
Edo kembali kerumahnya dan membahas kesiapan Aqilla yang udah menyetujui untuk menikah. Kelurga Edo tertua mencari hari baik dengan mecocokan tanggal lahir mereka karna dengan tradisi jawa dan orang2 jawa yang memperhitungkan tanggal lahir dan weton mereka.
"Do kamu hubungi keluarga Aqilla besok sore kita kerumahnya untuk menentukan tanggal pernikahan kalian.."minta Rahayu setelah membahas dengan keluarga besar
"ya bu.."Edo menghubungi ayah Aqilla dan dia sudah menebak apa yang akan dibahas apa lagi bilang keluarga tertua yang datang meski Aqilla belum bilang karna masih sibuk kerja.
"ya Do ayah udah paham..kami juga akan mengundang tertua kami karna ayah juga belum pernah,ayah nanti minta dampingan yang lebih tua"jawab ayah mengerti maksud keluarga mereka
Ayah pram membicarakan pada kaka tertuanya yang udah tiga kali menikahkan anaknya dan kaka tertua dari ibu Aqilla yang sama udah menikahkan dua anaknya.
"de kamu siapkan makanan untuk menyambut mereka,mereka akan datang menentukan hari H mereka nikah.."kata kaka ayah Pram
"iya mas..sesuai janji Aqilla satu tahun kerja,ini udah lewat dua bulan mungkin Edo yang memintanya.."jawab ayah Pram
"dia udah umur,baik dan mapan gak perlu ditunda..ini hal baik..lebih cepat lebih baik.."kaka ibu Aqilla yang menerima lamaran Edo untuk Aqilla
"Aq gak tau Aqilla setuju atau tidak karna aq belum bilang padanya kalo keluarga Edo akan datang,dia masih kerja dan pulang malam tidur..ibu Aqilla yang akan menanyakan sama Aqilla.."ayahnya yang cemas Aqilla akan menunda lagi
"jagan buat Edo nunggu lagi..dia udah lama nunggu..mau tidak mau Aqilla harus udah siap..dulu anak2 mas juga nikah seumuran Aqilla bahkan lebih muda..apa lagi Edo sangat baik dan tidak mempunyai keburukan..rugi kalo menolaknya.."saran kaka ibunya
"kamu harus tegas sama anakmu..kasian Edo..jangan buat dia nunggu dengan sifat kekanak2kan anakmu.."kata kakanya yang tau Aqilla masih merengek nangis dan manja
"ya mas aq yang akan menerima dan menasehati Aqilla..karna kami juga udah siap menikahkan mereka..Edo jug udah siap.."jawab ayah Aqilla
Aqilla pulang kerja larut malam dijemput Edo dan sengaja kedua orang tua Aqilla menunggu Aqilla pulang.
"ayah sama ibu belum tidur tumben.."?tanya Aqilla karna biasanya mereka tidur da dimanfaatkan Edo untuk mencumbui Aqilla
"ayah dan ibu sengaja menunggumu pulang.."jawab ayah yang duduk didepan Tv bersama istrinya dan adik2 udah tidur dikamar masing2
"ada apa sih yah..bikin takut aja..?"tanya Aqilla yang meresa jantungnya berdetak cepat
__ADS_1
"Do kamu duduk disini aja jangan disitu sendirian..ayah juga mau bicara sama kamu.."minta ayah
"ya yah.."Edo duduk disamping Aqilla
"ayah mau tanya La kamu udah siap nikah sama nak Edo..?besok keluarga nak Edo datang membicarakan hari dan tanggal pernikahan kalian.."Ayah memberitahu anaknya
"Terserah aya aja.."jawab Aqilla yang sebenarnya masih ragu
"bukan itu jawaban yang mau.."ayahnya agak maksa karna dia mandang Edo cemas dengan jawaban Aqilla
"yah Aqilla udah siap tapi Aqilla takut yah.."jawaban Aqilla jujur
"kenapa takut yaang..?"tanya Edo ingin tau
"karna Aqilla nikah muda trus kalo mas Edo selingkuh bosan sama Aqilla yang kaya anak kecil malas gimana..tuh yah Rida sakit hati karna kelakuan sumainya yang ketahuan main perempuan dibelakang Rida..Rida tadinya bertahan karna anak tapi dia gak kuat katanya dia mau minta cerai..gimana coba nasibnya masih muda punya anak jada janda.."jawab Aqilla yang membuat ayah ibu dan Edo tersenyum
"itu ayah dan ibu gak bisa jawab..yang bisa jawab calon suamimu.."kata ayah
"Edo udah jelaskan sama Aqilla kalo Edo gak mungkin kaya gitu..tapi Aqilla paranoid karna rumah tangga temannya.."jawab Edo mengusap rambut Aqilla karna gemas
"ayah dan ibu percaya Do..makanya kami setuju.."jawab ayahnya melihat kejujuran Edo
"Aqilla masa kamu belum percaya sama nak Edo..kalian udah saling kenal 6tahun lebih dari kamu masih kecil di SMP."ibunya yang menyakinkan anaknya dengan kesetiaan Edo
"percaya gak percaya yah bu..dia aja masih akrab sama itu..bilangnya teman..Aqilla gak percaya.."jawab Aqilla kesal dan cemburu karna dia buka Hp Edo sering mengajaknya makan dan minta diantar dan dijemput sama Edo meski Edo menolaknya
"oh jadi ceritanya anak ibu cemburu..gimana tuh nak Edo..?"tanya ibunya tersenyum dengan sifat kekanak2kan anaknya
"gak cemburu..tapi ibu coba deh lihat Hp mas Edo..dia sering minta jemput diantar pulang dan makan siang.."Aqilla mengambil Hp Edo dari saku bajunya
"Yang dimaksud Aqilla Mutia yah bu,rekan kerja Edo dilapangan,kami dekat sebatas kerja dan karna dia anak bos kami dengan om jadi kadang gak enak nolak..karna aq dan om kerja sama ayahnya dia..tapi aq sering nolak koh yah.."Aqilla menjelaskan jujur
__ADS_1
"ya pantas aja Aqilla cemburu,kalo kamu nrima ajakan dia..karna awal perselingkuhan awalnya dari itu berangkat pulang sama2 makan dan akhirnya deket dan gak bisa jauh dan selingkuh.."ayahnya yang membela anaknya
"ya mana tau apa yang kalian lakukan karna aq gak bersamamu..dan mau atau tidak juga Aqilla gak tau karna banyak modus..yah diundur ajalah gak jadi nikah..aq gak mau senasib sama dengan Rida.."Aqilla gak mau seperti temannya
"Yaang jangan gitu kita akan tetap nikah..dan yah Edo paham akan hal itu tapi gak mungkin selingkuhin Aqilla..Edo sayangnya cuma sama anak ayah..Edo akan keluar aja biar Aqilla tenang dan hubungan kami baik..Edo besok bicara sama om.."Edo lebih memilih mundur kerja dari pada Aqilla selalu curiga dan cemburu
"gak perlu gitu juga Do..itu kerjaan baguskan..kalo kamu bisa jaga batasan jaga diri dan jaga perasaan dan bisa jaga kepercayaan kami..ya gak pa2 kerja aja.."ibunya yang merasa sayang dengan kerjaan Edo
"gak bu..besok aq keluar aja dan cari kerja lagi..bisa minta sodara juga..karna sodara ayah kerjanya dibidang sama..dari pada Edo dicuekin dan dicurigai sama Aqilla terus..gak enak rasanya bu.."Edo tersenyum karna cubitam Aqilla
"tapi dari cerita Aqilla dan kamu membenarkan dan juga dari Hpmu..ayah rasa dia suka sama kamu Do..itu benarkan Do..?"tanya ayahnya dan Edo melirik Aqilla yang membuang muka
"ya mungkin yah..karna dia pernah bilang suka tapi Edo menolaknya dan Edo juga bilang Edo udah tunangan dan akan menikah.."Edo jujur
"udah ditolak tapi masih mendekati kamu kan..?"tanya ayah lagi memastikan buat anaknya tak sakit hati nantinya
"jangan diam aja..jawab ya..gitu..dan kamu menikmati dia mendakati kamu..kan?"Aqilla kesal dan Edo tersenyum
"ya tapi Edo menghindarinya dan menolaknya.."jawab Edo
"keluar aja Do ayah setuju..awal nolak tapi yang ditolak tetap ngotot lama2 kamu menyerah juga.."ayahnya cemas
"biar aja yah..Aqilla gak mau nikah sama mas Edo..kita putus aja..Aqilla masih cantik yang suka sama Aqilla banyak dan jauh dari mas Edo dalam hal segalanya.."Aqilla membalas Edo
"Mas Edo akan keluar,kamu juga tuh deket sama atasan kamu kan diajak makan dan tiap hari lengket ngobrol..dikira mas Edo gak tau..?"Edo membalas Aqilla karna dia dengr dari adikya
"dia atasanku..aq gak bisa nolak..bisa2 dipecat.."Aqilla paham siapa yang memberitahu Edo
"sama aja itu Aqilla..nak Edo juga gak bisa nolak karna dia anak bosnya..biar adil kalian berhenti aja kerjanya..biar Edo yang cari kerj lain..kamu ibu rumah tangga diam dirumah nunggu suami pulang kaya ibu.."ibu menengahi perdebatan mereka
"setuju bu..aq udah sering minta Aqilla keluar kerja..biar mas Edo aja yang kerja tapi ngeyel deket sama karyawan cowo dan atasan.."Edo yang tidak senang dengan kedekatan Aqilla dengan cowo lain
__ADS_1
"aq gak mau keluar..kita nikah aq masih kerja..atau batal..itu aja.."Aqilla ngancam
"nikah."Edo nyerah karna gak mau diundur2 lagi.