
"lagi ada masalah mas, aku harus segera ke sana, boleh kan, dan mas tidak apa-apa ditinggal sendiri kan,"ucap Zaskia.
"mas antar,"ucap adik.
"ah tidak usah mas, mas istirahat aja biar aku sendiri saja yang pergi,"ucap Zaskia.
"kalau tidak mau diantar maka kamu tidak boleh pergi,"ucap adik tegas.
Zaskia Dian ia terkejut mendengar ucapan adik yang tegas inilah sisi lain dari Adit yang belum Zaskia ketahui.
Zaskia tertunduk adik menarik Zaskia ke dalam pelukannya lalu ia berkata."mas antar kamu ya, ini sudah malam terbaik perempuan berkendara sendiri mas takut terjadi apa-apa kepadamu, yang sekalian kita makan, tadi kan aku sudah bilang kalau kita makan di luar ingat nggak,"ucap Adit lembut.
Zaskia melakukan kepalanya."iya, ya udah ayo,"ucap Zaskia pasrah.
setelah itu pelukan mereka teruraikan Zaskia berjalan mengambil tasnya dan mengisi HP ke dalam tasnya sedangkan Adit mengambil kunci mobil yang diletakkan di atas nakas.
"kamu keluar seperti itu?"tanya Adit kepada Zaskia.
Zaskia menganggukan kepalanya."iya mas,"jawab Zaskia.
"dengan baju tipis dan pendek seperti itu apa kamu yakin?"Adit menatap Zaskia tajam.
"iya kan hanya di mobil mas,"ucap Zaskia.
"ganti baju atau tidak pergi sama sekali,"ucap Adit tegas namun halus.
"udahlah mas buang-buang waktu ayo buruan udah ditunggu,"ucap Zaskia.
"oh rupanya udah mulai melawan ya sama suami,"ucap adit.
Zaskia tidak ingin berdebat lagi dan tidak mau buang-buang waktu lebih lama dengan berdebat Zaskia langsung masuk untuk mengganti pakaian Zaskia mengunakan celana Levi's pendek di bawa lutut membentuk bodi gitar spanyol nya dan mengunakan kaus berkaret membentuk tubuhnya karena Zaskia mempunyai badan yang sedikit bersih Zaskia menggunakan blazer untuk menutupi tubuhnya yang sedikit membentuk karena baju berkaret dan ketat.
Adit menatap Zaskia dari bawah hingga ke atas, Adit menelan salivanya ketika melihat Zaskia menggunakan pakaian seperti itu.
"ayo mas kita pergi, mereka sudah menunggu lama dan tolong jangan buang-buang waktu lagi mas,"Zaskia terburu-buru.
sebenarnya Adit mau protes lagi tapi diundurkannya karena melihat Zaskia sangat terburu-buru dan sedikit cemas, Adit juga tahu pasti buang-buang waktu bila Zaskia mengganti pakaian lagi.
"ya udah ayo buruan,"ucap adik mengalah.
mereka pun berjalan menuruni anak tangga menuju lantai bawah setelah sampainya mereka langsung menuju pintu keluar sedangkan Adit lewat pintu garasi mobil, Zaskia mengunci pintunya, Adit sudah mengeluarkan mobil dari garasi mobil kemudian Zaskia masuk ke dalam mobil dan Adit langsung melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang, setelah menempuh perjalanan hampir 1 jam akhirnya Zaskia dan Adit sampai di butik milik Zaskia.
Zaskia masuk ke dalam detiknya ia melihat ada seorang gadis yang lagi berbicara sambil membentak-bentak.
"permisi mohon maaf ada apa ini,"ucap Zaskia.
"anda siapa?"tanya gadis itu dengan sifat angkuhnya.
Zaskia tersenyum terlebih dahulu sebelum menjawab pertanyaan gadis itu."maaf perkenalkan nama saya Zaskia saya adalah pemilik butik ini, Mbak a,"perkataan Zaskia terhenti karena gadis itu sudah menyalahnya terlebih dahulu.
"oh jadi Anda pemilik butik ini? baguslah kalau seperti itu,"ucap gadis itu menyonggengkan bibirnya seperti mengejek Zaskia.
"iya saya adalah pemilik butik ini, tolong pak bisa jelasin apa sebenarnya yang terjadi dan apa keluhan Mbak kepada kami siapa tahu bisa kami perbaiki,"ucap Zaskia lembut dan penuh sopan.
__ADS_1
sebelum menjawab ucapan Zaskia gadis itu menatap Zaskia dari bawah hingga ke atas ia melangkahkan kakinya berjalan mengelilingi Zaskia dia mengintai penampilan Zaskia dari bawah hingga atas.
Zaskia dipandangi seperti itu santai saja dia tahu kalau gadis itu mengintai penampilannya, tapi menurut Zaskia itu tidak penting yang terpenting sekarang adalah mengapa perempuan itu datang marah-marah mengacaukan butik, dan juga sekarang anak buahnya harus istirahat.
sedangkan adik menyandarkan tubuhnya di dinding sambil mengamati, Adit hanya diam karena itu masalah Zaskia dan adik tidak punya hak untuk ikut campur masalah pekerjaan Zaskia kecuali Zaskia meminta pertolongan kepada dirinya dan juga yang dihadapi Zaskia saat ini adalah seorang perempuan adik sangat malas bila berhadapan dengan seorang perempuan apalagi aduh argumen menurutnya bikin sakit kepala dan dia juga tahu kalau Zaskia bisa menghadapi perempuan itu, walau Adik kesal ketika melihat perempuan itu memandangi Zaskia dari bawah hingga atas makan mengelilingi Zaskia.
"anda coba lihat ini, lihat gaun yang dipakai perempuan ini, ini kan gaun yang sudah aku pesan khusus kenapa kau memberikannya kepada gadis itu haaa, anda sungguh tidak profesional, dan saya ingat Anda juga kan yang mendesain gaun itu untuk saya iya kan,"gadis itu membentak Zaskia.
"seharusnya sayang mengatakan seperti itu kalau anda tidak profesional, anda sudah memesan gaun itu kepada saya dan ketika gaun itu sudah jadi Anda mengatakan kalau gaun yang saya buat untuk anda sangat murahan dan anda membatalkan itu dengan sepihak, anda tahu berapa kerugian yang saya alami ketika anda membatalkan, saya bisa saja menuntut anda karena anda telah membuat saya rugi dan menghina karya saya, saya menjual gaun itu kepada nona yang ada di foto itu karena dia menyukainya, dan sekarang anda datang ke butik saya marah-marah mengacaukan membuat keributan di butik saya, saya bisa tuntut anda nona yang terhormat,"ucap Zaskia banyak lebar.
"tapi kenapa kamu berikan kepada dia kenapa tidak dengan perempuan lain kenapa harus dia?"tanya gadis itu sudah tersulit emosi.
"sepertinya anda mempunyai masalah kejiwaan, dan sepertinya Anda memiliki masalah dengan gadis itu, tapi kenapa menyalahkan saya karena saya sudah menjual gaun itu kepada gadis itu, terserah saya mau jual kepada siapa dan itu hak saya anda tidak ada hak untuk melarang saya menjual kepada siapapun termasuk gadis yang ada di foto itu, sekarang anda keluar dari tempat saya, cepat keluar,"Zaskia mengusir gadis itu bahkan Zaskia sudah membentaknya.
"saya akan tunduk anda karena sudah menjual pesanan saya Anda sangat tidak profesional,"ucap gadis itu.
"sepertinya memang Anda memiliki masalah kejiwaan, saya tidak takut dan silakan Anda tuntut saya bahwa pengacara yang handal untuk menghadapi saya karena jika tidak maka bersiap-siap anda mendekat dalam penjara,"ucap Zaskia kembali mengancam gadis.
gadis itu ingin menampar Zaskia karena dia sudah terseru emosi ketika Zaskia mengatakan kalau dirinya mengalami masalah kejiwaan, namun naasnya tangannya bisa ditangkap Zaskia makan Zaskia memilintir tangan gadis itu ke belakang, Zaskia menggiring gadis itu keluar dari butiknya dan dia mendorong gadis itu hingga gadis itu tersungkur ke tanah, mata orang-orang yang di sekitar situ tertuju kepada gadis yang sudah dilempar Zaskia dari dalam detiknya.
"pergi dari sini kalau anda tidak pergi saya akan panggilkan security untuk mengusir anda dari tempat saya Anda sudah membuat kekacauan dan kerusakan pada butik saya dan bersiap-siaplah untuk mengganti rugi semua kerusakan yang anda perbuat di dalam butik saya,"ucap Zaskia sudah emosi.
gadis itu berdiri dan mengambil tasnya dia berjalan sambil mengatakan tangan kaki.
Zaskia masuk ke dalam butiknya.
"dasar orang gila, kalian kenapa diam saja ketika gadis itu mengacaukan butik ini dan membiarkan orang gila itu mengajak ngacak dalam butik, kalian banyak nih loh kenapa menghadapi satu nenek lampir saja tidak bisa,"ucap Zaskia marah-marah kepada karyawannya.
semua karyawan menunduk kan kepala termasuk Siska dan etah.
"maaf Mbak, kamu tidak bisa mengatasinya karena gadis itu sudah bertindak kasar bahkan kami ucapkan lihat nih,"ucap Siska menunjukkan hasil karya dari gadis itu di tangannya.
Zaskia mengheran nafas kasar."bukannya eta kamu memiliki ilmu bela diri kenapa kamu tidak lupakan saja maka hampir itu apa gunanya ilmu bela dirimu kalau tidak bisa digunakan pada saat genting seperti ini,"Zaskia memarahi etah.
"maaf itu tidak mungkin saya lakukan mbak Kia, gadis itu bukan lawan saya lawan saya pasti dihukum bila melakukan kekerasan kepada gadis itu,"Etha menjelaskan.
"bodoh bukan disakiti tapi ditangkap masa kamu nggak bisa kalian banyak loh,"ucap Zaskia marah-marah.
"maaf Mbak,"ucap mereka semua meminta maaf kepada Zaskia.
sementara Adit terkejut melihat sisi lain dari Zaskia menurutnya Zaskia seram dan menakutkan bila marah seperti itu, Adit tidak mau mendekati Zaskia untuk menenangkan Zaskia karena dia juga takut kalau nantinya kemarahan Zaskia akan dilampiaskan pada dirinya, bisa-bisa Adit tidak dapat jatah malam ini, dan juga ia membiarkan Zaskia memarahi karyawannya, karena menurutnya yang dikatakan Zaskia adalah benar dan wajar saja bila Zaskia memarahi karyawannya karena Adit juga melakukan seperti itu pada karyawannya yang membuat kesalahan bahkan adit lebih sering memarahi karyawannya dibanding Zaskia.
"sudahlah, kalian tolong bersihkan ini semua, tapi sebelum itu tolong kalian foto ini semua sebagai pelengkap bukti yang ada, Etha tolong kamu ambil nomor telepon gadis itu beserta alamat rumahnya dan rumah orang tuanya, Siska kamu tolong ambil rekaman CCTV serahkan kepada saya,"Zaskia menyuruh karyawan dan temannya sambil memijat kepalanya yang terasa sakit.
setelah melihat Zaskia sedikit tenang Adit menghampiri Zaskia yang lagi memijat kenyangnya, Adit salut kepada Zaskia karena dengan cepat bisa mengontrol emosinya dan penyelesaiannya sangat cepat.
Adit memeluk Zaskia dari belakang dagunya ya sandarkan di bahu Zaskia, tingkahnya seperti itu tentu saja dapat dilihat para karyawan Zaskia.
"sayang, apa kamu butuh air biar aku ambilkan?"tanya Adit kepada Zaskia.
Zaskia hanya mengagumkan kepadanya sebagai jawabannya.
Adit Adit keluar dari dalam butik menuju mobil karena di dalam mobil Adit banyak stok air mineral yang memang dia sediakan setiap saat di dalam mobil karena Adit malas turun dari mobil ketika merasa haus haus dan mencari cari warung penjual air mineral, sehingga air mineral selalu siap sedia di dalam mobil.
__ADS_1
setelah mengambil air mineral Adit masuk kembali ke dalam putik dan menyerahkan sebotol air mineral kepada Zaskia, Zakia meraih air mineral dari genggaman Adit ia langsung meneguk air itu karena penutupnya sudah dibuka Adit terlebih dahulu.
"apa sudah lebih tenang?"tanya adat kepada Zaskia.
"iya mas, kita tunggu mereka di ruanganku saja,"ucap Zaskia.
"ya udah ayo,"ucap Adit sebelum melangkah ia mengecup pipi Zaskia.
"mas,"ucap Zaskia malu kepada kariawannya karena pandagan mata kariawanya tertuju pada mereka berdua.
Adit terkekeh."kenapa?"tanya Adit ponga.
Zaskia menarik tangan Adit menuju ruangannya yaitu di lantai atas,sampainya di ruangan Zaskia Adit tercengang melihat ruangan minimalis milik Zaskia,iterior ruangan itu sangat bagus dan membuat Adit merasa nyaman.
"ini ruangan kamu?"selama ini kamu tingal di sini?"tanya jawab Adit pada Zaskia.
"iya,kenapa? mas menguntit aku yah?"tanya jawab Zaskia.
"pantas saja kamu betah tingal lama di sini,"ucap Adit tidak merespon pertanyaan Zaskia.
"emangnya kenapa?"tanya Zaskia lagi.
"nyaman,"ucap Adit sekenahnya saja.
"tentu saja aku nyaman karena tidak ada yang bisa menggu aku,di sini,"ucap Zaskia.
Adit hanya manguk-manguk menagapi ucapan Zaskia.
tok-tok
pintuh di ketuk dari luar."masuk saja,"ucap Zaskia.
Etha dan Siska masuk dan menyerahkan apa yang suda di suruhkan Zaskia padaereka.
"taruh saja di meja,semua suda kan?"tanya Zaskia.
"iya mbak,"ucap Etha dan Siska bersamaan.
"bagus,foto tadi kirim saja ke aku,besok aku tidak kebutik,aku mengurus ini,kalian tolong tagani butik yah,Jagan sampai hal seperti tadi terulang kembali,"ucap Zaskia.
"iya mbak,bak sebaiknya kita memperkerjakan pihak keamanan deh,karena butik kita sekarang kan suda maju dan suda tercatat sebagai butik ternama,tidak menutup kemungkinan hal-hal lain lagi yang akan terjadi,sebagai antisipasi mbak,"ucap Siska.
"iya,saya suda memikirkan itu,sebelum kita pindah saya merekrut beberapa pihak kemanan tolong kalian buatkan lowongan pekerjaan itu yah,"ucap Zaskia.
"iya mbak,tapi kita butuh berapa orang?"tanya Etha.
"butuh 10 orang tapi untuk sementara kita butuh dua orang saja,nanti susahnya setelah kita pinda,"ucap Zaskia.
"siap mbak,"ucap Etha.
"trus ada beberapa orang melamar pekerjaan di sini mbak sebagai pelayan tokoh,bagai mana kita menolak atau menerimanya?"tanya Siska.
"saya binggung soal itu,kalau kita menerimanya tempat ini sangat kecil tidak bisa menampung banyak orang kecuali kita suda pindah,bisa saja kita menerimanya tapi tidak mungkin mereka menunggu Samapi kita pindah sedangkan mereka butuh pekerjaan sekarang-sekarang ini,"ucap Zaskia.
__ADS_1
"kita pindah Tingal satu bulan lagi,seharusnya kita Memeng suda merekrut kariawan,"ucap Siska.
"betul katamu,tapi tidak mungkin mereka menunggu selama satu bulan untuk bekerja,dan tidak mungkin di antara Meraka semua mau.