Terpaksa Menikah Karena Perjodohan

Terpaksa Menikah Karena Perjodohan
Ngga Mengutuk Kamu Jadi Patung


__ADS_3

Setelah kedua tangannya Aya dan kedua matanya Aya mencari parfum untuk Ema dengan cara mengendus koq malah kayak anjing pelacak maksudnya dengan cara memegang banyak botol parfum satu persatu kini Aya telah menemukan parfum yang cocok buat Ema dengan kedua matanya yang berbinar kini Aya tanpa ragu mengambil parfum yang sejak tadi menjadi incaran hidungnya, matanya, dan tangannya incaran hidungnya karena wanginya parfum itu sangat menusuk di hidungnya, incaran matanya karena parfum itu bentuknya unik dan warnanya juga menarik merupakan warna favorit juga botol parfumnya, incaran tangannya karena tangannya Aya betah menempel di parfum tersebut setelah botol parfum ada di tangannya Aya membuat senyuman lebar terbit di wajahnya Aya membuat Ema yang memperlihatkan gerak gerik semut maksudnya gerak gerik Aya langsung memicingkan satu mata ke arah Aya


"Mama lagi ngapain ?" tanya Ema sambil menatap ke Aya dengan tatapan penuh curiga sementara Aya yang sejak tadi fokus menatap ke arah botol parfum yang ada di tangannya sontak langsung menoleh ke arah Ema tanpa melunturkan senyuman lebar yang terpancar di wajahnya


"Ema mama lagi mencuci pakaian" jawab Aya asal sedangkan Ema membelalakkan matanya sangat lebar dengan mulut menganga sejak kapan pengunjung boleh mencuci pakaian supermarket biasanya itu paling mencuci piring itu juga di kalau di warung makan, cafe, atau, restoran tapi kalau datang ke supermarket ngga bisa beli barang yang di pilih paling barang yang di pilih di kembalikan ke tempatnya lagi istilah gaulnya pengunjung tidak boleh membawa pulang barang tersebut karena tidak punya uang buat membeli tanpa repot repot mencuci piring karena semut yang sudah mencuci piring sampai nasinya tidak tersisa walaupun satu suap memangnya semut bisa mencuci piring ? tanyakan saja sama semut secara langsung soalnya ini sedang bahas parfum yang di pilih oleh Aya buat Ema


"Mah memangnya di supermarket ini boleh mencuci pakaian ? kalau boleh aku juga mau mencuci pakaian di sini supaya lebih irit bayar tagihan listriknya" bisik Ema di telinga Aya membuat Aya membelalakkan matanya sangat lebar dengan mulut menganga


"Ema sejak kapan di supermarket ini boleh mencuci pakaian ? kamu jangan bikin malu mama ngga usah kamu mencuci pakaian di sini supaya lebih irit bayar tagihan listrik kamu cuci pakaian di sungai lagian kalau kamu tetap mencuci pakaian di rumah juga mama dan papa sanggup membayar tagihan listrik dan mama sama papa ngga bakalan jatuh miskin gara gara bayar tagihan listrik karena mama sama papa itu orang kaya raya dan banyak harta" jelas Aya sambil melototkan kedua matanya ke Ema sementara Ema menatap ke Aya dengan tatapan tajam

__ADS_1


"Mama ngga usah pura pura bego kan tadi mama yang bilang kalau mama sedang mencuci pakaian jadi aku kira mama sedang mencuci pakaian apaan sih mah lagian kalau aku mencuci pakaian di sini juga ngga bakalan di omelin dan ngga bakalan di marahin oleh pemilik supermarket soalnya aku sudah bayar uang sewa supermarket buat mencuci pakaian aku ngga mau repot repot mencuci pakaian di sungai lebih baik aku mencuci pakaian di mesin cuci iya aku juga tahu kalau mama dan papa banyak uang jadi bisa dan sanggup membayar tagihan listrik ngga bikin mama dan papa jatuh miskin" jelas Ema sambil melipat kedua tangannya di depan dadanya sedangkan Aya menatap nyalang ke Ema


"Ema waktu mama jawab tadi itu cuma becanda lagian kamu ngga katarak kan ? kamu lihat mama lagi mencuci pakaian atau tidak pakai nanya sedang jelas jelas mama sedang memegang parfum dan memilihkan parfum buat kamu itu namanya kamu menyogok ke pemilik supermarket supaya ngga di marahin dan ngga di omelin kalau kamu mencuci pakaian di sini kalau kamu mau mencuci pakaian pakai mesin cuci di rumah juga banyak mesin cuci pakaian itu kamu tahu kalau mama dan papa orang kaya raya dan walaupun borong semua supermarket di negara ini dan di berbagai negara juga ngga bikin mama sama papa bangkrut" tegas Aya sambil menatap ke arah Ema dengan tatapan tajam sedangkan Ema juga menatap Aya dengan tatapan tak kalah tajam


"Oh mama tadi becanda kirain beneran mama lagi mencuci pakaian di sini aku ngga katarak mah tadi aku ngga terlalu memperhatikan mama lagi apa soalnya yang aku perhatikan mama itu dari tadi senyumnya lebar banget kayak kue ketawa mama memegang parfum itu bukan buat guna guna pria lain kan ? mama memilhkan parfum buat aku ? aku bisa pilih parfum sendiri terserah aku mau di tuduh menyogok di tuduh memalak yang penting aku ngga di omelin dan ngga di marahin oleh pemilik supermarket kalau aku mencuci pakaian di sini kan biar mengirit tagihan listrik mah makanya walaupun di rumah punya banyak mesin cuci aku cari mesin cuci di tempat lain lalu aku bayar uang sewanya iya aku tahu mama orang kaya papa orang kaya kalau bersatu dan menikah mama sama papa menjadi orang kaya raya yang tidak bisa tertandingi oleh siapapun" tegas Ema sambil mengeluarkan senyum lebar yang dia miliki sementara Aya menatap nyalang ke arah Ema


"Iya Ema mama tadi becanda ngga serius memangnya kamu melihat mama pegang pakaian dan rinso pakai percaya sama omongan mama soalnya mama sekarang lagi senang makanya mama senyum lebar kayak gini iya kan tadi mama sudah bilang ke kamu bakalan memilihkan parfum buat kamu dari pada kamu pusing memilih parfum yang akan kamu beli kamu jangan sembarangan menuduh mama sudah punya anak dua dan sudah besar bahkan kalau kamu sudah menikah sebentar lagi mama punya cucu jadi ngga bakalan punya niat buat guna guna pria lain iya ini parfum buat kamu kalau kamu pilih sendiri yang ada semua lantai di supermarket ini penuh sama parfum yang kamu lempar ke lantai curang kamu gunakan sogokan ngapain pakai ngirit tagihan listrik mama sama papa juga sanggup membayar jangan bikin malu kayak gitu itu namanya ngga mengirit tagihan listrik kamu menghindari mesin cuci di rumah lalu kamu mencari mesin cuci di luar dan kamu bayar uang sewa buat bayar mesin cuci dan mencuci pakaian iya benar banget kamu bahkan hartanya papa sama hartanya mama ngga bakalan habis sampai ratusan juta turunan" ocehan Aya sambil menerbitkan senyuman lebar di wajahnya yang masih cantik walaupun sudah melahirkan dua anak sementara Aya tersenyum menyeringai


"Ema buruan kita berdua ke kasir sekarang" ajak Aya sambil menatap Ema sementara Ema langsung melunturkan senyuman lebar di wajahnya lalu menatap ke Aya dengan kening berkerut

__ADS_1


"Mama mau ngapain ke kasir ?" tanya Ema bingung sementara Aya mendelik ke Ema


"Ema mama mau membayar parfum yang di pilih mama sama parfum yang di pilih kamu" tegas Aya sambil menatap tajam ke Ema sementara Ema menatap nyalang ke Aya


"Mah aku belum memilih parfum jadi jangan memfitnah aku sudah pilih parfum" ketus Ema sambil mendelik ke Aya sedangkan Aya menepuk jidatnya sendiri


"Ema kamu memang belum memilih parfum tapi kamu dan mama sudah sepakat bahwa mama yang akan pilihkan kamu parfum supaya kamu ngga pusing ini parfum buat kamu mama ngga memfitnah kamu buat apa memfitnah kamu ngga ada gunanya juga" jawab Aya tak kalah ketus sambil meletakkan parfum yang di pilih olehnya buat Ema ke depan wajahnya Ema sedangkan Ema langsung membelalakkan matanya sangat lebar dengan mulut menganga dirinya baru sadar bahwa Aya tadi mengancam Ema membuat Ema mau tak mau menuruti perkataan Aya kini Ema mematung di tempat


"Ema ayo kita berdua ke kasir kamu ngga usah jadi patung soalnya mama ngga mengutuk kamu jadi patung mendingan kamu mama kutuk supaya kamu cepat menikah dan buat cucu buat mama dari pada jadi patung" celetuk Aya lalu menggandeng tangannya Ema membuat Ema mendelik ke Aya mendengar omongan Aya

__ADS_1


"Ayo kita berdua ke kasir sekarang mah" jawab Ema karena dirinya tidak mau Aya terus menerus membahas Ema supaya menikah dan Ema memberikan cucu kepada Aya bukan karena Ema takut dengan ancaman Aya namun memang kenyataannya Ema juga takut bukan takut pulang sendiri namun takut tombok pakai uangnya Ema


"Ema gitu dong nurut sama mama" sahut Aya bangga lalu dirinya mulai melangkahkan kakinya menuju ke kasir sambil tangannya tetap menggandeng tangannya Ema sedangkan Ema mengekori Aya lebih tepatnya berjalan sejajar dengan Aya


__ADS_2