Rasa Yang Tak Hilang

Rasa Yang Tak Hilang
Kecemasan Aska dan Rendy


__ADS_3

Aska dan istri serta anak2nya dan juga Nisa dengan suami serta anaknya yang ikut satu mobil dengan Aska pulang kembali ke jogya karna mobil Faisal ada rumah Aska.


"De kita baru saja sampe menginap lagi aja kalian cape kan..? "Aska pada Faisal yang langsung memanasi mobilnya


"Mas udah lama libur nanti aq yang gak enak sama bosku..kita mau langsung pulang aja"Faisal masih menyambi membersihkan kaca depan mobilnya


"Ya mas apa kita gak nginap dulu aja cape, belum lagi nanti kamu nyupir seharian full"Rara pada suaminya


"Tadi aq kan istirahat cuma duduk, yang nyupirin mas Aska jadi ya gak cape.. "Faisal kekeh pulang hari itu juga


"Yah terserah kamu aja, aq beres2 dulu.. "Rara cemberut karna pantatnya masih terasa panas.


Rara membereskan pakaian anaknya dirinya dan suami serta perlengkapan lain yang dibawanya. Faisal menaruhnya dalam mobil dan mereka bersiap berangkat.


"Mas mba maaf ya merepotkan, aq juga minta maaf kalo selama disini aq dan istri buat masalah, makasih karna sudah menganggap kami keluarga kalian"Faisal berpamitan


"Jangan minta maaf dan makasih terus,kami jadi terbebani gak kuat menahanya.."canda Aska pada Faisal dan Nisa


"Iya bener.. kamu aneh sekali bentar2 makasih dan maaf sampai penuh.. "tambah Aqilla membuat Nisa dan Faisal tertawa


"Yah mba kan namanya manusia gak tau masih bisa bertemu lagi apa ga.."kata Faisaal


"Kita akan bertemu lagi karna kita sodara dan lain kali aq yang akan kesana.. "AqillA memeluk Nisa dan Aska dberpelukan dengan Faisal dan masuk mobil


"Hati2 jangan ngebut ya de.."Aska mengatar sampai halaman rumahnya dan Faisal membunyikan klaksonnya.


Aska masuk rumah dan menghampiri istrinyan yang sedang menemani ketiga anaknya bermain dikamarnya dengan merebahkan dirinya diranjang Evelin.


"Sayaang kamu cape tidurlah, biar aq yang jaga anak2 kita.. "Aska mendekati istrinya


"Punggungku sakit yaang..aq tidur disini aja yaang, ranjang Evelin"Aqilla memejamkan matanya dan Aska mengusap2 punggung istrinya yang sakit dan terlelap tidur.


"Kaka papah kunci pintu kamar mandi dan pintu kamar... mainya didalam sini aja jangan keluar nanti adik jatuh.. papah mau tidur disamping mamah.. kalo dedek nangis bangunin papah yah ka.. "kata Aska pada Evelin dan dia tidur memeluk istrinya.


"Yah pah.. Kaka jagain adik2."jawab Evelin sambil main.


Suasananya yang dingin dengan rintik2 hujan membuat mereka terlelap tidur. Hingga telepon berbunyi berulang kali diHp Aska maupun Aqilla. Aska terbangun mendengar suara Hp istrinya dan dengan mata masih tertutup mengangkat telfonnya.


"Hallo.. "Aska membuka suarnya dan terdengan suara tangisan anak kecil yang Aska kenal

__ADS_1


"Maaf ini sodara pemilik Hp ini.. ?"tanya dan Aska membuka matanya


"Nisa! yah adik saya dimana dia?anda siapa?"tanya Aska cemas karna mereka baru 2jam lebih perjalannan


"Adik anda belum sadar saat ini berada dirumah sakit xx dengan suaminya yang masih kritis dan anaknya saat ini baik, bisa secepatnya anda kesini..? "suster pada Aska membuatnya panik


"Yah aq akan segera kesana.."Aska mematikna Telfonya dan membangunkan Istrinya


"Yaaang.. sayaang.. "Aska pelan dengan mengusap tanganya


"Heemm.. "Aqilla membuka matanya


"Aq mau kerumah sakit xx Nisa dan Faisal kecelakaan? "Kata Aska membuat Aqilla kaget melototkan matanya


Aq ikut yaang, aq ganti baju dulu.. dan minta bibi yaang jagain anak2.."Aqilla langsung turun dan lari kekamarnya


"Yaang kamu dirumah aja, aq sendiri saja.. kamu istirahat saja dan jagain anak2.."Mibta Aska mengikuti istrinya kekamar


"Aq ikut.."Aqilla maksa dan cepat2 ganti baju dan Aska gak bisa nolak permintaan istrinya


"Aq minta bibi dan pak Juki jagain anak2 dulu.. "Aska turun menghampiri bibi dan pak Juky untuk kekamar anak2nya


"Ren kamu, Nisa dan Faisal kecelakaan saat ini mereka belum sadar dan Faisal kritis..secepatnya temani aq Ren aq di rumah sakit xx"Aska cemas


"Yah aq akan langsung kesana kamu urus dulu mereka.. bagaimana anak Nisa Ka "tanya Rendi cemas dan kaget


"Anaknya baik sama suster, aq udah cegah mereka pulang besok tapi Faisal gak mau"Aska menjelaskan


"Ya aq kesana langsung Ka.. mungkin sampai sore nanti bisa gantian jaga"Rendy mematikan Hpnya.


Rendy merasa sedih cemas dan bersalah karna mereka baru saja menghadiri pernikahannya dan terduduk lemas disofa ruang tamu yang mereka sedang berkumpul bersama.


"Ada apa yaang? "tanya Sinta istrinya melihat muka pucat Rendy


"Kita secepatnya nyusul Aska dan Aqilla, Nisa dan Faisal kecelakaan mereka belun sadar dan Faisal kritis..cepat kamu bersiap kita langsung kerumah sakit"Minta Rendy


"Apa ka.. mereka kecelakaan?tanya Billy terkejut membuat Rara heran dengan sikap suaminya


"Yah saat ini belum sadar tapi anaknya gak pa2..Aska dan Aqilla lagi kesana mengurusnya"Rendy hendak pergi bersiap

__ADS_1


"Ka aq ikut yah.."Billy juga sedih dan cemas dengan Nisa


"Apa yaang gak salah ikut, aq gak mau cape..mereka udah ada Mas Aska istrinya dan kak Rendy ngapain kita kesana..? "Rara yang merasa mereka bukan siapa2 dirinya


"Kamu disini saja sama Bian, aq mau mau menemani ka Rendy dan Mas Aska.. kasian mereka orang jauh.. Adik mereka berarti juga adik kita.. "Billy membuat alasan


"Yah boleh kamu yang nyupir aq panik jadi lemas..mereka kesini menghadiri pernikahanku,karna aq mereka begini.. "Rendy sedih


"Bukan salah kaka, mereka sendiri yang tak hati2.."Rara merasa tidak akrab dengan mereka


"Kamu gak boleh kaya gitu Ra, benar kata kakamu bagaimanapun dia udah jauh2 kesini khusus buat untuk acara pernikahan kakamu dan dia udah seperti sodara buat kakamu..mereka juga baik"mamah dan papahnya Rendy


"Tapi kenapa suamiku yang cemas dan minta ikut.. ?"Rara kesal


"Suami bari mengenal mereka tapi udah tau sifat baiknya makanya jadi ikut cemas"papahnya Rendy


"Udah yaang ayo kita berangkat semua udah masuk koper.."Sinta turun dan membawa kopernya


"Yah ayo ka aq juga udah siap biar aq yang nyupir.. "Billy mengambil kunci mobil dari tangan Rendi.


Mereka segera meluncur kerumah sakit dengan menempuh perjalanan hingga 6 jam karna jarak dari rumah orangtua mereka ke jogya 4jam dan jarak ke rumah sakit 2jam dan beristirahat dua kali dalam perjalanan.


"Aska udah melarang mereka pulang, karna baru saja sampai tapi Faisal gak mau nunggu karna kerjaanya numpuk, mungki karna kecapean jadi kecelakaan"Rendy disela2 mobilnya yang macet karna lampu mereh


"Mungkin ka.. karna ke Samarinda butuh waktu seharian full kalo naik mobil kecuali pesawat.. "Billy yang dulu ikut nenek kakenya dan sekolah sama Nisa


"Kamu tau mereka dari Samarinda..?"Tanta Sinta membuat Billy berbohong lagi untuk mengurangi kecurigaan mereka


"Aq sempat ngobrol sama Faisal dan dulu aq ikut nenek dan kakek dan juga sekolah disana jadi aq tau jaraknya.."Billy berbohong


"Oh jadi kamu juga asli sana yah..? "tanya Sinta


"Billy dan papah asly orang sini mba,yang asli orang sana mamah dan orangtua mamah.. Aq sejak kecil ikut nenek kakek sampai SMA dan kuliah diluar negri, orangtua Ka Rendy sejak kecil berteman akrab dengan orangtuaku menjodohkan Rara dan aq kami menikah dan tinggal diluarnegri karna Billy kerjanya disana sejak lulus kuliah"Billy menjelaskan dirinya pada Sinta


"Oh kalian dijodohkan.. dan kalian mau sampai punya anak satu.. "Sinta heran karna dijaman ini masih ada perjodohan


"Aska susah sekali dihubungi bikin aq cemas.. "Rendy dari tadi fokus Hpnya.


"Sabar yaang mungkin mereka juga belum sampai,kamu cape yaang tidur aja"minta Sinta yang melihat kecemasan suaminya.

__ADS_1


__ADS_2