
zaskia dan adit masih saling berpelukan.
adit tersenyum menatap zaskia yang berada dalam pelukanya itu,adit mencium kening zaskia lembut.
"terima kasih kamu menempatkan diri menjadi istriku walau kamu belum mencintai aku,"ucap adit.
karena adit sudah mencintai zaskia dia menyadari perasaan nya itu kepada zaskia.
"aku juga tidak tau apa aku mencintai Mas atau tidak,yang pasti aku tau,aku menyayangimu,"ucap zaskia.
adit sangat senang mendengar kalau zaskia menyayangi nya.
adit memeluk zaskia dengan erat dan berkali-kali mencium pucuk kepala zaskia.
"Mas,ayo sarapan,aku suda masak dari tadi mungkin saja ke 4 orang tua itu sudah makan,"ucap zaskia mengikuti cara bahasa adit mengatakan ke 4 orang tua.
adit tertawa dalam pelukan zaskia."ayo Mas juga suda lapar nih,"ucap adit.
mereka saling melepas pelukan,saling memandang dan melempar senyuman.
adit dan zaskia menuruni anak tanga satu per satu sampai di lantai bawah mereka berjalan menuju dapur tepatnya di meja makan di sana suda ada 4 orang tua itu di sana.
"kami sudah lapar,tidak menunggu kalian lagi kalau menunggu kalian kami ber 4 akan mati kelaparan,"ucap ayah adit tanpa ekspresi.
"cih,"adit berdecih dan langsung duduk.
zaskia mengambil kan adit makanan,dia melayani adit terlebih dahulu.
para orang tua itu memperhatikan merak,mereka mengulum senyum mereka melihat anak yang mereka jodoh kan itu.
adit dan zaskia langsung makan.
"semalam buat cucu kan buat kami,"ucap ayah adit tiba-tiba.
"ehek-ehek ,"zaskia terdesak makanan karena mendengar perkataan ayah mertuanya tanpa fliter itu.
adit langsung menyodorkan minum pada zaskia langsung di ambil zaskia dan di minum nya.
"ayah kalau ngomong itu pake fliter dong,liat tuh terdesak kan? kami tidak buat cucu kia datang bulan asal ayah tau,"ucap adit karena kesal pada ayahnya.
"ehek-ehek,"zaskia tersedia lagi bukan karena makanan melainkan air liur nya sendiri mendengar ucapkan adit yang tidak pake fliter sama seperti ayahnya.
adit kembali memberikan minum buat zaskia."anak bapak sama saja ngomong tidak di saring dulu,suda dua kali dia tersedak,"ucap ibu marah.
adit dan ayahnya saling menatap,adit langsung membuang mukanya begitu pun ayahnya.
kedua orang tua zaskia geleng-geleng kepala melihat ayah dan anak itu,sifatnya tidak jauh bedah.
sebenarnya ibu merasa senang sekaligus bahagia karna bapak dan anak itu sudah tidak lama seperti itu semenjak adit menjamin hubungan dengan selena.
zaskia melanjutkan makanya dia tidak mengeluarkan suara sedari tadi,dia malu mendengar ucapkan adit dan ayah mertuanya itu.
adit juga ikut melanjutkan makanya sedangkan ke 4 orang tua itu menatapi mereka berdua yaitu adit dan zaskia.
setelah selesai makan para bapak-bapak itu keluar dapur dan duduk di ruang keluarga mengobrol sedangkan para ibu-ibu membersihkan meja makan dan mencuci piring sebagian membuat minuman untuk mereka nikmati di ruang keluarga.
setelah selesai para ibu-ibu itu keluar dari dapur membawa minuman dan cemilan untuk mereka nikmati bersama di ruang keluarga.
hati mereka sangat senang dan bahagia mereka berkumpul di rumah adit dan zaskia menjadi satu keluarga.
"ayah,kapan aku bisa kembali keperusahaan ayah?"tanya adit.
"bebenah diri lah terlebih dahulu kemudian kamu berpikir kembali kesana,"ucap ayah ketus.
"cih,ayah aku punya tanggung jawab terhadap istri aku,masa aku numpang hidup sama istri aku,apa ayah tidak malu sama besar ayah,"ucap adit karena kesal.
"buat apa malu sama mereka,"ucap ayah.
adit menghemat napas kasar."aku suda melamar kerja di beberapa perusahaan bahkan pada rekan bisnis papan tapi aku ditolak mentah-mentah itu karena ulah ayah kan?aku tau itu ulah ayah kan?"ucap adit lagi.
"tentu saja ulah ayah,"ayah tidak menutupinya.
"mi orang tua bikin emosi,"ucap adit sangat kesal pada ayah nya.
"tidak sopan,di depan mertuamu kamu berbicara seperti itu,"ucap ayah.
__ADS_1
"habisnya ayah suka banget cari gara-gara pada aku,"ucap adit.
neraka yang di sana geleng-geleng kepala melihat ayah dan anak itu.
"numpang hidup saja dulu pada istri kamu,nikmati keberagaman kalian,"ucap ayah lagi.
"aku tidak mau,malu-maluin,"ucap adit.
"buat apa malu pada istri sendiri iya ngak,"ucap ayah pada 3 orang tua itu.
mereka ada yang mengangguk ada yang mengeleng,yang mengeleng adalah ibu,yang mengangguk tentu saja Mertua adit.
"utuh kan ibu tidak setuju ayah,"ucap adit menatapi ibunya.
"ayah kamu itu sudah sangat keterlaluan,"ucap ibu.
"sangat buk,"ucap adit kesal.
"suda ayah katakan nikmati saja kebersamaan kalian berdua, itu jarang terjadi,kalau kamu kerja waktu buat istri kamu itu kurang,kadang kamu keluar negeri atau keluar kota,apa lagi istri kamu ini wanita karir,"ucap ayah adit.
"ayah kira aku dan istriku itu tidak butuh makan,mandi berkendara,tidak punya uang ngapain,"ucap adit.
ayah merokok kantong nya."nih ayah kembalikan,gunakan baik-baik,"ucap ayah memberikan kartu black card pada adit.
"aku bukan cuma butuh ini tapi pekerjaan,"ucap adit.
"di kasih hati mau jantung,"ucap ayah adit.
"di kasih talih mau gantung,"ucap ayah zaskia.
mereka semua saling memandang dan tertawa bersama.
adit yang di ejek seperti itu tentu saja membuat nya makin kesal.
"terserah mi deh,"ucap adit mengikuti gaya bahasa zaskia.
zaskia tersenyum mendengar adit mengikuti gaya bahasanya.
"ana'na sibawa ambo'na pada-padai,"ucap zaskia yang artinya anak dan ayah sama saja itu adalah bahasa Bugis,Bunda bisa sering menggunakan bahasa daerah nya Bugis dan kaili kepada zaskia sehingga zaskia tau menggunakan bahasa itu bahkan artinya dia tau.
"tidak,"ucap zaskia.
Bunda tersenyum,dia senang anaknya sangat menguasai bahasa daerah dari keluarganya. bahasa Bugis dan kali yang sering dia gunakan kalau ngomong pada zaskia sebagai bahasa rahasia mereka.
"Ana ante Papa nasimbayu kabayana,"ucap Bunda lirih yang artinya anak dan Papa sama gilanya itu bahasa kaili.
membuat zaskia cekikikan Bunda pun ikut cekikikan.
"kalian kenapa?"tanya ayah zaskia.
zaskia dan bundanya mengelengkan kepalanya tidak mungkin mereka mengatakan kalau adit dan ayahnya sama gilanya.
"dari tadi mereka menggunakan bahasa burung-burung terus cekikikan,"ucap ibu.
adit menoleh ke arah zaskia dia mengangkat tinju nya kearah zaskia,zaskia menyungingkan bibirrnya ke samping.
"kamu ambil ini atau tidak?"tanya ayah adit kepada adit.
segerah adit mengambil kartu hitam tanpa batas itu dari atas meja."cih malu-malu mau,"ucap ayah.
"malu-malu Doko,"ucap zaskia ketus.
Bunda cekikikan lagi."kalian kenapa sih dari tadi pake bahasa burung-burung setelah itu cekikikan,"ucap ibu yang sebenarnya penasaran.
ayah zaskia tersenyum karena dia tau arti Doko itu.
"kapan kita jalan-jalan ke fila,"ucap ayah adit.
"ayah saja kesana sendiri,"ucap adit.
"anak durhaka,"ucap adit.
adit mengangkat kedua bola matanya jengah."lama-lama kalau ayah di sini terus aku setres,"ucap adit berdiri dari tempat duduknya.
"Mas kemana?" tanya zaskia.
__ADS_1
"tidur,"ucap adit.
setelah adit pergi zaskia ikut pamit menyusul adit karena dia akan pergi ke butuk dan mengunjungi beberapa usaha lainnya.
"aku ke atas dulu yah,"ucap adit.
ke 4 orang tua itu mengangguk.
sampainya di dalam kamar."Mas,aku ke butik dulu yah,"ucap zaskia.
"aku ikut yah,malas aku di sini,"ucap adit.
"gak usah,temani mereka di sini masa kita pergi tamu di tinggal di rumah,"ucap zaskia karena zaskia akan mengunjungi resto yang kacau kemarin,toko roti dan kavenya.
"bilang saja kamu janjian bertemu razak-razak itu,sehingga kamu tidak mengizinkan aku ikut bersamamu,"ucap adit.
"astagah firulah Mas,bukan begitu orang tua kita ada di rumah kita masa kita pergi semua tidak ada yang menemani mereka salah satu dari kita,karena Mas tidak sibuk hari ini,Mas temani 4 orang tua itu,kalau saja aku tidak banyak pekerjaan hari ini aku tidak akan pergi,aku akan di sini menemani mereka ber empat,mereka datang berkunjung ke rumah kita itu karena mereka merindu kan kita,tapi kita di rindukan malah pergi,"zaskia berusaha menjelaskan pada adit.
adit diam mencerna ucapkan zaskia,menurut ya ada benarnya yang di katakan zaskia,adit hanya kesal pada ayahnya yang tidak mau mengalah padanya masa cuma karena ayahnya dia pergi meningalkan ibu dan kedua mertuanya lagian dia juga tidak sibuk,ini momen jarang mereka berkumpul seperti saat ini,benar juga di katakan ayah nya tadi manfaatkan keadaan untuk meluangkan waktu bersama istri dan keluarga karena kalau dia kembali keperusahaan momen seperti ini jarang terjadi,karena dia tau kalau dia balik sangat banyak pekerjaan yang menantunya.
zaskia masuk di ruangan ganti pakaian dia sudah me makai baju kerjanya yang lebih rapi walau hanya pakaian santai,adit memperhatikan penampilan zaskia dari atas hingga bawa dan kembali lagi dari bawa ke atas dan berkata ."mau kerja atau mau kencan,"ucap adit menaruh curiga karena cemburu,dia mengingat kembali kejadian tadi pagi yang di lihat ya secara Live tepat di depan mata.
zaskia mengeryit."maksud Mas apa?"tanya zaskia tidak mengerti ucapkan adit itu.
"kamu ber penampilan seperti itu,"menunjuk penampilan zaskia."mau pergi kerja atau mau pergi ber kencan,"ucap adit mulai posesif pada zaskia.
"apaan sih Mas ini,kerja lah,emang ada apa dengan penampilan aku? tidak ada yang salah,aku juga biasanya berpenampilan seperti ini,"ucap zaskia tidak suka.
"kamu kerja atau pamer kecantikan agar pria-pria di luar sana tertarik padamu,"ucap adit lagi suda naik level menjadi over proyektif.
zaskia mengeryit lagi."maksud Mas apa mengatakan aku pamer kecantikan?"ucap zaskia tidak suka suda mulai meningikan sedikit suaranya karena kesal.
adit menatap zaskia tajam tidak berucap satu katapun lagi dia berdiri dari duduknya dan berjalan menuju pintu dia akan keluar kamar dia membuka pintu kamar dengan kasar dan menutup pintu dengan cara di tarik kuat sehingga mengeluarkan bunyi yang cukup keras membuat zaskia dan 4 orang yang duduk di ruangan tamu itu terkejut.
"astagah firulah,"ucap zaskia dan 4 orang tua itu dari tempat yang berbeda.
adit menuruni anak tanga satu per satu dengan wajah ya yang merah menahan amarah dalam dadanya,adit sangat kesal pada zaskia,adit merasa cemburu tidak suka melihat penampilan zaskia yang menurut nya berlebihan,zaskia berpenampilan seperti itu bukan seperti kerja tapi seperti terlihat akan kencan dengan seseorang,di tambah lagi zaskia hanya kembali marah padanya bahkan meningikan suaranya seperti membentak adit,adit sebagai seorang laki-laki sekaligus suami merasa tidak di hargai dan di remehkan perempuan sekaligus istrinya,seharusnya zaskia tidak harus mara bahkan meningikan suaranya ketika di tegur adit selaku suaminya.
"nak adit kenapa?"tanya ayah mertu adit.
adit mengelengkan kepalanya merasa tidak enak pada mertuanya.
"tidak ada apa-apa ayah,aku ke belakang dulu yah,"pamit adit dia ingin menenangkan diri di taman belakang rumah.
orang tua adit dan mertuanya saling memandang.
mereka tau kalau anak mereka itu lagi bertengkar tapi entah apa yang membuat mereka bertengkar sehingga adit sangat kesal bahkan menutup pintu sangat keras membuat penghuni rumah itu terkejut semua mendengar bunyi yang begitu keras,bahkan wajah adit memerah karena kesal.
"kenapa?"tanya ibu pada yang lain.
mereka semua mengangkat bahu dan mengelengkan kepala mereka dan berkata,"tidak tau,"ucap mereka semua.
para orang tua itu menghemat napas kasar bingung dengan apa yang terjadi pada anak-anak mereka karena tadi sepasang suami istri itu biasa-biasa saja bahkan bersikap romantis,tapi kenapa sekarang seperti itu.
zaskia menuruni anak tanga satu per satu dan para orang tua itu menatap zaskia yang berjalan menuruni anak tanga.
zaskia menghampiri para orang tua itu."Bunda,ibu,ayah zaskia pamit kerja dulu yah,gak lama kok setelah selesai kia langsung balik,"ucap zaskia sambil matanya mencari sosok suaminya yang tidak terlihat di sana.
"suami kamu ada di taman belakang,"ucap Bunda yang mengerti dengan kerlingan mata zaskia seperti mencari seseorang itu.
zaskia menganguk."sampaikan saja aku pergi kerja,"ucap zaskia kemudian dia menyalimi ke empat orang tua itu dan berlalu pergi.
sedangkan adit masih menahan rasa sesak dalam dadanya,Adit juga heran kenapa dia menjadi posesif seperti itu,tapi dia sakit hati karena di bentak isrinya dia juga tidak tau kenapa sampai rasa cemburu itu sangat memenuhi rongga hatinya,membuatnya tidak bisa berpikir jerni dan secara sepontan bersikap seperti itu pada Zaskia.
.
.
.
seprti itulah menjalani hubungan apalagi hubungan yang terikat pernikahan,menyatuhkan dua sifat atau karekter yang berbeda itu tidak lah mudah,perbedaan pendapat kerap terjadi membuat pertengkaran dalam suatu hubungan,ke egoisan dalam diri kadang sulit untuk di kendalihkan membuat hubungan itu ribut atau bertengkar.makanya kita di haruskan banyak berbincang dengan pasangan kemobikasih itu penting.
***hari ini aku ap satu bab insah Allah kalau masih sanggup aku ap tiga bab hari ini,tapi tidak janji hehe.
berkarya itu tidak mudah loh.hehehe***
__ADS_1