak bisa apapun.. "nenek Maria yang juga duduk dekat Evelin dan merangkulnya
"Iya nek kakak akan mengajari dhedek.."Evelin mengangguk
"Kakak jangan jahat sama dhedek.. "Alinna ngambek
"Kakakmu gak jahat dhek tapi kamu harus belajar dari sekarang jangan apa2 kakakmu, kasian kakakmu juga banyak pelajaran dan sibuk belajar sendiri kamu yang ganggu kakakmu.. "Aska juga mau Alinna bisa seperti Evelin yang mandiri
"Dhedek masih kecil jadi kakak harus bantu dhedek.. "jawab Alinna
"Itu bukan bantu tapi kamu lebih banyak nyuruh kakakmu dan itu namanya kamu gak sayang sama kakakmu.. "Kakek Akbar juga ikut menasehati
"Dhedek sayang sama kakak.. "Alinna nangis
"Iya.. iya dhek,kakak juga sayang sama kamu dan Aksa udah jangan nangis.."Evelin pada Alinna
"Kakek Dodi ayo kita pergi kerumah kakek sekarang.. "rengek Alinna yang ngambek
"Dhek kamu gak cium papah mamah dan nenek kakekmu dulu sama seperti kakakmu?"Aska pada putri bungsunya
__ADS_1
"Gak mau.."Alinna ngembek dan menarik tangan kakek Dodi
"Dhe, aq pulang dulu yah bawa anak-anak.."kakek Dodi pada kakek Akbar
"Yah mas, hati-hati.."kakek Akbar mengantar sampai mereka masuk mobil.
Kakek Dodi dan dua cucunya segera pulang karna udah ditunggu sama nenek Rahayu dan tante adik dari Edo dan anak-anaknya yang selalu bermain bersama dan komunikasi dengan Evelin lewat Hp.
"Nenek kakak dan dhedek datang.. "Alinna yang bersuara memenuhi rumah nenek Rahayu
"Iya sayaang, kamu makin cantik aja dhek.."sambut nenek Rahayu memeluk cucunya dan mencium keningnya
"Iya dong nek kan aq sama dengan kakak.."Alinna tersenyum
"Nek apa kabar..? "Evelin mencium telapak tangan Nenek Rahayu
"Baik sayaang, kamu makin sama mirip papah Edo.. "Nenek Rahayu terharu melihat Evelin tumbuh remaja cantik dan sama dengan Edo
"Iya dong nek,kakak kan anak papah Edo.."jawab Evelin
"Anak papah Aska kak.. "Alinna yang masih belum ngerti dan buat mereka tersenyum
"Iya sayang, keponakanku yang cantik kamu cuby dan cute.. "Evi memeluk Alinna dan mencium pipi cuby Alinna
"Habisnya ini pipi atau bapao.. "ledek tantenya buat merek tertawa
"Bukan pipi bu tapi kue samir.. "ledek anak Evi Angga yang lebih tua dari Evelin dua tahun karna udah SMA
"Kakak sukanya ejek dhedek kek.. "Alinna memeluk Kakek Dodi yang selalu membelanya
"Angga jangan ejek adikmu.. "kakek membalas pelukan cucunya
"Dhedek dan kakak sama nenek,masuk kamar bawa koper kalian, kakek mau mandi dulu.."kakek yang pulang kerja jemput Evelin dan Alina
"Iya kek.. "jawab Alinna menarik koper kecilnya
"Dhek sini kakak bantu bawa koper kalian.."Angga menyesal mengejek Alinna
"Nah gitu dong baru kakakku yang tampan"jawab Evelin
"Bukan koper kamu, tapi adikmu ha. ha . "goda Angga buat Evelin menekuk wajahnya
__ADS_1
"Dasar kakak pilih kasih.. "Evelin masuk menarik kopernya buat mereka tertawa karna melihat wajah cemberut Evelin.
Suasana rumah Edo jadi ramai dan ketiga tantenya dan anak-anak sering ikut dan kumpul dan menginap karna ingin dekat dan menemani Evelin dan alinna agar betah dirumah Edo yang nantinya jadi milik Evelin atas permintaan Edo.
"Keponakan tante sangat cantik pasti disekolah banyak yang suka..? "tanya Elfira anak ketiga nenek Rahayu dan kakek Dodi
"Gak tau tan, kakak juga gak peduli fokus belajar biar pintar dan jadi dokter kaya papah dan kakek Akbar agar bisa rawat kakek DOdi dan nenek yah nek.. ?"Evelin yang sayang pada orangtua Edo
"Iya sayaang, kan nenek dan kakek akan ikut kamu nantinya jadi kamu yang rawat nenek dan kakek.. "nenek Rahayu merangkul Evelin yang duduk disampingnya
"Tentu saja nek, kakak yang akan mengurus nenek dan kakek.. "hjawab Evelin
"Jangan bosen kalo kakek udah tua nanti ya kak.. "kakeh Dodi pada Evelin
"Tidak dong kek, kakak sayang banget sama kakek dan nenek.. "jawab Evelin
"Iya kami semua juga sayang sama cucu-cucu yang cantik ini.. "Alinna yang selalu bersandar pada kakek Dodi
"Kakek kalo udah besar nanti dhedek boleh tinggal disini sama kakek? "tanya Alinna iri
"Tentu saja boleh sayaang kamu kan cucu kesayangan kakek.. "Kakek mencium pipi Alinna
"Iya dhedek juga sayang sama kakek.. "Alinna balas cium pipi kakeknya
"Kita makan dulu tante Eva dan tante Evi yang masak kesukaan kalian.. "nenek Rahayu
"Tante ada ikan laut santan gak, kakak pengin makan ikan santan.. "Evelin yang sama kesukaannya dengan Edo
"Spesial dong buat Keponakan tante yang cantik udah ada diatas meja makan sayang.." Eva merangkul Evelin
"Makasih tante, tante baik deh.. "rayu Evelin
"Kamu paling bisa merayu tante.. "Eva gemas dan mencium pipi Evelin dan Alina
"Tante apa sop kesukaan Dhedek juga ada..?"tanya Alinna
"Spesial juga buat kamu sayaang, sop iga kesukaanmu.. "Alinna tersenyum
"Makasih tante cantik.. "Alinna memeluk Eva
"Kok. cuma tante Eva yang dapat peluk dan cium, tante Evi juga ikut masak loh..? "Evi iri adik kedua Edo dan Eva adik pertaman Edo
__ADS_1
"Iya maaf tante cantik.. "Evelin memeluk Evi dan mencium pipi Evi dan Alinna juga mengikuti Evelin.