Rasa Yang Tak Hilang

Rasa Yang Tak Hilang
Kedatangan Billy dan kedua orangtuanya


__ADS_3

Aska dan Aqilla dikejutkan dengan kedatangan Billy dan orangtuanya yang sudah ada didepan pintu rumah mereka untuk membahas Evelin anak kandung Billy dan Nisa yang diadopai aqilla dan Edo dulu.


"Billy mau apa kamu kesini lagi? "Tanya Aqilla terkejut


"Boleh kami masuk mba,kita bicarakan didalam..? "Billy masuk dan diikuti orangtuanya


"Sayang.. sayaang.!"Aqilla berteriak dengan hati cemas dan takut akan memikirkan Evelin dan Aska berlari dari kamar anak2nya yang sedang menemani Evelin dan sikembar bermain


"Yah sayaang ada apa kok teriak-teriak?"tanya Aska menghampiri istrinya dibawah tangga menunggu suaminya dari lantai atas


"Mereka datang.. meraka mau ambil anakku hik.. hik"Aqilla terbata dan menangis memeluk suaminya


"Siapa..?"Billy masih belum tau Billy datang dan Aqilla memunjuk ruang tamu


"Tenang sayaang semua akan baik-baik saja tidak ada yang akan mengambil anak-anak kita kamu naik dan temani anak-anak kita, aq yang akan bicara sama mereka"Aska menghapus air mata Aqilla yang ketakutan dan cemas.


Aqilla dengan lemas cemas dan takut naik tangga masuk kekamar anak-anak dan memeluk Evelin dan menangisinya membuat ketiga anaknya bingung dan melihat sedih mamahnya.


"Mamah kenapa nangis? "Evelin menghapus airmata mamahnya dengan tangan mungilnya


"Mamah jangan sedih, kaka Evelin temani mamah yah.. "Evelin menenangkan buat Aqilla makin menangis dan memeluknya erat


"Mamah.. mamah kenapa? "Evelin bingung dan ikut menangis


"Mamah sayang sama kaka Evelin dan kalian semua, Evelin ingat jangan pernah tinggalin mamah dan adik2 kamu, siapapun ajak Evelin pergi jangan mau dan tetap bersama mamah apapun yang terjadi"Aqilla menekan Evelin


"Iya mah, kaka akan jagain adik2 dan akan sama mamah dan adik2.."Evelin menjawabnya


"Dibawah ada orang yang akan bilang Evelin anak mereka dan cucu mereka tapi kakak Evelin anak mamah dan papah ingat itu.."Aqilla mengisi otak Evelin karna rasa takutnya kehilangan Evelin.


"Mah kenapa mereka bilang Kaka anak mereka dulu tante Nisa juga iya bawa kaka jauh.. kaka gak ngerti?"Evelin bingung dan mengingat kejadian Evelin

__ADS_1


"Karna anak mamah cantik pintar dan sama seperti boneka berby jadi banyak penggemar seperti artis.. "Evelin masih menutupinya


"Kaka gak mau cantik biar mereka gak bawa kaka ya mah, kaka mau jelek aja dan jadi dokter kaya papah.. "Evelin juga trauma


"Kaka harus cantik dan pintar tapi kaka jangan mau dirayu dibujuk mereka dan harus tetap sama mamah papah dan adik2"Aqilla membuat Evelin tak jauh


"Yah mah Kaka janji sama mamah papah dan adik2 terus dan selamanya kita sama2.."Evelin memeluk mamahnya.


Aska berjalan keruang tamu menghampiri Billy dan orangtuanya dan menayakan maksud dari kedatangan mereka yang udah dijelaskan pada Billy untuk tidak mengganggu atau ketenangan Evelin dan keluarganya.


"Apa kabar Bill, om tante..? "Aska sopan menyalami mereka


"Baik Mas ,aq datang kesini karna kedua orang tuaku ingin melihat anakku Evelin cucu mereka anakku"Billy langsung pada pokoknya


"Tapi selain bertemu anakku apa maksud tujuan kalian kemari..? "Aska masih menahan dan ingin tau maksdunya


"Mas tau kalo anak saya Billy adalah ayah kandung anak mas saat ini yang diadopsi istrimu, dan kami keluarganya kandung dan berhak untuk bertemu dengan cucu kami dan membawa dia bersama kami.."Papah Billy ingin sekali bertemu


"Mas tidak bisa melarang kami yang sedarah sekandung dengam cucu kami.. kami juga berhak untuk merawat dan memberinya kasih sayang.. "Papahnya juga kekeh


"Saya berhak melaranh karna Evelin sah secara hukum anakku dan istriku.. jika anda tetap memaksa kami pun bisa menepuh jalur hukum dan menghukum anak anda Billy yang tidak bertanggung jawab dan akan membunuh anak kami masih dalam perut ibu kandungnya yanh juga secara lahir bathin mengikhlaskan anaknya untuk jadi anak kami secara sadar dan juga secara hukum. "Aska mengacam mereka.


Perdebatan mereka semakin alot karna Billy dan Orangtua kekeh dengan tekadnya ingin meminta kembali dan membuat Aqilla gelisah karna suamimu belum saja mengabari kabar baik. Aqilla tak tahan lagi menunggu dan tidak mau kehilangan anaknya,Aqilla mengemas baju Evelin beberapa stel dan anak kembarnya juga dalam satu koper dengan bajunya.


"Sayang dengerin mamah, kalian jangan berisik kita pergi sama2 lewat pintu belakang agar mereka gak tau,Evelin gandeng adik2 turun pelan2,mamah bawa kopernya yah.."Aqilla tak tahan lagi dan membawa ketiga anaknya


"Pelan-pelan sayaang.. "Aqilla lirih turun dari tangga perlahan yang mereka tidak tau karna berada diruang depan ruang tamu yang tertutup skat dinding ruang keluarga.


Aqilla dan ketiga anaknya berjalan perlahan dn keluar dari ruang belakang dan berjalan sedikit kejalan besar dan menghentikan taxy dan mereka naik.


"Sini bu kopernya aq masukin dulu.. "kata supir taxy

__ADS_1


"Ayo kaka dan adik2 masuk, mamah duduk sini dekat pintu jagain kalian"Aqilla yang udah didepan jalan menghentikan Taxy


"Mau kemana ini bu? "tanya supir Taxy


"Antar kami ke terminal.. "Aqilla akan naik bus.


"Mah,papah gak ikut kita?kasian papah mah?"Evelin tak tega pada papahnya


"Gak ikut sayang, papah akan menyusul.."Aqilla membohongi anak2nya


"Pak cepat jalan.. "Aqilla pada pak supir


"Kaka sini Hp nya.. "Minta Aqilla yang mematikan Hpnya dan Hp milik Evelin.


Mereka dengan taxy tiba di terminal dan Aqilla memesan tiket untuk dirinya dan anaknya Evelin, untuk si kembar masih gratis dan mereka menuju kota bandung yang tidak ada sodara sama sekali untuk memulai hidup barunya.


Setelah perdebatan Aska menghampiri istrinya yang ternyata tidak ada dikamarnya ataupun kamar anak2nya. Aska semakin cemas dan panik mengecek semua ruangan dan kosong tidak ada istri dan ketiga anaknya.


"Ada apa mas? dimana Evelin dan mba Aqilla?"Billy menghampiri Aska yang bingung berputar2 mengecek isi rumahnya


"Mereka tidak ada, Hp istriku dan anakku Evelin juga gak aktif.. "Aska panik


"Istriku pasti ketakutan karna kedatanganmu dan orangtuamu yang istriku kira kalian akan membawa Evelin.. "Aska mengerti isi hati Aqilla


"Kita cari mereka mas, aq yakin mereka belum jauh.."Billy dan Aska memberi tau Orangtua Billy


"Mah pah.. mba Aqilla membawa ketiga anaknya pergi karna ketakutkan, kita akan misahin mba Aqilla dan Evelin..karna dulu mba Aqilla juga sempat koma karna Nisa membawa Evelin.. "Billy menceritakan


"Istriku sangat sayang pada Evelin dan gak bisa hidup tanpa Evelin.. aq udah ingatkan kamu Bill jangan buat istrilu terkejut kamu bisa mengabariku dulu.. "Aska makin khawatir


"Kita susul mereka,mereka belum jauh.. "papah Billy

__ADS_1


Mereka bergegas mencari Aqilla dan dengan ketiga anak-anaknya disetiap jalan dan tempat namun gak ketemu dan membaut Aska putus asa sedih dan khawatir. Aska menghubungi orangtuanya,orangtua Aqilla dan orangtua Edo untuk menyakan Aqilla dan jika datang kerumah mereka agar secepatnya mengabarinya.


__ADS_2