Rasa Yang Tak Hilang

Rasa Yang Tak Hilang
Aqilla membuka Hati untuk suaminya


__ADS_3

Setelah puas tidur dan kepala sudah enakan Aqilla terbangun dan tersentak karna pelukan Aska dan wajah suaminya yang sangat dekat dengannya membuatnya malu. Aqilla menatap wajah suaminya yang masih tertidur dan mengusap pipinya perlahan dan tersenyum sendiri.


"Kamu suamiku, aq masih gak yangka.."Aqilla tersenyum


"Kamu sangat tampan dan kaya mungkin banyak wanita yang suka sama kamu, tapi kamu menjadi suamiku.."Aqilla tersenyum lagi


"Aq jadi ingin mengingat semua kenapa aq bisa sama kamu jadi istri kamu dan kita punya anak.."Aqilla lirih


"Kalo disini terus aq bisa gila, sebaiknya aq bangun.. "Aqilla berusaha melepas tangan suaminya yang mendekap diperutnya.


Aqilla perlahan bangun dan turun dari ranjang, masuk kekamar mandi dan mandi karna waktu sudah sore. Aqilla berjalan didepan meja rias setelah memakai baju dan merias wajahnya tipis.


"Gak salah suamiku mencintaiku karna aq juga masih cantik.. "Aqilla tersenyum dan memuji dirinya


"Memang istriku yang tercantik gak ada yang bisa menandingi kecantikan istriku.. "kata Aska terbangun dan memeluk istrinya yang malu


"Kamu udah bangun..? "Aqilla malu-malu


"Gimana gak bangun kalo istriku diam-diam ngomong sendiri.. "Goda Aska makin erat pelukannya dan Aqilla pun jadi terbiasa dengan kehangatan suaminya


"Jangan menggoda yaang,bikin aq malu..?"Aqilla menunduk malu


"Hai.. kalo aq gak menggoda istriku, apa harus menggoda wanita lain..nanti bisa wajahku tidak tertolong oleh kukumu yang panjang.. "Godanya lagi


"Bukan hanya aq cakar tapi aq habisi jadi tahu goreng.. ha.. ha.."Aqilla tertawa membuat Aska juga ikut tertawa


"Sayaang I love u.. "Aska mencium bibir istrinya da buat kaget Aqilla


"Kenapa..? "tanya Aska yang melihat Aqilla malu


"Kamu bikin aq malu.."Aqilla menunduk


"Jangan malu aq suamimu dan kita terbiasa gini bahkan lebih dari ini.. "Aska semakin gak bisa menahan diri


"Apa aq boleh menyetuhmu yaang, aq gak tahan lagi.. udah lama kita gak itu.. "Aska makin dekat berbisik ditelinga istrinya yang membuat Aqilla merinding


"Tapi aq.. "Aqilla belum selesai bicara dan Aska sudah melahap bibir istrinya.


Aska semakin dalam melahap bibir istrinya dan tangannya berkeliaran bebas membuat Aqilla yang meronta menjadi luluh akan sentuhan suaminya yang sangat pandai memainkan jarinya dan mengerti bagian sensitif istrinya.


"Aaaaah yaaang udah jangan sentuh aq lagi.."Aqilla memejamkan matanya


"Nikmati saja yaang, aq gak tahan lagi.."Aska mengangkat tubuh istrinya dan merebahkan diranjang

__ADS_1


"Ijinkan aq menyentuhmu yaang, aq suamimu.. "Aska semakin gak kuat dan tegang


"Yaaang.. yaaang.. "Aqilla makin menggeliat sentuhan suaminya karna merasa hafal dengan sentuhan suaminya meski dia tak mengingat tapi bisa nerima Aska suaminya dengan kehangatannya


"Aq udah gak kuat lagi, udah lama aq gak nyentuh kamu yaang.. "Aska makin menggila, membuka dan menjelajahi tubuh istrinya


"Aaakh yaaang.. "Desahan Aqilla yang sangat dirindukan Aska


"Jangan ditahan yaang,aq sangat rindu dengan desahanmu.. "Aska makin menekan istrinya dan memainkan dengan lidahnya dibagian sesitif istrinya


"Ijinkan yaang..? "Aska meminta izin


"Hemmm.. "Aqilla mengangguk pasrah


"Aaahkk yaaang.. "Aska menekan masuk juniornya dan memainkannya hingga mereka sama-sama puas dan berkeringat lemas.


Setelah puas memuaskan dahaga yang terpendam, Aska mengangkat istrinya kekamar mandi dan memandikan istrinya meski Aqilla menolak dan merasa malu tapi Aska tetap kekeh memandikan istrinya dengan kelembutan.


"Jangan malu yaang, aq udah terbiasa memandikan kamu dan melihat tubuh indahmu.. "Goda Aska sambil mengosok punggung istrinya


"Gimana gak malu, didalam kamar mandi berdua telanjang.. "Aqilla lirih dan menutupi wajahnya


"Sebelumnya kamu selalu nunggu minta dimandiin, mana mau kamu mandi sediri"Aska makin menggoda


"Udah jangan dipikirin nanti kamu juga terbiasa, ini udah bersih sekarang kita pake baju yah sayang.. "Aska melilitkan handuk dan mengangkat istrinya lagi


"Sampai segini juga, pake baju juga? "tanya Aqilla heran


"Yup betul, kamu nurut aja.. "Aska menurunkan dan membuka lemari


"Pake ini aja yaang, ini juga udah sore lebih nyaman pake yang santai.. "Aska memakaikan bajunya


"Terserah kamu aja, menolakpun gak bisa.."Aqilla cemberut


"Cocok sayang, dulu tiap kali aq lakuin ini, kamu juga pasti bilang gitu.. istriku sayang bikin gemes.. "Aska mencubit kedua pipi istrinya dan mencium bibir istrinya


"Yaang apaan sih, mesum banget.. ini sakit tau.. "Aqilla mengusap. kedua pipinya


"Yah sayaang maaf, habisnya kamu cantik sampe aq gak bisa.. "Aska menggoda istrinya lagi


"Cukup gak usah diterusin, kamu pake baju aja...aq mau mengecek anak-anak dan memandikan mereka.. "Aqilla menghidar dan menjauh keluar dari kamar


"Ha.. ha.. ha... lucunya istriku bikin gak kuat nahan.. kita jadi pacaran lagi sayang.. "teriak Aska pada istrinya.

__ADS_1


Aska tertawa geli melihat tingkah baru istrinya yang malu-malu paska hilang ingatan, semakin Aska gemar menggoda istrinya. Aqilla berjalan kekamar ketiga anaknya dan melihat Kaka sedang membantu Alina memakai bajunya dan Aksa masih dengan lilitan handuk menunggu giliran.


"Anak-anak mamah udah mandi ? sini mamah bantu.. "Aqilla mendekati ketiga anaknya


"Mamah udah sembuh sakit kepalanya..?"tanya kakak Evelin


"Udah sayang, maafin mamah yah bikin kalian khawatir.. "Aqilla meraih badan Aksa dan mengeringkan rambut Aksa


"Mamah dedek juga mau disisir sama mamah.. "Alina merasa cemburu dengan kaka Aksa


"Dasar kamu iri sama kakak dek. ?"Ledek Aksa


"Mamah kam juga mamah dedek.. "Jawab Alina


"Iya mamah bantu kalian.. "Aqilla merapikan baju dan menyisir Aksa


"Kaka belum mandi? mandi dulu sana mamah tungguin disini nanti kita turun sama-sama.. "Aqilla bergantian menyisir Alinna


"Yah mah.. "Kaka tersenyum dan masuk kekamar mandi


"Kaka Aksa kok tidurnya sama kaka Evelin dan dedek? kaka Aksa kan cowo..? tanya Aqilla pada putranya


"Takut tuh mah kakak, kalo tidur sendiri gak mau.. maunya disini sama aq dan kaka kalo gak minta ditemenin kakek.. "Ejek Alina


"Siapa yang takut, hanya gak mau sendiri aja disini kan rame ada kamu sama kaka Evelin!"Kaka Aksa ketus


"Sama aja takut kak, kamu kan cowo harusnya udah tidur sendiri..papah aja dulu sekecil kamu udah tidur sendiri.. "Aska yang tiba-tiba masuk


"Aq gak mau tidur sendiri.. gak ada temen ngobrol.."Aksa menutupi ketakutannya tidur sendiri


"Kamu sama persis kaya mamah, penakut.."Aska mencubit hidung Aksa putranya


"Biarin ya mah.. "Aksa duduk dan main game di Hp nya


"Benar kata kaka bukan takut hanya gak mau sendiri, bersama lebih bagus dan aman.."Aqilla mengelak


"Hemm bilang aja kamu menutupi rasa ketakutanmu yaang.. "Aska juga mencubit pipi istrinya


"Kaka mana yaang? kok gak kelihatan? "tanya Aska celingukan


"Ada pah lagi mandi dikamar mandi.."Kata Dedek Alina


"Ya udah papah sama Aksa turun dulu, kalian nyusul yah kita main ditaman depan.. "Aska menggandeng Aksa

__ADS_1


"Yah pah.. "Alina ssambil nonton Tv.


__ADS_2