Shinta Jonathan

Shinta Jonathan
Bimbang


__ADS_3

Selamat Membaca^_^


***


Dari awal Joe sudah sangat menjaga hatinya. Dia hanya ingin melakukan pernikahan ini semata karna Uncle Raditya, Papanya Shinta dulu sangat baik padanya. Tak ada yang lain selain karna balas budi dengan kebaikan dari uncle Raditya.


Tapi melihat kesepian Shinta selama ini, sungguh ironi. Gadis yang masih 16tahun harus hidup sendiri. Mungkin ia tak kekurangan uang, namun tinggal sendirian dirumah sebesar itu ia pasti menderita. Kesepian. Apalagi dengan sifat Shinta yang tak mudah bergaul.


Untunglah Shinta masih punya teman dekat yang baik seperti Anin.


Joe sadar, kedatangannya malah membuat Shinta semakin menderita. Bagaimana tidak, diawal pernikahan Joe pun sering berteriak kepada Shinta. Cara Joe menjaga Shinta malah membuat Shinta semakin sedih. Mengaturnya ini itu. Tanpa tau yang diinginkan Shinta. Kemudian tangis selalu ia lihat di wajah Shinta.


Mulailah Joe bertekad untuk lebih memberikan kebebasan terhadap Shinta. Tentang teman dekatnya. Atau pilihan hidupnya. Joe takkan ikut campur saat Joe memutuskan untuk membebaskan Shinta dekat dengan Rendra. Pada akhirnya ini pun salahnya. Rendra malah merasa ditipu oleh Shinta. Akhirnya Shintapun sedih lagi.


Joe mendesah kasar. Apa yang ia lakukan salah? Malah sekarang Joe ingin memiliki Shinta seutuhnya. Memiliki jiwa dan raganya. Juga mendapatkan cinta dari Shinta.


Andai hubungan mereka seperti hubungan pernikahan pada umumnya. Andai perasaan Joe berubah diawal pernikahan. Pasti sekarang, Shinta akan sangat senang hati disentuh oleh Joe. Joe akan menikmati indah senyum Shinta setiap hari.


Joe menekuk wajahnya. Membaringkan tubuh lelahnya. Merasa sudah melakukan kesalahan besar. Aku bodoh sekali sih!


Memaksa Shinta untuk melakukan itu tidaklah benar. Shinta akan semakin membencinya. Bagaimana Joe akan mendapatkan hati Shinta? Joe membalikkan tubuhnya. Tengkurap. Sial! Joe mengututuki dirinya sendiri.

__ADS_1


Andi masuk ruang kerjanya. Melihat keadaan tuannya yang suram itu. Kenapa lagi dia?


"Ada pesan dari Tuan Besar, Tuan." Andi melangkah duduk di sofa.


"Katakan."


"Tuan Besar dan Nyonya akan datang menjemput Anda. Tugas Anda sudah selesai." Joe mendongak. Menatap Andi lekat. Ada gurat tidak suka di wajah Joe. Andi juga tau kalau tuan mudanya sudah berubah pikiran. Takkan mau jauh dari Shinta.


"Kau bercanda?! Aku tidak mau!" teriak Joe.


"Bukannya Nona sudah menolak Tuan Muda?"


"Terserahlah. Saya hanya menyampaikan pesan Tuan Besar saja."


"Aku ingin tetap disini. Bersamanya. Kau paham kan maksudku?"


"Tentu saja. Tapi entahlah. Tuan besar sudah berkata Anda boleh kembali ke Amerika. Saya juga akan kembali bekerja untuk Tuan Besar disana." jelas Andi.


"Ya. Pergilah! Aku akan mencari sekretaris baru saja. Nana juga tidak masalah."


"Wah, senang sekali ya bisa menghempaskan saya? Saya sarankan Daren saja Tuan. Sekretaris perempuan akan membuat Anda repot nanti."

__ADS_1


"Kenapa? Kau cemburu pada Nana? Honeyku saja tidak cemburu."


"Berharap ada yang cemburu ya? Kasian."


"Diam! Aku sedang bad mood sekarang."


"Siap - siap saja ikut pulang bersama saya Tuan."


"Tidak mau!"


Seenaknya mereka memberikan perintah sekarang menyuruhku kembali. Joe tak ingin kembali sekarang. Tekad Joe kuat untuk memperbaiki hubungannya dengan Shinta.


***


Terima kasih dah baca ya ^_^


Aku tunggu like komen tip dan vote


Nantikan kisah Joe dan Shinta selanjutnya ya


Peluk cium DevaNurAna^_^

__ADS_1


__ADS_2