ROMAYA

ROMAYA
Sebuah sensasi baru


__ADS_3

Ia memejamkan matanya merasakan sensasi tangan lincah Ren dibagian bawahnya. Mulut Ren masih bermain main diantara kedua bukit kembarnya.


"Raisa ... Aku tak tahan lagi..."


Dengan terburu buru Ren membuka celananya, senjatanya yang susah tegak berdiri siap menggempur benteng Raisa.


Melihat Ren yang membuka bajunya. Raisa turun kebawah Ren. Mengusap dengan lembut. Kemudian melakukan oral.


Ren seketika terbelalak melihat Raisa melakukan itu sekarang. Padahal sebelumnya ketika Ren meminta Raisa melakukan itu, ia tak pernah menuruti nya.


Dan saat ini bahkan Raisa sendiri yang ingin melakukannya. Hati Ren sungguh sangat senang saat ini. Ia mengembangkan tangannya keudara.


Tak ingin mengganggu kegiatan Raisa dibawah sana. Karna Ren tau mungkin Raisa akan segera melepaskannya.


Cukup lama dengan kegiatan oral dibawah Ren, Raisa berdiri didepan Ren. Pria itu menyambutnya dengan senyuman. Lantas dengan rakus melahap bibir cantik Raisa.


Ia membalikan tubuh Raisa hingga menghadap dengan dinding. Tanpa sabar Ren menancap kan senjatanya kearah belakang Raisa.


Lenguhan Raisa terdengar lembut saat Ren memompa nya dari belakang. Sementara kedua tangan Ren setia pada bukit kembar yang bergoyang goyang karna hentakan Ren.


Ia memainkan ujung Bukit Raisa yang berwarna pink dengan kedua jarinya.


"Ren... Ooogghhhh..."


Lenguhan Raisa membuat nafasnya memburu hebat. Ia merasakan sesuatu akan tumpah dibawah sana.


Ren menghentikan goyangannya. Memeluk erat tubuh Raisa dari belakang dengan senjatanya yang masih menghentak Kuat didalam bawah Raisa.


Melihat Raisa yang terlihat lelah, ia menggendong tubuh langsing itu keatas Ranjang.


Bergegas mengambil pengaman dalam laci nakasnya. Dan memakainya.


Mata Raisa yang masih terpejam, terbelalak seketika saat Ren menyesap lembut bagian bawah Raisa dengan mulutnya. Ia mengitari area tersebut dengan lidahnya.


"Ren... Hentikan..." Lirih Raisa memegang kepala Ren.


"Kenapa sayang? Hmmmmmphhh" ia bertanya namun masih melanjutkan kegiatannya.


"Hentikan .. aaahhh... Itu menjijikan..."


"Bagimu... Tapi bagi ku ini sangat nikmat .."

__ADS_1


Ren meneruskan kegiatannya. Raisa hanya bisa mengerang. Tubuhnya melengkung dengan meremas kain disamping nya.


Matanya terpejam sesekali menggigit bibirnya sendiri. Karna tak pernah diperlakukan seperti ini oleh Ren.


Memang Ren lelaki satu satu nya yang menyentuh Raisa. Hubungan mereka telah lama terjalin semenjak di luar negri. Dan terbiasa dengan kebudayaan luar.


Menjalin hubungan intim sebelum menikah bagi mereka wajar saja. Selama itu tidak ada paksaan antara satu sama lainnya.


Raisa termasuk wanita yang bersih dalam segala bidang. Bahkan hubungan intim seperti saat ini. Ia merasa jijik jika alat vital seseorang diperlakukan seperti menjilati es krim.


Tidak bagi Ren yang telah lama ingin melakukannya pada Raisa. Tapi kali ini Raisa terpaksa mengikuti perlakuan Ren padanya.


Dan ia pun baru merasakan sekarang sensasi nya seperti apa. Dalam pikirannya, jika saja ia tau kenikmatan yang berbeda seperti ini. Tentu ia sudah pasti akan menuruti kemauan Ren.


"Reenn... Aaagghhhh.... Aku tak tahan lagi... Mmmphhh"


Raisa lagi lagi mencapai puncak kenikmatannya dengan goyangan lidah Ren didalam bawahnya.


"Sayang.. kau begitu nikmat."


Ren berada diatas Raisa dengan nafas terengah engahnya. Ia mengecup bibir Raisa yang terbuka.


Raisa tiba tiba mengernyitkan dahinya. Matanya memandang wajah Ren, yang masih dikelilingi kabut berhasrat.


Tanya Raisa mengambil tisu basah dan menyeka mulutnya yang dikecup Ren.


"Ya... " Jawab Ren seakan mengerti.


Raisan menaikan kepalanya dan memperdalam ciuman nya pada Ren.


"Ayo tuntaskan sayang..."


Raisa naik keatas tubuh Ren. Dan ia mulai memberikan pelayanan terbaik nya untuk Ren. Dengan hentakan yang lembut. Cukup beberapa lama akhir nya Raisa ambruk diatas tubuh Ren. Setelah Ren mendapatkan pelepasannya.


"Aku mencintai Raisa...." Ucap Ren memeluk wanitanya.


Namun Raisa tak menjawab, dia hanya mengangguk. Kedua nya telah selesai bergumul. Mereka berkeringat dengan rasa kepuasan yang luar biasa.


"Ren... Apa kau mau membantu ku sayang?"


Raisa mengangkat kepalanya dan menatap Ren. Ia masih menggerakan pinggulnya pelan. Hingga membuat geli bagi Ren.

__ADS_1


"Angkat dulu pinggul mu sayang... Ini sangat geli..." Ren terkekeh. Raisa bahkan menggoda Ren dengan mengangkat pinggul nya lalu kembali menghentakan kebawah.


"Sayang... Kubilang keluarkan... Ini sungguh geli" Ren tertawa sekarang.


"Jawablah pertanyaan ku tadi Ren...!"


Raisa sungguh sangat berharap jika Ren mau membantunya.


"Baiklah... Aku akan turuti mau mu... Tapi ingat, dalam bulan ini kita akan menikah."


.


.


.


Bersambung



Maafkan Author karna jumat begini menyuguhkan cerita yang hot... dari hot hot pop.


Meniru kebudayaan luar sungguh bertolak belakang dengan kebudayaan kita. Walaupun banyak segelintir orang yang melakukannya.


Dan Author harap kita tetap menghargai budaya kita ya. Jangan pernah meniru hal ini. Hubungan intim sebelum menikah itu akan merugikan diri sendiri. Terlebih pada pihak Perempuan.


Adapun dalam kisah ini, ambil yang baik baik nya saja ya ders... yang buruk buang jauh jauh sampai ga keliatan.


SELAMAT TAHUN BARU MASEHI.🥳🥳


Semoga rangkaian peristiwa ditahun 2021 ini menjadikan kita manusia yang tetap kuat dan sabar.


Author doakan kita semua diberikan kesehatan dan dilimpahi rezeki yang berkah.


Mari kita sama sama berdoa agar negri kita dapat pulih dari segala jenis virus yang dapat merugikan diri, keluarga, kerabat, teman bahkan negara.


Tetap berpikiran positif dan jernih...


Author sayang kalian semua... 😍😘😘😘😘😘


Sampai jumpa tahun depan... 😉

__ADS_1


SALAM CINTOOHH...


Calisa Ardi


__ADS_2