Terpaksa Menikah Karena Perjodohan

Terpaksa Menikah Karena Perjodohan
Zaskia dan elha berantem


__ADS_3

sepanjang jalan Zaskia terus kepikiran soal Adit,dia merasa aneh pada Adit,tidak biasanya Adit seperti itu,kemarin dia juga berpenampilan seperti saat ini tapi Adit tidak protes seperti tadi bahkan Adit se mara itu bahkan membentaknya sampai membanting pintu dengan sangat keras batin Zaskia.


Zaskia menghela napas panjang dan mengelengkan kepalanya pusing memikirkannya.


tidak lama Zaskia sampai di butik."selamat pagi dan semangat pagi,"ucap Zaskia masuk kedalam butik.


"semangat pagi buk Zaskia,"ucap para kariawan baru itu.


para karian itu menatap Zaskia kagum,cantik,tinggi,putih bening,siapakah wanita cantik ini pikir mereka semua.


mereka memang menjawab sapaan tapi mereka tidak tau siapa yang mengucapkan selamat pagi buat mereka.


Siska berdiri di samping Zaskia."perhatian semuanya,perkenalkan yang di samping saya ini adalah ibu Zaskia beliau pemilik butik ini,"ucap Siska memperkenalkan Zaskia pada kariawan baru itu.


mereka semua menatap Zaskia makin kagum, ternyata ini bos mereka yang bernama Zaskia,mereka selama ini hanya mengenali nama Zaskia ketika melamar pekerjaan tapi belum melihat sosok Zaskia sebagai pemilik butik.


"hai,salam kenal semuanya,"ucap Zaskia menyapa lebih dulu pada para kariawan nya.


"salam kenal balik buk,"ucap mereka semua.


Zaskia menyambut dengan senyuman manis nya."iya mari bekerja sama dengan baik,saya tau kalian orang-orang yang berkompeten dalam bekerja sehinga saya merekrut kalian kerja pada saya,ingat sekarang ini tidak mudah mencari pekerjaan,disini kita saling membutuhkan,saya butuh kalian dan kalian butuh saya sekali lagi saya sampaikan mari kita bekerja sama dengan baik,kalau ada keluhan apa pun mengenai pekerjaan sampaikan langsung pada buk Siska,kalau kalian sakit ketika bekerja jangan sungkan untuk menyampaikan pada kami di sini,begitupun kalau ada tidak masuk kerja karena ada kandala,misalnya tidak ada kendaraan untuk berangkat kerja sampaikan juga kendala itu,semua ada solusinya,jangan takut lambat masuk kerja karena saya tidak memaksakan kalian di sini kita kerja santai tapi serius,tapi bukan berarti saya mengatakan jangan takut lambat kalian sengaja lambat datang,ingat saya tidak memberi pekerjaan pada orang yang malas,tidak kompenten,tidak profesional dalam bekerja,"ucap Zaskia.


"apa kalian mengerti,"tanya Siska.


"mengerti,"ucap mereka semua.


"nanti akan di jelaskan ibu Siska peraturan-peraturan ketika bekerja disini,buk Siska,"pangil Zaskia pada Siska dengan kata formal.


"iya buk,"jawab Siska sambil membagikan kertas-kertas yang di pegang ya sedari tadi pada kariawan baru itu.


"itu adalah peraturan kerja yang kalian harus patuhi ketika kerja di sini,"ucap Zaskia.


"di sini kerja santai tidak tegang seperti di luar sana tapi setiap pekerjaan memiliki peraturan masing-masing yang harus di taati,kalau tidak kami tidak segan-segan untuk mengistirahatkan kariawan yang tidak suka di atur oleh kami,"ucap Siska.


"santai tapi serius,"ucap Zaskia dengan wajah datarnya.


ternyata Zaskia ini tegas batin salah satu dari mereka.


"dari sini ada yang di tanyakan,"ucap Siska.


salah satu dari mereka mengangkat tanganya ingin bertanya.


"silahkan,"ucap Zaskia.


"buk sebelumnya saya minta ma'af suda menanyakan ini,saya tau ini tidak mungkin tapi saya harus tanyakan,"ucap salah satu dari kariawan itu.


"katakan saja tidak usah sungkan,"ucap Siska.


"silahkan,"ucap Zaskia.


pria itu nampak ragu untuk mengatakan yang akan dia tanyakan,pria itu menatap wajah Zaskia dan kembali menatap Siska lalu dia tertunduk lesuh hening sejenak mereka semua di sana menoleh menatap pria itu menunggu apa yang akan di tanyakan pria itu,pria yang masih muda usianya 27 tahun.


"kenapa menunduk,sampaikan saja kami tidak ada waktu menunggu,"ucap Zaskia.


pria itu mendongakkan kepalanya kembali menatap Zaskia dengan senduh,Zaskia menganggukan kepalanya mengisyaratkan untuk pria itu mengatakan ya,pria itupun menganguk.


"saya mau tanya apa boleh membawa anak ketika bekerja,"tanya pria itu.


"ha..! anak?"ucap mereka semua di sana.


pria itu terunduk lesuh,Zaskia menatap pria itu yang tertunduk,Zaskia mengerti dari pertanyaan pria itu,tentu saja pria itu punya alasan menurutnya.


"kamu setelah ini menghadap ke ruangan aku,Siska tolong antar dia ke ruangan kerja bawa,aku tunggu di sana,"ucap Zaskia.


"kertas yang baru saja aku bagikan tolong di baca,di pahami dan tolong di ikuti aturanya,"ucap Siska.


"dari sini masih ada yang di tanyakan?"tanya Zaskia.


"tidak ada lagi buk,"ucap mereka semua.


"baiklah kalau tidak ada lagi yang di tanyakan saya permisi,"ucap Zaskia dan berlalu pergi masuk keruangan yang berada di lantai bawah.


Zaskia menunggu pria yang bertanya tadi di ruangannya tidak lama Siska masuk keruangan Zaskia bersama pria itu.


"permisi buk,"ucap pria itu.


"silahkan duduk,"ucap Zaskia mempersilahkan pria itu duduk.


"terimakasih,"ucap pria itu berterimakasih dan duduk setelah di persilahkan Zaskia duduk.

__ADS_1


pria itu menoleh ke arah Siska yang berdiri di dekat Zaskia,Zaskia paham melihat tatapan pria itu pada Zaskia."tidak masalah dia bisa di percaya,"ucap Zaskia.


pria itu terkejut Zaskia mengerti maksud nya.


"siapa namamu?"tanya Zaskia.


"nama saya Radit buk,"ucap pria itu menunduk.


Zaskia menghela napasnya."saya ada di hadapan kamu bukan berada di bawa sana,"ucap Zaskia.


Radit mengangkat wajahnya yang dia tundukan menatap Zaskia.


"kamu ada masalah apa? kamu tentu punya alasan menanyakan hal itu,ceritakan agar saya dapat mengerti dan mencari solusinya,"ucap Zaskia yang mengerti ke adaan orang lain.


Radit diam kembali menunduk."katakan saja jangan malu atau sungkan."ucap Zaskia.


Radit kembali mendongakkan kepalanya menatap Zaskia."saya punya anak yang masih kecil dan saya titipkan pada tetangga saya saat ini,saya menanyakan itu ingin membawa anak saya ketempat kerja karena tidak ada yang menjaganya,saya segan menitipkan anak saya pada tetangga,"ucap Radit.


sedari tadi Zaskia merasa terkejut mendengar apa yang di katakan Radit."emangnya istri kamu kemana kenapa anak di titip kepada tetangga kamu,dasar istri tidak bertanggung jawab,"ucap Siska yang tiba-tiba bersuara.


"hus,"ucap Zaskia sambil menyubit Siska.


"aduh ,"ucap Siska mengaduh karena sakit di cubit Zaskia.


"istri kamu di mana?"tanya Zaskia.


"istri saya kabur dari rumah pergi dengan lelaki lain,"ucap Radit menunduk karena malu dan sedih mengingatnya.


"mungkin isrimu punya alasan kenapa dia memili kabur bersama lelaki lain di banding memili hidup bersama kamu dan anak kamu,"ucap Zaskia.


Radit menatap Zaskia senduh."iya karena aku tidak punya apa-apa,aku hanya lelaki biasa punya penghasilan hanya cukup buat makan saja,"ucap Radit senduh.


Zaskia menatap Radit ibah.anak kamu titip di TPA saja kamu pulang baru ambil anak kamu,"ucap Zaskia.


Radit mengangguk.


"ma'af saya tidak mengizinkan kamu membawa anak ketika bekerja karena itu pasti menganggu kamu bekerja dan bukan hanya kamu tapi teman-teman kamu yang bekerja,kamu titip di TPA saja biar saya yang membayar tidak masuk dalam hitungan gaji angap saja sebagai tanda terimakasih saya karena kamu mau kerja bersama saya,"ucap Zaskia.


Radit menatap Zaskia,benarkah? terimakasih banyak buk Zaskia,anda baik sekali pada saya,saya berjanji akan bekerja dengan baik bersama ibu,saya berjanji membuat desain yang menarik,"ucap Radit.


"kamu pandai mendesain juga?"tanya Zaskia antusias.


"untuk sementara kamu di bagian menjahit dulu sebagai trening kamu,kamu bisa mendesain di rumah saya akan membeli desainmu tapi harus sesuai,ketika suda pinda kamu di tempatkan di bagian tokoh sebagai pendesain,"ucap Zaskia memberi semangat.


"terimakasih banyak untuk sekali lagi,saya tidak tau bagai mana cara untuk membalas Budi pada ibu,"ucap Radit.


"tidak perlu karena saya tidak membutuhkan balas Budi saya melakukan iklas dan itu sesuai kemampuan kamu yang harus di beri penghargaan,walau saya belum melihat bagai mana kerja kamu saya percaya kalian semua orang yang profesional dan kopenten dalam bekerja,bekerjalah dengan baik itu suda lebih dari cukup,"ucap Zaskia.


sunguh baik wanita di hadapanku ini,semoga rezekinya makin bertambah dan selalu bahagi batin Radit.


"baiklah silahkan keluar dan muali pekerjaanmu saya mengawasi setiap pekerjaan mu dan teman-temanmu,"ucap Zaskia.


"terimakasih buk,saya permisi,"ucap Radit membungkuk.


"jangan perna membungkuk kan kepala pada saya saya tidak suka,"ucap Zaskia karena Radit membungkuk.


Radit mengangguk paham,sunguh baik wanita di hadapannya ini,bahkan tidak suka di hormati seperti itu,begitulah batin Radit.


setelah Radit keluar Zaskia mengambil hp nya dan menghubungi elha.


"waalaikumsalam,Luh di mana Maimunah?" tanya Zaskia pada elha setelah telpon terhubung.


"eh sejak kapan nama gue di ganti menjadi Maimunah haa,Luh tau nama gue itu di pontingkan kambing tau ngak,"ucap elha.


"sejak tadi gue ganti,Iko riafa?"tanya Zaskia mengunakan bahasa Kaili yang artinya kamu di mana.


"RI restoran nakuya Iko nomongunei aku riafa,mokuya Iko?"tanya elah yang artinya,di restoran ngapain kamu nanyain aku,nagapain kamu begitulah artinya.


"aja mu bata-bata,maeloka mancaji roti,"ucap Zaskia mengunakan bahasa Bugis lagi yang artinya,tidak tau malu,aku mau ketoko roti begitulah artinya.


"cih,"elha berdecih.


"gue Kesana sekarang,Luh tau kan apa tujuan gue,bukan rindu sama loh,bosan gue liat muka Luh itu,"ucap Zaskia.


"gue udah selesai semuanya Tingal di cek dan loh bapulang,gue juga malas liat muka Luh itu tau ngak,pede aja Luh gue mau kangen-kangenan sama loh itu,"ucap elah membalas ucapan Zaskia yang pedis.


"cih,gue berangkat sekarang,"ucap Zaskia.


setelah selesai menelfon Zaskia menghubungi Adit.

__ADS_1


"halo mas,mas di mana?"tanya Zaskia pada Adit setelah Adit mengangkat telfon.


"waalaikumsalam,di rumah,"ucap Adit karena Saskia tidak memberi salam terlebih dahulu.


Zaskia menghelanapas."asalamualaikum,"ucap Zaskia memberi salam kembali.


"waalaikumsalam,kenapa?"tanya Adit ketus.


"gak cuma tanya mas di mana,"ucap Zaskia bingung mau ngomong apa karena Adit bicara ketus membuatnya sedikit segan dia tau suaminya itu masih mara padanya.


"di rumah,kenapa?"tanya Adit datar.


"orang tua masih di rumah?"tanya Zaskia.


"iya kenapa kamu mau aku mengusir mereka biar pulang semua,"ucap Adit.


"apaan sih mas,gak jelas banget,aku hanya tanya kenapa ketus seperti itu,aku nanya mau ngajak mereka makan siang di luar,"ucap Zaskia suda ikut marah.


"kenapa kamu ikut mara?"ucap Adit kesal.


"lah siapa lebih dulu,aku hanya ngikut,"ucap Zaskia.


"udalah malas aku ngomong sama kamu,"ucap Adit mematikan telfon dengan sepihak.


berhasil membuat Zaskia kesal dan merutuki suaminya Zaskia sudah lupa dengan dosa karena merutuki suaminya.


tingkah mereka suda seperti anak ABG yang ribut dengan kekasihnya.


sedangkan Adit juga merutuki istrinya Zaskia karena suda melawan berani mengeluarkan suara keras padanya sedari tadi,pikirnya bukanya minta maaf tapi malah mara-mara padanya,padahal aditlah yang mata-mara dari tadi sehinga Zaskia juga ikut mara padanya.


Zaskia suda berada dalam mobil menuju restu setelah menempuh perjalanan yang tidak begitu lama Zaskia sampai di restoran dan di sambut para pekerja di resto itu.


"pagi menjelang siang mbak KIA,"ucap mereka semua.


"semangat pagi semuanya,"ucap Zaskia dengan sologan mereka.


"semangat pagi,"ucap mereka semua.


"ibu menejer sialan itu di mana?"tanya Zaskia.


"di ruangannya katanya kalau mbak KIA suda datang suru keruangannya saja,karena malas menyambut,"ucap lili kariawan mereka.


Zaskia tersenyum mendengarnya,membuat mereka ikut tersenyum,mereka salut melihat persahabatan dua orang perempuan itu.


"sepertinya menejer sialan itu suda bosan kerja,"ucap Zaskia samb berjalan menuju ruangan elah.


para kariawan itu mengelengkan kepalanya masing-masing,walaupun kedua bersahabat itu saling memaki tapi tidak seperti kenyataanya mereka saling menyayangi satu sama lain.


Zaskia membuka pintu dan menutupnya kembali,elha mendongakkan kepalanya menatap Zaskia yang masuk keruangan ya.


"aaaa sayang,"elha berdiri dari duduknya menghampiri Zaskia.


"cih,sombong baru jadi menejer sombongnya sedunia,"ucap Zaskia sambil membalas memeluk elha karena elah suda lebih dulu memeluknya.


"malas gue menyambut loh,songingnya minta ampun buat gue emosi saja,"ucap elah masih memeluk Zaskia.


"gini-gini gue bos Luh tau ngak,"ucap Zaskia mencubit pinggang elah.


"au,sakit begok,"ucap elah membalas cubitan Zaskia.


pelukannmereka terlepas saling cubit satu sama lain bahkan mereka main kejar-kejaran dan lempar bantal sofa satu sama lain,Zaskia melempar boneka besar pada Elah tepat mengenai wajahnya.


"gue balas Luh,"ucap elah.


Zaskia membuka pintu berlari keluar,pikirnya elah tidak akan mungkin membalasnya teryata dia salah,elah terus melemparinya dengan bantal sofa,bantal sofa itu saling menyusul terbang keudara kearah Zaskia.


para kariawan dan pengunjung menoleh kearah mereka yang lagi main lempar-lemparan tidak peduli keberadaan orang lain di sekitar mereka.


"berengsek,sialan,gue bunuh loh,"ucap elha pada Zaskia.


"hahaha,gak kena,gak kena,Wek,"ucap Zaskia mengejek elha.


kariawan di sana sampai ikut tertawa bagai mana bisa bosnya Zaskia dengan menejernya saling melempar bantal seperti itu terlihat seperti anak-anak yang berantem.


Zaskia berlarih ke arah dapur dan di susul elah mereka berantem di dapur.


"kena kan loh rasakan,"ucap elha sambil mengacak-ngacak rambut Zaskia sampai tidak teratur bagai mana bentuk rambut itu,Zaskia pasrah di perlakukan seperti itu.


para kariawan ikut tertawa melihat Zaskia yang berantakan seperti di Jambak oleh istri orang dan Zaskia suda terlihat seperti seorang pelakor yang di hajar.

__ADS_1


__ADS_2