
ayah dan ibu memang sangat dekat kepada Jimmy ketimbang Adit, sebenarnya ayah dan ibu memiliki hubungan baik kepada Adit namun semenjak Adit mengenal Selena hubungan mereka tidak harmonis lagi, karena ibu dan Ayah selalu menentang hubungan Adit dan Selena karena itu Adit selalu menghindari Ayah dan ibunya dan seringkali mereka adu mulut karena Selena.
Adit selalu mengatakan kalau Selena adalah perempuan baik-baik dan tidak seperti yang dikatakan oleh ibu Ayah dan Jimmy, sedangkan yang dikatakan oleh ketiga orang itu semua benar dan buktinya sekarang semua kebutuhan Selena sudah terbongkar dan itu karena ayah dan Jimmy berusaha membongkar ke dok Selena karena Adi tidak pernah percaya dengan ucapan mereka walaupun mereka sudah memberikan bukti berupa foto dan video namun Adit tetap tidak percaya Adit selalu mengatakan kalau itu semua editan Dan tidaklah benar Adit mengatakan kalau dia lebih tahu Selena dibanding kedua orang tuanya dan Jimmy
Adit memang sudah dibutakan oleh cinta sehingga kebenaran ditutupi oleh kebohongan yang selalu ia percaya.
sementara di tempat lain yaitu Adit.
Adit sangat menyesal sudah berhubungan dengan Selena bahkan sejauh ini, Adit menyesal tidak mempercayai ucapan kedua orang tuanya dan Jimmy, dan Adit menyesal sudah menolak dengan jelas perjodohan yang ayah berikan, tapi adik tidak menyesal setelah sempat berhubungan baik dengan Zaskia dan kini sekarang kembali renggang, merasa tindakannya saat ini adalah benar, Adit tidak ingin istrinya bergaul yang tidak-tidak, Adit tidak suka dengan perempuan yang suka minum-minuman keras dan merokok, ditambah lagi Adit melihat sendiri dengan mata kepalanya sendiri ada beberapa kiss mart yang melekat di tubuh Zaskia, sungguh Adit kecewa sangat-sangat kecewa kepada Zaskia, Adit memang percaya kalau Zaskia telah dijebak oleh Razak, namun saat ini dia hanya memberikan pelajaran kepada Zaskia, kalau perbuatannya seperti itu tidak disukai oleh Adit, Adi tahu kalau Zaskia sudah mencintai dan menyayangi Adik sejak mereka menikah, karena Zaskia sudah mengungkapkan semuanya, Zaskia sudah menerima Adit semenjak Zaskia dinyatakan sah menjadi istri seorang Adit Nugroho, dan semenjak menikah pulang Zaskia sudah memutuskan pacarnya karena ingin membangun rumah tangga sakinah mawaddah bersama Adit.
seperti yang dikatakan tadi Adit hanya memberikan pelajaran kepada Zaskia agar tidak melakukan hal-hal yang ceroboh seperti dia yang dia lakukan waktu itu, dan sekarang Adit berniat menyelidiki Razak, Adit hanya menunggu waktu saja karena sekarang adi tidak memiliki apapun untuk menyewa detektif ataupun orang-orang untuk menyelidiki Razak karena semua itu membutuhkan uang, saat ini adit berpikir untuk pergi ke rumah ayahnya untuk meminta maaf kepada kedua orang tuanya, karena selama ini Adit sudah membangkang kedua orang tuanya demi seorang perempuan yang tidak baik bernama Selena itu.
namun sebelum pergi ke rumah Ayah dan ibunya Adit terlebih dahulu menghubungi Jimmy, untuk meminta saran kepada Jimmy.
"halo Jimmy lo di mana?"tanya Adit kepada Jimin.
sementara Jimmy belum langsung menjawab pertanyaan Adit Jimmy memandang ayah dan ibu sambil mengisyaratkan kalau Adit menghubunginya.
Ayah mengangguk dan menyuruh Jimmy untuk berbicara dan tak lupa Jimmy menyalakan speaker HP agar ibu dan ayah mendengar percakapan Adit dan Jimmy.
"halo Jim lo kenapa diam sih lu di mana, jangan katakan lu lagi di atas perut nih,"tanya jawab Adit sendiri.
ucapan Adit mengatakan Jimmy lagi di atas perut ayah dan bunda geleng-geleng kepala mendengar ucapan Adit.
"cih, ogah banget gue gini-gini gue lelaki mahal ya nggak sembarang,"ucap Jimmy kepada Adit.
"lah terus kenapa lo diam gue tanyain Lo di mana Lo udahnya diam nggak menjawab pertanyaan gue,"ucap Adit kepada Jimmy.
"gue di rumah gue kenapa lu mau apa?"tanya jawab Jimmy.
"bilang kek dari tadi kenapa lo hanya diam, Lo pikir gue minta duit lo haaa?"tanya jawab Adit.
"kali aja lo minta duit gue kan lo nggak punya duit hahaha,"ucap Jimmy tertawa mengejek Adit.
"cih, sombong banget lu, gue nelpon lo bukan mau minta duit lo itu, tunggu aja nanti kalau gue udah kembali di perusahaan gue pasti kan lo nggak mendapat gaji dalam setahun,"ucap Adit.
"lah tujuan lo nelpon gue apa kalau bukan minta duit sama gue haaa?"tanya jawab Jimmy.
"makanya dengerin dulu gue ngomong sebelum lu ngatain gue minta duit lo itu, lama nyebelin ya,"ucap Adit.
"hahaha, lo baru nyadar kalau gue nyebelin?"ucap Jimmy.
"iya baru sadar gue kalau lo itu nyebelin, lo itu nyebelin udah gue tendang loh,"ucap Adit.
"sekarang katakan Lo mau ngomong apa sama gue lo motor lu apa sama gue?"tanya jawab Jimmy bertubi-tubi kepada Adit.
"udah nggak jadi gue males ngomong sama lu selera gue ilang gara-gara lo,"ucap Adit.
__ADS_1
"cih ngambek, kalau ngambek gak cocok,"ucap Jimmy.
"lo bisa diam nggak dengerin gue ngomong dulu nggak usah nyuruh cas kayak gitu gue sumpel mulut kau,"ucap Adit.
"ya udah ngomong aja, lo terlalu banyak basa-basi males gue dengernya,"ucap Jimmy.
"gue tanya dari tadi lo di mana sekarang?"tanya Adit.
" gue udah bilang gue di rumah kenapa, lo kangen sama gue, sini gue peluk hahaha,"ucap Jimmy.
"cih ogah banget gue mulut lo, gue masih normal, masih butuh seorang gadis bukan terong kayak lo," ucap Adit.
"lo jadi ngomong atau nggak nih kalau nggak gue matiin nih,"ucap Jimmy.
"dasar lo, ya jadilah,"ucap Adit.
"ya udah lu ngomong dari tadi berbelit-belit mulu nggak tahu lu mau ngomong apa,"ucap Jimmy.
"gue mau ketemuan sama lo bisa nggak lu ada waktu nggak, gue harap lo nggak buat alasan untuk menolak gue untuk ketemuan sama lo,"ucap Adit.
"alah, lu ngomong aja, nggak perlu ketemuan segala gue sibuk nih beneran gue sibuk, semenjak lo nggak kerja lagi gue jadi budak Ayah loh tuh,"ucap Jimmy sambil memandang Ayah Adit Dan tersenyum kecut.
"rasain lo, gini Jim, gue mau ke rumah orang tua gue, tujuan gue mau minta maaf sama mereka, karena selama ini gue udah durhaka banget sama mereka, gara-gara tuh cewek nggak bener,"cap Adit.
"ya udah datang aja terus minta maaf sama bokap lo dan nyokap lo itu, lo keras kepala banget dit,"ucap Jimmy.
"gini lho dit, tidak ada orang tua yang membenci anaknya atau menolak permintaan maaf dari anaknya, mereka tuh sayang banget sama lo, sehingga mereka menantang hubungan loh dengan Selena itu, karena apa mereka sayang sama lo, mereka nggak ingin kalau lo itu mendapatkan perempuan yang nggak baik seperti Selena, itu tandanya mereka sayang sama loh, tapi loh justru menjauhi kedua orang tua loh karena menganggap apa yang dikatakan orang tua loh itu tidaklah benar, Dan menganggap karena orang tua loh tidak suka kepada Selena karena sudah memiliki perempuan pilihan mereka, dan lo memilih untuk menjauhi mereka dan bahkan menjauhi istri loh yang mereka berikan kepadamu, padahal istri yang dipilih oleh kedua orang tua loh itu, perempuan baik-baik menurut gue perempuan sempurna tidak seperti kekasih loh itu, kalau lo mau minta maaf datanglah ke rumah mereka,"Jimmy.
Adit dia mendengar ucapan Jimmy karena yang dikatakan jeni memang benar adanya, orang tuanya memang sangat sayang kepadanya, hanya saja dia menolak kasih sayang itu demi perempuan, karena dia sudah dibutakan oleh cinta sehingga tidak bisa melihat mana yang baik dan mana yang buruk untuk dirinya sendiri.
"halo dit, Lo denger gue nggak?"tanya Jimmy.
"iya gue denger loh, gue hanya mikir gue bersalah banget sama orang tua gue, gue berjanji akan perbaiki ini semua dan menerima apa keputusan mereka,"ucap Adit.
"bagus ini baru sahabat gue gentle, nggak seperti sahabat gue yang dulu,"ucap Jimmy.
"ya udah dulu ya, gue mau ke rumah orang tua gue,"ucap Adit.
kapanpun berakhir begitupun percakapan antara Adit dan jimmy.
ayah dan bunda bunda Adit telah mendengar semuanya, mereka tersenyum senang mendengar ucapan Adit tadi dengan Jimmy, sekarang mereka berdua menunggu kedatangan anak kesayangan mereka yaitu Adit.
dan Jimmy tidak ingin mendengar percakapan antara orang tua dan anak Jimmy berpamitan untuk pulang dan diakan oleh kedua orang tua Adit, setelah berpamitan Jimmy pun berlalu pergi meninggalkan rumah kedua orang tua Adit.
setelah lampu 2 jam perjalanan kini Adit telah sampai di rumah kedua orang tuanya, tanpa mengetuk pintu lagi Adit langsung memasuki rumah orang tuanya, di sana dia sudah melihat kedua orang tuanya yang lagi duduk santai sambil minum teh di depan televisi, Adi tidak tahu kalau kedua orang tuanya sebenarnya lagi menunggu kedatangannya, sebenarnya ayah dan ibu sangat merindukan anaknya itu, namun ditahannya, karena tidak ingin anaknya makin besar kepala dan bertindak semaunya sesuka hatinya tanpa mendengar ucapan yang baik saran yang baik dari kedua orang tuanya.
kini Adit menghampiri kedua orang tuanya yang lagi duduk santai sambil menonton.
__ADS_1
"assalamualaikum ibu, Ayah,"ucap Adit mengejutkan kedua orang tuanya.
ibu dan ayah berpura-pura memasang muka jutek kepada Adit, mereka tidak mau menunjukkan kalau mereka itu sangat merindukan anak mereka yang bandel itu, mereka hanya ingin memasang muka jutek karena alasannya ingin membuat Adit menyesali perbuatannya.
"ngapain lo ke sini,"ucap ibu sok gaul mengikuti cara bahasa Jimmy dan Adit.
Adit menahan tawa ketika mendengar ibu mengatakan bahasa gaul, Adit merasa geli mendengar ucapan ibunya.
sedangkan ayah menoleh memandang ibu dan mengejutkan keningnya hingga alis matanya hampir saja bertemu, Ayah juga merasa jijik mendengar ucapan ibu seperti itu.
"ngapain lo lihat-lihat gue,"ucap ibu kepada ayah.
Adit makin menahan tawanya, rasanya bawahnya akan pecah sekarang juga namun tawah itu ia telan karena rasa takut kepada kedua orang tuanya.
sedangkan ayah mendengar ucapan ibu sok gaul bergidik bahkan Ayah sampai mengangkat bahunya refleks.
"loh belum menjawab pertanyaan gue tadi lu ngapain ke sini ha,"tanya jawab ibu kepada Adit.
Adit makin gak tahan menahan tawanya, dengan cepat Adit menjawab pertanyaan ibu agar tawanya tidak pecah sekarang juga.
"maaf,"ucap Adit satu kata itu.
"maaf, maaf untuk apa?"tanya ayah kepada Adit.
mengganggukan kepalanya."iya maaf apa?"tanya ibu dengan tingkah bunganya.
tanpa menjawab satu kata pun dari ucapan kedua orang tuanya Adit kini bersujud di kaki kedua orang tuanya yang lagi duduk di atas sofa.
"maafkan Adit ayah ibu, Adit tahu Adit salah, Adit minta maaf, karena sudah membangkang kepada ayah dan ibu, Adit minta maaf karena Adit lebih mempercayai Selena, Adit jadi membangkang sama kedua orang tua Adit, Adit sadar sekarang, dan Adit sudah tahu semuanya sekarang, kalau ucapan ayah dan ibu adalah semuanya benar, Adit tahu ibu dan ayah sangat menyayangi Adik, ayah dan ibu tidak menginginkan anak ibu yang bandel ini terjerumus ke lubang yang salah, Adit minta maaf, tolong Ayah dan ibu maafkan Adit,"ucap Adit panjang lebar sambil mencium kedua kaki orang tuanya.
"hiks hiks hiks, sekarang kamu sadar kan sekarang kamu tahu kan, kalau kami itu berkata benar berkata jujur, tidak seperti yang kamu pikirkan, kami hanya ingin yang terbaik untukmu nak, kami tidak ingin kamu jatuh ke lubang yang salah nak,"ucap ibu menangis sesenggukan.
"iya maafkan Adit Bu, Adit salah Bu,"ucap Adit masih terus meminta maaf kepada kedua orang tuanya.
"bangun Lala nak,"ucap ayah menarik bahu Adit dan menyuruh Adit untuk duduk di tengah-tengah ayah dan ibu.
Adit pun berdiri dan duduk di tengah-tengah orang tuanya.
"kami sangat menyayangimu nak, kamu adalah anak kami satu-satunya, sedangkan kalau kamu memiliki saudara kakak ataupun adik kami tetap menyayangimu nak apalagi kamu hanya sendiri tidak mempunyai saudara tentu saja kami amat sangat menyayangimu nak,"ucap ayah.
ibu mengangguk dan membenarkan ucapan ayah."iya nak betul kata ayahmu, kami sangat menyayangimu, kamu adalah harta satu-satunya yang kami miliki, harta yang kami miliki saat ini bukanlah apa-apa, harta yang terbesar adalah itu kamu anak kami,"ucap ibu yang masih terus menangis.
Adit mengangguk dan juga menangis Adit sangat menyesal dan sangat-sangat menyesal sudah membangkang kedua orang tuanya demi seorang perempuan yang tidak baik.
"dengar nak, seandainya Selena itu perempuan baik-baik kami tidak akan menolaknya untuk menjadi kekasihmu bahkan istrimu sama sekali tidak akan menolaknya karena kami tahu itu adalah kebahagiaanmu, tapi nyatanya Selena bukanlah perempuan baik-baik sehingga kami menantang kamu berhubungan dengannya, kami tidak ingin kamu jatuh nak lebih tambah jatuh bila melanjutkan terus-menerus hubungan kalian,"ucap ayah.
lagi-lagi ibu mengangguk membenarkan ucapan ayah
__ADS_1
"iya nak betul kata ayahmu, awalnya ibu merestui hubungan kalian berdua dan ingin menjadikan Selena sebagai menantu ibu, dan ibu juga tidak percaya kepada ucapan ayahmu waktu itu, tapi ketika ibu melihat dengan mata kepala ibu sendiri, baru ibu tahu kalau ucapan ayahmu sangatlah benar, dan sejak itu pula ibu menekan hubungan kalian berdua, kamu tahu sendiri kan nak, dulu ibu sangat menyayangi Selena seperti anak sendiri, kamu tahu itu kan nak, tapi setelah ibu tahu ibu langsung berubah sikap kepadanya, dan bahkan tidak ingin melihat wajahnya lagi, kamu pernah bertanya-tanya kan kepada ibu, tidak menyukainya padahal dulu ibu sangat sayang pada Selena, jawabannya adalah ini yang ibu ucapkan ini,"ucap ibu panjang kali lebar.