Rasa Yang Tak Hilang

Rasa Yang Tak Hilang
Penjelasan Billy


__ADS_3

Aska merangkul istrinya masuk kekamar dan meredam emosi istrinya dengan memeluk cium istrinya diranjang yang sedih memikirkan Evelin.


"Yaang kamu pake lygerly yah..aq bantu"Aska yang suka melihat isi tubuh istrinya saat tidur


"Yaang jangan malam ini.. "Aqilla merasa geli dengan sentuhan suaminya


"Aq maunya tiap malam kamu pake.. "Aska melepaskan baju istrinya


"Yaang kamu mesum banget..pake selimut aq malu kelihatan gini.. kalo ada orang yang liat gimana? "Aqilla menarik selimut


"Tidak ada yang boleh liat karna hanya aq yang melihat tubuh istriku dan akan aq bunuh yang berusaha melihat tubuh istriku"Aska meraba istrinya dan membuka selimutnya


"Yaang pintunya udah dikunci..? "Aqilla takut ada yang masuk


"Udah yaang, diamlah san nikmati setuhanku"Aska mengerayangi tubuh istrinya dengan mencium dan mejelahi tubuh istrinya dari atas sampai ujung kakinya


"Aakh yaang geli.. "Aqilla menggeliat dan menikmati setuhan suaminya


"Mau sekarang yaang.. "Aska membuka baju tidurnya dab celana dalamnya dan terlihat juniornya berdiri tegak dan keras


"Pelan2 yaang.. udah kamu makan siang tadi"Aqilla mengingat kan suaminya karna dia gak bisa menolaknya dengan setuhan suaminya yang membuatnya bergairah


"Aaakh I love u yaang,"Aska memasukan juniornya dan menghentakannya pelan dan intents hingga istrinya kelelahan melayaninya


"Belum keluar juga yaang, aq cape yaang aaakh"Aqilla kelelahan dan medesah meremas selimutnya yang menutupi bagian bawah mereka bersatu mengikutin gerakan Aska naik turun.


"Tahan yaang aakh.. "Aska sengaja membuat lelah istrinya agar bisa tertidur lelap tanpa memikirkan masalah dan karna Billy dan Rendy Sinta akan pulang dan datang kerumahnya yang akan buat Aqilla sedih lagi dan marah.


"Aaakh.. aaaakkh yaaang"Aqilla menahannya yang mulai terasa sakit diselangkangannya


"Aakh aq sangat mencintaimu yaang"Aska mengeluarkan cairannya dan masih menanam sebuah juniornya hingga keluar sendiri


"Yaang lepas berat ini.. "Aqilla kelelahan dan Aska tersenyum dan menyelimuti istrinya


"Yah yaang udah dikasih jatah keluar sendiri tuh yaang"Aska iseng minta Aqilla melihatnya


"Kamu itu mesum banget yaang aq sampe gak kuat"Aqilla dengan keringat membasahi tubuhnya

__ADS_1


"Hanya denganmu istriku yang cantik"Aska mengelap keringat istrinya


"Tidur sayaang.."Aska memeluk dan mengusap kepala istrinya dan Aqilla terlelap tidur.


Aska perlahan turun dari ranjang dan masuk kekamar mandi membersihkan diri dan memakai baju tidurnya dan turun perlahan keluar dari kamarnya dan duduk diruang tamu menghubungi Rendy.


"Udah sampai mana Ren.. kamu kerumahku dulu.. penting? "tanya Aska pada Rendy


"Yah ini udah didepan gerbang rumahmu buka lah"Rendy mematikan Telefonya


Aska berjalan keluar dan membuka pintu gerbangnya dan mereka masuk dengan taxi karna mobil Rendy ada dirumah Aska.


"Masuklah tapi jangan buat keributan karna Aqilla sedang tidur.. kita bicara diruang tamu"Kata Asks gak mau istrinya bangun dan sedih melihat Billy yang datang untuk Evelin


"Ada pa Ka..? "Tanya Rendy bingung tapi Billy udah bisa menebaknya


"Billy yang akan jelaskan pada kalian dan kamu Sin tolong bangunin Rara dan ingatkan dia untuk tidak keras2 dan tidak membuat keributan karna aq gak mau istriku bangun dan dia sedih kita bicara kebenaran"Sinta berjalan Membangunkan Rara


"Billy apa hubungannya Ka..? "Rendy bingung dan Rara berjalan cepat diikuti Sinta


"Plaaak"Rara menampar suamiya


"Kita bicara baik2 De, dan jangan buat keributan kamu tau de istriku kan tadi.. dia sendang tidur aq gak mau dia sedih, marah, kesal dan banyak pikiran "Aska mengingatkan lagi


"Sebenarnya ada apa ini dan apa salah Billy Ra.. ?"tanya Sinta yang tak tau dan bingung


"De kamu duduk kita bicara baik2"Minta Aska lagi takut istrinya bangun


Mereka duduk diruang taku jauh dari kamar Aska dan Aqilla gak bisa mendengar apalagi posisi kamarnya diatas dn pintunya tertutup.


"Kamu jelaskan Billy kenapa istrimu jauh2 kesini dan datang marah2 dan hampir saja dia menampar istriku karna salah paham"Aska medesak Billy


"Aq minta maaf Ra,dan juga kamu mas Aska karna masa laluku buat mba Aqilla sedih dan jadi sasaran Rara.. "Billy membuka suaranya


"Aq ayah kandung Evelin.. "Billy mengakuinya buat Rendy dan Sinta terkejut dan Rara menangis


"Apa maksudnya ini? "Rendy kecewa

__ADS_1


"Aq dan Nisa dulu sewaktu SMA kami pacaran dan berhubungan, Nisa hamil anakku tapi karna keluargaku tidak mengijinkan aq menikah dan tidak merestui kami yang masih duduk dibangku sekolah aq minta Nisa menggugurkan kandunganya dan aq meninggalkan dia karna aq dikirim keluar negeri sekolah dan hingga kuliah dan mereka menjodohka aq dengan Rara"Cerita Billy


"Tapi kenapa kamu tidak cerita sebelumnya padaku dan keluargaku..? "tanya Rara smbil nangis


"Aq juga gak tau kalo Nisa mempertahankan kandungannya sampai dia diusir oleh orangtuanya dan seorang diri melahirkan anak kami dan memberikan pada mba Aqilla,karna yang aq tau dia mengugurkannya sampai kita bertemu dipesta Ka rendy dia masih bilang menggugurkannya tapi aq meresa Evelin sama denganku dan keluargaku dia dekat dengan Nisa dan aq merasa ada ikatan batin dengan Evelin karna aq merasa sayang dan sedih jauh darinya karna itu aq mengambil rambut Evelin dan mengeceknya dan hasilnya positif dia anakku dan Nisa gak bisa bohong lagi, dia mengiyakan Evelin anak kami"Billy melanjutkan ceritanya


"Jadi Evelin anak kalian.. ya Tuhan apa lagi ini"Rendi gak tau apa yang akan dilakukan


"Ka bagaimana Aqilla..?"tanya Rendy mengkhawatirkan temannya karna dia tau Aqilla sangat menyayangi Evelin


"Kamu tau betapa istriku sayang dan tak ada yang boleh mengusik Evelin dan tak ada yang bisa menjauhkan mereka.. dia masih bersikap sama Ren.. yang aq takutkan istriku dan anakku akan sama 2 terluka dan kesahatan mereka terganggu"Aska sedih


"Bil Evelin memang anak kandungmu tapi kamu gak bisa mengambil Evelin dari kami, ini surat2 resmi anakku secara hukum dan kamu harus tau istriku sangat menyayangi Evelin dan meraka tak bisa jauh satu sama lain, ikatan mereka lebih kuat dari orangtua kandung "Aska pada Billy


"Aq tau dan aq mendengarnya dari Nisa, mba Aqilla pernah koma dan Evelin juga sakit karna meraka berpisah tapi aq ayah kandung Evelin,aq juga berhak atas Evelin"Billy yang juga sayang pada Evelin


"Apa maksudmu Bil? kamu gak bisa misahkan Aqilla dan Evelin yanh saling tergantung, aq juga menyayangi Evelin,aq tau bangimana Aqilla dan Evelin.. aq bisa memaafkanmu kebohonganmu tapi gak bisa memaafkan jika kamu memisahkan Evelin dan Aqilla.. "Rendy pada Billy kecewa


"Aq tidak bilang akan menjauhkan dan mengambil Evelin tapi aq ayah kandungnya dan aq berhak memberikan kasih sayang dan memenuhi kebutuhan anakku, dan aq gak bisa jauh dari anakku dan ingin selalu dekat bersama dengan anakku"Billy yang juga ingin dekat dengan Evelin


"Tapi mba Aqilla gak menginjinkan dan Aq juga gak bisa kamu menerima Evelin dan kamu dekat dengan dia.. apa lagi Ibunya Nisa"Rara belum bisa menerimanya


"Kamu harus bisa belajar menerima anakku juga anakmu sama seperti Bian, kamu gak bisa melarangku untuk dekat dan menyayangi anakku ataupun aq memberikan yang dibutuhkan anakku, aq gak pernah mendekati Nisa dengan tujan lain karna aq hanya urusan Evelin dengannya karna dia ibu anakku dan Mba Aqilla harus tau aq ayah kandungnya dan mengijinkan ku dekat dengan anakku sendiri karna dalam hukum tidak ada larangan,seorang ayah bertemu dan memberikan kasih sayang pada anaknya"Billy bersih keras untuk Rara menerimanya dan Aqilla mengijinkan dirinya


"Beri aq waktu untuk aq bicara dengan istriku, aq memahamimu tapi aq juga suami yang tak ingin istrinya terluka sedih dan sakit"Aska akan merayu dan memberi pengertian padanya


"Aq gak bisa karna sikapmu padaku saja tidak perhatian cuek dan acuh tak peduli, dan sikapmu pada Bian juga biasa saja tapi kamu memintaku untuk menerima anakmu dan menyayanginya.. apa kamu sendiri mencintaiku..? "Rara ingin tau hati suaminya


"Aq menyayangi kalian,apa semua harus diungkapkan aq peduli dan sayang sama kalian"Billy bertanya balik


"Yah semua harus diungkapkandm dan ditunjukan, tapi kamu tak pernah sedikitpun aq tau kita dijodohkan tapi aq bisa mencintaimu dan apa kamu juga mencintai ku seperti kamu mencintai ibu Evelin dulu atau kamu sekarang masih mencintai dia"Rara kecewa dan penuh tangis sedih


"Benar aq dulu mencintai dia,dia cinta pertamaku dan ibu dari anakku tapi aq juga sayang sama kamu, kamu istriku dan ibu dari anakku juga"Billy menjawabnya


"Bukan hanya dulu tapi kamu masih mencintai dia karna itu kamu bersikap cuek tidak peduli dn tidak perhatian apa lagi sayang dan cinta padaku karna kamu selalu memikirkan dia dan rasa bersalah dan penyesalamu itu kan? "Rara yang merasa diacuhkan dan Billy hanya diam dan menunduk


"Kamu tidak bisa menjawab kan..? aq akan terima Evelin dan menyayangi Evelin jika kamu juga menerima aq dihatimu dan menyayangiku dan mencintaiku"Rara dengan tangis kembali ke kamarnya dan menggendong anaknya dan membawa kopernya.

__ADS_1


"Ka kita pulang kerumahmu,kasian mba Aqilla dia ketakutan aq dan Billy akan mengambil Evelin.. "Rara yang tadi tau Aqilla marah dan kesal


"Ka.. kita pulang dulu"Mereka berpamitan membuat hati Aska sedikit lega istrinya gak melihat keributan tadi.


__ADS_2