ROMAYA

ROMAYA
Bulan madu yang tertinggal


__ADS_3

"Rumah ini sangat bagus..." Romi membelai rambut Mona.


"Kau suka mas?" Mona menggandeng tangan Romi untuk kekamar mereka.


"Ya.. mbak Maya pasti senang karna seorang Monalisa Haidar bisa merawat rumah dengan baik." Romi duduk sebentar di sofa dalam kamarnya.


"Kamar mbak Maya sudah aku renovasi juga. Dan tetap dimana seharusnya. Apa mbak Maya ga mau tinggal dengan kita mas?"


Mona keluar dari kamar mandi. Ia memberikan sehelai handuk pada Romi yang sedang membuka pakaiannya.


"Mbak Maya kan sudah menikah.. tentu ia akan mengikuti suaminya. Mas Pram baik sekali.. aku harap mereka bahagia."


"Ya.. dan kita juga..." Mona mendekati Romi kembali memeluk tubuh telanjang Romi.


"Mona.. ini kamar kita?"


"Ya.."


"Ini pertama kali aku sekamar dengan wanita ini setelah menikah.." Romi menyentil hidung mancung Mona.


"Lalu..."


"Lalu...." Romi mendekatkan wajahnya kearah Mona.


"Hmmmm.." Mona bersiap siap menerima ciuman dari suaminya.


"Lalu.. aku akan mandi..." Romi mengambil handuk yang terletak dibelakang Mona. Dan masuk kekamar mandi.

__ADS_1


Pantas saja ia mendekati ku.. ternyata handuknya dibelakang ku.. xixixiixxi...


Mona tertawa geli sendiri mengingat dirinya yang berharap akan sentuhan Romi.


Dengan telaten Mona menyiapkan pakaian untuk Romi diatas kasur. Kemudian ia keluar, meminta asisten rumah tangganya untuk memasak cumi pedas manis makanan favorit Romi. Lalu ia kembali lagi ke kamar.


"Mona.. mona..." Mona mendekati pintu kamar mandi karna mendengar panggilan Romi.


"Ada apa mas?" Romi membuka pintu kamar mandinya.


"Bantu aku .. ini tidak bisaa..." Mona masuk kedalam kamar mandi.


"Apanya yang tidak bisa?" Romi kemudian berbalik menghadap Mona.


"Dia... tidak bisaa... dibiarkan begini saja bukan?" Romi menunjuk senjatanya yang sudah siap bertempur. Disertai senyuman seringainya.


Dengan wajah memerah Mona berjalan keluar kamar mandi. Namun dengan sigap Romi menariknya, membawa Mona dalam dekapannya. Ia mendekatkan bibirnya pada bibir Mona. Hingga Mona terhanyut dalam gelombang ciuman yang sangat ia rindukan.


Ciuman mereka semakin memanas, Romi melu..mat bibir ranun Mona dengan rakus. Hal hal yang sangat ia rindukan.


"Sayang.. aku merindukanmu. Kita tuntaskan bulan madu kita yang tertinggal ..."


Romi membawa Mona keluar kamar mandi. Karna ia khawatir dengan Mona yang bisa saja terpelesat dengan kondisi lantai yang basah.


Dengan cepat Romi mengunci pintu kamar mereka. Ia kembali menyerang Mona dengan ciuman ciuman yang hangat dan lembut. Sehingga Mona terbuai ingin mendapatkan lebih.


Detak jantung keduanya seakan seirama bertalu talu tak menentu. Romi memeluk Mona yang sudah polos. Ia menjilati leher jenjang istrinya.

__ADS_1


Meremas lembut kedua payudara istrinya. Ia memainkan pu..ting pink Mona dengan lidahnya. Dan tangan satunya menyusup dibawah sana.


Mona mende..sah dengan suara berirama lembut. Hal hal yang tidak mereka rasakan setelah menikah.


Kerinduan ini begitu mendalam, meskipun hanya beberapa bulan tak bertemu membuat pasangan ini saling tergila gila.


Memberikan yang terbaik pada masing masingnya. Dengan pelan Romi memasukan senjatanya yang telah lama sendiri dalam penantian kedalam goa Mona.


Nafas keduanya tersengal sengal, Romi memompa lembut Mona. Ia mengelus ngelus perut istrinya yang sudah terlihat membesar. Dengan hati hati Romi melancarkan serangannya.


Mona menatap Romi yang tengah menikmati sensasi percintaan mereka yang halal. Dan memang ini berbeda saat mereka melakukannya sebelum menikah. Karna mereka telah saling memiliki sesuai dengan agama dab hukum.


Penyatuan yang panjang Romi manfaatkan untuk memuaskan Mona yang sejak tadi mendapatkan pelepasannya.


Ia sangat menikmati rasa kenikmatan haqiqi yang dianugrahkan Tuhan untuk manusia. Romi mempercepat laju pompanya.


Sehingga Mona sedikit berteriak karna tak tahan ada sesuatu yang tumpah lagi dibawah sana. Tubuh keduanya bergetar saat sama sama merasakan puncak bercinta yang lengkap.


"Aku mencintai mu Mona... istriku..." Romi mengecup kening Mona yang terlihat sangat lelah.


.


.


.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2