
Pekerjaan menolong nyawa pasien adalah yang paling peting bagi dokter. Aska dalam dua hari akan melakukan oprasi sebagai dokter karna itu dia kembali ke Jogya bersama Rendy dan juga mengajak Aqilla dan Evelin yang akan dikenalkan dan didekatkan pada Alfa serta pengobatan buat Aqilla.
"La beristirahatlah dikamarku bersama Evelin karna aq langsung kerumah sakit sama Rendy.."Aska membukakan pintu rumahnya yang elegan bagus dan besar..
"Apa kalian tinggal bersama sama Rendy..?tanya Aqilla menggedong Aqilla dan Aska membawa koper Aqilla
"Tidak Rendy punya rumah sendiri..disini aq sendiri bersama ujang dan bibi.."Aska meletakan koper dikamarnya
"Ini kamarku tidur dan beristirahatlah disini.."Aska membuka korden jendelanya
"Ini rumahmu dulu bersama istrimu..?"tanya Aqilla lagi
"Bukan rumah ini belum lama aq beli..dulu kami dikontrakan saat masih kuliah.."Aska menjawabnya
"Aq tidur kamar lain aja ini kan kamarmu.."Minta Aqilla merasa gak nyaman
"Kita akan menikah,biasakan dirimu tidur denganku..aq gak akan melakukannya karna kita belum menikah.."Aska mendekati Aqilla yang masih malu dan gak nyaman tinggal satu kamar
"Sayang aq pergi kerumah sakit dulu..kalo kamu lapar dan butuh sesuatu minta sama bibi dibawah..ini rumah kita"Aska mencium kening Aqilla dan Evelin yang tidur dan pergi.
Aqilla jalan nuruni tangga dan melihat2 isi dan setiap sudut ruangan dan menghampiri ujang dan bibi yang udah tinggal bersama Aska setelah membeli rumah.
"Bibi lagi masak apa..sini aq bantu.."Aqilla mendekati Bibi Ani yang seumaran dengan ibu Edo
"Gak usah non..istirahat aja,nona tunangan mas Aska sangat cantik?"puji Bibi Ani
"Makasih bi..panggil mba aja bi..aq udah biasa masak..aq juga kerja dirumah makan temanku bi.."Aqilla membantu bibi Ani
"Bibi udah lama tinggal bersama Aska disini..?"tanya Aqilla
"Sekitar 2tahun mba sama suami bibi Ujang..dulu suamiku pasien mas Aska tapi gak punya uang dan gak punya tempat tinggal dan kami juga gak punya sodara..anak kami udah meninggal sumuran mba dan mas Aska karna sakit..dan mas Aska minta kami tinggal bersamanya.."cerita bibi Ani
"Mba sangat cantik dan mas Aska sangat tampan dan baik..sungguh pasangan yang cocok.."puji bibi Ani
"Bibi terlalu banyak memuji..Saya Aqilla bi dan punya satu anak Evelin masih 4thn,suamiku meninggal juga udah 2tahun karna sakit juga"Aqilla memperkenalkan diri
"Kelihatan mas Aska sangat sayang sama mba..dia gak pernah loh bawa cewe..ini yang pertama saya lihat.."Bibi membuat Aqilla malu
"Masa sih bi..dia kan dokter tampan dan baik masa gak ada cewe yang mau sama dia..udah 2tahun setengah menduda.."Aqilla mengorek info Aska
"Iya bener mba..paling yang kesini mas Rendy dan teman cowo lainya yang dulu kuliah bersama dan satu kerjaan sama mas Aska.."Aqilla merasa beruntung dan terseyum dengar cerita bibi
__ADS_1
"Dia dari dulu pendiam sih bi..aq kenal Aska lama bi dari dulu kami sama kecil di SMP.."balas Aqilla yang tau Aska jarang berteman dengan cewe
"Oh mba yang diceritain sama bu Maria ibu mas Aska teman kecil yang dulu disukai mas Aska..?"tanya bibi gak nyaka
"Benarkah bi..mereka cerita begitu..?"tanya Aqilla
"Yah..ibu khawatir tentang masa depan mas Aska yang belum mau menerima dan tidak bisa mencintai wanita lain karna mencintai mba Aqilla.."Bibi yakin dengan apa yang pernah diceritakan ibu Maria
"Merek sering kesini bi..?"Aqilla menanyakan calon mertuanya
"Gak juga mba..kalo mas Aska sibuk gak pulang2,mereka yang kesini.."Bibi membantu menyajikan makanan yang dimasak Aqilla di meja
"Kalo ketahuan mas Aska bibi yang gak enak mba..masa mba yang masak dan bibi hanya potong sayuran.."Bibi merasa tidak enak
"Gak pa2 bi selama aq disini aq bantu bibi masak..tapi yang lain aq gak bisa dulu aq juga pekerjaan rumah suami yang urus..aq cuma masak..aq ini malas bersih2 rumah bi apa lagu segede ini..ampun deh bi.."kata Aqilla membuay bibi tersenyu
"Pekerjaan rumah tugas bibi dan suami..mba mendampingi mas Aska aja mba.."7Bibi tersenyum
"Makasih yah bi..aq mau mandi dulu dan liat anak.."Aqilla meninggalkan dapur.
Aqilla sibuk membereska pakaiannya yang diletakan disisi lemari yang masih kosong dengan baju Evelin. Aqilla memandangi foto anak laki2 kecil yang baru berusia 3tahun yang sedikit mirip dimata dan Alfa dengan Aska karna Alfa lebih mirip keluarga ibunya.
"Dia mirip dengan ibunya yah..karna sama kamu cuma mirip dimata..?"tanya Aqilla masib memandangi fotonya
"Yah dia mirip sama kakeknya dari ayah Lia.."Aska melepas jas dokternya
"Lia..?Bukanya kamu nikah sama Bella..?"tanya Aqilla terkejut membuat Aska mengerutkan dahinya
"Lia ibu Alfa..aq gak mungkin menikahi wanita gila seperti Bella.."Aska memeluk Aqilla
"Kok bisa sih..kalian selalu bersama dia mencintaimu.."tanya Aqilla diliputi rasa penasaran
"Tapi aq tidak mencintai dia..aq mencintai kamu.."jawab Aska mencium leher Aqilla
"Dan Lia..?"tanyanya lagi
"Dia ibu dari anakku.."Aska menjawabnya
"Perasaanmu..?"ingin tau apa Aska masih cinta sama mantan istrinya
"Kalo aq cinta sama dia,dia gak minta cerai dariku.."Membuat Aqilla meresa bersalah
__ADS_1
"Aq penyebab dia minta cerai karna dia tau kamu mencintaiku..?"tanyanya lagi
"Kamu bukan penyebabnya jangan merasa bersalah karna hatiku memang khusus untukmu,aq dan dia tidak berjodoh sayaang.."Aska meredakan rasa bersalahnya
"Tapi bagaimana aq bisa ketemu dengan dia kalo kenyataannya memang aq yang buat dia sakit hati.."Aqilla sedih dan takut bertemu Lia
"Dia bisa mengerti dan memahami perasaanku dan dia udah menikah punya satu anak lagi denga suami barunya..Dia bahagia sekarang karna dia mencintai suaminya yang sekarang..mungkin karna dulu kita karna rasa nyaman tapi gak memahami perasaan kita.."Aska menjelaskan
"Bersamaku jangan takut.."Aska mencium kening Aqilla
"Jika anakmu tak mau menerimaku..?"tanyanya lagi
"Aq akan tetap menikahimu..dia akan dewasa dengan pendampinya dan aq juga membutuhkan kamu memjadi pendampingku.."Aska melepaskan pelukannya dan menghampiri Evelin yang sibuk main game disofa
"Sayang besok kita ketemu sama dedek,..Evelin mau kan punya dedek cowo..?"tanya Aska
"Gak mau..nanti papah gak sayaang Evelin.."jawabnya masih sibuk dengan gamenya
"Papah selalu sayang sama Evelin..Evelin kan anak papah..dan Evelin harus sayang sama dedek sama2 gak boleh berantem.."Evelin menghentikan permainannya dan menatap Aska
"Papah gak pergi lagi kan..gak jauh2 dari Evelin..papah gak di minta dedek..?"7tanya Evelin takut kehilangan papahnya
"Papah gak bisa jauh dari Evelin karna papah sayang Evelin dan Evelin harus sayang sama dedek..kan kakak adik.."Aska dengan sabar dan Evelin mengangguk.
"Udah mainnya kaka Evelin mandi sama mamah bau.."Aska menutup hidungnya.
Aqilla mandi bersama Evelin dan Aska duduk disofa melihat2 foto Aqilla saat jadi model Sinta dan menjandikan status dengan kata "Bidadari." Selang berapa menit Lia mantan istrinya komentar dengan statusnya karna dia tau foto itu Aqilla yang lama dicintai Aska saat mereka bersama.
"Masih teropsesi dengan Aqilla..?"tanya Lia yang menganggap Aska aneh mencintai tapi wanita yang bersuami dan dia tidak cinta pada Aska
"Ya"balas Aska singkat
"Cobalah membuka hati untuk wanita lain..hiduplah bahagia jangan menatap masalalu..?"Lia menasehati Aska karna mereka menjadi teman
"Khusus untuknya"Aska tersenyum sendiri
"Gila.."Lia menggelengkan kepalanya
"Lama..besok aq jemput Alfa.."balas Aska
"Ya"Lia singkat.
__ADS_1