ROMAYA

ROMAYA
Salah Paham yang disengaja


__ADS_3

Maya mendekat dan berdiri disampingnya. Ruri segera mendekati Maya dan membisikan sesuatu. Maya terlihat mengangguk an kepalanya berulang kali.


"Hei... Kenapa kalian bisik bisik? Membicarakan aku ya?" Tuduh Nyonya itu dengan wajah judes.


"Bisa ikut saya sebentar Nyonya?" Pinta Maya dengan sangat lembut.


"Tidak usah disini saja! Biar orang orang disini tau barang yang kamu jual itu tidak bagus"


Semua pelanggan semakin penasaran setelah mendengar ucapan Nyonya itu. Mereka juga melihat kedatangan Maya pemilik butik ini.


"Baiklah jika itu mau Nyonya, tapi jangan menyesal, sebelum nya saya minta maaf. Apa yang harus saya perbaiki?"


Maya tetap tersenyum berbicara pada Nyonya yang keras kepala ini.


"Jangan sok bermuka manis kamu! Saya akan laporkan kamu karna ini." Teriak Nyonya itu lagi.


"Saya hanya bertanya dengan baik baik nyonya... Apakah itu salah?" Jawab Maya lagi.


"Saya membeli baju ini kekecilan. Saya hanya ingin menukarkan ukurannya, masa tidak bisa?"


Jelasnya kasar pada Maya. Dan menatap semua orang yang ada didalam butik Maya. Untuk menunjukan betapa sombongnya karyawan disini.


" Maaf sebelumnya nyonya, butik kami hanya memproduksi pakaian dengan satu ukuran saja. Dan kami juga menerima pesanan ukuran dari pembeli langsung. Jadi sangat mustahil nyonya bisa menukarkan dengan ukuran yang lebih besar."


Jelas Maya dengan mengeraskan sedikit suaranya. Semua yang ada disana diam mendengar dan mengamati peristiwa itu.


"Kau sangat sombong... Baju ini tidak bisa ku pakai, bahkan aku sudah membelinya sangat mahal. Lalu untuk apa pakaian ini?" Protes ibu itu.


"Kalau boleh saya lihat pakaian nya. Jika memang benar itu barang butik kami. Saya bersedia mengganti dengan ukuran anda."


Wanita itu mengeluarkan pakaian yang dimaksud dari kantong berwarna putih. Maya tersenyum melihat merk toko yang tertera dikantong itu.

__ADS_1


Ia merasa Ruri benar jika itu bukan barangnya. Karna dibutik nya barang yg sudah dibeli hanya dibungkus oleh tas yang terbuat dari kain, bukan bahan plastik.


Maya menerima pakaian yang diberikan Nyonya tadi. Dengan wajah tersenyum ia berkata lagi.


"Maaf nyonya... Seperti nya anda salah toko. Dan ini bukan barang produksi butik kami. Saya minta maaf atas kesalah pahaman ini."


Maya kembali menyodorkan kembali pakaian yang dimaksud wanita tadi.


"Jangan mengada ngada kau ya... Jelas aku membeli nya disini dua hari yang lalu. Dan aku baru sempat kesini sekarang untuk menukarkannya." Nyonya itu pantang menyerah


"Maaf nyonya.. semua pakaian yang diproduksi dibutik Maya semua bermerk MAYANA. Silahkan anda cek sendiri merk baju nya."


Seketika wajah wanita itu memerah setelah melihat merk yang ada dibaju nya. Ia memperhatikan sekelilingnya. Seperti nya mereka tertawa sinis memandangi nya dan kembali kepakaian yang akan mereka beli.


"Maaf nyonya .. makanya saya mengajak anda untuk keruangan saya. Agar tak terjadi hal seperti ini."


Maya bicara dengan sangat ramah pada wanita itu. Tanpa menjawab sepatah kata pun wanita itu bergegas keluar dari butik Maya. Sambil merutuki diri nya sendiri yang telah merasa bodoh.


"Ya buk.."


Ia melihat sekelilingnya para pelanggan tadi lebih semangat memilih pakaian yang akan mereka beli. Maya tersenyum lega.


Dari kejauhan seorang wanita menatap tajam kearah Maya. Ia bersama wanita tua yang tadi membuat keributan didalam butik Maya.


Mata nya penuh dendam menatap Maya dengan tajam.


"Ayo bu... Kita pulang. Aku akan membalas perbuatannya karna telah mempermalukan ibu dihadapan semua orang."


Mereka meninggalkan tempat itu.


.

__ADS_1


.


.


Bersambung


Hi pembaca setia ROMAYA... πŸ˜˜πŸ’


maaf sebelumnya ya... πŸ™ othor tiba tiba mengalihkan novel ini menjadi tamat. Karna tuntutan up setiap hari kadang othor yang lemah tak berdaya ini tak bisa memenuhi nya. 🀭


Sekarang lagi musim hujan jadi othor dan anak anak sering sakit. Gantian lagi ... πŸ₯²dari pada dapat peringatan yaaa dibuat tamat aja.


Tapi tenang aja... ROMAYA belum tamat kok...☺️


Nanti akan ada pelakor yang berusaha masuk diantara Maya dan Pramana. Bisa atau ga ya? Naah .. kalian ikutin terus ya...


juga Maya yang akhirnya diberikan kesempatan menjadi ibu. Walaupun hanya sebentar... kisahnya akan mengharu biru...


Othor akan berusaha untuk menjaga kesehatan selalu, biar bisa up setiap hari... paling ga 1 bab...


Mohon doa dan dukungannya ya...πŸ™πŸ’ͺ


Karna tanpa kalian pembaca setia kuh... aku bukan apa apa...


Terimakasih sudah memberi like, favorit, vote and hadiah nya. Walaupun masih jauh dibawah rata rata.. novel ini akan dikenal banyak orang atas bantuan kalian semua. πŸ’β˜•πŸ’β˜•


Maklum othor penulis baru.. dan masih banyak belajar..🀭


Dikepala udah banyak sajian cerita .. tinggal menumpahkan aja ke Noveltoon .. πŸ˜‰


Salam cintooooh... buat kalian semua...

__ADS_1


Calisa Ardi😘😘😘😘😘


__ADS_2