Terpaksa Menikah Karena Perjodohan

Terpaksa Menikah Karena Perjodohan
rencana hanimun buat cucu


__ADS_3

"ah,sialan,gue bunuh loh,"ucap Zaskia bangkit dari tertunduk ya karena rambut di acak-acak.


"hahahaha,liat wajah loh,"ucap elah menunjuk kaca dan menarik Zaskia untuk melihat penampilannya.


"elhaaaaaaaaa,"teriak Zaskia.


"hahahahaha,rasain loh,"ucap elah berlari keluar dapur menuju ruangannya.


Zaskia ikut lari mengejar elah."dasar sahabat tidak tau diri,sini loh jangan kabur,"ucap Zaskia mengejar elah balik.


sampai di ruang elha mereka saling menjambak berguling-guling di lantai karna pintu ruangan terbuka tentu saja mereka sangat terlihat jelas dari luar Bahakan beberapa pengunjung dapat melihat mereka dengan sangat jelas.


salah satu pengunjung di sana bertanya pada salah satu pelayan restoran yang sedang melayani mereka.


"mereka berantem kenapa?kenapa kalian tidak melerainya,"ucap orang itu.


sebelum menjawab dia terkekeh terlebih dahulu Lalau menjawabnya.


"satu adalah bos kami pemilik restoran,yang satu menejernya me,"ucapan pelayan itu terhenti Karana suda di potong ucapanya


"walaupun kenapa tidak di berhentikan,"ucap mereka masih menatap Zaskia dan elah masih saling Jambak berguling-guling di lantai,saling menendang.


"mereka sahabatan,mereka itu bukan berkelahi benar,begitulah tingkah mereka kalau bertemu sering ribut dan bertingkah seperti anak-anak,mereka sering saling memeki tapi saling menyayangi kok,"ucap nya.


membuat mereka terkekeh,pertama mendengar penjelasan pelayan itu dan yang ke dua melihat Zaskia dan elah saling menertawakan melihat penampilan satu sama lain.


"hahaha,kamu suda seperti parakang,"ucap elah.


"hahaha,kamu juga suda seperti temeule,"ucap Zaskia.


padahal artinya sama sama-sama setan.


"hahaha,dasar orang gila,"ucap elah.


"dasar gembel,"ucap Zaskia.


"hahahahahahahahaha,"mereka tertawa bersama dan saling memeluk.


membuat pengunjung yang sedari tadi fokus pada mereka ikut tertawa dan mengeleng kepala,Zaskia dan elah suda menjadi hiburan buat pengunjung resto.


Zaskia dan elah menoleh ke arah luar setelah mendengar tawa di luar,mereka saling menendang satu sama lain,Zakia berjalan menutup pintu.


"lihat kita jadi tontonan buat mereka,"ucap Zaskia.


"itu semua karena ulah mu,"ucap elah.


"kenapa menyalahkan aku saja,itu juga karena ulah kamu bego,"ucap Zaskia.


"ulah mu,"ucap elah.


"kamu,"ucap Zaskia.


"kamu,"ucap elah lagi.


mereka saling menyalahkan,mereka berhenti saling menyalahkan ketika mendengar Jam ber- bunyi.


"waktu sekarang tepat pukul 12,waktu sekarang tepat pukul 12,"jam dinding itu berbicara.


"berisik Luh sialan,gue tau,Luh pikir gue lupa,"Zaskia memarahi jam itu.


elah menoyor kepala Zaskia."haha bego,gila,"ucap elah.


Zaskia menatap tajam elah,berani banget Luh menoyor kepala gue,"ucap Zaskia.


"beranilah,cuma gue yang berani menoyor Luh,yang lain mana mau,"ucap Zaskia.


"cih,Luh itu berani karena Luh pikir gue tidak akan memecat Luh,"ucap Zaskia.


"hahaha,emang Luh tega liat gue lontang lanting di jalanan,"ucap elah.


Zaskia mengelengkan kepalanya,suda seperti anak-anak.


"eh,gue ngundang mertua gue dan orang tua gue makan siang di sini,gue lupa,mungkin saja mereka suda dalam perjalanan menuju kemari,"ucap Zaskia sambil menepuk jidatnya.


"kenapa loh gak bilang dari tadi,"ucap elha.


"namanya orang lupa mana mungkin bilang,"ucap Zaskia.


elah bergegas keluar dari ruangannya menuju dapur dengan rambut yang masih berantakan tidak terarah itu.


membuat pengunjung dan kariawan di sana menahan tawanya.


"apa kalian liat-liat,"ucap elah.


dengan terpaksa mereka yang di dapur itu menelan tawa mereka.


"siapkan makanan sepesial di resto ini,kista kedatangan tamu,yaitu orang tua mbak KIA dan mertuanya,ingat jaga sikap kalian dan atur meja mereka,mbak Siska tidak mau di ruangan privat,tapi durusngan keluarga yang berada di taman belakang,"ucap elah.


"sama saja mbak itu tempat privat,"ucap salah satu dari mereka.


"gak usah banyak komlen,kerjakan saja sekarang,"ucap elah dan berlalu pergi dari dapur dan berjalan kembali keruangan elah.


setelah elah pergi mereka yang ada di dapur tertawa lepas melihat elah,rambut berantakan compang camping,liftik belepotan sampai ke wajah,maskara luntur meleleh ke bawa mata karena keringat,suda terlihat seperti orang gila saja.


sedangkan di dalam ruangan elah Zaskia suda merapikan penampilannya kembali suda terlihat seperti pertama dia datang.


"pergi bersihkan wajahmu dan rapikan penampilanmu suda seperti orang gila itu,"ucap Zaskia sambil mengambi foto elah dengan diam.


elah masuk ke kamar mandi membersihkan wajah nya,sedangkan Zaskia cekikikan melihat foto elah di ponselnya.


henpon Zaskia berdering di sana terlihat nama Adit memangil,Zaskia segera mengangkat telfon itu.


"asalamualaikum,"ucap Zaskia memberi salam.


"waalaikumsalam,kamu di mana?kami suda ada di resto yang kami sebutkan,"ucap Adit.


"oh iya tunggu,"ucap Zaskia mematikan telfon.

__ADS_1


sebelum keluar dari ruangan itu dia memberitahukan elah kalau mertuanya dan orang tuanya beserta suaminya suda tiba lalu Zaskia keluar ruangan itu.


Zaskia menyambut keluarganya.


"eh suda datang,ayo kita duduk di sana,"ucap Zaskia menunjuk ke arah belakang.


mereka berjalan bersama menuju arah belakang sambil berpasang-pasangan.


sampai di meja makan yang suda di sediakan."ayo silahkan duduk ,"ucap Zaskia mempersilahkan.


yang di persilahkan pun duduk,tidak lama pelayan datang membawa beberapa menu untuk mereka makan.


"silahkan,"ucap Zaskia.


"sepertinya sepesial nih,"ucap ibu.


Zaskia tersenyum sedangkan Adit hanya memasang wajah datarnya.


"ayo silahkan makan,"ucap Zaskia mempersilahkan.


merekapun memulai makan menikmati makan siang mereka.


mereka tidak ada alergi makanan sifut justru mereka penikmat sifut.


di tengah-tengah makan mereka Zaskia bertanya pada Adit."mas mau nambah?"tanya Zaskia karena suda melihat makanan Adit hampir habis.


Adit mengelengkan kepalanya."tidak aku sudah kenyang,terimakasih,"ucap Adit pada Zaskia.


sedangkan para orang tua itu sangat menikmati makan mereka karena makanan itu memeng sangat lezat baru kali ini mereka makan makanan yang begitu nikmat untuk di nikmati di tambah lagi dengan suasana di situ sangat nyaman,angin yang asri meniup membuat tubuh mereka tidak kepanasan pendingin alami memeng sangat bagus untuk di nikmati.


setelah selesai makan para pelayan restoran itu membersihkan meja makan karena mereka tidak beranjak dari tempat itu menunggu Zaskia dan keluarganya selesai makan.


"kita pindah di sana yuk,"Zaskia mengajak mereka duduk di tempat lain untuk duduk bersantai.


tanpa bertanya mereka pinda ke arah tempat yang di tunjuk oleh Zaskia.


"tempat ini sangat indah dan membuat pengunjung nyaman,ibu suka suasananya,pemilik resto ini sangat pandai membuat tempat dan memili tempat seperti ini,"ucap ibu menyandarkan tubuhnya di kursi itu sambil mengelus-ngelus perutnya yang merasa sangat kekenyangan.


"sepertinya ibu sangat kekenyangan,masih sangup gak buk,masih ada lagi sayang loh gak di makan,"Adit berucap sambil melihat ibu nya dan melihat ke arah pelayan membawakan mereka pencuci mulut dan beberapa minuman untuk di nikmati di tempat itu.


ibu menoleh ke arah pandangan Adit."kenapa ngak bilang-bilang sih nak,kalau masih ada,kalau tau begitu kan ibu gak bakalan makan banyak tadi,"ucap ibu sambil mengelus perutnya.


"hehehehe,"mereka semua tertawa mendengar ucapan ibu seperti itu,sangat lucu di lihat.


ibu Adit memeng suka makan kalau datang menghadiri undangan makan malam atau apapun itu yang berhubungan dengan makan dia tidak begitu banyak makan makanan pokok, karena dia pasti mencicipi semua jenis makanan yang di sajihkan,tapi kali ini ibu makan tidak pake kira-kira sehinga dia begitu kekenyangan dan pasti tidak bisa menikmati makanan lainya begitu banyak.


"ibu ngak malu tapi malu-maluin,"ucap ayah nya Adit.


"hem,betul banget tuh ayah,makanya nanya dulu baru di embat,"ucap Adit mengejek ibunya.


ibu mengerucutkan bibirnya manyun."dasar anak kurang asem,"ucap ibu pada Adit.


ayah dan bunda Zaskia geleng-geleng kepala melihat keluarga Adit,dari rumah mereka suda saling mengejek seperti anak-anak,tapi mereka menikmati tontonan itu membuat mereka terhibur.


sedangkan Zaskia hanya senyum-senyum melihat kedua mertuanya dan suaminya yang sering adu mulut kalau bertemu seperti anak-anak saja.


"ayah,tiga hari lagi kita anniverseri, kita,kita merayakan di mana yah?"tanya bunda.


"benarkah?"tanya bunda.


ayah Zakia mengangguk."iya,"ucap ayah Zaskia.


Zakia senyum-senyum.


"wah selamat yah,udah keberapa tahun?"tanya ibu.


"kepo,"ucap Adit.


ibu menatap Adit tajam."kamu yah memeng kurang asem banget,"ucap ibu.


"iya mas,mas ini,"ucap Zaskia.


Adit diam karena di tegur istrinya.


"kapok,"ucap ibu sambil tersenyum senang.


"ayo silahkan,"ucap Zaskia mempersilahkan.


"terimakasih nak,"ucap ayah Adit.


"sama-sama ayah,kapannlagi kita seperti ini,"ucap Zaskia.


"kapan yah kami punya cucu,sepertinya kebersamaan ini kurang,"ucap ayah.


Adit dan Zaskia saling menatap lalu kembali menatap orang tua mereka."insah Allah,doakan saja semoga kalian cepat ada cucuk,"ucap Adit sambil mengelus perut Zaskia.


Zaskia menepis tangan Adit yang mengelus perut nya lalu dia menatap Adit dengan wajahnya yang memerah.


"hehehe,"Adit tertawa.


"amin,"ucap mereka semua.


Zaskia tersenyum malu-malu dengan wajahnya yang memerah.


"eeeeek,"ibu bersendawa sambil mengelus perutnya.


mereka semua menoleh ke arah ibu menatap ibu.


"hehehe,"ibu tertawa.


"nih masih ada buk,"ucap ayah nya Adit sambil memberikan cemilan pada ibu.


"hehehehe,"mereka tertawa semua.


keluarga aditlah yang paling aktif di perkumpulan itu sedang kan keluarga Zaskia tertawa.


"bunda kia,Jagan lupa undang kami yah,"ucap ibu tiba-tiba.

__ADS_1


"tentu saja buk Adit,"ucap bunda.


"iya kita kan satu keluarga,"ucap ayah nya Zaskia.


"bagai mana setelah merayakan hari pernikahan kalian kita jalan-jalan kepuncak kita Tingal di Fila,"ucap ayah Adit.


"wah,ide yang bagus,"ucap ibu.


"tanyakan dulu,pada KIA apa KIA ada waktu,"ucap ibu.


Zaskia tersenyum."akan aku upayakan buk,meluangkan waktu,"ucap Zaskia.


"aku gak mau,aku mau bulan madu,buat cucu,"ucap Adit.


Zaskia memukul lengan Adit."mas,"ucap Zaskia.


"baiklah kalian hanimun diana?"tanya ayah Adit.


"aku maunya di Bali ayah,"ucap Adit.


ayah Adit menatap Zaskia,Zaskia pun mengerti dengan tatapan itu."KIA terserah mas Adit saja,"ucap Zaskia tidak ingin mengecewakan para orang tua itu.


"baikla ayah akan mengatur semuanya untuk keberangkatan kalian,kalian akan pergi kapan?"tanya ayah Adit.


"besok,"ucap Adit antusias.


"cepat banget menyambar ,"ucap ibu mengejek Adit.


"iyalah buk,barang enak,"ucap Adit sambil mengigat kejadian waktu di resto bersa Zaskia.


"mas,"tegur Zaskia dengan wajahnya yang memerah karena malu karena dia mengigat kembali kejadian waktu di resto itu.


"kenapa? enak kan?"tanya jawab Adit tidak malu.


hus...


wajah Zaskia makin memerah karena malu.


"dasar anak tidak tau malu,dengan gampang berbicara seperti itu depan mertuanya,"ucap ibu memarahi Adit.


"gimana sih buk,emang enak kan KIA?"ucap Zaskia menanyakan itu pada Zaskia.


"apaan sih mas,lama-lama aku makin kesal sama mas,"ucap Zaskia.


Adit diam melihat raut wajah Zaskia yang nampak memang marah padanya.


Zaskia sangat malu karena menurutnya itu rahasia mereka yang tidak harus di ucapkan sekalipun itu di hadapan orang tua mereka.


"lalu kapan kalian akan pergi?"tanya ayah Adit.


"aku selesaikan semua dulu pekerjaan di sini secepat mungkin lalu kami pergi hanimun satu Minggu lagi,"ucap Zaskia menangapi serius pertanyaan ayah.


"baiklah,"ucap ayah Adit.


"kita jadi kepuncak kan ayah?"tanya ibu.


"iya,bagai mana mas?"tanya ayah nya Adit pada ayahnya Zaskia.


"tentu kapan lagi,"ucap ayah nya Zaskia.


"kita berangkat bersama satu Minggu lagi,"ucap ayah nya Adit.


hp Zaskia berdering membuyarkan obrolan mereka.


"iya ada apa?"tanya Zaskia di telfon.


"berkasnya gue taro dalam tas Luh nih,gue balik di Luan yah,mau ke toko roti,"ucap elah di sebrang telfon.


"semuanya suda ada di sana kan?"tanya Zaskia yang dia maksud laporan keuangan seluruh usahanya yang di tangani elah.


"iya semua,nanti loh telfon gue kalau ada yang salah,"ucap elah di sebrang sana.


"iya,dua hari lagi gajian kan?"tanya Zaskia.


"iya,"jawab elah.


"aku cek sebentar malam,nanti gue telfon apa ada bonus atau tidak,"ucap Zakia.


"semoga ada bonus nya heheh,"ucap elah.


"cih,"Zaskia berdecih.


"hahaha,siapa yang gak suka duit,"ucap elah.


"dasar mata duitan,"ucap Zaskia.


"hahahaha,"Zaskia dan elah tertawa bareng.


tanpa sadar Zaskia telah di perhatikan ke lima orang yang ada di dekatnya.


"udah dulu yah,gue memerikasa semuanya dulu,"ucap elah.


"iya,hati-hati di jalan,"ucap Zaskia.


"dada,umcha,"ucap elha.


"umcha,"Zaskia memberi sumjau.


"Mertua Zaskia dan Adit mengerut,mereka bertanya-tanya siapa yang di telfon Zaskia sampe begitu mesrah sampe bersum jauh seperti itu.


sedangkan Adit sedikit cemburu,karena Adit memeng suda posesif terhadap Zaskia.


"siapa yang telfon KIA?"tanya ayah Zaskia karena tidak merasa enak pada besan dan anak menantunya.


"biasa si uget-uget,"ucap Zaskia.


"siapa uget-uget itu?"tanya ayah nya,sebenarnya dia tau cuma dia ingin Zaskia menjelaskan lebih di tail agar besarnya itu tau.

__ADS_1


"elah,masa ayah tidak tau si uget-uget?"ucap Zaskia.


Adit tersenyum senag karena dugaanya salah,sedangkan orang tua Adit begitu tersenyum senag karena dugaanya salah,mengapa tidak berpikir negatif karena Zaskia menelfon begitu terlihat lembut dan mesra seperti berbicara pada lawan jenis nya.


__ADS_2