ROMAYA

ROMAYA
Terkagum kagum


__ADS_3

Ayo berkeringat bersama sayang...


Pramana melancarkan aksinya. Mengisi setiap celah ditubuh Maya. Tanpa sadar Maya akhirnya masuk dalam perangkap Pramana. Kini ia tak bisa mengelak lagi. Tangan Pramana menjelajahi seluruh permukaan tubuh Maya. Setelah dirasa cukup ia menancapkan senjatanya yang sudah menegang.


Berkali kali ia mende..sah karena senjata suaminya. Ia meremas lengan Pramana yang semakin menggila bergoyang diatasnya. Memompa dengan lembut penuh tekanan.


Pramana menaikan sebelah kaki Maya dan meletakan nya keatas pundaknya. Hingga ia bisa leluasa bermain menggerakan pinggulnya dengan cepat.


Maya yang mulai kehabisan energi pasrah menunggu akhir babak bercinta dengan suaminya.


Pramana membenamkan senjatanya yang mulai mengeluarkan tembakan maut. Tubuhnya bergetar diatas tubuh Maya.


Pergulatan yang panas mereka lakukan secara berulang ulang. Bahkan Maya selalu mengeluarkan suara suara yang semakin indah ditelinga Pramana.


Kau tak akan bercerai dengan ku Maya. Aku akan memperlakukan mu seperti ini... yang tak bisa diberikan oleh lelaki lain.. termasuk Tono. Kau takan sanggup jauh dari ku sayang..


Pramana menghentak hentak kan lagi pinggulnya kebagian bawah Maya. Ia tak membiarkan sedikit jeda bagi Maya. Sehingga istrinya berulang ulang kali tumpah dibawah sana.


Pramana... aku benar benar takjub pada mu... kau bisa membuat ku melupakan kemarahan ku padamu dengan setiap sentuhan sentuhan hangat mu. Ku harap masalah ini cepat selesai.


Maya menatap suaminya yang terus tersenyum menatapnya. Ia memperlihatkan keperkasaan nya sebagai lelaki.


Maya sadar ia tak memegang ucapan nya pada Pramana. Tapi apa boleh buat, wanita banyak yang terlena dengan cara lelaki menaklukan hatinya.


Maya hanya manusia biasa yang juga dibekali *****. Dan jika tersentuh sedikit saja ia akan pasrah menerima. Apalagi dilakukan oleh orang yang ia cintai. Tak ada penolakan untuknya.

__ADS_1


Sabaar... sebentar lagi semua akan terungkap, sabar Memang sangat mudah diucapkan... tapi sangat sulit dilakukan.. tapi kepercayaan ku pada mas Pram lebih besar daei pada kemarahanku..


"Aaahh... sayang kau benar benar indah... aku mencintai mu.. terimakasih sayang...." Pramana melu..mat lembut bibir Maya dan segera berdiri.


Mereka membersihkan diri masing masing kekamar mandi. Lalu Maya kembali ke peraduannya menuju alam mimpi. Ditemani pelukan dari suami.


Maya... aku akan membahagiakan mu. Maka tetaplah disiku. Jangan berpikir untuk bercerai sayang...


Keesokan paginya Maya bangun lebih awal, ia membuat sarapan pagi. Tanpa membangunkan Pramana. Maya membersihkan rumah mereka sampai kepekarangan luar.


Mata nya tampak mengantuk karna tidur terlambat, disebabkan seorang misterius yang mengetuk jendela kamar mereka. Dan juga pergulatan panas itu.


Maya mendekati jendela yang ia curigai lokasi kejadian semalam. Karna terdapat jejak kaki disana.


Mata nya terbelalak mengingat Pramana yang terkenal dengan banyak ide gila dikepalanya.


Apa ini ulah mas Pram? Agar aku takut dan kami melakukan itu... aku harus buat perhitungan dengannya. Dengan cara... aku akan menguncikannya dikamar, sekarang.


Dengan langkah seribu Maya bergegas masuk kekamar hendak mengunci pintunya. Namun ia menoleh kekiri Pramana baru saja keluar kamar mandi melilitkan handuk dipinggangnya.


Itu dia tersangka utama... ternyata sudah bangun... suamiku benar benar tampan. Tidak hanya wajahnya.. namun juga tubuhnya... aku sangat beruntung..


Sebuah senyuman nampak terukir dibibir Maya. Pramana mengetahui hal itu. Ia menangkap basah senyuman yang sangat pelit itu.


Kau sangat mengagumi ketampanan dan aura ku sayang.. hehehe... aku akan menggodamu..

__ADS_1


"Kau mau kita melakukan lagi?"


Pramana mendekatkan wajahnya kewajah Maya. Hingga ia tersadar dari lamunannya.


"Aku mau bicara!" Maya langsung menukar ekspresi wajahnya dengan mode jutek.


"Bicara lah.. istriku yang cantik.." Pramana memangku tangannya dengan bersandar ketepi ambang pintu kamar mereka.


.


.


.


Bersambung


mohon maaf uthor sampaikan, belum bisa up untuk beberapa hari kedepan. author sedang sakit... insha allah klo udah mendingan langsung up.


episode nya udah ada.. namun perlu direvisi lagi sebelum di up di noveltoon. sementara itu kesehatan author belum pulih...


mohon doa dari kalian semua... semoga bisa bertemu lagi dengan Romaya...


salam cintooh..


calisa ardi

__ADS_1


__ADS_2