Rasa Yang Tak Hilang

Rasa Yang Tak Hilang
Tempat kerja baru


__ADS_3

Setelah kejadian Aska mencium Aqilla,Rendi berganti menggantikan Aska dan Aska kembali kejogya tanpa berpamitan sama Aqilla ataupun Evelin. Dia merasa sangat sedih dan sengaja menghindari Aqilla.


"Pagi La..aq yang menggantikan Aska memeriksamu.."Rendi memeriksa Aqila dan Aqila ingin sekali bertanya Aska tapi dia urungkan karna dia juga merasa bersalah


"La hasil tesnya trombositmu ud h naik dan kamu juga udah gak panas.. kamu udah boleh pulang La.."Kata Rendy setelah memeriksa


"Oh ya La kamu nunggu aq sebentar yah nanti aq yang antar..soal biayanya udah ditanggung Aska..jadi kamu gak perlu bayar..setengah jam lagi aq antar kamu pulang.."Rendy meninggalkan kamar Aqilla dan dia sedih dan menangis


"Apa yang aq lakukan pada Aska..kenapa lansung menamparnya dan mengusirnya.."Aqilla nangis


"Dia gak mau ketemu aq lagi..bagaimana dengan anakku nanti.."Aqilla sangat sedih dan menyesal.


Rendy mengantar Aqilla sampai rumah dan disambut keluarga dan Evelin.Yang sedari tadi mencari sosok papahnya yang gak ketemu.


"Om dimana papah Elin..?"Tanya Evelin dan Rendi menggendongnya seolah Evelin mewakili Aqila


"Papah udah balik kerja dijogya sayaang..Evelin telfon aja yah sama papah..?"Aqila yang mendengar sedih dan Rendy pun melirik Aqilla sedih


"Bu pak Rendy pamit dulu masih ada pasien yang harus Rendi perikaa.."Rendy berpamitan.


Aqilla berjalan masuk kekamarnya dan Evelin mengikutinya dan mengambil HPnya dan menghubungi Aska. Berulang kali Evelin menghubungi Aska tapi gak dianggat membuat Evelim sedih.


"Papah gak angkat mah.."Evelin sedih dan membuang Hpnya keranjang


"Sayang papah kan bilang sibuk kerja gak bisa angkat..besok yah nanti papah dimarahi bosnya"Kata Aqilla menenangkan Evelin


Aaqilla berfikir hanya karna dia menolaknya dia buat Evelin sedih,Aqilla sangat terluka dengan sikap Aska pada anaknya.Keesokan harinya pun sama Aska tidak mau mengangkat telfon Evelin sampe dia menyumpahi Aska karna Evelin sedih dan menangis.


"Dasar pria egois cuma karna aq tolak dia nyakintin anakku,aq sumpahin gak akan tenang hidupnya..biar tau rasa.."umpat Aqila dihatinya


"Sayang kita kerumah makan tante Fitri nanti Aqilla main sama dede Fita.."Aqilla membujuk Evelin


"Ya mah..nanti disana ketemu papah.."jawab Evelin bikin Aqilla sedih


Mereka kerumah makan Fitri dan Aqilla membantu masak didapur bersama Rida,sedangkan Evelin bermain sama Fita ditaman agak jauh dari ruangan dapur.Sinta dan Rendi baru saja datang dan menghampiri Evelin.


"Sayang mau ngomong sama papah apa ga..?"tanya Rendy pada Evelin

__ADS_1


"Ya mau..Elin kangen papah ."Evelin nangis


"Jangan nangis nanti papah gak mau ngomong sama Evelin..Evelin janji gak akan ngomong sama mamah kalo Evelin telvon papah..kalo ngomong papah marah dan gak mau ngomong lagi sama Evelin.."Rendi mengancam Evelin


"Yah Elin janji.."kata Evelin menghapus airmatanya dan Rendy memberikan telvonnya


"Papah..papah marah sama Elin..?"tanya Evelin sedih


"Gak sayang papag sayang sama Evelin,paqh sibuk kerja sayaang maaf ya..Evelin udah janji kan sama om Rendy..?"tanya Aska memastikan


"Ya janji gak ngomong sama mamah.."jawab Evelin dan mereka lama mengobrol sampai Evilin mengakhiri Hpnya karna melihat mamahnya kan medekatinya.


Hari demi hari berlalu dan Aqilla yang udah gak kerja di proyek karna proyek sudah selesai membuatnya kerja seharian full dirumah makan Fitri dengan hati bercabang karna memikirkan Aska yang tidak mau mengangkat telfon anaknya.


"La kamu kenapa..melamun terus..?"tanya Sinta yang duduk berhadapan dan Rendy menahan senyumnya karna dia duduk dekat Sinta pacarnya


"Gak pa2.."Aqilla menunduk


"Kamu kangen sama Aska mau ngomong sama dia..biar Rendi yang bantu kamu.."Sinta tau Aqilla memikirkan Aska


"Gak..sapa yang kangen dia,lagi malas aja.."Aqila pergi menjauh dari Rendy dan Sinta


"Nanti juga akan sadar..lama2 kangen.."Rendy sambil minun kopinya.


Aqilla merebahkan badanya setelah cape masak tangannya terasa pegal.Dibuka Hp nya dan melihat kontak Hp Aska dan ditatapnya tak henti2.


"Apa aq telfon dia..tapi Evelin aja gak diangkat..apa aq chat dia..tapi masa aq..hah nyebelin..aq benci sama kamu Ka.."Aqilla memejamkan matanya.


"Sebaiknya besok aq ganti no ku biar aq gak berharap padanya..emang dia siapa..kalo aq blokir sama aja..tapi nanti Evelin yang makin sedih dan marah"lirihnya


"Semua kamu yang ngawali pada anaku tapi kamu juga yang nyakitin anakku..dasar pria brengsek..gak ada pria yang baik selain suamiku..mas Edo kangen.."Aqilla sedih dan lama2 tertidur.


Keesokan harinya Aqilla ada tawaran kerja dari Om Dany yang akan dia garap di Kalimatan,karna posisinya sangat jauh Aqilla masih pelu waktu berfikir.


"Om masih lama kan berangkatnya..Aqilla perlu berfikir dulu om dan ijin sama orangtua"Aqilla meminta waktu


"Ya masih satu bulan kamu ngomong dulu dan juga fikirin Evelin juga..mau ga ditinggal..karna lama satu tahunan.."kata Om Dany

__ADS_1


"Ya om"jawab Aqilla mematikan telfonnya


Seperti biasa Aqilla dan Evelin datang kerumah makan Fitri sebenarnya dia sedang malas dan bosan tapi dengan kedatangan orang tua Aska berkunjung lagi menemui Aqilla dan Evlin membuatnya senang.


"Apa kabar bu pak lama gak kesini..apa bapak ibu gak pa2 gak sakit kan..?"tanya Aqilla yang udah dekat dengannya


"Ga pa2 nak kami sehat..kemarin itu anak kami dirumah jadi gak bisa kesini..dia sekarang sedih dan pergi lagi.."ibu Aska yang tau anaknya baru saja ditolah karna Aqilla masih belum siap.


"Ibu sama bapak mau pesan apa..Aqilla masakin.."Aqilla mempersilahkan mereka duduk


"Terserah kamu aja La..yang kamu buat pasti kami makan"Aqilla masuk dapur


"Nenek kakek Elin kangen..?"Evelin memeluk ibun dan ayah Aska


"Sayang..kakek dan nenek juga kangen dan sayaang sama Evelin..sini duduk sama nenek nanti nenek suapin yah.


"Makanan udah siap..Aqilla masak sop iga..ibu sama bapak kan belum pernah ngrasain sop iga Aqilla..he..he.."Aqilla tersenyum menyebut nama sendiri


"Pastina enak..masakan Aqilla..koki handal.."balas Ayah Aska dan mereka tertawa.


"Aqilla gak kerja lgai diproyek..?"tanya ayah Aska


"Ya udah selesai pak..ada lagi tapi jauh di Kalimantan.."Aqilla sambil ikut makan bersama


"Apa kamu akan pergin kesana..?"tanyanya lagi


"Ya mau giman lagi adanya disana.."kata Aqilla


"Kalo ayah dan ibu kasih kerjaan mau ga..mungkin gak setinggi di proyek..tapi ibu dan berharap kamu mau La dan kamu bisa bawa Evelin.."minta Ayah Aska berniat mendekatkan dia pada anaknya


"Kerjaanya apa pak..?"tanya Aqilla penasaran


"Bantu di tempat pratek gak jauh kok karna tempat prateknya satu rumah dengan rumah kami..nanti kamu bantu pasien dan ayah dan ibu bisa dimasakin kamu terus.."Ibunya menjelaskam


"Jangan ditolak nak dicoba dulu..semoga kamu betah karna berangkat pagi jam 9 sampai jam 5 dan yang jam 2 sampai malam"ayah menjelaskan jadwal


"Ya boleh pak bu..kapan Aqilla mulai kerja?"tanya Aqilla

__ADS_1


"Besok boleh.."Ayah Aska senang dengan Aqilla setuju.


__ADS_2