Rasa Yang Tak Hilang

Rasa Yang Tak Hilang
Aska membuka hati


__ADS_3

Disisi lain Aska yang masih sibuk dengan kuliah kedokteran dengan Rendy teman dekatnya.Meski dalam lubuk hatinya selalu menyimpan nama Aqilla namun dia juga gak menampik perempuan yang mendekatinya apalagi dia tau dari Rendy kalo Aqilla baru saja menikah karna dia tau saat bertemu dengan Sinta teman baik Aqilla.


"Libur panjang Lo ga balik Ka..menikmati sakit hati lo karna Aqilla nikah..?"Ejek Rendy


"Lo udah tau sejak awal Aqilla gak suka sama kamu..ngapain masih sakit buat dia,nyiksa diri aja.."Rendy yang kasian Aska terperuk diam


"banyak cewe yang deketin lo Ka dari kaka kelas sampe adik kelas kenapa gak lo samber aja..sapa tau bisa move on.."saran Rendy yang mulai kesal.


"kalo kamu sendiri terus kayak gini,Bella sampai kapanpun akan mengaharapkan kamu terus..dia ganggu terus sama kamu..coba deh kamu trima salah satu cewe yang mendekati kamu.."saranya lagi.


"kamu benar Ren,aq gak mungkin kaya gini terus..Aqilla gak salah ini salah gue dan hati gue yang yakin Aqilla ada rasa sama gue dan suatu saat kita bisa bersama..tapi itu hanya mimpi gue,kenyataannya dia sama sekali gak suka sama gue..gue benci sama hati gue..yang masih saja suka sama dia.."Aska marah pada dirinya sendiri.


"Nah itu lo sadar..perbaiki penampilan lo cari cewe lain..heran kaya dia aja cewe didunia ini..kantin lapar mau ikut atau mau kesamber setan lo disini..?"Raendy menepuk bahu Aska


Mereka berjalan kekantin dan duduk memesan mie ayam dan es teh.


"Hay Ka boleh gabung ga..?"tanya salah satu cewe yang merupakan satu kelasnya


"boleh duduk aja.."Aska mulai belajar membuka hatinya pada wanita


"aq mau ngundang kalian untuk hadir dipesta aq nanti malam..parti kecil tapi tenang aja bikin kalian happy..daripada kalian bengong dikontrakan.."Lira mengundang Aska dan Rendi


"ya nanti kita datang..perlu kado ga..boke gue.."Rendi cengingisan karna bener lagi tanggal tua belum dapat kiriman


"bukan anak kecil,jadi kalian gak perlu bawa kado.."jawab Lira mengerti karna mereka anak kontrakan


"sekalian bawa cewe2 kalian.."tambah Lira


"gak punya cewe.."jawab Aska


"kasian banget lo,ganteng gak laku.."ejek Lira buat Rendy ngakak


"cewe tengil asal ngomong..aja lo.."umpat Aska


"Sorry Ka..gue tau yang suka sama lo banyak..tapi lo tolak..atau lo suka sama jenis..?"Lira yang suka ngomong sembarangan jadi cewe yang dekat dengan mereka Lira


"Su..!"celetus Aska


"ha..ha..ha.."Lira tertaw dan pergi


Malam telah tiba mereka bersiap ke ultah Lira meski Aska sebenarnya malas,namun udah janji datang.


"Ka udah siap belum..ini udah mempet waktunya udah ditunggu.."Rendi yang menunggu Aska masih malas2san


"ya kamu yang nyetir gue malas.."Aska melempar kunci mobilnya

__ADS_1


Rendy melajukan mobil Aska dengan kecepatan penuh karna udah telat.


"gila Lo ren cuma 20 menit kita udah sampe..bikin jantung gue mau copot.."umoat Aska


"Dah gak usah crewet..gue laper..mau makan gratis.."balas Rendy jalan lebih dulu menghampiri Lira yang asyik ngobrol sama sodaranya Lia cewe manis berkerudung dan usianya beda 5tahun darinya


"Met ultah La.."Rendy ucapin selamat


"Met ultah juga La.."Aska juga


"ya makasih..oh ya ini kenalin mba gue..Lia baru datang..sodara dadi bapak gue..ada tugas di puskesmas didaerah sini.."Lira mengenalkan Lia


"Aska.."Aska melihatnya dari ujung kaki sampai hijabnya,dewasa manis dan sederhana menurut Aska


"Rendy.."Sambil makan kue


"Oh ya tinggal dulu..titip mba gue..dia gak kenal teman kita..kalin temen deket gue jadi kalian ngobrol aja..mba aq kesitu dulu banyak temenku.."Lira pergi menemani tamu lain


"kamu sodara Lira..?"tanya Aska untuk membuka keheningan mereka


"Saya kaka keponakan dia karna ayah Lira adik ibu saya.."Lia sambil nunduk mejelaskan


"Disini lama..?"tanya Aska lagi


"Saya ditugaskan dipuskesmas sini jadi saya tinggal dirumah Lira..kalo untuk pastinya belum tau.."jawabnya dan duduk dihadapan Rendy yang sedang makan dan Aska ikut duduk


"iya..kamu teman Lira..?"tanya balik Lia


"iya satu kelas di kedokteran.."jawab Aska


Mereka ngobrol tentang dunia kesehatan dan nyambung,saling bertukar no HP. Aska kagum dengan kedewasaannya dan kesederhananya yang lama2 membuat Aska jatuh hati meski usia mereka beda lima tahun.Aska meresa nyaman bahagia dan bisa sedikit melupakan Aqilla.Rendi pun menyetujui.kedekatan mereka yang penting Aska move on.


"Li nanti aq ****** yah..?"Aska menghubungi Lia


"ya boleh kalo tidak merepotkan.."jawab Lia


"gak lah masa merepotkan.kamu tunggu aq yah.."Aska menutup teleponya dengan salam


Lira mengetahui kedekatan Aska dan Lia dihatinya timbul rasa tak percaya karna umur mereka dan juga Aska banyak penggemarnya.


"Ka bisa kita bicara..?"minta Lira dan Aska mengerti apa yang akan dibicarakan dengannga


"Ya kita duduk dikantin.."Aska dan Lira berjalan masuk kekantin


"Mau pesen apa Li..?"Aska menawarkan

__ADS_1


"Es jeruk aja..aq masih kenyang.."jawab Lira dan Aska memesanya


"Ka lo gak mainin mba gue kan..kalo lo cuma mau bikin mba sakit hati mending jangan deh..kita teman dan gue gak mau gara2 hal ini kita jadi musuh.."Lira langsung ke inti


"Menurutmu gue mainin mba lo..belum juga jadian udah asal nuduh.."jawab Aska tenang


"bukan nuduh Ka,tapi perbedaan umur kalian dan mba gue cewe baik alim gak neko2 Ka,pacaran aja gak..kenal cowo aja sama teman kerja sodara dan lo.."Lira menceritakan


"Ya itu bagus..aq suka.."jawab Aska santai


"Lo suka beneran sama mba gue..?"tanya Lira penasaran


"Gue nyaman nyambung bahagia sama dia dan suka sama dia..untuk umur gak masalah buat gue yang penting kita sama2 cocok ya jalani.."Aska mengungkapkan isi hatinya


"Kalo emang benar kaya gitu gue gak akan larang karna kayaknya mba Lia juga ada rasa sama lo.."Lira mengerti dan Aska tersenyum.


"gue percaya sama lo Ka dan tolong jangan sakiti sodara gue.."minta Lira dan Aska mengangguk.


Aska bersiap dengan mobilnya menjeput Lia ditempat kerjanya dan menunggu didepan puskesmas.


"Maaf ya lama nunggu.."Lia menghampiri Aska


"Ya gak pa2,masuklah.."Minta Aska dan mereka pergi dari area puskesmas


"Kita mau kemana mas ?"tanya Lia sopan meski dia lebih tua


"Temenin aq makan bentar.."jawab Aska melirik kearah Lia yang fokus menatap jalan


"Dah sampe turunlah..kita makan disitu.."Aska menunjuk ke rumah makan kecil yang biasa dia makan disana sama Rendy.


"Mas biasa makan disini..?"tanya Lia


"Yah sama Rendy.."0jawabnya sambil memesan dua ayam bakar dan es teh.


"Kita udah kenal cukup lama kalo aq mau ngomong sesuatu tetang perasaanku kekamu apa kamu mau dengar dan menjawabnya..?."Aska yang gak tau dia ngomong dengan mudah tak ada rasa deg2gan atau gugup.


"Ya mas ngomong aja.."balasLia yang hatinya seakan menari deg2gan dan malu


"Aq gak tau mulainya dari mana tapi aq meresa nyaman senang kita nyambung dan aq bahagia bersamamu..aq merasa kita cocok dan aq rasa aq suka sama kamu.."Aska jujur dengan perasaanya saat ini yang dia rasakan


"Apa kamu jadi pacarku..maksud kamu jadi wanita yang paling dekat denganku..?"tanya Aska mulai cemas ditolak


"Mas aq juga gak tau harus bilang apa tapi apa gak nyesel umurku 5 tahun lebih tua darimu dan banyak cewe muda disekelilingmu yang suka sama kamu mas.."jawab Lia ragu karna perbedaan umur


"Aq gak suka mereka..kita kan bisa jalani dulu..apa kamu gak suka sama aq atau kamu suka sama cowo lain..?"tanya Aska mulai takut penolakan

__ADS_1


"Baiklah mas kita jalani hubungan ini..aq gak nolak karna aq juga merasakan hal yang sama.."Lia menunduk malu dan Aska bahagia mencium tangan Lia.


"Jangan begini mas malu.."Lia menarik tanganya dan Aska tersenyum.


__ADS_2