Rasa Yang Tak Hilang

Rasa Yang Tak Hilang
Ijin Evelin


__ADS_3

Setelah mendaftarkan Evelin, Aska dan istrinya pun pulang bersama Evelin dan beristirahat karna hari udah makin siang. Evelin masih sibuk dengan kedua adiknya yang belum mau tidur siang dan mengajaknya bermain.


Keesokan harinya Aqilla seperti biasa memasak untuk keluarga,setelah memasak dia hanya sibuk dengan tanaman bunga di taman depan rumahnya, yang menjadi hobi baru Aqilla merawat bunga-bunganya. Aqila sudah melupakan kesedihannya dan lebih memperhatikan keluarga. Dia juga sering memanjakan diri disalon agar lebih segar dan cantik.


"Yaang kamu berubah sekali, dan tampilanmu juga seperti abg.. "Aska memeluk istrinya


"Masa sih yaang, biasa aja kok aq dari dulu kan emang aq suka kaos dan jeans pendek panjang.."Aqilla yang merasa biasa aja


"Iya tapi lebih menonjol dan gayamu juga lain, sekarang lebih suka pake sepatu.. "Aska yang cemburu dan takut istrinya akan disukai pria lain


"Perasaanmu saja yaang, aq kan cuma kesalon dan bantu Sinta dan upahnya buat rawat diri biar lebih seger aja.. "Aqilla merasa biasa


"Tapi kamu makin cantik dan aq takut akan disukai banyak pria.. "Aska cemberut


"Ha.. ha.. ha. yaang kamu ini ada aja"Aqilla tertawa


"Aq sangat sayang sama kamu, aq senang kamu makin cantik tapi aq seorang suami yang takut ditinggal istri kan wajar itu yaang"Aska mencium bahu Aqilla


"Yaang gak akan pernah hianatin kamu, kamu sekarang satu-satunya pria yang aq cinta dan untuk selamanya.. "Aqilla menghadap suaminya


"Justru aq yang takut, kamu dokter tampan badanmu ok dan banyak duwit pasti banyak suster pasien dan wanita lain suka sama kamu dan diam2 perhatian dan menggodamu yaang..?"Aqilla membalas


"Yaang aq gak peduli dengan yang lain, cuma kamu yang aq pedulikan dan cintai, I love u yaang.. "Aska memeluk istrinya


"Yaang udah dong peluknya ini udah siang kamu kerumah sakit kan..? "Aqilla yang merasa risih


"Gak ah libur, udah ada papah sama Rendy.."Aska mencium dahi istrinya


"Aq ingin bersamamu, mumpung rumah sepi anak-anak sekolah dan mamah pergi dan tinggal kita berdua yaang.. "Aska ingin bermesraan


"Yah tapi ini udah ah jangan peluk lagi. "Aqilka menolak


"Yaang aq ingin makan kamu, ayo kita bercinta.. "Aska meminta jatah juniornya


"Yaang aq udah mandi, aq malas mandi lagi"Aqilla menolaknya sopan


"Nanti aq yaang mandiin.. "Paksa Aska


"Yaang kamu ih ngotot banget sih.. "Aska mencium dan tangannya menyentuh tiap inci tubuh istrinya.


"Yaang..."Aqilla menggeliat dan menikmati sentuhan Aska suaminya


"Tubuhmu bagai candu yaang, aq sangat ingin selalu makan kamu.."bisik Aska dan mulai membuat ombak lagi diatas istrinya dalam satu selimut hingga mereka lelah dan sama-sama mandi keringat dan tertidur lagi.

__ADS_1


Hari-hari yang dilewati sangat bahagia dan dua tiga keluarga dari keluarga Aska, Aqilla dan juga Edo yang udah seperti orangtua dan keluarga sendiripun ikut bahagia melihat kebahagian Aska dan Aqilla yang makin mesra dan selalu bersama dan ketiga anak yang tumbuh besar karna Evelin udah masuj kelas dua SMP dan kedua anak kembar udah masuk sekolah dasar kelas tiga.


"Sayaang kamu nginap dirumah nenek yah, nenek kakek kangen pengin tidur sama kamu? "minta ibu Rahayu ibu Edo


"Iya nek, nanti kakak minta ijin dulu sama mamah dan papah.. "Evelin menjawab ditelfon


"Iya kalo boleh nanti kakek jemput kamu sepulang kerja, kamu telfon kakek yah? "Nenek Rahayu yang selalu berharap dekat terus sama cucunya


"Iya nek, kakak matiin dulu yah telfonnya karna udah bel masuk nek.. "Evelin yng juga sayang sama nenek dan kakeknya


"Iya sayang belajar yang pintar yah.."Neneknya


"Iya nek.. "Evelin dan mematikan Hpnya.


Evelin mengikuti pelajaran seperti biasa dan dia juga murid yang cerdas dan selalu mendapatkan peringkat dikelasnya yang buat Aska bangga pada anak sulungnya dan selalu diberi hadiah sama papah Aska dan para nenek dan kakeknya. Jam sekolah berakhir dan Aqilla sudah didepan gerbang didalam mobilnya menunggu Evelin yang pulang.


"Mamah aq dapat nilai bagus lagi.. "Evelin masuk dan duduk disampir mmahnya yang sedang mengemudi


"Sayaang bagus dan pertahankan biar kamu bisa jadi dokter.. "Aqilla bangga


"Iya mah, aq ingin sekali jadi dokter agar bisa mengobati nenek dan kakek semua.. "Evelin bercita-cita


"Doa mamah dan mamah serta keluarga kita selalu sama kamu dan semua cita-citamu pasti akan terwujud.. "Doa Aqilla


"Mah apa kakak boleh tidur dirumah nenek Rahayu karna tadi telfon minta kakak tidur disana katanya kangen sama kakak mah..? "Evelin


"Tapi kamu disana gak boleh ngluyur, dirumah nenek aja dan jangan bikin susah nenek dan kakek.. "Peringatan Aqilla


"Iya mah.. "evelin mengangguk tersenyum


"Nanti kakek yang jemput kakak mah, pulang kerja.. "Evelin memberitahu


"Ya kamu sekalian bawa buku untuk belajar disana.. "Aqilla mengingatkan


"Iya mah, mamah gak perlu khawatir kakak akan tetap belajar disekolah.. "Evelin menyakinkan mamahnya


"Ya udah kita pulang dulu dan kamu ijin sama papah dan nenek Meria sama kakek Akbar dulu dan adik-adik.. "Aqilla sambil nyetir dan Evelin mengangguk.


Setelah menjeput Evelin, Aqilla menghampiri sekolah Si kembar tapi beda jenis kelamin, Aksa dan Alinna yang juga pulang sekolah. Aqilla dan Evelin menunggu dimobil depan gerbang sekolah mereka dan tak lama Alinna dan Aksa menghampiri mereka dan duduk dibelakang seperti biasa.


"Mah kita mall, dedek mau beli buku cerita baru.. "Rengek Alinna


"Besok aja nunggu libur, mamah cape dan kakakmu Evelin juga mau dijemput sama kakek Dodi.. "Aqilla menolak

__ADS_1


"Kakak mau tinggal dirumah kakek Dodi?"tanya Alinna yang tidur satu kamar dengan Evelin


"Iya de, apa kamu mau ikut juga..? "Evelin menatap adiknya


"iya donk ikut, nanti aq tidur sama siapa?"Alinna gak mau sendiri dan selalu nempel kakaknya


"Dhek bilang aja kamu gak mau pisah sama kakakmu..? "Aqilla menggoda anak bungsunya


"He.. he.. kemanapun kakak pergi, dhedek ikut ya kan ka.. "Alinna merangkul kakaknya yang selalu mengalah dan sayang sama mereka


"Aksa gimana..? "tanya mamahnya


"Gak, aq dirumah aja.. "Aksa cuek


"Gak ada yang aja kamu kak.. "ejek Alinna pada Aksa


"Aq juga gak mau.. "jawab Aksa


"Udah jangan ribuk dhek mamah lagi nyetir nanti gak konsen.. "Bentak Evelin pada dua adiknya


"iya kak.. "jawab Alinna.


Mereka telah sampai didepab rumah dan mereka segera masuk dan memberi salam pada nenek Maria yang ada diruang tamu sedang nonton TV bersama Kakek Akbar dan juga papah Aska yang sedang ngemil.


"Assalamualaikum papah, nenek kakek..? "Sua ra Alinna menggema diruang keluarga


"Walaikumsalam sayaang, cucuku yang cantik-cantik.. "jawab nenek Maria dan mereka menciuk tangan


"Pah, nek dan kakek tadi nenek Rahayu telfon dan minta kakak nginap disana,boleh kan pah nenek kakek..? "Evelin duduk disamping papah Aska dan bersandar dibahunya


"Sama mamah gimanan boleh ga ?"tanya Aska


"Boleh dong pah, dan Alinna juga mau ikut.."Evelin tersenyum dan Aska mengusap rambut Evelin


"Ya udah boleh, mau papah antar..? "tanya Aska mencium kepala Evelin


"Nanti dijemput kakek Dodi pulang kerja pah."jawab Evelin


"Kakak cuci tangan cuci muka dan makan dulu tidur sebelum kakek Dodi jemput, nenek gak mau kamu sakit dan adik-adikmu udah masuk kamar.. "minta Nenek Maria yang juga sayang sama Evelin


"Iya siap nek.. "Evelin tertawa kecil


"Panggil adik-adikmu juga makan siang bareng nenek udah masak kesukaan kalian.."teriak nenek Maria pada Evelin yang berlari menaiki tangga

__ADS_1


"Iya nek.. "teriak Evelin.


__ADS_2