Rasa Yang Tak Hilang

Rasa Yang Tak Hilang
Keinginan Aqilla


__ADS_3

Setelah menidurkan anak-anak Aska masuk dalam kamarnya dan merebahkan dirinya disamping istrinya dan memeluknya namung Aqilla masih cuek dan masih kesal dan marah yang tidak dimengerti oleh Aska.


"Yaang kamu kenapa, dari tadi kamu marah-marah kasian kaka dia sampai sedih..?"Aska memeluk istrinya


"Kamu yang kenapa? mau diam sampai kapan memunutupi orangtua Billy akan datang kesini kan..? "Aqilla mengibas pelukan suaminya yang membuat Aska kaget


"Jadi kamu marah karna mereka akan datang? "Aska mulai mengerti alasan istrinya marah


"Yah, dan kamu tau itu tapi kamu gak ngomong sama aq karna kamu mau biarin mereka bawa anakku kan sama seperti saat kamu biarin Nisa dan Faisal bawa Evelin waktu itu? "Aqilla masih diracuni ketakutan kehilangan Evelin


"Kamu dengar sendiri Billy janji dan Nisa juga mendukung kita kamu masih cemas dan takut mereka mengambil anak kita Evelin dan kamu masih belum percaya pada suamimu yang juga sayang sama anak kita sama sepertimu? "Aska kecewa


"Aq gak mau percaya sama siapapun soal Evelin karna kamu udah mengecewakan aq saat itu, masih ingat kamu biarin Evelin pergi dari rumah ini bersama Nisa dan Faisal?"Aqilla masih mengingat dan kecewa saat itu


"Waktu itu karna kita gak cukup kuat, kamu dan mas Edo belum sah jadi orangtua Aqilla secara hukum karna itu aq gak bisa berbuat apapun dan nahan Evelin bersama kita, atau kamu yang akan mendapat tuntutan hukum yaang percaya kali ini aja sama aq suamimu yaang, kita sudah kuat dan resmi secara hukum mereka gak akan bisa ambil anak kita"Aska meraih tangan istrinya


"Tapi kamu bilang mereka orang kaya dan anakbuahnya juga banyak kaya raya dan bagaimana saat mereka melihat anak kita terus berubah pikiran dan meminta anak kita"Aqilla menangis


"Tidak sayaang aq yang akan melawan mereka,aq janji padamu aq juga sayang Evelin dan anak2 kita juga gak bisa jauh dari Evelin mereka tergantung sama Evelin"Aska menghapus air mata istrinya


"Lama2 aq gak betah disini aq mau pulang saja kerumahku, aq disini gak punya siapapun aq binging jika mereka bawa anakku aq minta tolong siapa dan pergi kemana? "Aqilla menangis lagi


"Aq suamimu yaang, aq selalu bersamamu mereka gak mungkin bisa mengambil Evelin aq udah minta tanda tangan Billy sebagai ayah kandungnya yang isisnya dia gak akan mengambil hak asuh anak kita jadi orangtuanya pun gak mungkin bisa? "Aska menyakinkan istrinya


"Sayaang aq sangat mencintai kamu jangan pernah berpikir pergi meninggalkan aq, aq mohon sama kamu selalu bersamaku jangan jauh dan pergi dariku,aq sungguh gak bisa hidup tanpamu yaang"Aska memeluk istrinya erat

__ADS_1


"Kita pergi aja dari sini sama-sama atau kita pulang kerumahku atau kerumah orangtuamu aq takut disini mereka akan datang lagi dan lagi belum lagi kalo Billy dan Nisa bersatu dan mereka berubah pikiran.."Aqilla masih takut.


"Sayang sampai kapan kamu akan seperti ini terus.. selalu takut karna Evelin,sedang dia hanya mau sama kita dan surat udah sah secara hukum, Nisa dan Billy udah menandatangani surat secara materai"Aska memegang kedua bahu istrinya


"Kamu gak lihat mereka memberikan kasih sayang yang lebih pada anaku dan mereka selalu senang dengan kesamaan antara Billy, Nisa dengan anakku dan mungkin lama2 anakku yang akan melupakan membenci dan pergi dariku"Aqilla dengan mata masih berkaca-kaca


"Mereka menebus kesalahan mereka, dan Evelin berhak mendapatkan kasih sayang orangtua yaang kita gak bisa melarangnya, dan Evelin sangat sayang dan tergantung adu sejak lahir gak mungkin dia akan meninggalkan kita"Aska masih menyakinkan istrinya


"Kamu selalu bilang giti, tidak boleh melarangnya, mereka berhak dan lain sebagainya buat aq gak bisa selalu bersamamu atau aq akan kehilangan anakku"Aqilla membuat Aska tercengang


"Jadi kamu akan meninggalkan ku yaang, karna dengan pemikiranku yang benar..?"Aska sedih dan kecewa


"Iya aq akan meninggalkanmu jika dengan pemikiranmu itu aq harus kehilangan anakku"Aqilla bangun dan membuka lemari


"Lepas aq akan bawa anak2 dari sini!"Aqilla keras


"Cukup yaang, cukup.. "Aska memeluk istrinya dengan sangat erat


"Aq bisa kehilangan apapun tapi tidak denganmu dan anak2 kita yaang, aq akan mengikuti semua kemauanmu tapu jangan tinggalkan aq sendiri yaang"Aska gak bisa jauh dari istrinya


"Kalo gitu kita pindah dan kembali kekota kita, sodara dan keluarga kita disana semua dan jangan biarkan mereka membawa anakku"Aqila menekan suaminya


"Aq akan mendukungmu dan mengikuti semua kemauanmu tapi biarkan mereka datang dan melihat anak kita, kalo mereka datang untuk mengambil anak kita aq berjanji akan melawan mereka dan percaya padaku untuk kali ini soal Evelin, gak mungkin aq akan melepaskan Evelin aq berjanji atas nyawaku sendiri yaang"Aska mengorbankan dirinya agar Aqilla percaya


"Aq selalu percaya dan juga mencintaimu dan gak bisa jauh atau sangat sulit aq hidup tanpa kamu yaang, tapi aq terpaksa karna aq juga gak mungkin egois dan jauh dari anakku, aq gak bisa hidup tanpa kalian"Aqilla memeluk sauaminya dan menangis.

__ADS_1


"Aq akan mengajukan pindah dan kita akan tinggal bersama dikota kita, membesarkan anak2 kita bersama-sama yaang"Aska erat memeluk istrinya


"Aq akan nurut sama kamu dan nunggu kamu dapat persetujuan dari kerjaamu yaang, aq juga akan ijinkan orangtua Billy bertemu anak kita demi kamu, aq percaya sama suamiku karna suamiku juga sayang pada anakku" Aqilla setuju


"Makasih sayaang, aq sangat mencintai kamu"Aska mencium bibir istrnya


"Hemm aq juga mencintai kamu yaang"Aqilla membalas ciuman suaminya dan mereka saling *******.


Aqilla membuka kimononya dan terlihat Aqilla tubuh Aqilla dibalik lygerly yang dikenakan dan sangat disukai suaminya yang membuat Aska tersenyum.


"Jadi kamu udah siap yaang.. ?"Aska mengangkat istrinya


"Mana mungkin aq menolak dan tidak mungkin juga aq tak mengerti kesukaan suamiku sendiri yang suka mesum"Aqilla mencubit hidung suaminya


"Kamu sangat mengerti aq yaang, aq sangat beruntung dan bahagia memilikimu, kamu membuatku jadi hidup lebih berarti dan berwarna yaang I Love U"Aska mencium ******* bibir istrinya dan tangannya merayap menjelajahi tubuh istrinya.


"Yaang berjanjilah kamu tidak akan meninggalkanku dan percaya padaku"Aska disela cumbunya


"Iya yaang aq janji asalkan kamu mengikutiku dan tidak menolakku"Aqilla juga membuat Aska berjanji


"Hidup dan matiku hanya untukmu yaang, aq akan melakukan dan mengikutimu"Aska mulai memasukan juniornya karna mereka sama-sama bergairah.


"I love you yaang kita akan hidup dan mati pun bersama"Aqilla pada suaminya


"I love you to "Aska ******* bibir istrinya dan mengencangkan gerakan juniornya hingga mereka dibasahi keringat dan memuncak kliamksnya dengan cairan putih yang menjadi satu diperut Aqilla.

__ADS_1


__ADS_2