Rasa Yang Tak Hilang

Rasa Yang Tak Hilang
Patah hati


__ADS_3

Setelah libur panjang hampir 3minggu Aska dan Aqilla tak bertemu tapi kini dia bertemu dikelas yang berbeda karna Aqilla duduk di 3D dan Aska duduk 3C. Kelas mereka meski tidak satu kelas tapi masih bersebelahan. Aqilla masih satu kelas dengan Sinta san Rida tapi Fitri satu kelas dengan Aska.


-"La kamu udah liat aska..?"(tanya fitri pada aqilla yang melihat kesekeliling ruang kelas fitri setelah jam istrirahat)


-"belum..kenapa emang..?"(tanya balik aqilla)


-"dia sekarang berkaca mata.."(fitri yang memperhatikan aska saat pelajaran dimulai)


-"oh.."(jawab aqilla yang belum juga melihat aska meski jam istirahat hampir usai)


Selama dia gak masuk dan ditambah lagi libur 2minggu dan dalam hati yang terluka membuat dia benar2 hancur.Dia hampir tiap malam jarang tidur dan dia menfaatkan dengan baca buku hampir tiap hari didalam kamar selama 3minggu,saat matanya merasa sakit orangtuanya memeriksakan ternyata dia min-2 dimata kanannya dan min-1dimata kirinya.


-"tuh lihat la dipintu.."(bisik fitri pada aqilla namun aska udah lebih dulu melihat sosok aqilla)


-"bell sana kamu masuk kekelasmu..udah bel masuk.."(aska mengusir bella dengan lembut dengan tangan masih bergandengan tangan)


-"fit aq kekelas dulu.."(aqilla yang pura2 tak melihat mereka bergandengan tangan dan menahan rasa sakitnya keluar dari kelas fitri melewati aska yang mengalihkan pandanganya dari aqilla begitu pula aaqilla)


Dalam hati sakit dan ingin rasanya nangis dan menjerit namun tak bisa karna dia masih disekolah dan masih ada pelajaran hingga waktu jam pulang.


-"sakit sekali..apa ini yang namanya patah hati.."(batinya dan meneteskan air matanya)


-"La kamu kenapa nagis..?"(tanya rida yang melihat aqilla sedih dan meneteskan airmatanya)


-"gak kok..sapa yang nagis.."(kata aqilla menghapus air matanya dan tersenyum)


-"jangan bohong tadi aq juga lihat.."(kata sinta yang juga memperhatikan aqilla)


-"gak kepalaku agak sakit karna semalam gak tidur adiku sakit panas gak turun2 jadi kami sekeluarga menjaganya)


-"trus gimana sekarang adikmu yang kecil kan Aldo..?"(tanya sinta yang ikut sedih karna saat dia main kerumah aqilla aldo selalu menepel ada teman2 aqilla)


-"udah dirumah sakit tadi pagi dibawa ibu dan ayah..aldo masih 3tahun jadi bikin panik.."(kata michell mengalihkan temannya menyebut nama aska)


Bella melihat kesedihan aqilla saat keluar daru kelas aska dan fitri merasa sangat senang terlebih lagi aska menerima cintanya membuat dia merasa diatas angin dengan kemenangannya.


-"aq gak akan lepasin aska buat kamu la.."(bisiknya saat melewati kelas aqilla dan melihat aqilla dari balik jendela)

__ADS_1


-"la..la..kamu liat apa sih..?"(tanya rida yang melihat aqilla kearah jendela melihat bella tersenyum senang pada aqilla)


-"apa mksudnya tersenyum..?"(bisiknya)


-"la..kamu aneh tau..groyem sedih gak jelas.."(kata rida kesal gak ada jawaban dari aqilla)


-"liat jedela sapa tau ada orang tampan kan ha..ha.."(katanya pura2 tertawa namun hatinya hancur)


Buru2 fitri berlari mengejar aqilla yang yang berjalan keluar kelasnya tuk pulang karna udah bel pulang.


-"La..tunggu ..la tunggu."(fitri namun aqilla enggan menoleh karna saat menoleh dia gak ingin melihat aska dan bella)


-"La.."(fitri menarik tangan aqilla dan dia berhenti)


-"apa..?"(tanya aqilla dengan muka sedih)


-"aska dan bella.."(kata fitri dengan nada ter engah2 karna habis lari mengejar aqilla)


-"pacaran..udah tau.."(jawab aqilla dan memalingkan pandangannya kedepan namun dilihatlah aska bergandengan tangan dengan bella dan masuk kedalam mobil aska)


-"mereka pacaran atau tidak bukan urusanku..emang aq harus kenapa..gak peduli juga..juga gak penting.."(katanya pura2 cuek dan menahan rasa sakit hatinya)


-"tapi aq kira kamu suka sama aska la.."(kata fitri yang merasa michell juga suka sama aska)


-"gak lah..kalian aja yang melebih2kan.."(aqilla menjauh meninggalka fitri dan naik masuk dalam angkot)


Keluar dari angkot aqilla berjalan sangat cepat dan sampai dirumah dia langsung masuk kamar dan menguncinya dan menangis tak henti apa lagi dirumah hanya ada anisa adiknya yang suka nonton Tv sepulang sekolah dasarnya dan orang tua menjaga adiknya aldo yang sakit panas.


-"aq memang gak pantas buat aska dia kaya tampan dan pintar..aq ini siapa gadis miskin jelek dan juga bodoh hik..hik."(umpatnya sambil nangis)


-"dia emang gak pernah suka padaku aq aja yang ke Ge -er ran"(umpatnya lagi menyalahkan dirinya)


-"saat ini dan seterusnya aq harus melupakan dia dan berusaha tegar dan tidak menganggap dia ada atau menghindarinya karna aq akan menjadi kebodohan buatku..dan lagi kami akan sering bertemu kenapa aq harus sembunyi dan menghindar..kuatkan hatimu aqilla sisa satu tahun lagi..setelah itu kamu gak akan bertemu dan segera melupakan dia"(katanya menghibur dan menguatkan dirinya sendiri dan tertidur)


Karana patah hati membuat Aqilla murung lebih suka berdiam duduk didalam kelasnya dan menggambar karna dia pintar menggambar dalam bukunya.Sesekali Aska yang tak sanggu menahan dirinya pura2 masuk kekelasnya menemui temannya yang dulu satu kelas dan menatap aqilla sekilas dan balik lagi kekelasnya dan terkadang juga melihatnya dari balik jendela meski yang ditatap cuma diam dan tak melihatnya membuat aska merasa tenang setelah melihat aqilla.


-"udah pacaran sama bella masih melirik cewe lain..dasar laki2 gila kamu ka.."(kata rendi yang taunya aska ditolak karna aqilla udah punya pacar.)

__ADS_1


-"tapi aneh ren kalo dia udah punya pacar kenapa aq gak perna melihatnya pacaran dan dan dijemput pacarnya..apa dia bohong untuk menolakku..?"(tanya aska yang ragu dengan surat jawaban aqilla)


-"mungkin juga dia gak boleh pacaran sama orangtuanya..karna kita juga masih SMP.."(kata rendi yang membuatnya tambah ragu)


-"ren tolong kamu tanyakan sama teman michell..apa dia udah punya pacar...pacarnya siapa atau gak boleh pacaran..?"(kata aska yang merasa aneh)


-"ok baik..tapi traktir aq makan.."(kata rendi yang yang berbeda kelas di kelas A)


Setelah mereka makan rendi berjalan mendekati rida yang ada diperpus sendirian membaca buku.


-"da boleh duduk disini ga..?"(tanya rendi pada rida yang tak menatapnya)


-"boleh.."(jawabnya singkat)


-"baca buku apa da..?"(tanyanya lagi)


-"buku ilmiah.."(jawabnya lagi)


-"da..diantara kelompokmu..apa udah punya pacar semua..?"(tanya rendi dan membuat rida menghentikan dari membaca dan menatap rendi)


-"kamu suka sama salah satu teman2ku..?"(rida balik bertanya)


-"bukan gitu,cuma merasa aneh kalian selalu ber 4 tanpa ada cowo diantara kalian..?"(kata rendi mengelak dan bohong)


-"oh..ada sih yang pacaran..dari kami.."(kata rida membuat rendi penasaran)


-"Siapa..?"(tanya rendi )


-"aq.."(jawabnya singkat dan membaca lagi)


-"aqilla fitri dan sinta..?"(tanyanya lagi yang belum puas dengan jawaban)


-" belum..aqilla gak cuek sama cowo dan kayaknya juga takut sama ortu...fitri sinta belum ada yang ditaksir..?"(rida menjawabnya dan rendi puas dengan jawabannya)


-"kamu gak takut..?"(tanya rendi..)


-"aq bukan anak kecil.."(katanya dan menjauhi rendi dan kembali kekelas)

__ADS_1


__ADS_2