Rasa Yang Tak Hilang

Rasa Yang Tak Hilang
Kekecewaan Aska


__ADS_3

Aska berserta istri dan anak-anaknya masuk dalam mobil dengan persiapanya dan datang kerumah Lia untuk menjeput Alfa anak dari Lia dan Aska pernikahan pertamanya. Anak-anak sangat senang bernyanyi dalam mobil dan membuat Aqilla dan Aska bahagia.


"Sayaang apa kabar, maaf yah mamah dan papah jarang kesini..? "Aqilla pada Alfa yang udah nunggu diteras bersama Lia dan suaminya


"Baik mah.."Alfa mencium tangan dan memeluk Aqilla


"Sayaang kamu makin tampan,mamah jadi gemes liat kamu,nanti tinggal sama mamah yah? "minta Aqilla dan Alfa melihat kearah ibunya


"Yah boleh karna kamu libur sekolah, tapi sebelum masuk sekolah kamu pulang"Lia


"Apa kabar de..? "tanya Lia pada Aqilla


"Alhamdulillah sehat mba.. "Aqilla mengulurkan tangan pada Lia dan suaminya


"Apa kabar mas? "tanya Aska pada suami Lia


"Sehat de kamu gak tugas? "tanya suami Lia


"Tugas istri mas daripada ngambek"canda Aska dan Aqilla mencubit perut suaminya buat mereka tertawa


"Jadi istrimu kalo gak dituruti ngambek?"tanya Lia


"Gak mba, jangan percaya papanya anak-anak nyebelin"Aqilla cemberut


"Kaka sama dede main dulu itu sama dede Tiara yah, mamah duduk sebentar mau ngobrol sama bunda Alfa? "minta Aqilla.


Aqilla duduk disamping suaminya dan Lia masuk membuat minuman untuk suami dan mereka.


"Silahkan de diminum dulu"Lia menawarkan minum


"Makasih mba.. "Aqilla tersenyum


"Oh ya mba aq mau ngasih ini buat keperluan sekolah Alfa.."Aqilla menyodorkan amplop dimeja depan Lia dan suaminya dan dilihat Aska yang tak tau isinya apa


"De kamu kan udah kasih buat Alfa,lah ini apa kok ada buku rekening atas nama Alfa segala? "Lia yang membuka dan membacanya


"Iya mba sengaja aq persiapkan lebih awal untuk kebutuhan Alfa nantinya.. "Aqilla dan Aska tersenyum


"Alfa juga tanggung jawab kami dan mulai bulan depan aq akan mengirimnya kesini buat Alfa.."Aqilla

__ADS_1


"Tapi ini gak perlu kan dan ini isinya sangat besar de, kamu gak usah kirim lagi..? "Lia merasa cukup


"Mba biaya sekolah makin tinggi dan Alfa juga anak laki-laki yang pastinya butuh untuk keperluannya nanti baik sekolah dan keperluan lainnya jadi simpan aja mba ini hasil kerja suamiku papah Alfa bertanggung jawab atas Alfa.. "Aqilla


"Aq juga udah mempersiapkan untuk Evelin dari dulu malah mba dari suamiku masih hidup sekitar Evelin umur dua tahun cuma masuk dan penarikannya lewat rekeningku dari hasil kerja papahnya dulu sebelum meninggal dan kini aq sisihkan dari hasil rumah makanku untuk kebutuhan Evelin nantinya"Aqilla buat Aska bertanya


"Dari hasil untung ruma makan?"tanya Aska mematap istrinya kecewa dan sedih


"Apa gak ada dari hasil kerjaku buat Evelin?"Tanyanya lagi


"Kamu kan udah banyak tanggungan yaang dari memenuh kebutuhan rumah tangga kita, Alfa dan si kemar jadi biar Evelin jadi tanggung jawabku.. "Aqilla buat Aska tersinggung


"Apa menurutmu hasil kerjaku gak mampu untuk empat anak sampai kamu gak pake hasil kerjaku untuk Evelin? "Aska buat Lia dan suaminya merasa tidak enak karna Aska saat ini tersinggung


"Bukan gitu yaang maksudku, aq cuma gak ingin kamu menanggung semua kan masih ada aq bantu kamu"Aqilla masih belum mengerti


"Mas maaf ijinkan aq yaang jelaskan sama istrimu"Lia yang merasa tidak Enak melihat mereka berselisih dan keluguan Aqilla


"De, suamimu mencintai kamu apa adanya dengan kamu yang punya satu anak, dan menerima kamu dan anakmu yang artinya suamimu dari awal mengenalmu menjadikanmu istri sudah siap dengan tanggung jawabnya akan dirimu juga anakkmu, suamimu menyanyangi anakmu seperti hanya anak kandungnya"Lia menjelaskan


"Mas Aska suamimu dia bertanggung jawab dan berkewajiban penuh memberikan semua kebutuhanmu dan anakmu secara lahir dan batin,baik itu kebutuhan makan pakaian sekolah dan lainya adalah tanggung jawab suamimu, dia juga papah anakmu Evelin"Lia membuat Aqilla mengerti


"Yah dan kamu buat suamimu sedih.."Lia melihat Aska sedih


"Yaang kamu sedih karna aq, kamu marah yaang? "


"Gak sedih karna kamu karna wanita cantik itu dipinggir jalan"Aska cemberut


"Yaang kamu kan tau aq gak sepintar kamu, yaang maaf karna tadinya aq pikir aq gak mau nyusahin dan buat kamu nambah beban akan Evelin.. "Aqilla menyesal


"Yaang kalo kamu kaya gitu kamu yang gak adil, dan kamu gak menghargai jeripayahku yang kerja siang malam buat istri dan anak-anakku"Aska menatap suaminya


"Gak gitu yaang aq sangat menghargai dan menghormatimu..kamj suamiku yaang maaf"Aqilla sedih dan Aska sengaja menggoda istrinya


"Gak aq maafin, menyakitan.. "Aska sengaja melihat kearah lain


"Hik.. hik.. yaang maaf aq kan gak niat bikin kamu sedih dan kecewa.. aq cuma gak mau kamu banyak pikiran dan tertekan karna kami yaang... yaang.. maaf"Aqila mengoyang2 bahu suaminya yang melihat kearah lain


"Kalo gak dimaafin gak aq ijinin kamu nidurin aq.. sana nidurin kambing aja"Aqilla buat Lia dan suaminya tertawa

__ADS_1


"Yaang benar aja yaang disini yang harusnya dapat imbalan karna salahmu kan aq kok aq yang jadi dihukum? "Aska menatap istrinya yang bergantian memalingkan wajahnya


"Aq tarik kembali maafku.. gak jadi batal"Aqilla berjalan menghampiri anak-anaknya


"Yaang kok jadi kamu yaang sewot.. "Aska berdiri


"Maaf mas jadi ribut disini, kita pergi dulu bawa Alfa.. "Aska pamitan.


Aska menghampiri istrinya yang udah masuk dalam mobil bersama anak-anaknya yang udah siap dan sangat senang.Aqilla masih cemberut karna digoda suaminya yang gak mau memaafkan dirinya.


"Yaang jadi gak nih kamu cemberut gitu, kita pulang aja apa? "Aska menyalakan mobilnya


"Kalo kita pulang malam ini kamu tidur dimobil aja, udah plus busa dan bantal noh.."Aqilla masih kesal


"Yah kita berangkat, jangan cemberut gitu yaang kita mau liburan kan mau senang-senang."Aska dalam perjalanan


"Salah kamu sediri gak mau maafin aq..aq kan udah mengaku salah dan lagian aq gak bermaksud buat kamu kecewa"Aqila masih gak mau kalaha


"Yaang aq gak mungkin gak maafin kamu, sebesar dan sekecil apapun dalam hatiku aq selalu maafin kamu karna kamu istriku, ibu dari anak-anakku yang sangat aq cintai seumur hidup dan matiku yaang"Aska buat Aqilla terharu dan tersenyum


"Yaang sini.. "Aqilla melirik anak-anaknya yang sedang fokus bermain dengan Hp bersama-sama.


Dilampu mereh Aska menghentikan mobilnya menunggu lampu hijau dan mencondongkan tubuhnya pada istrinya yang tersenyum menggodanya.


"Sini yaang.. "Aqilla buat Aska memandangi wajah cantik istrinya yang tersenyum padanya


"Ada apa yaang? "Aska memajuka wajahnya


"I love u yaang.. "Aqilla mencium bibir Aska buat Aska terkejut karna istrinya didalam mobil dan ditengah jalan menciumnya


"Yaang curang ini dijalan kamu menggodaku, buat aq gak tahan kita pulang aja yah.. ?"Aska merasa istrinya sangat mengemaskan


"Aq ganti nanti malam yaang bikin kamu senang, sekarang nyenengin anak-anak kita dulu yah"Aqilla mencubit hidung suaminya.


"Janji yaang jangan ditinggal tidur lagi yah atau aq paksa."Aska membalas mengecup istrinya


"Thoot.. thoot "bunyi klason mobil dan motor dibelakang mobil Aska


"Ha..ha.. ha.. "Aqilla dan Aska tertawa.

__ADS_1


"Bikin gemes"Aska mencubit pipi istrinya dan mereka berangkat.


__ADS_2