Rasa Yang Tak Hilang

Rasa Yang Tak Hilang
Kado spesial Rendy


__ADS_3

Rendy sudah siap dimobilnya mengantar Aqilla dan Evelin kepasar belanja karna giliran dia Libur karna telah menggantikan Aska selama cuti.


"La aq ambil uang dulu.. "Rendy keluar ambil uang di mesin ATM


"Yah aq tunggu disini aja lah.. "kata Aqilla yang duduk disamping Rendy bersama Aqilla.


Rendy masuk lagi dalam mobil dan memberikan uang lima juta dan kartu Aska pada Aqilla.


"Ren jangan semuanya,aq ambil 500ribu aja udah cukup.. sisanya kamu kasih Aska sama kartunya"Aqilla mengembalikan pada Rendy hanya mengangguk karna udah diingatkan sama Aska untuk nurut sama perintah Aqilla.


"Kita kemana ini..?"tanya Rendi


"Pasar.. "jawab Aqilla


"La kita belanja ditoko aja kamu tinggal pilih kan.. masa iya aq kepasar"Rendy sedikit ngambek


"Harga dipasar lebih murah dan fress kamu nurut aja.. cepet jalan. "Rendy mengangguk karna dia akan sering minta jatah makan


Rendy mengemudikan mobil dengan muka ditekuk dan sampai di parkiran dan mereka turu dari mobil.


"La aq sini saja sama Evilin.. "minta Rendy yang malu masuk pasar


"Ikut Ren nanti siapa yang bawa barang belanjaan ku.. "Aqilla menarik tangan Rendi


"Iya yah aq ikut.. lepasin ini tangan nanti kalo Aska liat mati aq"Aqilla melepaskan dan tersenyum


"La mau beli apa sih.. muter2 gini ?"Rendy ngeluh cape


"Ayam daging sapi ikan laut dan sayuran bumbu "Aqilla menjawabnya


"Nanti malam masak apa..? "tanyannya jadi laper


"Kita bakaran aja nanti Ren.. "Kata Aqilla buat Rendy semangat.


Rendi membawa semua belanjaan Aqilla sambil ngedumel pada Aska yang menghubungi,ngadu dirinya cape mengikuti istrinya dan dengan belanjaan yang banyak.


"Istrimu bener2 bikin aq susah,dikasih enak ditoko juga banyak tinggal pilih.. ini muter2 dipasar dengan belanjaan numpuk ditanganku.."kata Rendy ngadu


"Ha..ha.. ha.. tenang Ren sabar nanti kamu makan gratis dirumahku"Aska tertawa dan mematikan Teleponya


"La kita pulang aq cape La.. laper juga ini.."Rendy memegangi perutnya


"Ya udah aq traktir kamu makan.. bentar"Aqila melihat sekeliling dan matanya tertuju pada bakso


"Ayo Ren.. Evelin ayo kita makan"Aqilla menarik tangan Rendy dan Evelin masuk dan pesan 3bakso


"La kita makan disini.. kita lestouran saja aq yang bayar.. "bisik Rendy


"Gak mau,aq maunya disini.. dulu aq pernah kesini sama bibi.. enak baksonya"Aqilla menggelengkan kepala


"La kalo ada pasien yang ingat aq giman La..? "Rendi menunduk malu dan menepuk jidadnya


"Kenapa2 sama2 bayar juga.. "Kata Aqilla berbinar bakso yang dia pesan udah didepan mata

__ADS_1


"Kamu makan aja cobain.. enak"Aqilla meniup bakso anaknya


"Yah om enak.. "kata Evelin makan disuapi ibunya


"Yah enak lumayan.. aq gak pernah makan ginian sama Aska.."Rendy menyantap habis baksonya dan mengambil bakso Aqilla yang masih utuh karna dia nyaupi anaknya dulu


"Ini buat aq aja La.. kamu pesen lagi.. lain kali kita aja Aska kesini.. "Rendi menyantap lagi


"Malu tapi ngabisin ketagihan pula.. "Aqilla memesan satu mangkuk lagi.


Selesai makan bakso mereka kembali ke mobil dan Rendi menghentikan mobil didepan toko baju yang sampingnya ada toko jamu.


"Ren kok berhenti disini.. katanya pulang?"tanya Aqilla tak mengerti


"Tunggu bentar.. temanku kerja disitu"Rendy turun dan masuk ketempat bakul jamu dan beli sesuatu dan dimasukin kedalam saku celananya


"Dah La kita pulang.. "Rendy melajukan mobilnya dan masuk rumah Aska


Aqilla minta bantu bibi menyimpannya di kulkas dan setelah itu dia masuk kamarnya dan tidur. Dan Rendy pun sama masuk kamar tamu dirumah Aska yang biasa dia menginap tidur dengan ditemani Evelin yang lebih dulu tidur hingga sore Aska pulang.


"Saayang udah mau petang bangun mandi..? "Aska membangunkan istrinya


"Hemm"Aqilla masih menutup matanya


"Yaang bangun lah udah mau petang ini "Aska mencium kedua pipi istrinya agar cepat bangun


"Yah.. kamu lapar yah yaang..?"tanya Aqilla memekuk suaminya


"Yah.. itu Rendy lagi bakar ikan.. katanya kamu mau bakaran "Jawab Aska yang baru saja bantu Rendy


Aqilla memakai baju setelan lengan panjang dan celana kolor panjang dan turun bersama suaminya menghampiri Rendy.


"La ini tinggal buat bumbu sambal aja.. "Rendy membawa ikan bakar dan udang bakarnya


"Yah aq bikin sambal.. Ren kamu udah laper lagi bukanya tadi habis 3 mangkuk bakso yah punyaku aja kamu samber.. "kata Aqilla dan Aska melirik tak suka pada Rendy


"Jangan menatapku gitu Ka.. kamu tau dia bikin aq cape,muter2 dan aq harus mengikuti istrimu masuk beli cabe dan bawang.. bawa ikan sayur dan masih muter lagi.. aq jadi laper trus kita makan bakso karna enak dan Aqilla baksonya utuh ya aq samber aja.."Cerita Rendi buat Aska terpingkal2


"Dokter Rendy masuk pasar beli cabe dan bawang dan makan bakso di kios kecil, kamu paling anti kan...dan itu karna istriku luar biasa ha.. ha.."Aska tertawa


"Bukan hanya aq.. besok kamu juga akan ngrasain sama sepertiku.."Rendi kesal


"Nih jus jeruk bibi yang bikin buat ngilangi lemak dan stres akibat istrimu.."Rendi tersenyum jail melihat Aska minum jus sampai habis.


"Sambal matang ayo kita makan.. "Aqila membawa sambal dan mereka makan diteras belakang.


Setelah makan mereka masuk dan duduk diruang tamu sambil nonton berita diTv.Rendy memangku Evelin sambil melirik Aska yang obatnya mulai dari bereaksi terasa panas gerah dan bergairah.Aska sadar dengan senyuman Rendy.


"Su.. kamu Rendy!"Aska melempar bantal dan berlari mengejar Rendy yang telah menurunkan Evelin dari pankuanya


"Hadiah spesial bro kasih tau ha..ha. ha."Rendy dan Aska berputar buat Aqilla


"Cukup berhenti..!kalian ini main apa sih berputar2 kaya anak kecil bikin kepelaku pusing tau ga.."Bentak mereka dan Aska memeluk istrinya dan mencium lehernya

__ADS_1


"Selamat malam bro,sayang kita tidur.. "canda Rendy menutupi mata Evelin karna Aska gak bisa mengendalikan diri


"Yaang kamu kenapa sih, jangan gini nanti dilihat bibi.. "Aqilla menghindari pelukan Aska dan rabaan


"Ambil La kado spesial ha. ha. "Rendy naik tangga mau menidurkan Evelin


"Yaang aq gak tahan, gak kuat lagi.. ayo yaang kita kekamar.. "Aska mengangkat Aqilla yang meronta


"Rendi kamu apakan suamiku..breng-k kamu Ren..?!"teriak Aqilla dalam pelukan Aska.


"Ha..ha.. ha.. "Rendy menutup pintu kamar Evelin.


Aska membuka pintu dan menguncinya dan membuka semua bajunya dan terlihat juniornya yang udah tegang dan mengeras dan memaksa Aqila membuka bajunya.


"Yaang sabar dulu.. kamu minum obat dulu untuk meredakan,tadi malam kan udah.. "Aqila dalam pelukan dan rabaan suamunya


"Obatnya kamu yaang.. "Aska mengangkat istrinya dan merebahkan diranjang menelanjangi istrinya.


"Yaang pelan-pelan.. aaaakh"Desah Aqilla


"Akh yaang"Aska menekan kenceng juniornya gak bisa menahan dan meminta lagi dan lagi hingga Aqilla kelelahan dan perih diselangkana dan Vnya.


"Udah yaang yaang jangan minta lagi aq dah gak kuat melayani kamu, aq udah sakit perih buat jalan susah.. aq mau tidur lelah"Aqilla menolak suaminya.


"Sekali lagi yaang masih tegang kamu tidur aja aq melakukannya pelan.. "Aska masih menghabiskan pengaruh obatnya


"Aaaakhs pelan yaang sakit.. "Aqilla sambil memejamkan matanya dan tidur sampai dia gak tau kalo suaminya melakukanya lagi.


"Maaf sayaang"Aska mengakat juniornya dan merebahkan dirinya disamping istrinya dan tidur memeluk istrinya.


Rendy membangunkan Aska karna gak mau temanya berangkat telat dan dia mengetuk pintu kamar Aska yang masih terlelap tidur memeluk istrinya.


"Aska.. Ka.. bangun udah siang"Rendy mengetuk pintu


"Ka udah telat Ka.. "Rendy agak keras


"Hemm.."Aska bangun dan Mengecek V istrinya yang merah dan ada bercak darah diselimut karna lecet bagian dalamnya


"Breng-k lo Ren akan balas nanti kamu Ren.. "Umpatnya mengopres V istrinya pake air hanggat dan memakaikan baju tidur istrinya sedang Aqilla masih masih terlelap tidur


Setelah mengompres Aska mandi dan memakai baju kerjanya dan turun mencari keberadaan Rendy yang udah duduk dimeja makan bersama Evelin.


"Papah.. mamah mana? "tanya Evelin


"Mamah masih tidur lagi sakit.. biarin mamah istirahat yah.. "kata Aska pada Evelin dan Rendi cengingisan


"Bi nanti cek antar makanana kekamar sbuat istri saya ya bi.. dan temenin dia jangan ditinggal.. "minta Aska


"Sini kamu Ren Gila kamu, obat apa yang kamu kasih aq gak bisa menahannya.. aq melakukannya berulang2 tau kamu dan Aqilla sampai berdarah.."Aska bingung cemas dan merasa bersalah


"Buk.. buk.. "Aska memukul Rendy


"Su kamu Ren.. jaga istriku awas kalo berani kasih obat itu lagi.. "umpat Aska

__ADS_1


"Ha.. ha.. ha.. "Rendy tertawa dan menahan rasa sakit pukulan Aska


"Kamu nanti ambil obat diruangku Ren.. obat Aqilla gara2 kamu aq dikatawai Nilam.. Su kamu! "Aska yang udah menghubungi Nilam dokter kandungan temanya dirumah sakit untuk memsan obat Aqilla untuk V nya.


__ADS_2