
setelah ngobrol sebentar dengan Gus luthfi aku melanjutkan langkahku menuju perpustakaan.
"assalamualaikum" ku ucapkan salam saat masuk ke dalam perpustakaan agar niat dan langkahku semakin dimudahkan dan diberkahkan dalam mencari ilmu, apalagi perpustakaan ini tempat tersimpan nya buku-buku yang didalam nya banyak ilmu yang bisa dipelajari oleh setiap manusia.
"waalaikumsalam wr wb" jawab seseorang dari dalam yang ternyata itu adalah ustadzah AIDA yang sekarang bagian menjaga perpustakaan. aku tersenyum ramah pada beliau kemudian langsung melanjutkan langkahku menuju buku-buku yang berjajar Rapi di atas nakas-nakas perpustakaan, niatku hari ini ke sini untuk menyelesaikan catatan yang ustadzah dini minta waktu itu. aku sudah mendapatkan buku yang aku cari yaitu buku tentang panduan menulis laporan pertanggungjawaban pengurus yang telah usai dari tahun ke tahun, sebenarnya hanya untuk mencocokan saja takut ada yang kurang atau salah dalam penulisan. aku hendak berjalan menuju meja yang kosong namun tidak sengaja kakiku kesandung, dan brukkkkk,,, tubuh ku terjatuh mengenai nakas sehingga buku-buku yang tersusun rapi itu sebagian terjatuh karna ulahku dan kepalaku sedikit berdarah karna membentur kayu nakas didepanku.
"innalilahi, anti gak apa-apa ukhti?" ustadzah AIDA menghampiriku denga berlari, mungkin karna kaget mendengar benturan dan buku yang berjatuhan.
__ADS_1
"gak apa-apa ustadzah, Afwan buku nya jadi berantakan" jawabku dengan sedikit tersenyum karna merasa tidak enak sudah membuat perpustakaan berantakan
"masyaallah, kening anti berdarah ukhti. kita ke poskestren aja yuk" ajak nya sambil menyentuh lembut bahuku
"ah iya, tapi gak apa-apa ko ustdzah cuma sedikit ini berdarah nya" kataku sambil memegangi keningku, sebenarnya sakit sih pusing lagi mungkin gara-gara benturan nya lumayan keras tadi
"kaya nya kaki anti keseleo, kalo dipaksakan berdiri ana takut malah jadi bengkak. sebentar ya ana minta bantuan keluar dulu, anti sabar ya tunggu disini sebentar" ustadzah AIDA kemudian keluar dengan sedikit terburu-buru untuk meminta bantuan, karna kebetulan hari ini diperpustakaan hanya ada aku dan beliau. belum lima menit ustadzah AIDA sudah kembali dan langsung menghampiriku dengan seseorang yang entahlah itu siapa, karna aku hanya menunduk memegangi kakiku yang kini benar-benar terasa sakit.
__ADS_1
"innalilahi, anti gak kenapa-napa kan?" kata seorang laki-laki yang suara nya seperti nya aku kenal, aku langsung mengalihkan pandanganku pada asal suara yang kini duduk berjongkok didepanku. ah iya Gus hafidz ternyata.
"ustdzah AIDA ini kenapa bisa seperti ini? ya udah sekarang kita bawa aja langsung ke poskestren biar bisa langsung diobati" kulihat ada gurat kepanikan diwajah nya yang entah apa makna dari ekspresi itu. "anti bisa berdirikan?" lanjut nya bertanya padaku dengan mata yang,,, ah sungguh aku tidak mengerti kenapa dia seolah begitu hawatir kepadaku.
"enggak bisa gus, tadi udah coba buat berdiri sambil dipapah oleh saya tapi sepertinya keseleo jadi susah buat jalan" ustadzah AIDA langsung menjawab sebelum aku menjawab nya
"anti pakai kaos kaki kan? boleh ana buka sepatu nya?" tanpa aku jawab dia langsung membuka sepatu ku "unstdzah sebagai saksi ya, karna ini madhorot dan ana hanya menyentuh kaki nurain bagian luar nya dan itu pun menggunakan kaos kaki" Gus hafidz berkata pada ustadzah AIDA seolah meminta ijin nya. lho,,, ko malah ke ustadzah AIDA bukan nya kepadaku, ini kakiku lho yang disentuh bukan kaki nya. yah walopun aku mengenakan kaos kaki tapi tetap saja aku jadi merasa berdosa karna seolah aku tidak bisa menjaga nya dari sentuhan lelaki yang bukan mahromku. air mataku langsung mengalir saat Gus hafidz mulai menyentuh dan memijit pelan pergelangan kakiku, bukan karna sakit dikakiku yang membuatku menangis, tapi lebih kepada perasaan menyesal karna aku seolah gagal menjaga diriku untuk dia yang akan menjadi imamku kelak. ya,, Allah walopun aku tahu sentuhan ini dilakukan dalam keadaan madhorot, tapi entah kenapa aku seolah tak rela, aku seolah gagal menjaga diriku dari lelaki yang bukan mahromku. berdosa kah aku yaa Allah?? :'(
__ADS_1