Rasa Yang Tak Hilang

Rasa Yang Tak Hilang
Lamaran


__ADS_3

Permintaan Fitri untuk mengantarnya kerumah sakit karna anaknya Fita sakit tifus membuat Fitri tak bisa menerima atau membalas chat Aska sedang keluarga besar Aska dan keluarga besar Edo sudah berkumpul sama dirumah Aqilla dengan semua barang dan persiapan lainnya.


"Gimana Ka apa udah dibalas..?"tanya ibu Aqilla


"Belum bu.."jawab Aska cemas dan gelisah karna sore ini dia datang melamar


"Ka kamu udah ngomong sama Aqilla kan kalo mau melamar dia dan kita datang..dan kamu udah kasih kado yang mamah kasih buat dia..?"tanya mamahnya


"Maaf mah aq gak bilang karna aq buat dia kejutan dan hadiah udah aq kasih untuk dipake itu aja mah.."Aska ingin membuat kejutan dan gak ingin Aqilla pergi seperti yang orang tua Aqilla bilang


"Aqilla pulang malam dan saat ibu kerumah dia udah pergi lagi tapi kemana..coba Ka kamu hubungi teman2 Aqilla.."Ibunya takut Aqilla kabur dan bikin malu lagi


"Fitri gak dibalas gak diangkat dan rumah makannya juga tutup,Sinta dan Rida gak tau Aqilla dimana...kita tunggu aja yah ini juga masih jam 5 sore.."Aska berharap Aqilla kemblai dan yakin Aqilla akan menerimanya.


"Kamu sih Ka pake acara kejutan segala..mana Aqilla tau..kita ada disini.."mamahnya ikut gelisah


"Sabar mah ,jangan buat Aska gelisah dan tambah cemas.."Aska masih sibuk


"Kalo dirumah ayah gak mungkin..rumah udah dikunci..kalo biasanya iya Aqilla dan Evelin nginap kalo kabur karna mau dilamar nginap dirumah ibu sama bapak..tapi tadi kita kesini kita cek kamar Edo gak ada..dan udah dikunci.."kata ayah Edo juga ikut khawatir


"Sabar Ka kita tunggu disini..bentar lagi Aqilla ngangkat Hpnya..dia aktif mungkin lagi dijalan.."Ibu Edo menenangkan Aska yang mondar mandir.


Mereka masih menunggu hingga satu jam dan waktu magrib ada suara mobil yang datang dan suaranya ada disamping rumah Aqilla.


"Itu suara mobil mba Aqilla bu..itu pasti mba Aqilla.."Alisa berlari keluar rumah Aqilla


"Mobil..?Aqilla bisa pake mobil..?"tanya Aska terkejut karna yang dia tau dirumah Aqilla gak ada mobil karna garasi disamping rumah selalu ditutup dan Aqilla juga gak pernah cerita


"Dulu merek beli saat Edo masih sehat Ka..dan Edo yang mengajari istrinya.."Ayah Edo memjawabnya


"Ya bu,mba Aqilla sama Evelin yang pulang.."Alisa mengabari merek


"Alhamdullilah.."Mereka tersenyum dan berjalan keluar rumah melihat Aqilla maju mundur memarkirkan mobil


"Kiri sedikit La..mundur..cukup."Aska membantu mengarakan seperti tukang parkir


"Papah.."Aqilla keluar dari mobil berlari memeluk Aska


"Kalian semua ada disini dan pakaian kalian rapih amat..cantik dan cakep."Aqilla terkejut semua berkumpul dengan pakaian rapih dan keluarga Aska dan Edo sama

__ADS_1


"Wah..wah..baju aja samaan mau kondangan dimana..atau barusan kondangan yah..?"tanya Aqilla lagi mencium tangan orang tua Edo dan orangtua Aska


"Masuk dulu La..kamu itu dari mana sih..lama mereka nunggu kamu HP mu mana mereka menghubungimu..?."ibunya merangkul anaknya


"Aq tadi nganter anaknya Fitri bu masuk rumah sakit dan HP ketinggalan di mobil"Aqilla menjawabnya


"Alfin dan Alisa bawa makanan kesini..tau kita dirumah saya saja karna makanan yang aq siapkan dirumah saya.."pinta ibu Aqilla


"Yah sebaiknya dirumah orangtua karna minjin doanya sama orang tua..kita kerumah ibu saja kan dekat jadi gak perlu dibawa kesini..kita yang kesana.."Papah Aska dan rombongan kerumah pak Pram ayah Aqilla.


"La kamu mandi dandan cantik pake baju yang mamah kasih yah sama Evelin..mamah tunggu dirumah Ibumu..jangan lama2.."Mamahnya yang udah gak sabar


"Mas kamu gak ikut kerumah..mau tunggu disini..?"tanya Eva adik pertama Edo


"Yah de mas Aska tunggu disini aja..takutnya Aqilla kabur lagi..nanti bikin pusing.."kata Aska membuat keluarga keluar rumah Aqilla sambil tertawa


"Ada apa sih ini..siapa yang mau kabur..aq mau mandi.."balas Aqilla berjalan kekamar mandi dengan Evelin


"Papah tunggu Elin ikut kondangan.."Teriak Evelin dalam.gendongan Aqilla


"Yah sayang papah tunggu sini cepat yah.."balas Aska


"Thok..thok.."La lama banget sih La..lagi ngapain sih..buruan La.."Edo mengetok pintunya gak sabar


"Yah bentar..kamu tolong aq pakein baju Evelin dulu aq pengin beol.."Aqila masih peka haduk dililitkan dibandanya dan masuk kamar mandi lagi


"Ya Tuhan sabar..." balas Aska yang melihat Aqilla masih pake haduk belum siap.


"Pah kita mau kondangan jauh yah..?"Tanya Evelin dan Aska mengangguk dengan memakaikan baju Evelin


"Ka boleh minta tolong ga..?"Aqilla dari dalam kamar mandi


"Yah apa..?"Aska masih menyisir rambut Evelin


"Ambilin pembalut didalam dilemari bagian atas dikotak..sekalian kacama hitam dan penutup hidunya.."Pinta Aqilla yang lemas karna selain perutnya mules dicelana dalamnya ada noda darah haid


"Baru kali ini aq disuruh cari pembalu.."Aska tersenyum memegang pembalu wanita


"La ini buka pintunya.."Aska mengetuk pintu dan Aqilla membuka sedikit pintunya

__ADS_1


"Mana kacamata hitamnya sama penutup hidungnya..?"Aqilla terlihat pucat dan itu udah biasa bagianya saat haid dengan menutup hidungnya


"Kami keluarlah pake disana..biar aq yang cuci..nanti kamu pingsan udah pucat gitu.."Aska nylonong masuk


"Ka gak usah..biar aq aja..aq ambil kacamata dan penutup hidung,itu cuma sedikit aq kuat.."Aqila berjalan menghampiri lemar


Aska gak sabar dan mengambil celana dilantai dan menguceknya dengan tanganya dan dikasih sabun,Aqilla kembali kekamar mandi udah bersih.


"Ka kamu mencucinya..?"tanya Aqilla terbata malu


"Udah bersih..aq nanti minta upahnya.."jawab Aska menjemur celena dalam Aqilla digantungan dalam kamar mandi.


"Upah..maksudnya uang..tapi kan uangmu banyak..aq belum gajian.."Aqilla bingung


"Kami sengaja mengodaku..?"tanya Aska mendekati Aqilla dan Aqilla mudur


"Siapa yang menggodamu,jangan macam2 ini kamarku dan itu Evelin melihat kita.."Aqilla memegang erat lilitan haduknya


"Dari tadi masih setengah telanjang cuma pake handuk aja..itu namanya apa kalo bukan menggoda..?"Goda Aska merangkulkan tangannya dipinggang Aqilla


"Ini mau pake baju..kamu keluar dulu..Evelin bawa.."Aqila mengibaskan tangan Aska dengan muka merah malu.


"Ya..cepatlah aq tunggu,jangan lupa upahku.."Aska menggendong Evelin keluar dengam semyum jail.


"Mas lama banget sih..mereka udah gak sabar..?"Evi datang menghampiri Aska dan Evelin


"Kalo mas udah nikah sama dia mas akan memandikan dan memakaikan baju biar cepat..nih mas aja sampe ngakar gak keluar2 dari kamar..kamu de yang panggil.."Dengus Aska bersandar disofa


"Bener2 mba Aqilla apa tidur yah.."Evi mengetuk pintu dengan gak sabar


"Mba cepet mba nanti kita ketinggalan kereta.."Evi berteriak karna kesal udah nunggu lama


"Iya udah selesai.."Aqilla keluar dengan cantik dan angun dengan gaun mereh maron senada dengan kemerja Aska dan dengan rambut dikerly bagian bawahnya lengap dengan heel dan tas kecil.


"Mba gak usah bawa tas..buat apa..?"Evi tersenyum


"Kondangan ya pake tas gimana sih kamu Vi.."Aqilla merapihkan bajunya


"Mas..?"Evi bingung dan Aska mengisyaratkan dengan telunjuk di mulutnya dan Evi mengangguk.

__ADS_1


__ADS_2