Terpaksa Menikah Karena Perjodohan

Terpaksa Menikah Karena Perjodohan
Mukanya Gue Awet Muda


__ADS_3

Ane sibuk sekali dengan misinya saat ini yaitu memilihkan jas buat suami yang telah membuat dirinya hamil dan melahirkan dua anak tapi Ane bahagia menjalani pernikahan dengan sang suami



Dewo memilah jas satu persatu dengan kedua tangannya bukan dengan kedua kakinya namun setelah berpuluh puluh jam kelamaan dong maksudnya setelah Dewo mencari jas yang di inginkan selama berpuluh puluh menit namun Dewo belum menemukan jas yang di inginkan


"Jas di sini koq modelnya tua semua ngga ada model yang remaja kayak gue tapi gue masih pantas di bilang remaja atau ngga soalnya umurnya gue hampir kepala tiga tapi menurut gue masih pantas koq di bilang remaja soalnya mukanya gue awet muda dan ngga boros jadi gue masih layak di bilang remaja lagian ngga ada yang melarang koq kalau gue di panggil remaja" batin Dewo sambil menerbitkan senyuman lebar di wajah tampannya


Saat Dewo sedang tersenyum lebar dirinya teringat sesuatu membuat Dewo langsung melunturkan senyuman di wajahnya entah apa yang ada di pikirannya lalu Dewo menoleh ke arah Ane membuat kedua matanya Dewo melotot karena adegan di depannya yaitu Ane sedang memegang banyak sekali jas di tangannya


__ADS_1


Bukan cuma itu saja Ane juga meletakkan beberapa jas ke lantai membuat lantai yang ada di sebelah Ane terdapat banyak jas yang berserakan membuat Dewo ingin sekali menyeret Ane ke luar dari supermarket karena menurut Dewo perbuatan Ane sudah membuat Dewo menahan malu di wajahnya


"Mama lagi ngapain ?" tanya Dewo sambil menatap nyalang ke Ane sedangkan Ane yang sedang menatap ke arah jas yang ada di hadapannya langsung menoleh ke arah Dewo sambil melayangkan tatapan tajam


"Dewo kamu ngga buta kan ? menurut kamu mama lagi apa ?" ketus Ane sambil melototkan kedua matanya ke arah Dewo sementara Dewo memutar bola matanya malas


"Mama aku ngga buta aku tahu mama sedang memilih jas tapi kenapa banyak jas yang ada di tangannya mama bahkan ada beberapa jas yang berserakan di lantai juga" jelas Dewo sambil menatap tajam ke Ane sedangkan Ane tersenyum masam mendengar omongan Dewo


Dewo urungkan niatnya karena Ane adalah wanita kalau Dewo sampai menonjok wajahnya Ane nanti Dewo di jamin bakalan di cap pria pengecut karena Dewo menonjok wajahnya wanita seperti Ane


__ADS_1


Ane menatap nyalang ke Dewo membuat Dewo ikut membalas tatapan Ane dengan melototkan kedua matanya ke Ane sambil berjalan tiga langkah mendekat ke arah Ane yang ada di sebelahnya


"Mama aku nanya ke mama lagi ngapain maksudnya aku itu nanya ke mama lagi ngapain kenapa jasnya di letakkan ke tangan dan ke lantai aku ngga gila mah jadi aku tahu kalau mama sedang memilih jas di tangannya mama dan di lantai ada jas bukan piring" tegas Dewo sambil melipat kedua tangannya di depan dadanya sedangkan Ane tersenyum masam mendengar omongan Dewo


"Bilang yang jelas dong Dewo jangan setengah setengah supaya mama paham lagian kamu tadi cuma nanya mama lagi ngapain doang kalau kamu tambahin mama lagi ngapain koq jasnya di letakkan ke tangannya mama dan ke lantai pasti mama paham arah pembicaraan kamu mama ngga menuduh mama gila" teriak Ane sangat menggema di ruangan tempat jas sampai membuat orang orang yang ada di sekitar Ane dan Dewo kompak menoleh ke arah Ane yang berteriak sedangkan Dewo mengusap wajahnya secara kasar dengan kedua tangannya dirinya merasa frustasi kenapa dirinya mempunyai mama seperti Ane andai ada istilah tukar tambah mama sudah Dewo ganti Ane dengan mama yang pintar dan cerdas


"Mama seharusnya tanpa aku jelaskan harus paham dong kalau mama pintar dan cerdas apalagi mama itu istri pengusaha tanpa aku jelaskan harusnya mama tahu maksudnya aku memang aku ngga gila mama jangan teriak teriak malu di lihatin banyak orang" tegas Dewo sambil melirik ke arah semua orang yang berada di tempat jas lewat ekor mata sementara Ane menatap ke arah semua orang yang ada di tempat jas satu persatu memang benar karena ternyata tatapan semua orang mengarah kepada Ane membuat Ane bukannya merasa malu malah Ane merasa bangga sehingga dirinya tanpa sadar mengeluarkan senyum lebar di wajahnya


"Dewo harusnya kamu tetap jelaskan supaya mama paham memang kenyataannya mama itu pintar dan cerdas makanya mama sudah bisa hamil dan punya dua anak dari rahim mama iya memang kenyataannya mama istri pengusaha yang menuduh mama istri penyanyi siapa ? mama bakalan tahu maksud dan tujuan kamu kalau kamu jelaskan ke mama perkataan kamu coba kamu jelaskan kepada semut dan tikus pasti lebih ngga paham lagi dengan kata kata kamu walaupun kamu sudah jelaskan berkali kali bahkan sampai kamu pakai microfon sekalipun tetap semut dan tikus ngga akan paham maksud perkataan kamu mama ngga malu malah mama bangga di lihatin oleh banyak orang artinya mama itu wanita yang masih terlihat cantik makanya semua orang pada melihat ke arah mama sungguh mama ngga nyangka kalau mama masih awet muda walaupun mama sudah melahirkan kamu dan adiknya kamu jadi kamu jangan salah paham semua orang di tempat jas itu melihat ke arah mama karena mama itu masih sangat cantik bukan karena teriakan mama tadi" celoteh Ane membanggakan diri sendiri sambil tak henti hentinya mengeluarkan senyuman lebar di wajahnya sedangkan Dewo membelalakkan matanya sangat lebar dengan mulut menganga


"Mama aneh banget gue yakin semua orang di tempat jas ini melihat ke arah mama gue karena teriakan mama gue bukan karena kecantikan mama gue memang gue akuin mama masih cantik walaupun sudah melahirkan dua anak tapi gue yakin penyebab semua orang menatap ke arah mama gue itu karena teriakan mama gue pokoknya gue harus cari akal supaya gue bisa cepat pergi dari supermarket ini supaya gue bisa tiduran dan rebahan di ranjang empuk miliknya gue dan yang pasti supaya mama gue ngga bikin gue malu terus menerus oleh ulahnya" batin Dewo menatap ke arah Ane dengan tatapan heran

__ADS_1


__ADS_2