Rasa Yang Tak Hilang

Rasa Yang Tak Hilang
Kebenaran Evelin jadikan senjata Bella


__ADS_3

Bella sibuk mengorek informasi tetang Aqilla dari belum dia menikah sampai dia menikah,mencanda dan menikah lagi dengan Aska untuk menjatuhkan Aqila dihadapan Aska dan kelurganya. Karna Aska dan Aqilla serta anak2 besok akan kembali ke jogya karna masa cuti Aska telah selesai,Aska mengajak orangtuanya makan malam bersama dirumah makan Fitri.


"Mamah papah mau pesan apa biar Aqilla yang masakin.. atau mau sama dengan Aska? tanya Aqilla pada kedua mertuanya


"Ya boleh sayaang kita samaan aja yah pah..?"mamahnya pada suaminya


"Tunggu bentar Aqilla masak.. untuk anak2 minta dibikinin apa sama mamah..? "tanya pada dua anaknya


"Udang mah.. "Alfa suka udang krispy


"Sosis bakar.. Kaka Evelin suka.."Evelin tersenyum


"Siap sayaang.. kamu yaang mau tambah apa..? "tanya Aqilla medekati suaminya


"Mau tambaj cinta kamu yaang di banyakin yah biar gak jauh dari ku.. "canda Aska membuat Aqilla malu dan mamah papahnya tertawa


"Kamu Ka suka sekali menggoda istrimu..bikin putri mamah malu.."mamahnya menepuk bahu anaknya yang tertawa


"Udah hobi dan kebiasaan Aska mah.."kata papahnya


"Mamah bahagia banget liat kamu sekarang Ka.. kalian disana baik2 jangan berantem saling percaya.. "Aqilla mengangguk dan ijin kedapur masak


Setelah makan waktu 30 menit makanan yang dipesan dan dimasak Aqilla telah terhidangkan dengan menu yang mereka sukai ikan bakar,sop iga,kepiting saus tiram dan pesenan anak2 udang krispi dan sosis bakar.


"Sayang papah akan kangen masakanmu.. papah dan mamah udah dimanjakan lidahnya eh besok kamu diboyong Aska.."papahnya sedih karna masakan Aqilla enak


"Iya yah pah.. masakan kamu sangat enak sayang..mamah jadi sedih deh.. Aska kamu berangkat sendiri saja.. istri dan anak2mu sama mamah dan papah aja yah Ka..?"minta mamahnya


"Gak mau..aq gak mau jauh dari istri dan anak2ku.. Aqilla kan istriku gimana coba kalo juniorku kangen sama pemiliknya..yah kan sayaang..hanya kamu yang bisa obati.."Aska mencium pipi kiri istrinya karna mereka duduk berdekatan


"Ka jangan bikin mamah jijik ..jorok"mamahnya geli


"Mamah harus terbiasa dengan anak mamah sekarang.. berubah 180 drajat dari dingin beku menjadi mesum.. "kata papahnya membuat mereka tertawa.


"Tante bahagia benget punya mantu baru.."kata Bella mengejutkan mereka yang tiba2 datang

__ADS_1


"Kamu ngapain lagi kesini..! "Bentak Aska


"Suka2 gue aq dong.. ini rumah makan siapapun bisa datang.. "jawaban Bella


"Aska.."papahnya dan Aska mengerti


"Apa kabar tan om..? "Bella menyalami kedua orang tua Aska


"Baik nak.."Jawab mamah Maria mamah Aska


"Kelihatannya tante dan om bahagia banget punya mantu baru.. "Bella mengulang


"Ya alhamdulillah kami sangat bahagia melihat anak2 juga bahagia.. "mamahnya lagi


"Luar biasa.. apa tante tau menantu baru tante ini mandul.. "Bella mengeraskan suaranya hingga pengunjung lain melihatnya dan kedua tangan Aqilla gemetar saling meremas


"Dia gak bisa punya.. dan anaknya ini bukan anak kandung Aqilla..dia anak punggut.. kasian sekali cantik tapi mandul bodoh dan miskin.."ejek Bella dengan nada keras membuat Aqilla malu dan meneteskan airmatanya


"Cukup kamu menghina putriku.. bukan urusanmu kamu ikut campur dalam keluarga kami.."bentak mamahnya emosi mantunya dihina dan Aska menggenggam tangan istrinya yang gemetar


"Cukup kamu menghina istriku ..istriku wanita yang sempurna bagiku dia gak licik sepertimu dia tak minta apapun pada keluargaku.. "Aska membela istrinya dan Aqilla menatap Evelin yang menangis seakan mengerti akan kata2 Bella


"Kamu masih bela dia.. dia bahkan gak bisa kasih kamu anak.. anaknya ini anak yang dibuang ibunya dan dipungut istrimu yang mamdul.. "kata Bella lagi2 menghina


"Plaaak..Cukup kamu menghina putri dan cucuku.. dan kami tak mau melihatmu.. pergi dari sini atau aq panggil polisi karna kamu membuat keributan dan menjelekan menghina putriku.. "mamahnya pada Bella


"Hik.. hik.. "Evelin menangis dan Aqilla berlari mengangkat anaknya dan membawa masuk keruangan Fitri.


Aska menarik tangan Bella dan mengusirnya dari rumah makan Fitri dan berlari menghampiri Aqilla dan diikuti kedua orangtuanya menggandeng Alfa. Aqilla memeluk Evelin dan menagis bersamanya.


"Mamah bukan mamah Evelin..? "tanya Evelin membuat sedih yang mendengar seperti Aska, kedua orangtua Aska,ketiga teman Aqilla dan terutama Aqilla yang terus saja menangis


"Evelin anak mamah dan papah Edo.. Evelin sayang sama mamah kan.. jangan percaya sama dia.. Evelin anak mamah.. percaya sama mamah.. kalo Evelin ngomong gitu papah Edo akan marah dia akan sedih karna Evelin anak kesayangannya papah dan mamah..liat Evelin sangat cantik dan sama miripnya sama mamahkan..bukanya Evelin bilang mamah cantik sama seperti Evelin.. jangan bilang Evelin bukan anak mamah.. mamah sedih mamah mau mati aja kalo Evelin gak mau jadi anak mamah.. "Aqilla memeluk dan menangis dan Aska terkejut dengan kata mati yang diucapkan istrinya yang membuatnya sedih tak rela


"Sini saayang papah mau bicara.. dengerin papah.. ini mamah Evelin yang sayang sama Evelin..Evelin anak mamah Aqilla dan papah Edo dan papah Aska.. dia tadi wanita gila jangan dipercaya.. Evelin sayang kan sama mamah dan papah..?"tanya Aska memeluk putrinya yang juga meneteska air matanya

__ADS_1


"Iya Evelin sayang mamah dan papah.. Evelin anak papah Edo.. nanti papah marah gak boleh ngomong gitu lagi yah pah?.. Evelin kan cantik sama kaya mamah.. Evelin anak mamah.. dia orang gila.. "kata Evelin mengikuti kata Aska dan memeluk Aska sambil menangis


"Yah sayang Evelin kan cucu nenek dan kakek yang cantik anaknya mamah Aqilla dan papah.. "kata mamah Aska


"Iya nek.. Evelin kan sayang sama mamah.. Evelin anak mamah.. Evelin gak dibuang.. "katanya sambil nangis buat Aqilla pingsan karna gak kuat menahan sedih


"La.. Ka cepat angkat Aqilla kita pulang.. pikiran dan tekanan batin buat dia sedih dan pingsan.. "Papahnya menahan badan Aqilla agar gak jatuh kelantai.


Aska mengangkat Aqilla dan memangkunya dalam mobil,Evelin dan Alfa menangis memanggil Aqilla dan papahnya mengebut mengemudi mobilnya dan istrinya disampinya juga menangis.


"Mamah maafin Evelin.. Evelin janji gak ngomong gitu lagi.. Evelin anak mamah..papah tolong mamah Evelin.. mamah gak boleh mati seperti papah.. Evelin mau sama mamah.. mamah bangun.."Evelin menangis


"Saayang mamah gak pa2,mamah pusing.. kaka jangan buat mamah sedih lagi yah.. lupain yang tadi.. jangan bicara lagi soal tadi nanti mamah sakit.."Aska menenagkan dan mengingatkan Evelin untuk tidak mengungkit


"Yah pah Evelin anak baik janji gak ngomong gitu lagi.. mamah sembuh kan pah..? "tanyanya khawatir ditinggal mamahnya karna ada trauma Edo meninggalkan dirinya


"Yah mamah lagi tidur.."Aska gak mau Evelin cemas.


"Sayang maafin aq,gara2 aq kamu jadi sakit hati dan sedih.. "Aska memeluk erat istrinya dan mecium pipi dan meneteskan air matanya sedih


"Ka kamu jangan nyalahkan diri sendiri,kamu harus bisa menguatkan dan menghibur istrimu.. kasian Aqilla dia tertekan malu dan sedih..ini semua gara2 perempuan gila yang mengejar-ngejar kamu.. dia udah bersuami kan Ziz dan udah punya anak tapi gak malu mau "umpat mamahnya pada Bella


"Iya nek wanita gila yah pah.. kemarin kan papah marah sama wanita gila.. "Evelin mengingatnya pertama kali Bella datang


"Kemarin..berarti dia bukan kali ini aja Ka menghina istrimu..?"tanya mamahnya yang heran dengan kegilaan Bella


" Iya waktu kami bantu Fitri dia datang menghina mencaci maki istriku tapi istriku cuma diam gak enak sama Fitri mah banyak pengunjung, Aqilla juga gak dari dulu gak mau melawan lebih banyak diam dan dipendam sendiri..Wanita gila itu mau merusak hubungan kami lagi mah.. aq takut,aq gak mau lagi jauh dari istriku.."Aska mengusap lembut pipi istrinya


"Wanita gila itu minta cerai dari suaminya mah karna tau Aska berpisah dari Lia tapi dia gak tau aq sama Aqilla,saat dia tau dia terkejut dan marah2 sama istriku ngomong macam2 buat istriku sedih dan nangis.."Aska menceritakan


"Karakter istrimu diam sabar menerima dan Bella keras tak mudah putus asa.. kuncinya ada pada kepercayaan istrimu pada mu Ka, kamu yakinkan istrimu meski dia diam dia mudah mengalah karna sifat baiknya.. dan kunci kedua ada pada keteguhan hatimu menahan istrimu untuk tetap bersamamu.. papah khawatir dia akan bikin ulah lagi.. hati istrimu rapuh"kata papahnya yang membaca karakter Aqilla dan Bella


"Papah benar mantu kita lemah pemaaf dan mengalah karna sifatnya yang sangat baik membuatnya gak tega.. mamah takut pah Bella menyakiti mantu kita.. tadi aja dia cuma diam menunduk dan nagis.. Ka kamu ajari istrimu melawan dia.. dia harus kuat hatinya"Mamahnya mendukung Aska dan Aqilla


"Mah sebenarnya dia dulu gadis yang galak dan bela dirinya juga bagus karna diam dan terlalu baik dan gak suka bergaul jadi lemah hatinya.."Aska mengangkat istrinya karna udah sampai dan membawanya masuk dan merebahkan ditempat tidur.

__ADS_1


"Tekanan darahnya sangat rendah..lemah dan tak stabil pikirannya berat.. biarkan dia istirahat..kamu undur berangkatnya atau tinggal istrimu disini..karna kalo kamu paksa istrimu sakit.. "Papahnya meriksa dan Aska memasang selang dan mengimpusnya.


__ADS_2