
PERDANA (2)
🌹🌹🌹🌹🌹🌹
 
"Terima kasih Nico, besok tolong jemput saya kembali ya!" Ujar Feya sebelum melangkahkan kakinya turun dari mobil yang dikemudikan Nico.
 
"Baik Bu, saya akan tepat waktu besok. Selamat sore Bu dan selamat beristirahat". Ujar Nico penuh hormat pada Feya.
 
Feya tersenyum kepada Nico yang sedari tadi telah berdiri di depan pintu tempat duduknya di belakang. "Hati-hati berkendaraan". Feya mengingatkan Nico sebelum dirinya berlalu meninggalkan Nico.
 
__ADS_1
Nico menunggu hingga sang majikan masuk dan menghilang ke dalam apartemennya, kemudian dengan santai Nico pun pergi meninggalkan tempat tinggal Feya dan bergegas kembali kerumahnya sendiri.
 
Sementara itu di apartemen Leya, Feya bergegas mempersiapkan diri. Walaupun masih ada waktu tiga jam lagi sebelum tiba waktu baginya untuk melaksanakan tugas permainannya, tetapi bagi Feya, dia merasa perlu waktu lebih untuk mempersiapkan hatinya agar bisa bermain dengan sempurna. Malam ini adalah awal, perdana Feya bertemu Hadi dalam perrmainannya. Dia harus bisa melakukan segala sesuatunya tanpa cela, karena apabila saat ini dia gagal, maka sisa waktu dua minggu ke depan pasti semua akan menjadi sia-sia.
 
Kemudian, Feya membuka lemari baju Leya, memperhatikan satu persatu koleksi baju Leya. Memperhatikan semua koleksi baju Leya, melihat, mengangkat, memperhatikan dengan seksama, meletakkan, mengangkat lagi, memperhatikan dengan seksama, meletakkan kembali, lagi, lagi dan lagi. Feya mengulang hal yang sama, hingga tiga puluh menit berlalu dan Feya masih sibuk memperhatikan koleksi baju kembarannya.
 
 
Selera berbusana Feya dan Leya sedikit berbeda. Leya, dia lebih suka mengoleksi pakaian dengam model seksi yang sedikit memperlihatkan gemulai lekuk tubunya, dengan memamerkan bahu putih dan punggung mulusnya, belahan dada seksinya, serta tidak lupa betis jenjang hingga paha indahnya pasti akan terlihat dengan jelas. Leya benar-benar pintar membuat dirinya yang cantik tampil menjadi teramat sangat cantik.
 
__ADS_1
Jauh berbeda dengan Feya, Feya lebih suka memakai dresst yang simpel tetapi elegan dengan lengan yang tertutup rapi, tanpa belahan di dada dan bagian paha. Bagaimana dengan bagian punggung? Dengan kesehariannya sebagai pimpinan tertinggi pada lembaga penelitian, tentu saja Feya juga memiliki koleksi pakaian yang memang sengaja dipersiapkan Feya untuk acara-acara tertentu yang menuntut dia memakai dresst yang disesuaikan dengan tema acara. Sehingga Feya pun diharuskan memiliki koleksi baju dengan tampilan seksi tetapi pengertian seksi Feya adalah hanya dengan memperlihatkan punggung mulusnya saja, hanya itu saja maka itu sudah sangat seksi baginya.
 
Sebenarnya kecantikan dan bentuk lekuk tubuh Feya sama persis dengan Leya, tetapi Feya bukanlah pribadi yang pandai menampilkan keseksiannya di depan umum. Padahal hanya menggunakan dresst yang memperlihatkan punggung mulusnya saja, sudah membuat banyak lelaki yang sibuk ingin mendekatinya, jadi terbayangkan bagaimana kalau Feya sedikit lebih berani lagi dalan berpenampilan?
 
Akhirnya Feya menyudahi acara memeriksa koleksi baju kembarannya. Syukur bagi Feya, akhirnya dia menemukan dresst warna hijau botol dengan lengan tiga perempat, leher berbentuk v biasa dengan belahan di bagian punggungnya. Dresst ini melekat sempurna di tubuh Feya, memamerkan keindahan dadanya, walaupun tidak terbuka, dress ini terlihat pas di pinggang Feya. Padahal dari pinggang hingga lutut dresst hijau botol ini jatuh mengembang, simpel tidak terlalu mengerikan bagi Feya.
 
Okeh, untuk penampilan perdanaku ini sudah cukup. Aku harus jaga jarak dulu, jadi bajunya cukup yang seperti ini aja. Nanti kalau pake yang lainnya malah bisa buat Hadi bersikap aneh-aneh. Ihhhhh, nggak mau ah, ami-amit.
 
 
__ADS_1