
Bonus Chapter (3)
Gesekan biola di mulai, terdengar indahnya rangkain nada yang dihasilkan. Leya pun mulai memotong kecil cakenya dan mempersilahkan mulut kecilnya mengunyah pelan. Hadi menarik nafas panjang, menghembuskannya. Dia sedang menunggu waktu yang tepat. Kemudian tidak berapa lama setelah itu Hadi pun permisi dengan alasan hendak ke belakang kepada Leya.
Hadi melangkah meninggalkan Leya yang masih setia dengan cake di mulutnya. Hingga tiba-tiba Leya mendengar suara yang sangat dikenalnya tengah menyanyikan sepengal lirik lagu Parfect yang sangat pas dalam iringan indah biola.
Well i found a women, stronger than anyone i know
She shares my dreams, i hope that someday i'll share her home
I found a love, to carry more than just my secrets
__ADS_1
To carry love, to carry children of our own
Leya terkejut, Hadi melangkah mendekat padanya saat menyanyikan sepengal bait tersebut. Leya lebih terkejut lagi saat mendapati di dalam cake yang hendak di potongnya ternyata ada benda logam bulat. Leya mengambilnya, dan membersihkan dan terheran-heran. Kemudian Hadi telah berdiri di hadapan Leya, Leya terlalu kaget untuk mencerna semuanya. Sepengal bait lagu, cincin yang ada di tangannya dan, dan Leya mulai bertanya-tanya. Apakah rangkaian mawar putin, lilin dan pemain biola juga ada dalam daftar yang perlu di cari tahu artinya?
Hadi bersimpu dihadapan Leya sambil memegang jari-jemari tangan kanan Leya. Hadi sukses menyelesaikan sepengal bait dari lagu yang di pilihnya. Hadi pun berucap,
"Leya, setahun aku mengenalmu dan aku tidak bisa berbohong. Selama kurun waktu itu perasaan sayang telah tumbuh di hatiku. Tetapi aku terlalu lama menyadarinya, hingga akhirnya aku pun benar-benar sadar dan tidak bisa menunggu lagi. Leya Zaniya Maladi, aku telah jatuh cinta padamu, aku menyayangimu dan amat sangat sayang padamu. Aku willihadi Leksmana sangat berharap, maukah kamu mengenalku dan menerima cintaku seumur hidupmu? Maukah kamu menjadi kekasih jiwaku? Ibu dari anak-anakku?
Leya, maukah dirimu menikah denganku?"
__ADS_1
Leya membisu, matanya berkaca-kaca. Dia tidak pernah menyangka Hadi memiliki perasaan yang sama dengannya. Ya, semenjak hubungan atasan dan bawahan telah berubah menjadi hubungan pertemanan, sebenarnya saat itu benih-benih cinta telah menguasai hati Leya. Tetapi Leya terlalu takut mengakui semuanya karena dia sadar posisinya di perusahaan Hadi hanyalah seorang karyawati. Dia tidak mungkin bermimpi terlalu tinggi, seorang gadis biasa yang sederhana boleh mencintai Presdirnya yang sangat tampan, sukses dan kaya.
Tetapi malam ini semua nyata, Leya bukan sedang terbuai dalam dongeng sang Mama. Leya benar-benar tengah melihat Hadi yang sedang bersimpuh melamarnya. Jadi semua ini nyatakan? Begitu pikir Leya, bunga mawar putih kesukaannya, lilin yang di tata indah, biola dengan harmoni lagu romantis, Hadi yang sengaja memilih penggalan bait yang berisi pernyataan cinta, cincin di dalam cake, semua makan malam romantis ini adalah nyata. Hingga Hadi yang melamarnya, menyatakan cinta padanya.
Air mata bahagia dan haru tidak bisa di tahan Leya, jatuh setetes demi setetes. Leya menangis sambil menatap Hadi, perasaannya campur aduk. Bahagia sekali mendapati diri sangat dicintai seperti ini, bahagia sekali mendapati lelaki yang di pujanya ternyata juga mencintainya. Tidak cuma cinta, bahkan langsung melamarnya. Tanpa merasa ragu dengan tampilan dan kemungkinan bahwa Leya adalah gadis sederhana dari keluarga biasa.
Hadi benar-benar membuat Leya melambung bahagia, rasanya dia sangat sulit bernafas saat itu. Semua harus di cerna Leya secara perlahan, sampai akhirnya dia benar-benar yakin Hadi memang tengah menyatakan cinta padanya, Hadi tengah melamarnya.
Begitulah romamtisme malam indah yang seumur hidup tidak akan terlupakan oleh Hadi dan leya. Lamaran ala Hadi di terima oleh Leya, mereka resmi menjadi sepasang kekasih dan Leya resmi menjadi calon istri Hadi. Bahagia terpancar di raut wajah sepasang kekasih itu. Malam pun mereka lalui dengan begitu suka cita. Rasanya hanya merekalah manusia paling bahagia di dunia ini, terlihat dengan pancaran aura kasih antara satu sama lain.
__ADS_1