Rasa Yang Tak Hilang

Rasa Yang Tak Hilang
Pertemuan Billy dan Nisa


__ADS_3

Aska dan Faisal kembali dengan rencana jahilnya ngerjain Rendy. Mereka berkumpul bersama dan diruang tamu karna tamu udah mulai sepi dan tak lama mereka dikejutkan dengan adik Rendy yang baru saja datang dengan suaminya karna tinggal jauh diluar negri yang membuat mereka datang terlambat.


"Sore semuanya,maaf kak Ren baru datang.."Rara adik kandung Rendy baru saja datang dengan anak laki2nya


"Selamat yah kak semoga bahagia dan cepat dapat momongan.. "Katanya lagi


"Yah makasih ta de, mana suamimu..? "tanya Rendy melihat keruang tamu


"Diluar ka tadi katanya ada temannya"Rara yang semangat langsung masuk bertemu kakanya


Rara memberi salam pada kekuarga Aska,Dion dan Aqilla serta Faisal suami Nisa sedang Nisa masih diluar bersama Evelin dan anaknya Lala yang duduk diluar sambil menani Evelin bermain. Rara serta anaknya dan suaminya Billy baru datang dari luar negri, Billy meminta Rara masuk duluan karna Billk turun dari mobil terkejut melihat Nisa yang sedang bermain dengan Evelin dan Lala.


"Apa kabar Nisa..?"Billy menghampiri Nisa yang duduk memungginya


"Bill..Billy kamu.. "Nisa menengok dan terkejut dan terbata


"Yah karna Rendy kaka iparku, adiknya adalah istriku.. "kata Billy memandang Nisa yang masih cantik yang dulu hamil dia tinggalkan


"Oh"Nisa singkat canggung dan bingung


"Apa ini anak kita Sa..? "tanya Billy mendekati Evelin karna dia mirip dengan wajah Billy apalagi dengan adik Billy,Berlina yang cantiknya sama dengan Evelin


"Jangan sembarangan dan jangan bahas masa lalu karna aq udah menggugurkanya, ini anak mas Aska dan mba Aqilla teman mas Rendy"Nisa menarik tangan Evelin dari sentuhan Billy yang mengusap kedua pipi Evelin


"Itu gak mungkin, kamu dulu gak mau menggugurkan meski aq memintanya, dan wajahnya mirip denganku apa lagu dengan adikku Berlina yang artinya dia mirip keluarga ku karna dia.. "Billy mendekati Nisa dan Evelin yang bingung


"Cukup..jangan bicara lagi,aq udah berkata yang sebenaranya,jangan ganggu aq pergilah kita sama sudah mengubur masa lalu dan kita punya pasangan sediri2 dan anak ini anak mba Aqilla dan mas Aska. "Nisa menegaskan lagi karna dia gak mau Billy tau dan akan membuat masalah dan pengaruh pada Evelin dan mba Aqilla.


"Ada apa de..? "Aska merasa curika melihat kebingungan dan kepanikan Nisa karna ketakutan


"Papah..om ini siapa..pegang2 Evelin.. apa dia culik..? "tanya Evelin menghampiri Aska yang berjalan kearah Nisa dan anaknya


"Anda siapa dan kenapa anda mengganggu anakku dan adiku..? "Tanya Aska dengan menggendong Evelin dan menghampiri Nisa


"Saya Billy mas suami adik kak Rendy.."Billy memperkenalkan dirinya membuat Aska teringat dengan cerita Nisa yang menghamilinya dan ayah kandung Evelin adalah Billy tapi Aska pura2 tak tau dihadapam Billy karna iya dan tidaknya belum tau kebenaranya.


"Oh anda suami Rara.. maaf aq gak tau.. Rendi sahabatku dari kecil,ini Evelin anakku"Aska menyambut tangan Billy dan melihat wajahnya hampir mirip dengan Evelin dan dia merasa khawatir akan terulang lagi dan akan menyakiti istrinya


"Kamu udah ditunggu Rendy, sebaiknya masuk saja kamu baru Sampai dan pastinya cape kan..? "Aska ingin secepat dia pergi karna dia ingin bertanya pada Nisa


"Yah maaf mas, anak mas sangat cantik dan mirip sekali dengan adiku da keluargaku, sekali lagi maaf ya mas"Billy menatap Nisa dan kemudian dia masuk dengan hati bertanya2.


Nisa merasa bingung dan gelisah serta dia juga merasa tidak enak dengan Aska dan takut Billy akan bertanya2 terus dan rahasia kebenaran Evelin akan dia ketahui.


"De kamu mukamu bingung dan tidak tenang apa yang dimaksud Billy yang menghamilimu dulu adalah Billy dia tadi adik ipar Rendy suaminya Rara.


"De jawablah apa itu benar..?"Tanyanya lagi karna Nisa menunduk diam dan meneteskan air matanya

__ADS_1


"Iya mas.. "Nisa mengangguk sambil menangis


"Ya Tuhan apa lagi ini, istriku baru saja sehat kita harus bagaimana de.. aq gak mau istriku sampai seperti dulu lagi.. "Aska juga ikut bingung dan khawatir


"Evelin sangat mirip dengan keluarganya mas, dia curkga karna itu tapi aq udah bilang Evelin anak mas dan Aqilla, dan aq juga bilang aq sudah menggugurkan anaknya mas.. maaf"Nisa menangis dengan menggendong Anaknya Lala


"Kita gak boleh lama2,disini sebaiknya kita masuk berpamitan dan pulang.. "Aska panik dan khawatir


"Kamu hapus airmatamu atau dia akan curiga.. "Aska menggandeng Evelin masuk


"Mas Aska siapa gadis kecil ini cantik sekali"tanya Rara yang menatal wajah cantik Evelin yang membuatnya teringat adik suaminya


"Ini anakku Evelin..sayang salim dulu sama tante dan om.. "Minta Aska dan Evelin menyambut uluran tangan Rara dan Billy yang merasa ada kontak bathin hatinya bergetar dan ingin terus menyetuh wajah cantik Evelin


"Sangat cantik.. dan kalo dilihat2 mirip dengan aadik suamiku Berlina dan mungkin kalo cowo mirip denganmu yaang"Rara pada suaminya dan mencium Evelin.


"Cantik namanya siapa, udah sekola apa belum.. umurmu 6tahun kan.. "tanya Billy yang Mingingat dan menghitung umur anaknya sama Nisa jika dia tidak menggugurkanya


"Evelin om.. sekolah onlain.. "Evelin menjawabnya dan Billy memeluk dan mencium mencubit pipi Evelin


"Yaang kamu kok jadi gemes gitu sih sama Evelin.. orang tuanya gak terima itu.. " istrinya merasa suaminya aneh karna sama anaknya sendiri cuek


"Ya maaf.. Evelin lucu imut dan sangat cantik"Billy menatap Nisa yang Hatinya campur aduk.


"Evilin putriku dia baru 6tahun sekolahnya onlain..dan dia hanya mirip dengan diriku dan papahnya..bukan oranglain.. sayang sini sama mamah"aqilla sedikit gak suka kalo anaknya disama2kan


"Tentu saja mba, mba juga sangat cantik.. maaf ya mba.. "Rara tersenyum


"Mas Rendi itu jusnya kok gak dihabisin..kasian istriku Nisa yang bikin..?"Faisal ikut kejahilan Aska dan Biliy melirik pada Faisal suami Nisa yang umurnya lebih tua hampir satu umuran dengan Aska dan Rendy


"Yah lupa.. "Rendy meneguknya


"Sinta selamat yah moga kalian langgeng dan cepet dapat dedeg.. "Aqilla memberi selamat pada Sinta dan Rendy


"Selamat ya mas Rendy dan mba Sinta maaf kami pulang dulu.. "Nisa dengan tergesa2


"Ya makasih de..hati2 yah.. "Rendy pada Nisa dan Aqilla


Mereka kembali kerumah dan Billy hatinya masih merasa tidak tenang dan memegang rambut Evelin dan menyimpannya disaku bajunnya.


Billy pria yang tampan putih tinggi putih dan hidungnya mancung dan dagunya agak panjang dan bibirnya titip seperti wajah Evelin yang cantik putih mancung dan berdagu agak panjang membuat Billy tak tenang memikirkan Evelin yang sama persis dengan adik kandungnya.


"Kak Rendy tadi itu mas Aska yang sering mas ceritain yah? teman kak Rendy juga Rara masih kecil dulu..? "tanya Billy ingin tau dan menyelidikinya


"Iya Rendi bersama keluarga besarnya dan juga udah seperti keluarga besarku dan orangtua Rendy juga teman orangtua kita ya kan mah pah..?"Rendy pada kedua orangtuaya


"Yah mereka udah seperti kaka buat mamah dan papah, kami juga gak banyak keluarga disini.. "Kata mamah dan papahnya

__ADS_1


"Mas Aska punya adik tadi Nisa Faisal apa ka..? "tanyanya lagi


"Bukan adik kandung tapi udah dianggap adik sama Aqilla dan kita semua.. "Jawaban Rendy membuat Billy makin bingung


"Kok bisa gitu yah sodara tapi gak sedarah..?"Billy bingung


"Rumit ceritanya.. "kata Rendy


"Rumit bagaimana ka aq juga pengin dengar kok mas Aska bisa cerai dan nikah lagi.."tanya Rara dan Billy tersenyum yang ingin dia tanyakan, ditanya sama istrinya


"Aska tidak mencintai istri pertamanya dan istri pertamanya tau hal itu dan minta cerai karna yang dicintainya dari kita sama2 kecil itu Aqilla dan Aqilla janda anak satu Evelin anak Aqilla dan suaminya pertama yang lama meninggal sejak Evelin 3tahun,mereka bertemu dan ternyata dulu saling cinta tapi karna Bella jadi meraka tak bisa bersatu tapi alhamdulillah mereka kini bersatu dan pumya anak kembar"Sinta menceritkan


"Oh gitu..mereka berarti cinta sejati memang udah ditakdirkan bersama "Rara kagum dan Billy masih tak percaya akan Evelin yang ketika dia dekat merasa hatinya bergetar dan sayang dan ketika melihat Evelin pergi merasa sedih dan kecewa.


"Aq harus segera tes DNA rambutnya dan rambutku"bisiknya dalam hati.


"Ka kamu kenapa dari tadi aneh..?"tanya Rara


"Gak pa2 cape aja, aq masuk dulu mau istirahat.."Rendi berlari dan masuk kamarnya


Rendy merasa geras panas dalam dadanya dan bergairah dan curiga dengan jusnya. Dia berendam dalam air dingin karna dia ingat saat menjahili Aska,Aqilla yang kena imbasnya dan berdarah hingga Aska dapat hukuman sebulan untuk tidak menyentuh Aqilla, apa lagi pertama baginya dan Sinta.


"Ka kamu balas dendam padaku..? "Rendy menghubungi Aska


"Ha.. ha.. kenapa, darahmu mendidih dan bergairah muncul gak tahan dan juniormu menegang keras kan.. "Aska menggoda Rendy


"Brengs-k lo Ka.. ini malam pertama gue Ka.. lo mau merusaknya..?"Rendy kesal dan masih gelisah menahan dan menunggu Sinta datang


"Karna itu kado terindah untuk malam pertama kalian.. oh ya ada kado juga buat istrimu dikotak biru.. yang buat kamu makin bergairah.. "Aska tertawa dan mematikan telponya


"Su! Ka.."Rendy menenangkan dirinya dan menghubungi Sinta


"De.. naiklah cepat..tolong aq "kata Rendy buat Sinta cemas dan secepatnya naik.


Sinta membuka pintu kamarnya dan menguncinya,dia tak melihat suaminya diranjang dan dia mengetuk pintu.


"Yaang kamu didalam..? "tanyaSinta membuat Rendy lega dan secepatnya membuka pintu


"Kamu ini apa2an kenapa mandi masih pake baju dan peluk aq jadi basah semua kan..? "Sinta mengeluh


"De aq di kasih obat sama Aska dia membalasku karna dulu aq kasih dia obat perangsang buatnya dan Aqilla..aq udah gak bisa nahan lagi.. "Rendi memeluk dan membuka pakaiannya dan membuka paksa baju Sinta


"Yaang makannya jangan jahil jadi kena batunya kan.. ini masih sore dibawah bayak yang nunggu kita.. tahan nunggu malam yaang.. "Sinta merasa malu dengan keluarganya yang masih sore udah melakukan malam pertama.


"Gak bisa de,gak kuat.. "Rendy menghujani Sinta dengan sentuhan dan ciuman.


"Aakh.. aaakh.. yaang"Sinta merintih kesakitan karna Rendy main paksa masuk dan dengan kencang menggoyangnya berkali2 membuat Sinta kewalahan.

__ADS_1


"Udah yaang aq gak kuat lagi.. cukup"Sinta merasa ************ dan Vnya perih.


"Aq keluarin dulu de.. aakh"Keluar cairan putih dan mengangkatnya dan merebah dirinya disamping istrinya yang kelelahan kewalah dan perih..


__ADS_2