
"ya udah kalo kali ini ana percaya, tapi janji ya kalo ada apa-apa anti jangan sungkan buat cerita sama kita oke" aku menggenggam erat tangannya da Maryam hanya mengangguk mengiyakan ucapanku
"insyaallah, Syukron karna kalian udah jadi sahabat baik ana" katanya sambil memeluk aku dan Maryam bersamaan
"ya udah kita ke asrama yuk sebelum diumumin sama ustadzah" ajak Maryam pada kami
satu jam kemudian, adzan magrib berkumandang. semua santri putra dan putri sudah siap duduk didalam mesjid untuk menunaikan ibadah sholat magrib berjamaah.
"tolong shafnya dirapikan dahulu ya" terdengar suara Gus hafidz yang menjadi imam.
"uhuk,, uhuk,,"
"ehmmm ehmmm,,"
__ADS_1
ku dengar sebagian santri putri terbatuk-batuk yang disengaja, aku tahu mereka bermaksud menyindirku tapi ya sudah lah buat apa juga aku ladeni nanti disangka malah keGR an lagi aku nya.
selesai sholat kami berdzikir dan berdo'a bersama-sama yang dipimpin oleh imam sholat kami.
"assalamualaikum wr wb" tiba-tiba suara salam dari Gus hafidz menghentikan kami yang hendak bubar dari mesjid
"waalaikumsalam wr wb" jawab para santri serentak
"untuk jadwal pengajian hari ini mungkin bukan sama Abi, karna kebetulan beliau masih berada ditasik. jadi untuk malam ini insyaallah saya yang menggantikan beliau diharap kepada seluruh santri kls XII khususnya untuk mengikuti pengajian mujawwad dimesjid Jami. untuk kelas lain nya mengaji sesuai jadwal masing-masing dan bagi yang mohon maaf halangan boleh tidak mengikuti pengajian akan tetapi mengamalkan dzikir dan sholawat dimasing-masing asramanya, sekian pengumuman dari saya Syukron 'ala ihtimamikum wassalamu'alaikum wr wb".
"waalaikumsalam wr wb"
"asyik diajarin Gus hafidz, nambah semangat nih" celetuk salah satu teman dibelakangku seolah menyindirku. dan aku hanya terdiam tanpa menanggapi toh aku juga gak ngerasa tersindir tuh.
__ADS_1
"ehhh Vina ga boleh gitu nanti yang punya cemburu lho" kata Astri sambil menatapku
"siapa? aku? santai aja kali jangan kan cemburu ngerasa aja enggak" kata ku dengan santai
"serius nur? gpp nih Gus hafidz nya aku Pepet?" Vina berkata antusias sambil mendekatiku
"heeeuuummm" jawabku
"udah gak baik lho ngomongin yang bukan mahram kita apalagi dimesjid" Maryam menengahi pembicaraan kita yang tidak bermanfaat. setelah semua santri putra dan putri kelas XII berkumpul dimesjid, pengajian pun dimulai dengan diawali doa.
"audzubillahiminassyaithooonirrojiiiiiimmmm,,,,,bismillaaaahirrohmaaanirrahiiiiiiimmmmmm, waidzkoolarobbuka lilmalaaaaikati inniii jaililung fil Ardi Kholifah" suara mujawwad Gus hafidz mulai terdengar, dan masyaallah sungguh indah dan merdunya suara beliau saat melantunkan ayat suci Al-Qur'an. ini pertama kali nya aku mendengar suara nya saat mengaji, memang benar kata buah tak akan jatuh jauh dari pohonnya tapi sungguh menurut ku suara Gus hafidz lebih merdu dari ayah Abdullah masyaallah aku pun terhanyut dalam bacaan nya yang indah.
"coba sekali lagi ya ana sekali antum sekali" kata beliau menjeda bacaannya dan kami para santri hanya mengangguk mengiyakan perintah nya. kami pun mengikuti bacaan mujawwad Gus hafidz setel6gus hafidz memberi intruksi pada kami
__ADS_1
"waidzqoola robbuka, waidzkoola, qoola,,,,, ambil nafas panjang dan tenang, kemudian nadanya ambil dari bawah dulu ditengah kata qoola sedikit pake cengkok. jangan qooooolaaa itu kebanyakan mengerti?"