Terpaksa Menikah Karena Perjodohan

Terpaksa Menikah Karena Perjodohan
1


__ADS_3

di sebuah rumah sederhana terdengar keributan adu mulut antara orang tua dan anak gadis yang berusaha menolak perjodohan yang orang tuanya lakukan.


"ayah, bunda, aku kan suda mengatakan aku tidak mau kenapa kalian masih berusaha keras menjodohkan aku dengan seorang pria yang sama sekali aku tidak ketahui,"ucap gadis berusia 25 tahun itu.


"Nadia,usia kamu sekarang suda cukup dewasa nak,di usia kamu sekarang suda sepantasnya kamu itu menikah dan punya anak sayang"ucap ibu paru bayah itu.


"iya aku tau bunda,aku ngerti,tapi bukan dengan cara seperti ini berusaha menjodohkan aku dengan orang asing itu,kalian tau kan aku juga punya kekasih,"ucap gadis itu lagi.


"oke,baiklah ayah tidak akan memaksamu lagi untuk menerima perjodohan ini,ayah akan bicarakan ini pada om Johan,tapi dengan satu sarat kekasih kamu itu harus melamar kamu dalam waktu dekat ini,bagai mana sepakat?" ucap ayah tiba-tiba angkat bicara.


"tapi ayah,kami berdua belum ada niat atau kesepakatan untuk menjalani hubungan kejenjang pernikahan secepat itu,kami berdua masi menjalani karir untuk masa depan kami berdua kalau suda menikah nantinya,"ucap gadis itu.


"kalau begitu kamu harus menerima perjodohan ini,papa kasih sarat untuk kebaikan kamu tapi sepertinya kau tidak suka sarat yang ayah berikan,mau tau tidaknya ayah suda putuskan besok kamu harus menikah Titik,"ucap ayah tegas dan tidak mau dibantah.


"ayah gak bisa seperti itu dong yah,pokonya aku tidak mau,"ucap gadis itu lagi.


ayah menatap dengan tatapan datar tanpa ekspresi kepada anaknya,pertanda keputusannya tidak bisa ditolak ataupun di bantah,lalu ayah pergi dari ruang tamu itu dan masuk ke dalam kamar.


"bunda,"ucap gadis itu.


namun bunda menunjukan ekspresi yang sama ditunjukan ayah,tidak bergeming sedikitpun dan hanya menatap datar juga kepada dirinya dan berlalu pergi menyusul ayah yang suda lebih dulu masuk kamar.


gadis itu menatap kepergian bundah dari hadapannya dengan raut wajah sedihnya.


mau dan tidak mau dia harus menerima semua,karena tidak ada yang lebih penting baginya adalah kebahagian kedua orang tuanya,walau dia harus berkorban perasaan dan kebahagiannya sendiri.


gadis itu masuk kamar dan merebahkan tubuhnya di atas tempat tidurnya menatap langit-langit kamarnya dengan tatapan kosong dan pada akhirnya dia terlelap.


.


.


.


.


di tempat lain


"ayah yakin menjodohkan aku dengan gadis itu?"tanyanya.


"iya,ayah suda melihatnya dan ayah suda beberapa kali bertemu dengan gadis itu,dia baik,sopan dan tidak kala cantik dengan kekasihmu itu,sangat jauh berbeda dari segi etika saja suda jauh lebih baik dari pada kekasihmu itu.


"bisa sajakan dia berperilaku baik di depan ayah saja,tapi di belakang ayah dia tidak jauh dari seekor rubah,kesingnua aja baik,"ucap pria itu lagi.


"tapi ayah yakin gadis itu tidak sperti yang kamu katakan,lagian dia juga tidak tau papa siapa yang dia tau hanya teman baik ayahnya.


"terserah ayah sajalah,"ucap pria itu.


"baiklah,Ayah sangat berterima kasih padamu suda mau menerima perjodohan ini.


"iya ayah,"ucapnya.


"nurut saja dulu,demi warisan,kalau ayah suda menandatanganinya ,aku akan meceraikanya,ma'fkan aku ayah,"batin pria itu.


"ya suda,aku mau istirahat dulu ayah,besok aku harus menyiapkan diri untuk pernikahanku,"ucap pria itu.


"iya,persiapkan diri kamu,"ucap ayah.


KEESOKAN HARINYA.


dimana hari ini adalah hari kebahagian,hari yang di nanti-natikan bagi pasangan yang saling mencintai tapi tidak dengan pasangan satu ini,hari ini adalah hari Siau bagi mereka dimana mereka harus menjalani pernikahan yang sama sekali tidak mereka impikan.


pesta pernikahan yang sangat megah dan di hadiri para undangan orang-orang terhormat,terpandang tidak lain adalah para keluarga,rekan kerja dari mempelai pria,disana juga ada keluarga mempelai perempuan yang ikut menyaksikan hari bahagia ini.


"apa mempelai pria suda siap?"tanya pak penghulu pada Zaki.


nama pria itu adalah Aditia Nugroho yang akan menikahi gadis yang bernama Saskia Zaki.


"siap pak,"jawab Adit.


"baiklah,mempelai pria sambut tangan tangan calon mertua Anda dan ikuti apa yang dia ucapkan,"ucap pak penghulu.


Adit mengulurkan tangannya untuk menyambut tangan calon mertuanya yang sebentar lagi akan menjadi ayah mertua.


"wahai kau Aditia Nugroho binti Nugroho aku nikahkan engau dengan anak saya yang bernama Saskia binti Handoko dengan mahar cicin berlian 200k dan seperangkat alat solat di bayar tunai,"ucap ayah.


"saya terima nikahnya Saskia binti Handoko dengan mahar tersebut dibayar tunai,"ucap Adit dengan satu tarikan napas saja.

__ADS_1


sementara Saskia di dalam kamar dedek-dekan mendengar ijob kabul yang sakral itu walau pernikahan ini tidak dia inginkan entah engapa jantungnya serasa mau lompat dari tempatnya ada terbesit rasa bahagia disana.


"bagai mana para saksih? sah?"tanya pak penghulu.


"sah-sah-sah,"ucap para saksih.


setelah di ucapkan sah entah mengapa aditpun merasakan hal yang sama yang dirasakan Saskia ada terbesit rasa bahagia dalam hatinya tiba-tiba muncul rasa sayang pada istrinya walau dia belum perna melihat wajah Saskia yang sekarang suda menjadi istrinya


ijab kabul selesai sakia keluar dari kamar di dampingi ibunya dan satu sahabat baiknya.


semua mata menoleh kearah Saskia menatap kagum Adit pun melihat sangat terpesona baru pertama melihat gadis yang di jodohkan dengan dia sekarang suda menjadi isrinya,dia tidak menyangka ternyata secantik ini gadis yang dinikahinya sampe sampe matanya tidak berkedip menatap Saskia.


"bagai mana cantik kan menantu ibu?"ucap ibunya sambil tersenyum.


sontak Adit terkejut menyadari tingkahnya itu.


"lumayan,"ucap Adit.


"biasa saja atau luar biasa,sampe matanya mau keluar gitu nanaonya,"ucap ibu.


Adit tidak menyela ucapan ibunya lagi,sampai akhirnya Saskia suda duduk di samping Adit dan menandatagani buku nikah.


"mempelai wanita silahkan menjabat salama dan mencium pung tangan suaminya sebagai tanda hormat dan patuh terhadap suaminya sekarang nona soda sah menjadi seorang istri dan mempelai pria cium kening isrinya sebagai tandah kasih sayang pada istrinya,"ucap pak penghulu.


Saskia mencium pungung tagan Adit.


"yaa Allah jadihkanlah pernikahan ini pernikahan seumur hidupku,"batin saskia.


kini giliran Adit mengecup kening Saskia tapi sebelum itu dia lebih dulu memegang pucuk kepala istrinya dia meletakkan tangannya di atas kepala Saskia dan membaca doa yang suda di ajarkan pak penghulu sebelum ijab kabul di mulai


dan kini Adit mencium kening Saskia sambil memejamkan matanya dia merasakan ada sesuatu yang bergetar di hatinya rasa sayang yang timbul begitu saja dalam hatinya,Adit menyadari perasaan itu sehingga dia memejamkan matanya dan mengecup lama kening istrinya.


dan momen itu tidak di sia-siakan oleh parah keluarga yang senang dengan perjodohan itu terutama sahabat Saskia yang bernama Ela dan sekertaris sekaligus sahabat Adit yang bernama Dion mereka memotret mengunakan kamera ponsel mereka.


setelah selesai ijab kabul kini para tamu undangan berbondong-bondong menyalami pasangan yang baru saja sah menjadi suami istri itu dan memberikan ucapan selamat dan doa kepada kedua mempelai.


selama itu pula Saskia dan Adit tidak perna berbicara atau saling menyapa satu sama lain mereka sibuk dengan para undangan yang memberikan selamat pada mereka dan berada dalam pikiran mereka masing-masing sibuk sendiri.


acara nikahpun selesai kini Tingal acara resepsi yang akan di langsung pada malam hari,kini sekarang Saskia suda berada dalam kamarnya setelah melayani para tamu undangan dan keluarga yang mengucapkan selamat pada mereka.


saskia Menganti baju dan di bantu sahabatnya untuk membuka res kering pada gaunnya,Saskia merasa lega karena hari ini dia tidak sekamar dengan suaminya karena ibu mertuanya Memeng sengaja membuat kamar pengantin terpisah untuk sementara khususnya siang ini saja,karena dia tau Saskia harus istirahat menyiapkan diri untuk malam harinya,dia kuatir kalau siang ini dia membiarkan pengantin baru itu sekamar untuk istirahat pasti tidak ada waktu buat Saskia istirahat karena anaknya itu,dia tau persis sifat Adit.


"pergilah,tubuhmu juga suda buah,mau muntah aku nyimnya,"ucap Ela bercanda.


"sialan loh,"ucap Saskia sambil melempar sisir yang dia pegang pada Ela pas kena jidatnya yang jenong itu dan Saskia pun kacir masuk kamar mandi.


"aduh,kiaaaaaaa,"teriak Ela kesal karena keningnya yang jenong sakit kena lemparan sisir dari Saskia.


sementara dalam kamar mandi Saskia tertawa


mendengar teriakan Ela yang kesakitan karena ulahnya.


"rasain loh,siapa suru ngatain gue buah,"ucap Saskia dalam kamar mandi.


"awas loh tunggu pbalasan gue,"ucap Ela kesal.


"wka-wka-wka,"sakia tertawa.


Ela berdiri dan bercermin dia melihat jenongnya yang merah karena lemparan sisir.


"kiaaaaaaaa,jidat gue merah,awas loh yah,"ucap Ela sambil berteriak,beruntung kamar hotel itu kedap suara kalau tidak bisa di pastika orang yang berada di luar kamar hotel itu mendengarnya.


"hahahahahahahahaha rasain loh,"ucap ssaskia dari dalam kamar mandi teriak juga.


kalian biasa tau bagai mana berisiknya mereka dalam kamar itu,sejenak Saskia bisa melupakan coabaan yang menimpah dirinya saat ini.


semetara di kamar lain.


Adit suda selesai membersihkan tubuhnya kini dia istirahat sambil memainkan gawainya.


Adit membuka pesan yang banyak dari kekasihnya yang bernama Selena.


isi pesannya.


sayang ko gak di angkat?


sayang kamu di mana sih kok gak di angkat telfon aku

__ADS_1


sayang aku gak suka di giniin


sayang aku kagen


sayang kamu sibuk yah?


sayang kalau udah gak sibuk telfon balik aku yah.


DLL ....


isi pesan Selena.


adit menghela napasnya kasar setelah membaca pesan dari Selena.


Adit pun menelfon Selena tidak butuh waktu lama Selena mengangkat telfon ya.


"halo,syang kangen kok kamu baru menghubungiku,dari semalam aku menghubungimu mengirimi kamu pesan tapi sedikitpun gak perna kamu baca,kamu kemana sih? ngapain aja? kamu gak sayang lagi yah sama aku?***hiks-hiks,"ucap Selena beruntun dan pura-pura menagis.


" ma'f sayang aku sibuk banget gak usah nangis gitu dong,ma'af yah,benar aku sibuk baget ada masalah perusahaan jadi aku gak ada waktu buat kamu ma'af yah,"ucap Adit berbohong.


"masa walau cuma baca pesan dari aku gak ada waktu,jangan-jagan kamu bohong yah sama aku?"ucap Selena curiga.


"enggak kok sayang masih sih aku bohong,selama ini emangnya aku perna bohong sama kamu?"ucap Adit berusaha meyakinkan Selena.


"bisa saja kan kamu bohongin aku,"ucap Selena kesal.


"kamu gak percaya lagi yah sama aku?"ucap Adit


"gak,gak percaya aku gak mau ma'fin kamu,"Selena pura-pura merajuk dan mara.


"kok gitu sih,emang kamu gak cinta lagi sama aku?"Adit senduh


"baiklah kalau kamu mau aku ma'fkan aku mau di beliin mobil baru gimana?" ucap selena bersemangat.


"baiklah sebagai ucapan ma'af aku,aku beliin kamu mau mobil apa?"tanya Adit.


"aku mau Lamborgini,"ucap Selena.


"baiklah tunggu aja di kediaman mu,"ucap Adit.


"benarkah?"ucap Selena bersemangat.


"iya sayang masa aku bohong,"ucap Adit.


"aaaa terimakasih banyak sayang,"ucap Selena.


"iya,yah uda aku mau istirahat dulu capek baget aku,"ucap Adit.


"iya sayang makasih yah,awasya kalau kamu bohong,"ucap Selena.


"iya gak bohong kok,udah dulu yah sayang,"ucap Adit.


"iya umcha aku sayang deh sama kamu,"ucap Selena.


"aku juga sayang sama kamu,"ucap Adit.


telfon pun berakhir


Adit menghela napasnya kasar sambil geleng-geleng kepala.


Adit melepas gawainya di atas nakas dan dia memejamkan matanya karena dia mengantuk tidak lama aditpun tertidur.


di tempat lain


para orang tua membicarakan soal anak mereka.


"setelah ini anak-anak kita biarkan mereka mandiri,mereka suda dewasa mereka tau bagai mana bersikap,"ucap ayah saskia


"iya kami berdua sepakat anak-anak setelah resepsih mereka harus Tingal berdua saja agar mereka leleuasa bisa saling mengenal satu sama lain,biarkan mereka berdua dalam rumah itu nanti mereka akan terbiasa saling membutuhkan karena biasa lama-lama jadi suka dan cinta,"ucap ayah Adit.


"iya,kalau kita berada di tengah-tengah mereka pasti ada rasa canggung di antara mereka,pasti mereka merasa tertekan karena kita jadinya mereka tidak natural saling membutuhkan yang ada nantinya sandiwara yang mereka ciptakan pada kita,kita mengira mereka bahagia ternyata Meraka hanya memperlihatkan rasa bahagia karena tidak ingin mengecewakan kita,"ucap ayah saskia.


"tapi bagai mana kita bisa tau perkembagan mereka kalau kita para orang tua berada jauh,aku tidak sepakat dengan ide kalian,"ucap ibu Adit.


"iya aku setuju dengan ibu Adit,bagai mana kita bisa tau mereka seperti yang kalian ucapkan,"ucap bunda Saskia.


"Hem,betul,"ucap ibunya Adit.

__ADS_1


"kita bisa memantau mereka dari jauh kami suda menyiapkan para mata-mata di sekitar mereka yang akan setiap saat melaporkan tentang mereka,"ucap ayahnya Adit.


__ADS_2