TERJEBAK DALAM PERMAINAN SI KEMBAR

TERJEBAK DALAM PERMAINAN SI KEMBAR
Episode 27


__ADS_3

BONUS CHAPTER (1)


 


Perkenalkan Willihadi Leksmana, lelaki yang sangat dicintai Leya. Lelaki yang saat ini telah berstatus sebagai tunangan Leya yang sebentar lagi akan menikahi Leya dan membangun bahtera rumah tangga bersama.


 


Hadi, begitulah lelaki tampan dengan rambut hitam yang selalu di sisir rapi ini biasa di sapa. Alis tebal khas lelaki eropa berpadu sempurna dengan mata bulat berwarna coklat terang. Hidung mancung Hadi sangat pas dengan dengan bibir yang sedikit tebal. Tentu saja bagi Leya itu sangat seksi, apa lagi Hadi memiliki bentuk badan sispeck dengan massa otot yang bisa membuat air liyur Leya menetes. Sehingga semua terlihat sangat sempurna bagi Leya.


 


Hadi adalah putra pertama pasangan Chandra Leksmana dan Meryam Leksmana, Papa Hadi adalah pensiunan dari duta besar Negara N yang terakhir bekerja sebagai Kedubes di Negara B. Hadi memiliki seorang adik perempuan bernama Shaquenna Leksmana yang saat ini baru memasuki tingkat tiga bangku perkuliahan, dengan jurusan kedokteran di salah satu Universitas di Negara tetangga.

__ADS_1


 


Empat tahun lalu saat Feya menyatakan ketidaktertarikanya pada dunia bisnis, hal ini sempat membuat sang Papa menjadi bersedih, padahal sang papa sempat menompangkan harapannya pada Feya dan Leya agar membuat kolaborasi sebagai Presdir pada perusahaan yang telah sukses dirintisnya selama puluhan tahun. Hal tersebut membuat sang papa beralih fokus pada Leya, sejauh penglihatan Papa, sepertinya Leya memiliki keseriusan di dunia bisnis. Ini bisa dijadikan dasar bagi Papa untuk mempersiapkan Leya sebagai penerus kerajaan bisnis keluarga mereka.


 


Walaupun Leya menunjukkan minatnya pada dunia bisnis,  lantas Papa tidak serta-merta semudah itu langsung mempercayakan perusahaan pada Leya, Papa ingin Leya merasakan seperti apa perjuangan beratnya hingga berhasil memiliki kerajaan bisnis ini. Karena itu, Papa mau Leya mempelajari semuanya dari awal, dari dasar. Tetapi proses belajar ini tidak di perusahaan Papa, Leya harus menjadi anak magang di perusahaan lain agar bisa merasakan menjadi bawahan hingga mengembangkan sayap agar bisa mengembangkan diri dalam manajemen kepemimpinan sebuah perusahaan dan pola bekerja sama dengan tim work.


 


 


Kali kedua, Leya membawa berkas lamaran kerjanya ke tiga perusahaan besar dan salah satunya adalah perusahaan yang di miliki oleh Hadi yang bergerak di bidang barang dan jasa. Awalnya Leya berpikir nasib lamaran pekerjaannya akan berakhir sama seperti perusahaan-perusahaan sebelumnya, berakhir dengan penolakan. Dan ternyata dewi keberuntungan sedang berpihak pada Leya, dua hari kemudian Leya mendapat panggilan interview hingga dia pun dinyatakan lolos sebagai karyawati magang. Leya memang berusaha keras untuk bisa di terima tanpa membawa embel-embel nama besar sang Papa, hanya menjadi diri sendiri sebagai Leya.

__ADS_1


 


Proses interview adalah awal perjumpaan Hadi dan Leya. Hadi menjadi tokoh penting dalam kegiatan tersebut. Di awal perjumpaan mereka, tidak ada yang istimewa bagi Hadi terhadap sosok Leya, walaupun secara naluri kelaki-lakiannya Hadi memang mengakui kecantikan paras Leya. Tetapi hanya sampai di situ saja, sama sekali tidak ada


ketertarikan di hati Hadi untuk mencari tahu siapa Leya bahkan merencanakan jatuh cinta padanya.


 


Hingga suatu hari, Hadi mendapati tim work Leya berhasil memenangkan proyek pengadaan peralatan barang kantor di salah satu gedung utama perkantoran di Kota A. Hadi penasaran, bagaimana bisa seorang anak magang sukses memimpin tim kerjanya hingga berhasil memberi keuntungan besar bagi perusahaan Hadi.


 


Berawal dari rasa penasaran Hadi pun mencari tahu siapa Leya, mungkin saat itu telah timbuh perasaan sayang di hatinya. Tetapi Hadi belum menyadari semua itu, Hadi pun mulai melibatkan Leya dalam kegiatan utama di perusahaannya. Hingga dalam waktu kurang dari satu tahun, Leya sukses menjadi salah satu wakil pada Divisi Bidang Pemasaran.

__ADS_1


 


 


__ADS_2