Terpaksa Menikah Karena Perjodohan

Terpaksa Menikah Karena Perjodohan
Takut Barang Barang Dewo Di Bawa Kecoa


__ADS_3

Setelah Dewo melangkah sambil membawa kain pel selama beberapa menit, kini Dewo telah sampai di dekat ember tanpa basa basi lagi, Dewo langsung mengangkat ember yang berisi air setelah Dewo meletakkan kain pel ke ember yang berisi air, setelah ember yang berisi air ada di tangannya kini Dewo langsung membawa ember tersebut dengan tangannya ke dapur.


"Lagian kenapa tangan gue tadi menjatuhkan air di dalam gayung jadi mama gue nyuruh gue buat bawa kain pel dan ember yang berisi air, tapi ada gunanya juga gue menjatuhkan gayung yang berisi air sehingga mama gue menyuruh gue mengambil kain pel dan ember yang berisi air jadi mama gue ngga ingat kalau mau mengajak gue ke poli THT, semoga saja setelah mama gue memikirkan dapur yang banjir mama gue lupa ke poli THT" batin Dewo sambil menerbitkan senyuman lebar di wajahnya yang tampan.


Ane yang telah melangkah selama beberapa jam, kelamaan dong maksudnya Ane yang telah melangkah selama beberapa menit, kini Ane telah sampai di depan kamarnya Dewo, lalu Dewo mencoba membuka pintu kamar Dewo, namun pintu kamar Dewo belum terbuka juga karena Dewo selalu mengunci kamarnya kalau Dewo mau pergi kemanapun.



Ane yang tahu kalau kamar Dewo di kunci, tanganannya Ane langsung terulur ke kantong celana yang di pakai, setelah Ane mendapatkan kunci kamar Dewo di sakunya, Ane mengambil kunci tersebut lalu Ane mulai membuka pintu kamar Dewo dengan kunci yang ada di tangannya.


__ADS_1


Ane tak kuasa mengumbar senyum lebar setelah Ane berhasil membuka pintu kamar Dewo dengan kunci yang dia bawa, setelah pintu kamar Dewo terbuka Ane meletakkan kunci tersebut ke tempat semula yaitu saku celananya Ane, lalu Ane masuk ke dalam kamarnya Dewo.


"Akhirnya pintu kamarnya Dewo bisa aku buka juga, beruntung aku bawa kunci kamar Dewo sehingga aku bisa membuka kamarnya Dewo, lagian ngapain Dewo pakai mengunci pintu kamar segala, apa Dewo takut barang barang Dewo di bawa semut, atau takut barang barang Dewo di bawa kecoa, lagian Dewo aneh banget semut dan kecoa kan bentuknya kecil di jamin ngga bakal bisa bawa barang barang miliknya Dewo" batin Ane sambil tersenyum masam dengan kedua kaki yang melangkah ke arah almari pakaian miliknya Dewo.


Dewo yang telah berjalan selama beberapa menit kini telah sampai di depan pintu kamar mandi, lalu Dewo menyelonong keluar dari kamar mandi dan berkelana ke arah dapur, namun matanya Dewo memicing saat Dewo tak melihat keberadaan Ane, dalam hatinya Dewo bingung kemana perginya Ane.



Walaupun hati dan pikiran Dewo di selimuti banyak tanda tanya, namun Dewo tetap melangkahkan kakinya menuju ke dapur tempat dirinya dan Ane tadi berdiri sebelum ke kamar mandi, karena Dewo yang penasaran tingkat dewa membuat Dewo mempercepat langkah kakinya, sambil tangannya Dewo masih konsisten membawa ember yang berisi air dan kain pel.


Dewo kini telah sampai di dapur yang banjir karena air gayung, tanpa komando dan tanpa aba aba Dewo langsung meletakkan ember yang berisi air dan kain pel ke lantai, namun perlahan senyum lebar Dewo meluntur dan hilang dalam sekejap berganti dengan senyum masam yang ada di wajahnya Dewo.

__ADS_1


"Kalau mama gue ngga ada di dapur dan mendadak hilang kayak gini terus siapa yang mengepel lantai dapur, jangan jangan ini jebakan betmen dari mama gue buat mengepel lantai dapur, makanya saat gue kembali ke sini mama gue sudah ngga ada di sini, apa yang harus gue lakukan apa gue sebaiknya ke kamar saja buat tiduran dan merebahkan tubuhnya gue, tapi tunggu kalau gue tiduran dan merebahkan tubuhnya gue ke kamar gue, takutnya mama gue marah dan teriak teriak ke gue gara gara ngga mengepel lantai dapur, lebih baik gue pel saja lantai dapurnya baru gue tidur ke kamar gue" batin Dewo sambil tersenyum masam membayangkan dirinya yang akan mengepel lantai dapur.


Ane kini telah sampai di depan almari pakaian Dewo, lalu kedua tangannya Ane langsung membuka pintu almari pakaian Dewo, setelah itu kedua matanya Ane ikutan membantu mencari pakaian yang cocok yang akan di pakai oleh Dewo.


Kedua matanya Ane sibuk berselancar menelisik satu persatu pakaian Dewo, sementara kedua tangannya Ane memegang satu persatu pakaian yang ada di tangannya untuk bekerja sama dengan kedua matanya Ane menentukan pakaian yang cocok untuk Dewo.


"Pakaian Dewo keren keren semua gimana ini, aku jadi bingung mau pilih yang mana, tapi aku harus memilihkan satu pakaian buat Dewo, supaya nanti Dewo ngga drama cari pakaian, tapi masalahnya pilih yang mana ini semua pakaian keren semua, tapi aku harus memilihkan pakaian buat Dewo secepatnya, supaya ngga memperlambat waktu dan memperpanjang waktu, tujuan aku mengajak Dewo pulang cepat dari supermarket kan mau mengajak Dewo ke poli THT, jadi aku harus membawa Dewo ke poli THT dengan syarat aku harus menemukan pakaian yang cocok buat Dewo yang akan di bawa ke poli THT" batin Ane sambil kedua tangannya memegang pakaian Dewo yang ada di almari dan kedua matanya masih setia berselancar mencari pakaian yang cocok buat Dewo.


Dewo kini tangannya terulur untuk mengambil kain pel, lalu Dewo tanpa basa basi langsung membuang semua air yang ada di ember, membuat dapur itu mendadak banjir, setelah air di ember itu habis Dewo kembali meletakkan ember ke tempat semula, Dewo mengumbar senyum lebar sambil menatap ke arah air yang sangat banyak di dapur.


__ADS_1


Kini Dewo mulai menggunakan kain pel di tangannya, dengan cara Dewo mengepel lantai yang banyak air akibat ulahnya Dewo yang membuang air yang ada di dalam ember sampai habis, kini Dewo dengan gerakan cepat mengepel lantai yang tergenang air.


"Ternyata otaknya gue cerdas juga, walaupun gue belum pernah di ajari oleh mama gue dan papa gue mengepel lantai, tapi gue ingat kalau mengepel lantai itu caranya kayak gini, tinggal buang airnya ke lantai lalu di lap airnya pakai kain pel, di jamin mama gue bangga punya anak kayak gue yang pandai mengepel lantai tanpa di ajari terlebih dahulu" batin Dewo sambil tetap melanjutkan kegiatannya yaitu mengepel lantai yang banjir dengan kain pel.


__ADS_2