
Aqilla sibuk memasak makan malam untuk suami dan anak-anak dengan dibantu bibi dan setelah memasak dia membangunkan suami yang masih terlelap tidur setelah mendapat jatah juniornya.
"Yaang bangun, mandi.. "Aqilla membangunkan suaminya
"Yaaang.. bangun"Lagi dan Aska menggeliat menarik tangan istrinya
"Yaang jangan kaya gini, bangun sana kita makan malam.. anak2 udah siap dibawah"Aqilla menolak suaminya yang minta tambah
"Ok aq tahan lagi.. tapi setelah makan dan anak2 tidur gak ada penolakan.."Aska mencubit hidung istrinya
"Yah tapi tugas menidurkan anak2 kamu yaang, aq cape.. "Aqilla melepas pelukan suaminya
"Gak masalah, mereka sangat nurut dan gak sulit, kamu bersiap buat nanti malam.."Aska tersenyum dan turun masuk kekamar mandi.
"Astaga yaang, suamiku yang dulu aja jarang menyetubuihku, kamu hampir tiap hari minta"Aqilla lirih.
Aqilla membuka lemari dan menyiapkan kaos dan celana pendek buat suaminya yang masih mandi.Setelah menyiapkan baju suaminya Aqilla turun menghampiri anak-anak yang sedanh ditemani pak Ujang.
"Bi siapkan aja makan malamnya, bentar lagi papah anak2 turun.. "Aqilla pada bibi
"Ya nak.. udah aq siapain"Bibi istri ujang
"Anak2 sini duduk kita makan.. "Aqilla pada anak2nya dan menggendong Aqilla kecil anak Nisa.
"Nak niar bibi sini yang Gendong si kecil, mba makan aja"Bibi mengambil Anak Nisa dari Aqilla.
Aska memakai baju yang disiapkan Aqilla yang biasa ditaruhnya di atas sofa. Setelah selesai dia menuruni tangga menghampiri istrinya dan anak2nya.
"Yaang masak apa..?"Aska mencium pipi istrinya
"Duduk dulu yaang, aq masak sayur lodeh dan goreng ayam dan tahu.. "Aqilla menyiap piring dan mengambilkan makanan suaminya
"Mamah kaka gak mau pake ini, gak suka"Evelin gak mau ayam
"Makan itu ka, jangan sosis terus mamah bosan liat kamu makan itu terus,kamu harus belajar makan yang mamah masak "Aqilla tak mau dengar
"Kaka gak mau makan.. "Evelin nangis
"Kalo kamu gak mau makan mamah tinggal pergi mau kamu..? "Aqilla marah
"Sayaang bilang pergi dan jangan marah2 didepan makanan, tinggal digoreng sosis aja kan.. "Aska mendengar pertengkaran istri dan anaknya
__ADS_1
"Sosisnya habis aq masak yang ada, aq repot gak sempat kepasar belanja"Aqilla yang kehabisan stok makanan
"Evelin kamu udah besar udah mau kelas tiga kalo kamu makan sosis terus itu gak baik, belajar makan sayu dan lauk lainnya kan banyak, kamu mau jelek keriput gak cantik penyakitan karn kebanyakan sosis?"Aska merayu anak perempuannya
"Mau makan sayur.. "Evelin nurut
"Sini kakek Juki ambilin yah, kakak Evelin kan cantik dan pintar.. makan sayur akan tambah cantik dan pintar"Pak Zaky menuangkan sayur pada piring Evelin.
"Cobain enak gak..?"Aqilla pada anaknya
"Gimana sayaang enak kan masakan mamah, rumah makan mamah aja rame karna masakan mamah enak,masa kamu yang anak mamah gak mau masakan mamah"Aska mengusap lembut kepala Evelin
"Mulai malam ini mamah gak mau dengar kamu ngeluh masalah masakan mamah, dan kamu harus makan yang mamah masak baik suka ataupun kamu tidak suka, kamu anak mamah dan papah jadi semua makanan yang mamah dan papah suka kamu juga harus suka dan kamu makan ingat itu Evelin"Aqilla menekan suaranya
"Ya mah tapi jangan pedas "Evelin ngambek
"Yah mamah dua fiarian, buat mamah papah kakek dan nenek pedas tapi buat kamu dan adik2 kamu masak gak pedas tapi mamah akan masak sam menunya, adik2 kamu aja gak pernah komplen dan makan apa aja yang mamah masak, kamu yang sebagai contoh buat adik2mu udah mau kelas tiga masih merengek "Aqilla yang masih marah dan ingin merubah Evelin untuk suka yang dia suka
"Yaang udah cukup ngomongnya yah kita makan lagi.. "Aska mengusap tangan istrinya
"Kaka nurut sama mamah jadi mamah gak marah2.."Aska sama Evelin
"Yah pah, kaka akan makan yang mamah masak"Evelin sambil makan.
"Dede Aksa sama Alina tidur.. kaka Evelin belajar dulu, biar dede Aqilla sama bibi dulu"Aska menidurkan sikembar dan mengawasi Evelin belajar
"Pah, mamah marah sama kaka? "Evelin masih sedih
"Mamah gak marah kalo kamu nurut, benar kata mamah makan sosis terus itu gak baik, kamu masa pertumbuhan harus perbanyak sayur sayaang,papah kan dokter manfaat sayur banyak loh bisa buat kamu sehat tinggi cantik matanya jernih dan pintar"Aska menghampiri Evelin yang sedang belajar
"Mamah sayang banget sama kamu ka, mamah gak mau kamu sakit kebanyakan sosis, kamu mau gendut dan jelek ?"Aska sambil ngecek tugas Evelin
"Gak mau pah, kaka mau makan sayur biar pintar jadi dokter kaya papah"Evelin menatap Aska yang sedang mengecek tugasnya
"Yah makannya banyak makan sayur yah, yang mamah masak pasti enak buat kaka dan adik2 dan sehat banyak vintamin dan manfaat buat kalian"Aska memberitahu Evelin
"Yah pah.. tuga kaka benar semua kan pah"?tanya Evelin nurut
"Yang ini soal ke sembilan salah sayang coba kaka benerin dulu.. nanti papah cek lagi, papah nidurin adik kamu dulu Alina masih belum tidur"Aska bangun dan menghampiri Alina
"Dede sayang Alin belum bisa tidur yah?kenapa?"tanya Aska pada putri kecilnya yang udah masuk 3tahun
__ADS_1
"Papah dede Alin mau sekolah seperti kaka Elin, dede kan udah belajar nulis sama kaka"Alina ingin sekolah
"Dede masih kecil sekolah nol kecil aja dulu yah, nanti mamah ngomong sama mamah"Aska mengusap punggung putrinya
"Masih kecil nunggu satu tahun lagi baru sekolah"Aqilla masuk setelah membereskan sisa makanan
"Bi apa Aqilla rewel? "tanya Aqilla menghampiri bibi yang sedang menidurkan Aqilla anak Nisa
"Gak nak, dia nurut sepertinya tau ibunya sakit jadi nurut"Bibi
"Yaang kapan Nisa boleh pulang, kasian Aqilla hampir seminggu gak liat ibunya dan bibi juga cape ngurus Aqilla"Tanya Aqilla berjalan mendekati Aska suaminya
"Gak lama lagi bisa pulang sekitar dua hari lagi.. trombositnya udah naik dan stabil pulang"Aska duduk disamping istrinya
"Mah dede boleh sekolah yah? "Alina merengek
"Lagi banyak virus sekolah banyak yang libur, kamu belajar saja sama kaka kamu"Aqilla gak setuju
"Yaang sekolahin aja onlain atau datangi guru buat anak2 kita semacam les seperti kaka Evelin"Aska
"Belum kepikiran.."Aqilla yang gak tau kenapa mudah marah
"Dede tidur aja ini udah malam, tuh dede Aksa dan dede Aqilla udah tidur.. kamu masih kecil belum tidur mikirin sekolah,nanti kalo udah besar juga sekolah"Aqilla pada Alina yang ngambek
"Sini sayaang tidur yah nanti mamah marah lagi"Aska ikut merebahkan dirinya memeluk Alina dan mengusap punggungnya.
"Kaka belum selesai belajarnya? "tanya Aqilla ada Evelin
"Ini tinggal satu mah yang salah kata papah"Evelin memperbaiki
"Kamu kebanyakan makan sosis jadi bodoh, ngerjain tugas dari kemarin banyak yang salah, guru kamu bilang sama mamah nilai kamu anjlok,main Hp terus.."Aqilla masih kesal
"Kamu mau mamah sita Hp nya,kalo sampe kamu nilainya anjlok lagi gak usah pegang Hp !"Aqilla agak keras
"Gak mah, kaka akan belajar lagi Hp kaka jangan disita mah"Evelin ngambek dan sedih
"Kamu makin besar tapi gak nurut sama mamah, bantah terus.. kamu mau mamah sakit mati..!"Aqilla masih marah
"Yaang kamu ini ngomong apa dari tadi ngomel terus..ayo bangun kita kekamar jangan ganggu kaka lagi belajar"Aska meminta istrinya ikut kekamar
"Papah ini dicek dulu..? "Evelin memberikan tugasnya dengan wajah sedih karna dimarahin mamahnya
__ADS_1
"Ya udah bener sayang.. sekarang tidur yah jangan mikirin mamah marah, nanti papah yang marahin mamah.. udah kaka tidur sama dedek Alin"Aska merangkul Evelin dan menungguin dan mengusap punggung Evelin.
Aska mengusap punggung Evelin yang tidur memeluk adiknya Alina yang udah terlelap tidur dan Aqilla keluar kamar anaknya dan masuk kamarnya merebahkan dirinya.