Rasa Yang Tak Hilang

Rasa Yang Tak Hilang
Evelin sedih mengingat Edo


__ADS_3

Setelah menyenangkan anak-anak Aska bersama istri dan keempat anaknya kembali kerumah. Anak-anak masuk kamar mereka dan Tertidur dengan lelapnya, Aska yang lebih dulu masuk kamarnya menunggu istrinya masuk kekamar mereka untuk beristirahat.


"Yaang anak-anak udah tidur..? "Aska pada Aqilla yang berbaring disampingnya


"udah.. "Aqilla singkat dan berbaring disamping suaminya dengan memunggungi suaminya


"Yaang kok aq cuma dapat punggung.. "Aska membalikan istrinya


"Masih cemberut kesal ..?"Aska menatap wajah istrinya


"Yaang janjilah padaku kita akan bersama,kamu akan selalu mendampingiku baik kita tinggal disini,dikota kita ataupun dimanapun..?"Aska pada istrinya


"Berarti kita gak jadi pindah? "Aqilla sedih


"Belum tau, aq hanya takut kamu tinggalin karna aq gak mau hidup jauh darimu yaang, aq sangat cinta dan butuh kamu yaang.."Aska memeluk istrinya


"Kok gak yakin gini yaang? "Aqilla menatap suaminya


"Yaang kita kan harus berfikir dari sisi rendahnya, gak mikir bahagianya aq takut kamu kecewa karna aq belum tau hasilnya yaang jadi belum bisa mastiin kita pindah gak nya yaang maaf yah.. "Aska mencium kening istrinya


"Iya yaang aq yang minta maaf karna kamu udah cape kerja buat kita tapi aq istri yang gak tau diri nuntut kamu ngikuti aq yaang.."Aqilla menyesal


"Aq akan selalu dampingi kamu dimanapun, aq udah gak akan nuntut kamu lagi, Evelin udah aman akan bersama kita terus jadi gak perlu pikirin kita pindah yaang lagian aq akan betah salama kamu berada disisiku"Aqilla memelul suaminya


"Makasih sayaan, aq cinta banget sama kamu"Aska makin erat.


"Tidur yaang nanti kamu sakit, besok kan kamu sibuk lagi di RS..? "Aqilla memejamkan matanya


"Gak dapat jatah dulu yaang.. gak diobati dulu nih udah tegang..? "Aska meraih dagu istrinya


"Yaang satu kali aja.."Aska merengek.


"Yaang kamu ini aq aja masih khawatir aq haid apa gak bulan ini, kamu minta terus"Aqilla mukul kecil dada suaminya


"Yaang.. bentar doang.."Aska masih merengek dengan meraba tubuh istrinya


"Sebentarnya kamu bikin aq kewalahan yaang.. "Aqilla mencubit dan membalas ciuman suaminya.


Mereka saling mencumbu hingga tak sampai mereka bergairah dan tak lagi bisa menahan dan menyatukan dirinya jadi satu dengan penuh cinta melanpiaskan hasyrat mereka hingga memuncak dan mengeluarkan cairan putih dan beringat lelah.


"Tidur yaang jangan minta lagi.. "Aqilla mengusap pipi suaminya yang tersenyum


"Kenapa senyum-senyum yaang? "Aqilla merasa aneh


"Kamu makin bisa yaang buat aq bahagia lahir dan batinku.. "Aska memeluk dan mencium kening istrinya

__ADS_1


"Yaang ini berkeringat aq yaang.. "Aqilla merasa kulitnya basah


"Gak pa2 yaang ini karna penyatuan kita aq juga berkeringat.. "Aska makin erat


"Tidur aja yaang nanti bangun tidur kita mandi bareng.. "Aqilla mengangguk.


Mereka tertidur sangat pulas hingga waktu petang baru bangun sedangkan anak-anak sudah bangun dan dimandikan bi Wati yang ikut merawat anak-anak.


"Yaang udah mau magrib.. "Aqilla membangunkan suaminya


"Iya yaang ayo kita bangun mandi, anak-anak nunggu kita.. "Aska mengucek matanya


"Kita udah lelah tapi kamu masih namba kita lelah jadi gini kan.. "Aqilla bangun dan meraih handuk yang diberikan suaminya


"Iya iyah yaang ayo mandi jangan ngomel lagi"Aska merangkul istrinya masuk kamar mandi.


"Tuh kan kamu bilang aq crewet.. "Aqilla ngambek


"Bukan crewet yaang tadi aq bilang ngomel"Aska membasuh istriya air


"Sama aja artinya.. "Aqilla buat suaminya tersenyum


"Heemm istriku sekarang mudah marah dan sensitif.. "Aska sambil menggosok tubuh istrinya dengan sabun


"Yaang aq akan makin tua dan jelek..?"tanya Aqilla


"Suamiku pandai sekali merayuku..? 'Aqilla juga menguyur tubuh suaminya


"Cuma kamu yaang yang aq rayu..."Aska tersenyum


"Gak percaya.. "Aqilla pura2


"Aq udah dibikin stres dari dulu sama kamu masih saja gak percaya yaang..? "Aska mencubit pipi istrinya.


"Sakit yaang, kamu suka sekali mencubit pipi dan hidungku.. "Aqilla mengusap pipinya


"Iyq maaf sayaangku cintaku istriku yang sangat cantik "Aska merayu


"Udah jangan merayu lagi bahaya nanti tegang lagi aq yang jadi pelampiasanmu, aq udah mandinya.. "Aqilla meraih handuknya


"Ha.. ha.. sayang kamu takut"Aska tertawa


"Yah takut sama singa yang selalu haus dan lapaar"Aqilla keluar dari kamar mandinya.


Aqilla selesai memakai bajunya dan turun menghampiri anak-anaknya yang sudah siap dimeja makan menunggu Aqilla dan Aska yang juga ikut turun menghampiri dan duduk disamping istrinya.

__ADS_1


"Sayang anak-anak papah maaf yah papah buat kalian nunggu dan lapar.. "Aska menciun keempat anaknya


"Iyah ayo makan.. "Evelin


"Iya sayaang.. "Aska mengambilkan nasi dan lauk keempat anak-anaknya


"Sekarang makan dan habisin setelah makan kalian belajar yah.. "Aska kemudian duduk yang piringnya udah ada nasi sayur dan lauk oleh Aqilla istrnya.


"Makasih sayaang I love u. "bisik Aska


"Hemm ya makanlah yaang nanti keburu dingin"Aqilla sambil makan.


"Sayaang sekolah kamu gimana nak..? "Aska pada Alfa yang menginap


"Baik pah Alfa dapat peringkat tiga.. "Aska bangga


"Hebat, belajar lagi yah biar dapat peringkat satu.. "Aska pada anaknya


"Iya pah.. "Alfa menjawabnya


"Kamu seperti papah nak.. papah dulu juga sekolahnya pintar dapat peringkat yah kan yaang?"Aqilla bangga


"Iya dan kamu yaang sukannya main sms san pake kertas sama temanmu dan malas belajar.. "Aska pada Aqilla


"Sayang kamu gitu deh bikin malu aq didepan anak-anak.. "Aqilla cemberut


"Ha.. ha.. gak yaang kamu spesial buat aq apapun dirimu aq tetap sayang dan cinta sama kamu.. "Aska sambil makan


"Papah Kakak mirip siapa, kakak juga peringkat satu kan pah.. "Evelin buat Aqilla kaget


"Uhuk. uhuk. uhuk"Aqilla tersendak


"Sayang tentu saja kamu mirip papah, papah dulu seperti kakak peringkat satu terus dan nanti kakak besar juga jadi dokter sama seperti papah.. "Aska sambil mengambik minum buat istrinya


"Iya pah jadi dokter sama seperti papah biar orang kakak sayang gak sakir kaya papah Edo, kasian kakak sayang banget sama papah Edo.."Evelin sedih


"Kakak kangen mah pengin ketemu papah Edo.. apa orang yang udah meninggal gak bisa ketemu? "Evelin lugu karna baru berumur 7tahun


"Tentu saja tidak sayang, kan papah Edo udah sama Tuhan dan gak sakit lagi tapi dia selalu liatin kakak dari atas dan ada dihati kakak, kakak jangan sedih lagi yah sekarang makan dan habis makan nanti papah bantu kakak dan adik-adik belajar biar tambah pintar dan gak ada yang merebut peringkat kakak"Aska menghibur Evelin


"Iya pah kalo kita pulang kita kemakam Papah edo ya pah, kakak mau bilang sama papah kakak udah jadi anak pintar dan bisa jaga mamah.. "Evelin tersenyum


"Iya sayang kita jenguk dan tinggal sama nenek Rahayu dan kakek Dodi yah nunggu papah libur dan kakak tes kenaikan kelas dulu"Aska berjanji


"Makan lagi sayaang habisin makannya"Minta Aska dan melihat istrinya yang meneteskan air matanya

__ADS_1


"Yaang kamu kenapa.. jangan ikut sedih gini?"Aska pada mengusap bahu istrinya tapi Aqilla tetap diam dan menghapus airmatanya.


__ADS_2