
Ujian berakhir dan mereka bersiap untuk acara perpisahan dengan meyelanggarakan pesta di aula dengan berbagai acara, sambutan pindato tarian drama musik dan pembagian kado yang bernilai tinggi.Aska dan Tony yang termasuk mendapatkan hadiah karna mereka bernilai rata2 yang sama.Di acara musik aska maju kepanggung dan menyanyikan lagu tetang isi hatinya.
-"Aska dengan bandnya akan menyanyikan lagu..Rasa yang tak hilang"
-"Aska dan bandnya silahkan maju kepanggung.."(panggil pembawa acaranya)
#Sejak pertama aq melihatmu aq jatuh cintamu meski cintaku tak terbalas..
#aq telah lama menunggumu tapi kau makin jauh dariku..
#aq berusaha melupakanmu tapi aq juga merindukanmu..
#rasa yang tak hilang membuatku terluka..
Lagu yang dinyanyikan aska sangat menyentuh dan entah kenapa aqilla merasa sesak dan merasakan kesedihan aska dan dia meneteskan air matanya karna dia juga mengalami hal yang sama. Setela selesai acara musik,merekan makan bersama dan saling bertukar kado buat kenangan. Aska melihat kado yang dipegang aqilla berwana hijau dengan motif bunga. Dia ingin mendapatkan kado itu sebagai kenangan terakhir dan untungnya kado itu jatuh ketangan rendi dan aska meminta hadiah itu dan menukarnya dengan hadiah yang dipegangnya.
-"ren tukar dengan kadoku..itu kado aqilla.."( aska memintanya)
-"darimana kamu tau ini kado aqilla..disini gak ada namanya..?"(tanya rendi yang melihat sekeliling kotaknya)
-"aq mengincarnya dari awal dan aq melihat dan menghafal bungkusnya.."(aska menarik kadonya)
-"luarbiasa..cinta yang begitu dalam bro..tapi sayang bertepuk sebelah tangan..he.he.."(ejek rendi)
-"brisik!"(bentak aska)
Aska menjauh dari pesta dan masuk kedalam mobil dan membuka perlahan bungkusnya dan terdapat gantungan kunci yang berbentuk hati yang berwana hitam seperti batu mengilap dan rantai silver tua. Aska menyimpanya didompetnya dan tersenyum,ini kado hatimu la buat kenangan kita.
-"Aska..kamu udah mau pulang..?"(tanya bella menghampiri pacarnya)
-"belum.."(aska keluar dari mobilnya)
-"yaang yuk masuk..lagi drama bagus.."(kata bella menggandeng aska pacarnya)
Aqilla merasa pusing dan dia merasa gak enak bandan dan dia ditemani rida keluar pesta dan bertemu aska yang bergandengan tanga dengan bella.
__ADS_1
-"Aqilla mau kemana?acara belum selesai loh..?"(bella sengaja berhenti dihadapan aqilla dengan merangkul pinggang aska dan juga mengeratkan dengan memegang bahu bella)
-"pulang bell.."(jawabnya berat karna menahan pusing dan rasa sakit hatinya)
-"oh..gitu..aq masuk dulu ya la.."(katanya lagi bermanja pada aska)
Dalam hati aska merasa cemas karna muka aqilla terlihat pucat dan lemas,dia mencari alasan pada bella dan pergi menghampiri aqilla yang duduk menunggu jemputan angkot.
-"la kamu gak pa2..kamu pucat sekali..?"(tanya aska yang udah berdiri disampingnya)
-"gak pa2 cuma pusing aja.."(jawab aqilla lemas dan senang dalam hatinya diperhatikan aska)
-"mau aq antar La..?"(kata aska menawarkan denga cemas)
-"gak usah..makasih"(kata aqilla pura2 cuek)
-"La kamu mau lanjut sekolah di SMA mana..?"(tanyanya lagi)
-"Bukan SMA tapi SMK orangtuaku gak mampu buat sekolahin aq di SMA.."(kata aqilla jujur)
-"ya..semoga kamu sukses ka.."(kata terakhir perjumpaan mereka dan aqilla masuk ke angkutan umum)
"ya..sama la dan sehat2lah semoga kita bisa bertemu lagi.."(kata aska melihat aqilla masuk kedalam angkutan kota dan mengangguk)
Mereka saling menatap tanpa berkedip hingga aqilla tak terlihat karna mobil angkutan umum berbelok kanan jalan. Dalam angkot aqilla merasa sedih dan meneteskan airmata dia merasa ada yang hilang dari dirinya begitu juga aska yang berjalan ke mobilnya dengan lemas dan sedih.
-"pak kita pulang aja.."(kata aska sama supirnya karna baginya sudah tidak ada aqilla yang bisa dilihatnya)
-"ya mas.."(kata supirnya)
Didalam mobil aska duduk diam tanpa kata dengan raut wajah sedih dan murung,dia berharap dapat berjumpa bahkan berdoa agar aqilla menjadi jodohnya kelak hingga akhir hayatnya,karna dia merasa tak bisa mencintai gadis lain selain aqilla.
-"ka baru pulang?"(tanya papahnya akbar yang baru dinas luarkota karna ada oprasi)
-"ya pah.."(jawab aska lemas)
__ADS_1
-"kamu kenapa..sedih kaya gitu?"(tanya papahnya)
-"patah hati pah.."(jawab mamahnya maria turun dari tangga menghampiri anak dan suaminya)
-"kamu putus sama bella..?"(tanya papahnya yang tau anaknya pacaran sama bella karna bella sering kerumah)
-"belum pah..mau nya putus"(jawabnya yang sebenarnya muak tuk berpura2 pacaran dan suka sama bella)
-"gini pah..anak papah suka sama gadis cantik pah tapi sayangnya dia udah punya pacar dan anak papah pacaran sama bella buat dia cemburu aja tapi malah gak ada respon jadi patah hati.."(penjelasan mamahnya yang sok tau)
-"oh..tapi anak papah cowo..dan penyayang..jadi gadis itu rugi nolak anak papah.."(kata papahnya yang memahami rasa sedihnya anaknya)
-"pah ada obat buat lupain dia..?"(tanyanya karna papahnya dokter)
-"ada.."(jawabnya singkat)
-apa pah..beri aq obatnya..?"(tanya aska serius)
-"kamu liat ke garasi.."(kata papahnya)
Papahnya tersenyum dengan semangat anaknya berlari ke garasi karna mamah maria dan papah akbar menyiapkan kado untuk anaknya yang lulus dengan nilai yang bagus dan anaknya juga membutuhkanya.
-"pah motor.."(aska mendekati motornya yang baru yang diinginkannya motor besar yang keren)
-"kamu suka kan sayang..?"(tanya mamahnya melihat senyum anaknya)
-"suka mah pah.."(aska mencoba menghidupnkan motorny)
-"bagus dong jadi lupa sakit hatinya.."(papahnya meledeknya)
-"masih pah gak bisa ilang.."(jawabnya sedih lagi)
-"aq sayang sama dia pah dari pertama masuk sekolah pah..dia cantik pendiam sederhana dan jujur,dia dari keluarga biasa pah..tapi bikin aq gak bisa lupa sama dia."(aska menceritakan aqilla)
-"gak pa2 dengan berjalannya waktu kamu juga lupain dia"(papahnya mengusap rambut aska)
__ADS_1