
elah mengenali Adit dia tau Adit adalah suami Saskia,dia mengira Saskia tau semuanya dan waktu itu di lobi hotel itu elah sangat kesal melihat kemesraan Adit dan Selena.
elah mengira Saskia berpura-pura tidak saling mengenal Adit ketika di depan orang lain.
"kenapa tidak,iya gak kia," ucap Razak.
"hem di coba,haha,"ucap Saskia asal.
"kamu serius KIA," tanya Razak memegang tangan Saskia.
"hehe,gimana ya,eh iya ayo kita pulang setelah itu kita makan malam bersama,"ucap Saskia mengalikan pembicaraan.
Adit sangat kesal dia tidak kuat mendengar semuanya dia pergi meninggalkan Selena begitu saja.
"dit,mau kemana,"tanya Selena.
"balik ke hotel,"ucap Adit.
elah tersenyum miring melihat kepergian Adit.
"panas kan,"ucap elah.
"apa yang panas El,"tanya Siska.
"ah tidak ada orang kepanasan,"ucap Ela asal.
"orang kepanasan,"Siska binggung.
"ulaha udah lewat,gimana jadi gak ni balik gue,dah gerah dan lapar,"ucap Ela.
"jadi ayo balik,Razak kami duluan yah sampai beretemu di meja makan,"ucap Saskia.
"bareng aja aku juga mau balik,kamu naik mobil sama siapa KIA,"tanya Razak.
"sama mereka bertiga,"ucap Saskia.
"bareng aku aja,aku sendiri,"baiklah ayo.
mereka berempat pergi meninggalkan tempat acara.
sampainya di mobil Saskia duduk di depan bersama Razak sedangkan elah dan Siska di kursi penumpang belakang,Razak menyewa mobil untuk pergi menghadiri undangan itu.
mereka mengobrol sepanjang perjalanan sesekali mereka tertawa Saskia sampai mencibir Razak karena gemas hubungan mereka makin akrap tidak lama tibalah mereka di hotel dan masing-masing masuk kamar.
"eh KIA,bole minta nomor kamu,"ucap Razak.
"tentu,ni nomor gue,memberikan kartu namanya,masuk duluan yah,"ucap Saskia.
Razak mengangguk senang karena suda berhasil mendapatkan nomor Saskia,Tingal selangkah lagi.
"haaa,banyak baget hadiah nya,kita foto bareng yuk sama ni barang,"ucap Saskia menunjuk semua hadia.
merekapun foto bersama banyak gaya mereka lakukan hinga tengkurap pun mereka lakukan.
Siska tersenyum tipis,dia baru tau setelah beberapa hari di negara xxx teryata saskia adalah bos yang baik dan asik,kebaikan Saskia tidak bisa dia balas dengan cara lain,dia berjanji pada diri sendiri dia ttp setia bersama Saskia,karena selama dia kerja bersama Saskia dia punya tujuan tersendiri mengambil rahasia butik itu dan mengunakannya dia akan membangun butik,karena butik Saskia tidak kalah bagus dan terkenal dari yang lainya,butik Saskia membuat Siska tertarik karena unik dan lain dari pada yang lain.
selama di negara xxxx Saskia baik padanya Saskia tidak pilih kasih terhadapnya padahal Siska tau Elah adalah sahabat paling dekat dengan Saskia,tapi tidak ada perbedaan di sana semua sama bahkan Saskia tidak perna berperilaku layaknya bos dan anak buah,Saskia belanja tidak perna membedakan miliknya dan milik orang lain semua itu membuat Siska tersentuh,bahkan hadiah yang mereka peroleh di bagi Saskia pada mereka,padahal kalau bos lain tidak akan seperti itu,Saskia memberikan pada Siska satu milyar dan Elah satu milyar susahnya Saskia gunakan sebagai perkembagan butik dan itu untuk mereka semua,bahkan Saskia memberi hadia masing-masing kariawan mendapatkan sepulu juta perorang,sungguh hati Siska tersentuh dan membuang jauh niat buruknya itu.
setelah selesai berfoto.
"mandi bareng yuk,"ucap Saskia.
"ogah gue,luh mau liat punya kita,dasar mesum,"ucap elah.
"hahaha,Luh lupa kita berdua pernah mandi bareng,hahaha,gue udah liat kali,"ucap Saskia.
platak
elah menyentil kening Saskia
"aaauu,sakit bego,"ucap Saskia sambil mengelus keningnya.
"biarin agar otak Luh gak mesum,nih sama Siska aja,"ucap elah.
"ayo,"ucap Siska menarik tangan Saskia.
"ayo,"ucap Saskia mengikuti.
"hati-hati Luh di perkosa sama dia,"ucap elah.
"gue masih normal kali,kalau gue mau Tingal suru suami gue,mas bang sosor KIA bang,haha,"ucap Saskia.
"wekkk,"Siska rasa mau muntah mendengar itu.
Saskia dan Siska pun mandi bareng sesekali mereka tertawa entah apa mereka lakukan di dalam sana,elah mendengarnya merasa jijik ngak ketulungan.
tok-tok
elah mengedor-gedor pintu kamar mandi kuat.
"Wei,jijik gue dengar kalian,buruan kita mau makan malam udah lapar banget nih,"ucap elah.
"bentar kami lagi bermesraan,"ucap Siska.
wek-wek
elah tidak kuasa menahan rasa jijik.
"eh,dia minta beneran,"ucap Saskia.
__ADS_1
"hahaha,iya,"ucap Siska.
"biarin,gue uda,minggir luh gue mau ambil handuk,"ucap Saskia.
Saskia keluar dia mencuil gunung kembar Siska.
"aaaa,kiaaaaaaaaaaaaa,"teriak Siska.
"hahahaha,punya lih kecil,hahahaha,"Saskia tertawa.
didalam kamar mandi Siska pun tertawa.
"dasar bos somlak,"ucap Siska sendiri.
selesai mandi dan bersih-bersih Meraka pergi makan malam Razak suda menunggu di depan kamar.
"lama baget sih,"ucap Razak.
"siapa suru nungguin di sini,"ucap Saskia.
"apa si yang gak buat luh ,"ucap Razak.
"gombal,"ucap Saskia.
"aku serius,"ucap Razak Memeng serius.
"seriusnya simpan dulu,gue udah lapar ayo,"ucap Saskia.
merekapun pergi makan malam bersama
sampainya di resto hotel mereka duduk dan memesan makanan.
di sebelah meja mereka ada Adit dan Selena juga makan malam bersama
Adit tidak melihat sosok istrinya lagi disana dia mencari wajah itu disana.
"sayang kamu mencari siapa sih,"ucap Selena.
"ah,TDK ada,"ucap Adit.
selesai makan Meraka semua kembali ke kamar mereka,karena Saskia dan teman-temanya akan pulang kenegara tercinta
esok harinya Saskia Cuda cek out dari hotel dan mereka pergi menaiki pesawat tujuan negara tercinta Indonesia.
Saskia suda memberitahukan kepulangannya pada kedua mertuanya,dan sekarang Saskia suda di jemput oleh sopir pribadinya sekaligus pengawal pribadinya yaitu Etha.
sedangkan Siska dan Etha suda di jemput sopir onlain yang suda di pesan Saskia,sampainya di rumah Saskia suda di sambut ibu mertuanya dan ayah mertuanya.
"ah,mantu ibu suda pulang rupanya,kamu utang penjelasan sama ibu,"ucap ibu.
"ibu,biarkan dia istirahat dulu besok baru kita introgasih,"ucap ayah.
karung Siska mendengar ucapan ayah mertuanya langsung dek-dek Kan.
"kamu suda makan,"tanya ibu.
"belum buk,"ucap Saskia.
"ya udah kita makan malam bareng,ibu dan ayah juga belum makan,menunggu kamu pulang,"ucap ibu mertua.
merekapun pergi ke meja makan untuk makan.
di meja makan mereka berbicara sesekali mereka tertawa karena ayah mertua Saskia.
selesai makan Saskia langsung naik kelantai atas untuk mengistirahatkan tubuhnya yang amat sangat capek.
esok harinya Saskia suda rapi dengan setelan baju kerjanya.
dia menghampiri ayah dan ibu mertuanya di meja makan yang sedari tadi menunggunya untuk sarapan.
"pagi ayah,ibu,"ucap Saskia mencium kedua pipi ayah dan ibu mertuanya,kebiasannya seperti ini tidak perna hilang dari dalam dirinya dan seperti ini bukan hal baru bagi ayah dan ibu mertuanya,hal seperti ini kedua orang tua Adit menyukainya Saskia karena ketulusan hati Saskia.
"pagi sayang,udah rapi aja,mau kerja lagi? bukanya istirahat bareng sehari,kamu sama Adit itu sama,sama-sama gila kerja,"ucap ayah.
"hehehe,nanti kalu mas Adit pulang KIA mengurangi aktifitas ini,dan lebih fokus mengurus suami,"ucap Saskia serius.
"anak baik,"ucap ibu mencubit pipi Saskia.
"ibu,sakit tau,"ucap Saskia Manja.
selesai makan Saskia benar-benar di interogasi oleh kedua mertuanya.
"sekarang jelasin pada ibu dan ayah,"ucap ibu.
"ma'af ayah,ibu,aku tidak memberitahukan,takut ibu dan ayah kecewa kalau aku kalah,dan kalau aku Menag aku memberikan surprise dan akhirnya aku memberi surprise,"ucap Saskia.
"iya,surprise baget,ibu sampe melongo,melihat kamu di televisi internasional jadi pemenang lagi,ibu Banga punya menantu cerdas seperti ini sangat membanggakan,"ucap ibu.
"hem-hem,mulai deh lebai nya,"ucap ayah tiba-tiba menimpali.
"hahahaha,"Saskia terawah lepas dan kencang.
"UPS ma'af keceplosan,"ucap Saskia.
"hahahahaha,hahahahaha,"ibu dan ayah tertawa melihat Saskia seperti itu.
Saskia sampe heran kenapa ayah dan ibu mertuanya tertawa perasaan tidak ada yang lucu.
"kenapa tertawa,"ucap Saskia.
__ADS_1
"kamu itu lucu sayang,hahaha,gak usah sungkan,mau ketawa lepas gak apa-apa,santai saja,ayah suka gak usah canggung jadilah dirimu sendiri di hadapan kami,"ucap ayah.
"hehe,jadi malu aku,"ucap Saskia.
"hahahaha,gemes deh,udah sana kerja,hati-hati di jalan,"ucap ibu.
Saskia pun pamit kerja tidak perna lupa menyalami kedua orang tua itu.
sementara di negara xxxx
"suda selesai semuanya besok kita balik,"ucap Adit.
"iya aku suda mengatur penerbangannya,"ucap Jimi.
"sayang aku belum pulang yah,aku masih ada urusan bisnis di sini,bisnis butik,"ucap Selena berbohong.
"iya gak apa-apa,kamu jaga diri baik-baik yah di sini,jangan nakal,awas kalau nakal,"ucap Adit tulus.
"iya sayang tentu,aku cuma untuk kamu,"ucap Selena.
Selena masih Tingal karena partner ranjangnya belum pulang bisa di bilang Saskia Tingal lama di negara xxxx karena selam di negara xxx pria paruh bayah itu masih membutuhkannya.
di negara tercinta.
Saskia di sibukkan dengan desainya karena semenjak vesen sho itu omset butik makin meningkat,stok barang di butik habis semua dan mereka harus mengisinya di tambah lagi dengan pesanan desain.
"Etha,kamu bisa mendesain seperti ini?"tanya Saskia tiba-tiba.
"bisa dulu aku sekola desainer jadi bisalah,"ucap Etha suda tidak seperti dulu sekarang lebih akrap seperti berteman.
"benarkah,kalau begitu aku mau liat desain mu,"ucap Saskia memberikan kertas dan pena pada Etha.
"sepertinya aku menemukan teman baru,"batin Saskia .
Saskia mengamati coretan demi coretan di kertas itu.
"lumayan,"ucap Saskia.
"kamu lanjut aja,aku kebawa dulu,"ucap Saskia lagi.
Etha hanya menganggu dia senang karena inilah cita-cita dia dulu jadi pendesain baju,dan selama selesai pendidikan baru kali ini lagi dia memegang pena untuk menggambar.
jadi bodyguard atau sopir bukanlah impiannya karena situasi dan keadaan dia mau bekerja sebagai sopir dan bodyguard lagi pula gajinya tidak kalah besar dari pegawai kantoran sehingah dia mau.
sekarang Saskia menyuruh nya mendesain satu gaun,membuatnya senang.
"Ela,bagai mana toko dan resto?"tanya Saskia.
"seperti biasa buk bos,besok tutup buku apa kamu suda menghitung semuanya dan besok harus suda gajian,"ucap Saskia.
"aku belum menghitung,"ucap ela.
"kenapa belum? sekarang kamu pergi minta semua pada menejer resto dan menejer roti,ini lagi kenapa mereka belum memberikan laporan sama aku,cepat kamu selesaikan,"ucap Saskia.
"baik,"ucap Ela.
"setelah semuanya kembali kesini,bawa semua laporan keuangan itu,"ucap Saskia.
"iya bawel,"ucap elah.
"gue serius,"ucap Saskia.
Ela mengerucutkan bibirnya.
"gak usah manyun,Luh mau makan gaji buta,"ucap Saskia.
ela pun pergi.
"Siska,bagai mana bagian penjahitan apa suda semua?"tanya Saskia.
"baru sebagain,kenapa baru sebagain?apa semuanya suda di bersihkan?"kalau suda pajang sekarang,apa ini semua kosong,bagai mana sih kamu,"ucap Saskia.
"belum di bersihkan,"ucap Siska.
"kenapa belum? bagian membersikan ngapain aja?"tanya Saskia.
"katanya menunggu sampai selesai semuanya baru mereka membersihkan ya,"ucap Siska.
"bodoh,"ucap Saskia kesal dan pergi keruangan pembersihan.
sampai di sana Saskia memarahi semuanya.
"kerjaan kalian di sini hanya duduk santai,lapar makan dan duduk lagi,kalian niat kerja atau tidak sebenarnya?kalau tidak silahkan keluar dan ambil gaji kalian,"ucap Saskia.
"itu nona,belum ada pakayan yang harus di bersihkan,"ucap salah satu dari mereka.
"yah Allah,ini apa? mengangkat beberapa gaun,ini di bersihkan tidak perlu menunggu selesai semua kalau seperti itu lama dan itu membuat kalian leleh karena banyak,kalau sedikit-sedikit tidak terlalu leleh dan cepat selesai,lihat di luar tidak ada pajangan sedikit pun,dan ini semua harus di pajang,pengunjung datang tapi tidak melihat apa,kerja itu pake otak bukan otot agar tidak leleh,kalau keja kalian seperti ini kalian mau kasih makan anak istri kalua dengan gaji buta? sekarang kerjakan semau bersihkan ini semua,"ucap Saskia kesal.
mereka semua mengambil gaun dan membersihkannya satu persatu.
"nah ini udah banyak kalau ini di pajang suda jadi uang,suda bisa bayar upah kerja kalian,kalau kalian kerja seperti ini aku bayar kalian pake apa,kalau barangnya belum laku Maimunah,"ucap Saskia marah.
semua kariawan semua tersenyum menahan tawa karena ucap Saskia terdengar lucu.
"gak usah senyum-senyum kamu,senyum pait,"ucap Saskia lagi.
mereka semua jadi tambah menahan tawa.
"dan yah,ini terakhir kali aku menegur kalian seperti ini,aku tidak mau hal seperti ini terulang lagi,ingat yang butuh pekerjaan di luar sana banyak,kalian beruntung bisa dapat pekerjaan dan kerja sama saya,apa saya perna pelit sama kalian? tidak kan? maka dari itu kerja lah yang baik,"ucap Saskia dan berlalu pergi.
__ADS_1
semua kariawan merasa berkecil hati bahkan ada yang menagis setelah kepergian Saskia terutama perempuan,semenjak mereka kerja baru kali ini Saskia marah,baru kali ini mereka melihat Saskia mara seperti itu wala ada sebagian kata itu terdengar lucu,tapi kemarahan Siska itu sangat menohok di hati mereka.