
"walau bagai mana pun aku tidak setuju dengan rencana kalian,anak-anak butuh pengawasan kita kalian tau sendiri anak-anak ini menikah bukan karena saling cinta melainkan karena kemauan kita orang tua,jelas butuh pengawasan kita secara langsung bukan mata-mata,sungguh aku tidak mengerti jalan pikiran para bapak-bapak ini,"ucap bundanya Saskia.
"kalau ada masalah dalam hubungan mereka bukan para mata-mata yang kalian maksud itu yang akan jadi penasehat mereka tapi kita selaku orang tua,apa kalian tidak berpikir anak-anak nikah ini saja mereka merasa tertekan,bohong mereka tidak merasakan penekanan dari kita orang tua,"ucap ibunya Adit.
"justru itu biarkan mereka menasehati diri mereka masing-masing dan memperbaiki hubungan mereka sendiri mereka suda dewasa tau mana baik mana buruk,kita kasih tekanan yang bisa membuat mereka tetap bertahan di pernikahan ini,dengan begitu mereka berpikir seribu kali lipat untuk mengabaikannya,"ucap ayah saskia
"mereka suda tertekan Jagan buat mereka tambah tertekan dan pada akhirnya kitalah yang membuat mereka tambah tidak bahagia,"ucap bunda Saskia.
"karena terbiasa tidak terasa cinta pasti timbul di antara mereka secara bertahap entah siapa yang lebih dulu,"ucap ayah Adit.
"terserah,ayah saja,"ucap ibu pada akhirnya walau dia tidak setuju rencana suaminya dan besarnya itu,adu argumen percuma baginya.
sementara bunda tidak berucap satu katapun lagi.
ditempat lain Saskia suda di dandani para MUA dipoles sedemikian rupa sehingga Saskia sendiri tidak mengenali wajahnya sendiri bagaimana dengan orang lain terutama suaminya Adit.
"wah cantik,sumpah gue tidak mengenali wajah loh KIA,"ucap elah jujur.
"alai loh,"ucap Saskia.
"serius,gue tanya loh,jawab jujur apa loh liat ada wajah loh di cermin itu?" ucap elah sambil memperlihatkan wajah asli natural Saskia di foto yang dia pegang.
Saskia mengelengkan kepala.
"itu jawabannya,"ucap elah.
sudah berjam-jam tibalah malam resepsih pernikahan Aditia dan Saskia.
para tamu undangan berdatangan acara resepsi pun di mulai,sepanjang resepsih Saskia dan Adit ttp dalam mode diam seperti waktu siang hanya senyum-senyum yang mereka tebarkan untuk para tamu undangan yang datang,bahkan saling menoleh curi-curi pandangpun tidak ada pandangan mereka fokus kedepan.
sampai akhirnya di sesi foto bersama para keluarga berbondong-bondong ingin foto bareng bersama pengantin dan kini tibalah foto pernikahan dimana hanya di lakukan oleh sepasang pengantin itu.
mereka diarahkan oleh foto grader Adit memegang pinggang Saskia dan menatap wajah Saskia dan Saskia meletakan kedua tangannya di dada bidang Adit dan menatap Adit,Saskia sedikit mendongak,tatapan merekapun bertemu lama mereka saling bertemu mata dan saling tatap sampai akhirnya mereka di kejutka oleh foto grader.
"tuan,nona tubuh kalian harus berdempetan seperti berpelukan,"ucap foto grader itu.
merekapun melakukanya dibantu foto grader dan pada akhirnya tubuh mereka saling berdempetan sampai-sampai milik mereka berdua saling menyentuh Adit menyadari itu tapi Saskia tidak menyadari itu,hanya merasakan seperti ada sesuatu menyentuh miliknya tapi dia tidak tau itu apa.
***aduh om Jon kamu kenapa pake acara bangun segala sih,baru kejedot lawan saja udah bangun,ayu tidur jangan buat aku malu,"batin Adit.
apaan sih ini tadi seperti empuk,trus seperti bergerak sekarang keras,"batin saskia***.
"iya pertahankan,iya begitu,senyum-senyum,iya tahan,123,"ucap foto grader.
Saskia dan Adit pun saling senyum,tidak bisa di pungkiri Adit terpukau dengan kecantikan Saskia seperti terhipnotis ditambah Siska tersenyum,secara alami aditpun tersenyum manis,melihat senyuman itu Saskia pun kagum dengan pria di depan matanya ini,napas mereka tidak beraturan karena ada rasa berbeda pada perasaan mereka, jantung keduanya berdetak kencang sampai-sampai keduanya merasakan hembusan napas satu sama lain,Adit sangat menikmati napas yang di hembuskan Saskia itulah membuat miliknya tegang dan keras,dia pria normal jadi wajar ketika bersentuhan secara intim dengan lawan jenis om Jon melakukan reaksi di bawa sana.
cekrek - cekrek - cekrek suara kamera
"ok,selesai gaya lain.
mereka pun melakukan gaya lain yang seperti di arahkan.
Adit berada di belakang Saskia memeluk Saskia dari belakang kedua tangannya di letakan di atas perut Siska dan saskia menyandarkan kepalanya didada bidang Adit kedua tangannya memegang tangan Adit yang berada di atas perutnya itu.
lagi-lagi keduanya merasakan debaran jantung membuat darah mereka mengalir dengan deras sehingga membuat keduanya merasa gerah.
sungguh Adit rasanya mau pingsan karena debaran aneh di hatinya perasaan campur aduk seperti permen nano-nano ramai rasanya.
setelah selesai di potret Adit memegang dadanya diapun merasa aneh dengan peasaan itu,dengan Selena dia tidak perna merasakan debaran seperti ini membuat dia rasanya mau pingsan karena aliran darah mengalir sangat deras jantung berdebar dengan kencang bahkan dia sendiri mendengar debaran jantungnya bahkan dia ingin menagis karena perasaan itu.
__ADS_1
yaa Allah perasaan apa ini ,rasanya aku ingin memeluknya erat rasanya aku ingin menagis tapi bahagia ,ingin aku teriak tapi tidak bisa,mengamuk juga tidak,tapi kenapa hatiku seperti ini perasaan apa ini ?" batin Adit.
pada akhirnya air mata itu lolos begitu saja dan mengalir di pelupuk matanya dengan cepat dia menghapus air matanya,kemudian dia berpamitan pada foto grader dan juga Saskia untuk brik sejenak dia mau ketiiket.
setelah pamit dia pergi ketoikit sampainya di sana dia memegang dadanya dan dia terduduk menyandarkan tubuhnya di pintu toilet sambil menagis memegang dadanya.
"ada apa dengan hati ini, kenapa seperti ini,perasaan apa ini?"ucap Adit.
mungkin Allah telah mengerahkan hati Aditia,pernikahan adalah sakral di saksikan oleh Allah di restui oleh Allah,pernikahan bukanlah mainan seperti yang suda di rencanakan Aditia sebelum menikahi seorang gadis,dan sekarang setelah menjadikan seorang gadis itu sebagai istri dia merasakan perasaan aneh menurut Adit,ada rasa ingin memiliki disana,rasa sayang yang besar disana,sementara Adit membantah perasaan itu,logika dan hati tidak singron membuatnya seperti itu.
sementara itu Saskia pun merasakan hal yang sama tapi Saskia lebih tenang menyikapi perasaan aneh itu,bahkan batinya seperti di panggil batin Adit,rasanya roh itu lepas dari tubuhnya,keringat dingin mulai menetes,tangan dan kakinya semua dingin air mata pun menetes tapi cepat di hapus Saskia,Saskia menyandarkan kepalanya di sofa dan memejamkan matanya merasakan batinya dipagil batin Adit.
sementara Adit masih duduk di tempatnya memegang dadanya bahkan dia memukul-mukul dadanya karena perasaan itu dia menagis karena rasa itu tanpa sadar dia menagis sambil memukul-mukul dadanya meremas dadanya itu sambil menyebut nama nama istrinya Saskia.
sementara di pelaminan Saskia masih tetap memejamkan matanya merasakan pangilan batin itu.
kembali di toilet Adit terus meremas dadanya menyebut nama Saskia air mata menetes tidak bisa di tahan keluar secara alami,seketika ijab kabul yang dia ucapkan pada siang hari itu teringat di benaknya,dia yang mengucapkan terima nikahnya Saskia dan dia meletakan tangannya di kepala Saskia mengecup kening Saskia,Saskia mencium punggung tagannya,kata istri dan wajah Saskia bergantian hadir di kepalanya saat ini,membuat Adit makin meremas dadanya dengan kuat.
diatas panggung Saskia tidak kuasa menahan air matany karena perasaan di hatiny batin terpangil rasa ingin berlari memeluk Adit dan perasaan lain.
Saskia beristifar dalam hati menenangkan dirinya.
Adit di toilet pun melakukan hal yang sama beristifar,setelah hatinya tenang tidak merontah lagi dia keluar dari toilet,dia membiarkan apa yang dia rasakan Tidak membantahnya.
sampainya di pelaminan mereka kembali melakukan foto-foto sampai selesai,para undangan pun suda mulai pulang dan mereka di sarankan untuk istirahat lebih dulu.
merekapun masuk kamar dan di bantu oleh elah Saskia berjalan karena gaun yang amat besar,berat.
sampainya di kamar Saskia langsung merebahkan tubuhnya di tempat tidur karena capek,sementara Adit masih berada di kamarnya untuk membersihkan tubuhnya.
"elah bantu gue,tolong lepasin sendal gue dong gue gak sanggup Bangun,"ucap Saskia dengan suara beratnya.
"gue uda PW banget nih elah,"ucap Saskia dengan suara beratnya.
"yaudah istirahat aja,"ucap elah.
tidak ada suara lagi ternyata Saskia suda tertidur.
"nih anak kebok banget,"ucap elah sambil tersenyum.
Elah pun berdiri dan menarik kopernya karena dia harus pulang,karena ini adalah kamar pengantin,malam ini Adit dan Saskia suda harus satu kamar.
Ela membuka pintu kamar berpasPasan dengan Adit yang suda siap membuka pintu kamar.
"eh pak Adit,silahkan masuk pak,saya permisi salam sama Kia yah,"ucap elah.
"iya,"jawab Adit.
Adit masuk kamar dan menutup pintu kamar kasar membuat Ela teperajak kaget.
"astaga firulah,kurang asem baget tuh orang,"ucap elah.
di dalam kamar Adit melihat kearah tempat tidur disana suda ada istrinya yang suda tertidur masih dengan gaun pengantin dan asesoris lainya melekat di tubuhnya,Adit mengeleng kan kepalanya melihat isrinya tertidur dengan gaun seperti itu.
"ini cewek emang gak merasa risih dengan gaun seperti ini udah langsung tidur aja,trus aku harus tidur dimana kalau tempat tidurnya seperti itu,"gumam Adit sendiri.
terpaksa Adit tidur di sofa dan Saskia tidur di tempat tidur.
Adit duduk di sofa sambil main henpon sesekali dia melirik Saskia yang suda tertidur dengan gaun pengantin,tanpa Adit sadari dia tersenyum melihat istrinya yang tidur dengan gaun pengantin yang besar dan berat itu
__ADS_1
Adit berdiri dari tempat dudukny dia menghampiri Saskia yang tidur pules tanpa merasa risi dengan gaun,Adit pelan-pelan mencium kening Saskia setelah mencium kening Adit melepas asesoris yang melekat pada tubuh Saskia,Adit takut benda-benda itu akan melukai Saskia.
setelah semuanya selesai Adit menatap wajah cantik Saskia,dia tersenyum ada rasa bahagia di dalam hatinya,Adit kembali ke sofa membaringkan tubuhnya yang lelah itu,Adit menatap langit-langit kamar hotel itu entah apa yang dia pikirkan dan pada akhirnya Adit tertidur di atas sofa.
setelah beberapa jam Saskia tertidur dia terbangun dari tidurnya karena rasa pipis,Saskia bangun dia tidak menyadari kalau dia masi mengunakan gaun pengantin pada saat tidur,Saskia bangkit dari tempat tidur langsung berjalan dan tiba-tiba.
bruk
Saskia jatuh karena terpeleset menginjak gaunnya sendiri.
mendengar sesuatu yang jatuh cukup keras Adit terkejut dan melihat apa yang jatuh ternyata Saskia yang jatuh,Adit tersenyum menahan tawa.
"aduh,kenapa ini gaun masih melekat di tubuh gue sih,mana berat lagi,ahhh,"Saskia menggerutu sendiri.
Saskia melepas gaun pengantinnya beruntung sebelum dia tertidur Saskia suda menyuruh Ela melepas res dan kancing bajunya maka sekarang dengan mudah dia melepas gaun itu.
Saskia masih tidak menyadari kalau ada orang di kamar itu yaitu Adit suaminya.
Adit melihat semua yang di lakukan Saskia,Adit menelan salifanya karena melihat Saskia tanpa busana hanya mengunakan bra dan ****** ***** saja,Saskia masuk kamar mandi dan membuang hajatnya.
setelah selesai Saskia kembali ketempat tidurnya masih seperti sebelumnya dan masih di saksikan oleh Adit,Saskia merebahkan tubuhnya di tempat tidur kembali.
"aduh,gue lupa mencuci muka gue,mana ngantuk baget lagi,sudalah bodoh amat Uda PW juga,"Saskia ngomong sendiri dan masih didengar Adit.
Adit mengelengkan kepalanya menyadarkan dirinya karena membayangkan hal yang tidak-tidak akan dia lakukan bersama istrinya.
tidak terasa hari suda terang menandakan pagi hari menyapa,adit suda Bagun dan langsung masuk kamar mandi karena dia akan masuk kerja karena ada masalah di kantornya.
selesai mandi Adit Menganti bajunya dengan pakaian santai karena dia tidak membawa baju kerjanya,adit melihat Saskia masih berada dalam mimpinya,Adit menghampiri Saskia berniat membangunkannya tapi telepon berbunyi teryata asistennya menelfon.
ADIT: halo ada apa?
asisten Haris:tuan kekantor jam berapa tidak lama lagi rapat di **mulai**.
***Adit:sekarang berangkat,kamu hendel dulu sebelum aku sampai.
asisten Haris:baik tuan***.
sambungan telpon berakhur.
Adit tidak jadi membangunkan Saskia dia langsung keluar kamar.
setelah satu jam kepergian Adit Saskia terbangun dari tidurnya.
"haaaa,jam berapa ini,"ucap Saskia menguap sambil melihat jam weker di atas nakas.
"haaa,jam 12 siang? bagai mana bisa aku tidur selama itu?"ucap Saskia.
Saskia bangkit dari tidurnya dia langsung menuju kamar mandi membersihkan tubuhnya yang dari semalam belum di bersihkan karena mengantuk dan leleh,selesai mandi Saskia baru menyadari setelah dia melihat gaunnya yang tergeletak di lantai.
"ternyata gue suda istri orang sekarang,"ucap Saskia senduh.
Saskia merapikan kamar tidak sengaja dia melihat koper dan baju suaminya yang tergeletak di atas koper.
"jadi semalam orang itu ada di kamar ini?apa dia melihatku membuka gaun sial itu?ahhh,"ucap Saskia.
Saskia merapikan koper dan pakaian pengantin suaminya.
"lapar,gue,"ucap Saskia.
__ADS_1
Saskia mengambil henponnya dan memesan gofut sambil menunggu pesanan Saskia menghubungi sahabatnya.