Rasa Yang Tak Hilang

Rasa Yang Tak Hilang
Tuduhan pada Aqilla


__ADS_3

Baru saja Aska sampai kerumah yang disambut istrinya dengan senyum dan ketiga anak2nya yang menantikanya dan merindukannya.


"Sayang aq mandi dulu, jangan dekat2 dulu yah.. papah baru pulang dari jauh masih kotor"Aska pada istri dan ketiga anaknya


"Iya yaang cepat mandi.. "Suruh istrinya


"Yaang anak2 kita ditidurin dulu dikamar.. aq kangan banget sama kamu, gak kuat, gak tahan dua hari kita ketemu.. "Aska menggoda istrinya


"Yaang ini masih siang, nanti malam aja mandi udah cepat..?"Aqilla merona malu dan menolaknya


"Yah aq mandi dn selesai mandi anak2 harus udah tidur.. "Aska maksa


"Kaka Evelin ini udah siang.. tidur"Aska pada putrinya


"Yah pah.. "Evelin masuk kamar dan diikuti Aqilla menidurkan dua anak kembarnya.


Aqilla menidurkan kedua anaknya dengan menepuk dan menusap lembut punggug anak2nya karna dia gak bisa nolak suaminya yang dia juga merindukan suaminya yang dua orang hari jauh darinya.


"Yaang udah tidur, ayo kita bercinta yaang udah gak tahan.. "Aska mengangkat tubuh istrinya dan membawanya masuk kedalam kamarnya dan mengunci pintunya


"Yaang ini masih siang, mintu gitu.. pasti malannya juga minta tambah.. "Aqilla dalam pelukan suaminya


"Yaang geli.. aaaakh" Aska mencium leher istrinya dan membuka semua baju istri dan dirinya.


"Yaang aq mau tanya.. Nisa gimana? "Aqilla masih menolak ciuman bibir Aska


"Jangan menolaknya atau aq gak akan melepaskamu"dan Aqilla pasrah,Aska ******* lembut bibir istrinya dan meraba tubuh istrinya


"Aaakh yaaang kamu suka sekali memainkan V ku bikin aq gak tahan.. "Aqilla mendesah setiap sentuhan diarean Vi nya yang sering dimainkan dengan lidah suaminya


"Aq tau pusat kelemahan istriku yang a


gak akan mungkin menolakku"Aska cium naik keatas badan istrinya


"Aq kangen sekali ingin menyentuhmu meraksan bau tubuhmu, bermain denganmu, aq gak bisa tidur tanpa kamu yaang"Aska ******* bibir istrinya dan memasukan juniornya dan menghentakan naik turun dengan cepat dan kenceng


"Aaakh yaang pelan-pelan.. "Aqilla kewalahan dengan tenaga suaminya

__ADS_1


"Ditahan dinikmati yaaang aakh"Aska makin keceng mengonyannya sampai Aqilla kewalahan meremas selimutnya dan berkeringat dan mendesah


"Aakh..aaakh yaang"Aqilla menikmati yang Aska makin kenceng dengar suara merdu desahan istrinya yang sangat dirindukan hingga keluar cairan putih masih menggoyangkannya


"Udaah yaang lepas.. "Aqilla gak kuat dan Aska mengangkatnya


"Haah I love u yaang,aq sangat merindukanmu "Aska ******* bibir istrinya.


"Thok.. thok.. thok.. "suara pintu,bibi mengetuknya


"Yaang udah jangan cium lagi, itu ada yaang ketuk pintu..? "Aqilla menolaknya karna dia sudah gak berdaya dan terkuras tenaganya dengan permainan suaminya yang makin hot.


"Siapa sih yang datang ganggu aja.."Aska menyelimuti istrinya dan turun dari ranjang mengambil handuk dan melilitkannya dipinggangnya.


"Ada apa bi..?"Aska pada bibi


"Ada tamu,katanya mau bertemu mba Aqilla"kata bibi menjawabnya


"Suruh tunggu, aq bangunin bentar?"Aska menutup pintunya


"Siapa yaang? "tanya Aqilla dibalik selimutnya


"Jangan cemberut gitu, undah marem tadi masih cemberut..buat nanti malam sayaang"Aqilla mencium pipi suaminya yang cemberut dan turun dari ranjang.


"Yaang mandi bareng.. ?"minta Aska masih ingin nempel


"Tapi jangan minta tambah aq ada tamu.."Aqilla mengingatkan


"Yah tapi nanti malam harus.."Aska buat Aqilla menghembuskan nafasnya


Mereka mandi bersama dan selasai mereka turun setelah rapih pakai banju santai keruang tamu. Dan mereka terkejut dengan kedatangan Rara karna mereka gak tau ada apa tapi dalam pikiran Aska dia akan menjemput Billy.


"Rara ada apa..? "Aska mengulurkan tangan tapi Rara dengan wajah maraha dan emosi hendak melayangkan tangan pada Aqilla


"Apa maksudnya ini, kamu datang dan mau menampar istriku..! "Aska mencegah dan menghempaskan tangan Rara dengan marah


"Tidak aq ijin kan siapapun melukai istriku termasuk kamu meski kamu adiknya Rendy sahabatku"Aska marah dan Aqilla bingung

__ADS_1


"Mas jangan bela perempuan kotor ini, dia berhubungan dengan suamiku Billy.. "Rara memlampiaskan emosinya dan unek2nya


"Jangan sembarangan ngomong kamu Ra.. apa makdudnya dan aa hubunganya dengan suamimu? "Aska makin kesal


"Ini hasil tes DNA yang menunjukan bahwa Evelin anak kandung suamiku Billy dan Aqilla"Rara mengambil kertas didompet Billy yang membuat Aqilla tkaget dan terduduk lemas


"Billy ayah kandung Evelin.."Aqilla meneteskan air matanya


"Jangan bersadiwara dan jangan pura2 lagi mba.. kamu dan Billy berhubungan sampai kalian punya anak Evelin.. sungguh menjijikan"Rara masih menuding Aqilla dan buat Aska makin marah dan tak tahan untuk mengatakan sebenarnya


"Kamu salah paham karna Evelin juga bukan anak kandung istriku!"bentak Aska buat Rara terdiam


"Itu gak mungkin.. Evelin anak mba Aqilla kan denga suami sebagia tutup belang mereka"Rara masih belum percaya


"Itu kenyataan karna istriku dan suaminya Edo tidak punya anak, istri hanya punya anak denganku.. "Aska bicara benar


"Jadi Evelin bukan anak kalian dan mba Aqilla mengapdosinya tapi siapa ibu kandung Evelin mas, aq berhak tau karna aq istri sah Billy ayah kandung Evelin.. "Rara mulai mengerti


"Evelin anak kandung Nisa.. "Rara kini mengerti keniatan Billy mendekati Nisa dan ikut kkakanya


"Nisa.. karna itu ngotot ikut kesana.. ternyata mereka ada hubungan dan mereka punya anak"Rara nangis


"semua orang punya masalalu dan itu kenyataan masalalu suamimu dimasa remaja yang menghamili Nisa dan tidak mau bertanggung jawab bahkan meminta Nisa untuk menggugurkan kandungannya,karna Nisa diusir dan melahirkan Evelin seorang diri dan memberikan Evelin pda Aqilla dan Edo dulu. Evelin anak mereka tapi Evelin tidak bersalah jadi jangan coba2 kamu menyakiti anakku"Aska menjelaskan


"Karna itu orangtua Billy menjodohkan kami"Rara kesal dan emosi pada suaminya


"Kamu tanyakan pada suamimu jangan asal nuduh istriku, istriku gak seperti yang kamu tuduhkan,.."Aska mereda


"Ya mas mba maaf aq terbawa emosi, karna istri yang mana yang gak marah kalo mengalami hal yang sama denganku.."Rara sambil nangis


"Yah aq paham,kamu kecewa dan marah tapi anakku gak tau apapun dan tolong jangan benci atau kamu bicara apapun pada anakku, aq gak mau hati anaku terluka dia udah mulai paham dengan apa yang kita bicarakan"Aqilla menangis dan Aska mendekati istrinya dan memeluknya


"Sayaang gak akan ada yang bisa menyakiti atau mengambil Evelin dari kita,jangan sedih lagi.. "Aska menghapus air mata Aqilla


"Aq gak akan menyakiti Evelin anak mba, ini semua salah suami dia yang buat masalah,gak pernah jujur padaku.. "Rara sedih dan kecewa


"Mba mas, apa boleh aq disini dulu karna Ka Rendy belum kembali.. "Rara meraih tangan Aqilla

__ADS_1


"Maafkan aq mba.. sungguh aq kir Evelin anak kandung mba dengan Suamiku.. maaf mba"Rara memeluk Aqilla.


__ADS_2