
"siapa kamu memecat aku,"ucap Saskia.
"hei kamu benar tidak tau siapa aku? biar aku beri tahu,perhatian semuanya liat aku,aku adalah pemilik butik ini dan dia ini kariawan aku suda berani menamparku,"ucap Selena.
Adit diam karena ini bukan urusannya ini urusan Selena bersama karyawan nya
"kamu itu pantas di tampar,"ucap Saskia sengit.
Selena menampar Saskia tapi tangannya dengan sigap di tahan Saskia dan Saskia menampar Selena keras.
"jangan pernah sentuh pipi gue dengan tangan kotor mu ini,"ucap Saskia menunjuk tangan Selena dengan tatapan nya.
"kurang ajar berani kamu yah,KIA,KIA kemari kau,"Selena memangil Saskia dia tidak tau KIA lah yang menampar wajahnya dua kali.
"Anda memangil saya?"ucap Saskia pada Selena.
Saskia tidak menggubrisnya.
"KIA,KIA,kemari kau, liat kariawan kita ini suda kurang ajar padaku,KiA turun kau,jelaskan pada mereka siapa aku,kiaaaaaa ,"Selena terus berteriak memangil KIA bahkan semua orang menutup telinga termaksud Adit.
"Anda memangil saya? saya adalah KIA yang anda maksud nona,nona yang menghubungiku kemaren untuk bekerja sama untuk membohongi kekasih bodoh anda itu kan?nona meminta KIA untuk menjelaskannya Siska nona? baiklah akan KIA jelaskan,"ucap Saskia.
Selena terdiam dia tidak tau mau berbuat apa.
"KIA akan jelaskan siapa nona sebenarnya,para pegawai kemari semua,"ucap Saskia memangil para pegawainya tak terkecuali pegawai lama ataupun baru.
"kalian tentu tau bukan siapa pemilik butik ini? sekarang kalian sebutkan siapa nama pemilik butik ini,"ucap Saskia lembut.
"nona Saskia Handoko,"ucap para kariawan saskia bersamaan.
dek
mendengar nama Saskia Handoko di sebut Adit terdiam bagai patung sekarang dia tau gadis di hadapannya itu adalah istrinya,Adit masih mengigat jelas ketika ijab kabul menyebut nama Saskia binti Handoko.
Adit keluar dari ruangan itu melihat mobil di parkiran dan melihat plat nomor mobil itu untuk memastikan.
dek
benar saja gadis itu adalah istrinya,mobil itu yang digunakan Saskia dan terparkir setiap saat di rumah mereka.
Adit masuk lagi di dalam butik ingin melerai kericuhan tapi tertahan.
"kalian tau siapa dia?"tanya Saskia lembut.
"bukanya dia pelanggan kita,"ucap salah satu dari mereka karena sering melayani Selena berbelanja.
"para tamuku yang terhormat,apa kalian tau siapa pemilik butik ini,"tanya Saskia lembut pada para pengunjung butik.
"nona KIA,bukanya kita suda menjalin kerja sama suda lama? jelas aku tau siapa pemilik butik,"ucap pelanggan tetap Saskia.
"kami juga pelanggan di sini kami tau siapa nona Sura,"ucap pelanggan A.
"kamu dengar kan?anda juga dengar kan tuan? aku pemilik butik cantik, Saskia Handoko,sekarang tolong bawa kekasih anda keluar dari tempat saya tuan,"ucap Saskia lembut pada Adit.
Selena keluar dari butik dan berlari masuk kedalam mobil dan di susul Adit.
"puas kamu sekarang? kamu suda membuatku malu didalam sana,selama ini kamu berbohong padaku? aku tidak tau kebohongan apa lagi yang kau buat,yang belum aku ketahui,sekarang kamu turun,cepat turun,"ucap Adit sangat mara dan menurunkan Selena di tengah jalan saking kesalnya.
"aaah,bego-hego,sialan kamu Selena suda membuatku malu,"ucap Adit memukul-mukul stir mobil.
ucapan Saskia memang lembut tapi tajam.
"dan dia,aaaaahhhh,dia adalah istriku,"ucap Adit.
tidak bisa di pungkiri Adit suda tertarik pada Saskia semenjak beberapa kali mereka bertemu, tutur kata yang sopan dan lembut,wajah cantik dan imut,mata bulat dan tajam,hidung mancung kecil,bibir kecil dan tipis,bodi bak gitar sepanyol,wanita mandiri ditamba wanita karir yang sukses dan baik hati,tidak sombong semua ada pada diri Saskia membuat dia nyaman dekat dengan Saskia.
Adit tertarik pada Saskia sejak itu tapi dia sangat mencintai Selena,dia berpikir itu hanya kagum tapi setiap bertemu Saskia dia merasa gerogi dek-dekan tapi Saskia biasa-biasa saja.
mulai timbul dilema pada hati Adit antara istri dan kekasih manakah yang dia pilih,malam ini Adit akan pulang kerumah dia tidak mau menghindar lagi dia mencoba menjalani rumah tangga seperti layaknya dia ingin menilai karakter Saskia apa layak di pertahankan atau tidak agar Adit bisa mengambil kesimpulan bertahan atau menceraikan Saskia.
selama ini para orang tua selau mengira hubungan anak-anak mereka baik-baik saja karena tidak sedikitpun keluhan atau apapun itu dari anak-anaknya,tida ada sedikitpun kecurigaan karena Saskia dan Adit sangat pintar menyembunyikan masalah rumah tangga mereka,Meraka tetap berucap manis ketika menyebut nama pasangan mereka masing-masing ada embel-embel mas atau istriku di sana walau orang tua tidak perna me lihat mereka bersama-sama tapi selalu ada alasan yang mereka ucapkan masuk di akal sehingah orang tua percaya pada mereka bahkan orang tua selalu menyebut-nyebut cucu,ada saja alasan yang mereka lontarkan,Allah belum memberikan,suda berusaha dan lain-lain.
sekarang Adit pulang lebih awal dari Saskia,Adit ingin unjuk diri pada Saskia,selama ini Saskia tetap mengurus kebutuhan Adit,memasak untuk Adit,mencuci baju Adit,membersihkan kamar Adit sampai ke toilet Adit, baju kerja Adit di gunakan untuk esok harinya pun suda di pisahkan dari lemari,sepatu dilap,di semer,rumah bersih seperti layaknya ibu rumah tangga pada umumnya Saskia sangatlah sabar walau dia tau Adit menghindarinya.
kini tiba saatnya Saskia pulang Saskia masuk sempat dia melihat mobil suda terparkir di halaman dia tau itu mobil suaminya,Saskia cuek saja.
Saskia masuk rumah dia melihat seorang pria duduk membelakanginya,Saskia hanya melihat dan melewatinya begitu saja menyapanya pun tidak,Saskia biasa saja seperti tidak ada orang disana,Saskia naik ke lanatai atas,Adit baru menyadari Saskia suda datang setelah Saskia suda berada di lantai atas.
Adit menatap punggung Saskia dari jauh.
"mustahil dia tidak melihatku,kenapa dia tidak menyapaku,"ucap Adit.
Adit diam
"mungkin karena suda terbiasa jadi dia seperti itu,ahhh,"ucap Adit frustasi.
sementara di kamar mandi.
"tumben tuh orang pulang dan itu lagi pulang cepat,"ucap Saskia sambil membersihkan tubuhnya.
selesai mandi Saskia turun kelantai bawa dia melihat sosok pria yang sedang nonton tv.
sampainya di lantai bawah Saskia melewati adait begitu saja menoleh pun tidak,Adit tau.
"menoleh sedikitpun tidak,dia anggap apa aku disini?patung atau benda,"ucap Adit.
Saskia sedang masak harum makanan itu membuat Adit lapar.
setelah selesai masak Saskia menyiapkan makanan di atas meja makan,setelah selesai semuanya Saskia melewati Adit yang duduk tapi fokus ke Saskia.
"kalau lapar pergilah makan aku suda menyiapkan di atas meja,"ucap Saskia sambil berjalan melewati Adit.
Saskia terus berjalan menaiki anak tangga satu persatu menuju kamarnya.
dek
Adit mengelengkan kepalanya tidak percaya baru saja Saskia bicara padanya sambil berjalan tanpa menoleh seperti orang yang bicara sendiri atau pada benda.
__ADS_1
Adit menyadari kelakuan nya selama ini karena sikap istrinya meniru sikapnya,cermin istri adalah suami.
Adit berpikir keras bagai mana caranya agar dia dan Saskia bisa seperti biasanya normal maksudnya.
Adit mengirim pesan.
"kamu tidak makan?"pesan Adit
"diluan saja makanya tar aku nyusul,"pesan Saskia.
"makan bareng,"pesan Adit.
"tidak terbiasa,"pesan Saskia.
"di biasakan,"pesan Adit
"tapi aku suda terbiasa makan sendiri,"pesan Saskia.
dek
Adit terdiam membaca isi pesan Saskia suda terbiasa makan sendiri,seperti kata pepatah ala bisa karena biasa.
Adit mengirim pesan lagi.
"turun makan bareng,"ucap adit
"tidak terimakasih,"ucap saskia
"aku bilang turun,"ucap Adit.
"aku bilang tidak,"ucap Saskia.
"aku mau ngomong m,turun sekarang juga,"ucap Adit.
"ngomong aja,"ucap Saskia.
"aku mau ngomong langsung,"ucap Adit
"apa bedanya sama saja,"ucap Saskia.
"Saskia aku bilang turun,"ucap Adit.
"orang waras gala iya aku turun,"ucap Saskia.
Adit tersenyum sedangkan Saskia menggerutu
Saskia menuruni anak tangga dengan wajah ditekuk.
sampainya di bawa dia langsung menuju dapur.
"kau,ngapain anda di rumah saya tuan?"suami saya kemana?tanya Saskia.
entah perasaan apa yang dirasakan Adit mendengar kata suami hatinya sakit,dia menyesal karena istrinya sendiri tidak mengenalinya.
"duduklah,temani aku makan,"ucap Adit.
"iya,tapi suami saya kemana tuan?"anda teman suami saya kan?"tanya Saskia.
plak
Saskia menggeplak meja.
"anda siapa sebenarnya,"Saskia baru menyadari.
Adit berdiri.
"aku suamimu,"ucap Adit.
"omong kosong apa ini?"ucap Saskia meninggalkan meja makan.
"KIA berhenti,"Adit menarik tangan Saskia.
"lepas,anda keluar dari rumah saya,"ucap Saskia samb menghempaskan tangan Adit.
"KIA,aku suami kamu,liat ini,"memperlihatkan foto pernikahan.
Saskia meliat foto itu.
"cih,suami macam apa ini,"ucap Saskia melempar foto itu kewajah Adit.
Saskia berlari namun bisa di tangkap adit dengan cara memeluk erat.
"lepasksn aku,"ucap Saskia mengamuk.
"tidak,sebelum kamu mendengarkan aku dulu,"ucap Adit.
Saskia melepaskan tangan Adit kasar dan berbalik menatap Adit.
"katakan apa yang harus aku dengarkan, aku akan mendengarkan,setelah itu dengarkan aku baik-baik Adit,"ucap Saskia mara bahkan berteriak.
"aku minta ma'af dengan semuanya,"ucap Adit.
hening sebentar.
"itu saja yang kamu ucapkan haa,oke aku ma'afkan kamu,tapi setelah kamu menadatangani surat perceraian kita,"ucap Saskia.
"kia,"teriak Adit sambil mengangkat tangannya ingin menampar.
"apa?mau menampar? tampar sekarang,ayo tampar,cuih,"Saskia meludahi wajah Adit.
"KIA,"teriak Adit.
plak
satu tamparan mendarat di pipi Saskia,
"ah,"Saskia meringis kesakitan.
__ADS_1
Saskia menoleh kearah Adit dengan tatapan tajamnya sedangkan Adit mengangkat tanganya dan menatap tanganya yang suda menampar Saskia dengan tatapan penyesalan.
Saskia masih menatap Adit tajam sambil meneteskan air mata dan memegang pipinya.
Adit masih terdiam menatap tanganya.
"terimakasih,"ucap Saskia lalu pergi dari hadapan Adit.
Adit menariknya lagi,
"aku mohon,ma'afkan aku,"ucap Adit.
"lepas brengsek,"ucap Saskia.
Adit memeluk Saskia dari belakang mengunci pergerakan Saskia.
"ma'afkan aku KIA,"ucap Adit tiba-tiba menagis.
Saskia tidak berontak lagi,Saskia pun masih menagis.
"baiklah aku ma'afkan,tapi ceraikan aku Adit,"ucap Saskia.
"aku tidak mau menceraikan kamu,"ucap Adit.
"maka aku yang akan menceraikan kamu,"ucap Saskia.
"aku mohon bertahanlah disisuku,tetaplah menjadi istriku KIA,aku mohon,"ucap Adit.
"tidak bisa,aku tidak bisa bertahan disisimu, menjadi istrimu suda cukup aku bertahan satu tahun ini,"ucap Saskia.
"aku mohon bertahanlah KIA,"ucap Adit.
"maka putuskan hubunganmu dengan wanita itu,"ucap Saskia.
Adit diam.
"kenapa diam? tidak bisa? maka biarkan aku pergi,"ucap Saskia.
"tidak,"ucap Adit.
"maka harus pili sekarang dia atau aku,"ucap Saskia.
"tidak bisa,"ucap Adit.
"aku juga tidak bisa,"ucap Saskia.
"KIA aku mohon bartahanlah,"ucap Adit.
"Adit aku mohon aku tidak bisa,"ucap Saskia.
"aku mohon,"ucap Adit.
"pili dia tau aku,pilihan ada di tanganmu sekarang putuskan pilihan itu,"ucap Saskia.
"beri kesempatan ,"ucap Adit.
"kesempatan satu tahun suda aku berikan,"ucap Saskia.
"satu kesempatan lagi,"ucap Adit.
"tidak bisa,ingat Adit bukan hanya kamu yang ingin bahagia bersama kekasihmu itu,tapi aku juga ingin bahagia bersama Razak,"ucap Saskia.
"tidak,ingat kamu itu istriku,istri sah ku ,"ucap Adit.
"tapi kamu tidak menunjukan kamu suami sahku,suamiku ada di depan rumah ini,"ucap Saskia.
rasa cemburu timbul di hati Adit karena emisih dan tidak ingin Saskia pergi dari sisinya Adit melakukan sesuatu yang membuat Saskia berontak.
Adit membalikan tubuh Saskia berhadapan dengannya.
Adit ******* bibir Saskia kasar,Adit meremas milik Saskia.
"em,"Saskia berontak melepaskan diri.
plak
Saskia menampar Adit dengan tangan kirinya setelah berhasil melepaskan diri,Saskia orangnya keras,namun bijak dalam bersikap.
Adit mendapat tamparan terdiam.
"begini caramu meminta ma'af? begini caramu memperlakukan seorang istri? aku mau kita cerai,"ucap saskia serius dan berlalu pergi dari hadapan Adit.
"KIA,KIA,KIA,"pangil Adit namun tidak di gubris Saskia.
Saskia Memeng pada dasarnya Cuek makin tambah cuek.
preng
"grahh,"Adit gusar membanting vas bunga hingga pecah.
Saskia mendengar sesuatu yang pecah dia mengepalkan tangan.
"laki-laki Soe,"ucap Saskia berteriak dari lantai atas kepada Adit yang di bawah
Adit mendongak keatas ada Saskia di sana yang mengatainya.
Saskia tidak suka kalau marah membanting-banting barang terutama pada pria.
Saskia masuk kamar menutup pintu dan menguncinya agar Adit tidak bisa masuk.
Saskia menagis sejadi-jadinya di dalam kamar beruntung kamar itu kedap suara jadi Adit tidak dapat mendengarkan suara Saskia menagis bahkan berteriak melampiaskan gundah dalam hatinya.
bertahan sakit tidak bertahan sakit itulah yang di rasakan saskia,sakit kalau orang tuanya sakit,sakit bertahan karena rumah tangga tidak jelas,mau berpisah tapi tidak ingin membuat orang tuanya dan orang tua Adit kecewa.
"ya Allah apa yang harus aku lakukan,"ucap Saskia sambil menagis.
sedangkan Adit masih berada di lantai bawa memikirkan semua perkataan Saskia memili di antara satu dari mereka.
__ADS_1
ingin memili Saskia tapi dia cinta pada Selena,memilih Selena tapi dia terikat dengan pernikahan sah orang tuanya pasti kecewa padanya dan dia tidak ingin membuat orangtuanya kecewa.
Saskia dan Adit sama-sama tidak ingin membuat orang tua mereka kecewa.